15 Manfaat Reboisasi Bagi Manusia dan Contohnya

Diposting pada

Manfaat Reboisasi dan Penghijauan

Planet bumi merupakan satu-satunya planet dalam sistem tata surya yang memiliki kehidupan di dalamnya. Kehidupan di planet bumi terdiri atas 3 unsur makhluk hidup, yaitu manusia, tumbuhan, dan binatang. Makhluk hidup dapat bertahan karena terdapat supplay oksigen yang menunjang kehidupannya. Oksigen yang dihidup oleh manusia dan hewan berasal dari tumbuhan yang melakukan proses fotosintesis.

Proses fotosintesis terjadi apabila tumbuhan menyerap air dan kadar karbondioksida lalu menghasilkan oksigen. Pada kesimpulannya, semakin banyak tumbuhan maka kadar oksigen dalam planet bumi untuk menunjang kehidupan semakin besar. Tumbuhan banyak terdapat di hutan. Hutan yang lebat menghasilkan oksigen yang banyak. Maka tidak heran hutan lebat disebut sebagai paru-paru dunia.

Namun hutan yang gundul dapat menimbulkan masalah. Hutan gundul merupakan hutan yang dibabat habis akibat ulah serakah manusia. Hutan gundul dapat diatasi dengan reboisasi.

Reboisasi

Reboisasi adalah penghijauan hutan kembali dengan menanam tanaman pada hutan yang sudah tidak terdapat pepohonan karena kebakaran hutan, penebangan secara liar, dan lain sebagainya. Mayoritas para ahli berkata yang kesimpulannya reboisasi adalah pemulihan lahan kritis dengan menyesuaikan jenis tanaman untuk meningkatkan kualitas makhluk hidup serta membangun kembali ekosistem alam serta mencegah dampak pemanasan global.

Reboisasi mengandung banyak manfaat untuk kehidupan di muka bumi. Program reboisasi ini dapat dilakukan dalam hal kecil seperti membantu memproses kadar dalam pengertian oksigen. Sebagai contoh menanam tanaman di pekarangan rumah adalah salah satu bentuk kecil dari supplay oksigen. Banyak manfaat yang terkandung dalam reboisasi ini, simaklah ulasan berikut ini.

Manfaat Reboisasi

Manfaat reboisasi tidak jauh dari penghasilan oksigen dan penyerapan karbondioksida. Coba kalian bayangkan, apabila struktur bumi ini ibarat tubuh manusia, lalu jika manusia terserang virus penyakit maka manusia merespon peristiwa tersebut dengan demam, batuk, dan lain lain yang tujuannya mengusir virus tersebut.

Bayangkan jika permukaan bumi ini seperti tubuh, lalu anggaplah manusia sebagai virus penyakit, semakin banyak manusia maka bumi anggaplah seperti terserang penyakit. Bumi merespon penyakit tersebut dengan pemanasan global dan bencana alam untuk mengurangi “virus” tersebut.

Yang terjadi manusia apabila terserang penyakit adalah mengonsumsi obat-obatan untuk mengurangi sakit yang diderita. Sama halnya dengan bumi, bumi untuk mengurangi “penyakitnya” perlu dilakukan penanganan. Penanganan “penyakit bumi” salah satunya adalah dengan melakukan reboisasi. Berikut adalah manfaat reboisasi.

  1. Keseimbangan Alam

Tujuan reboisasi berfungsi sebagai keseimbangan alam. Alam yang seimbang menunjang komponen kehidupan makhluk hidup di dalamnya. Manusia, hewan, dan tumbuhan memerlukan oksigen untuk bertahan hidup. Oksigen berasal dari hutan, dalam hal inilah keseimbangan alam reboisasi dapat terwujud.

Perlu diingat bahwa tumbuhan merupakan makhluk hidup yang tidak dapat bermobilisasi secara mandiri. Diperlukan campur tangan manusia dalam program kegiatan reboisasi. Pengertian penghijauan hutan paling efektif adalah menanam hutan hujan tropis seperti tanaman jati, pinus, cemara, dan lain-lain.

  1. Mencegah Bencana Alam

Pengertian bencana alam dibagi 2, yaitu bencana alam alami dan bencana alam akibat ulah manusia. Bencana alam yang alami contohnya adalah gempa bumi, tsunami, gunung meletus, angin ribut, dan badai. Bencana alam akibat ulah manusia contohnya adalah banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, dan lain sebagainya.

Reboisasi dapat mencegah bencana alam karena ulah manusia seperti banjir dan tanah longsor. Pencegahan banjir melalui reboisasi adalah air tanah akan diserap oleh tumbuhan hutan sehingga debit air yang terdapat di daratan akan berkurang karena penyerapan tersebut.

Pencegahan bencana tanah longsor oleh reboisasi juga sama, tanah yang longsor akibat air akan ditahan oleh pohon-pohon sehingga tidak akan langsung jatuh ke bawah. Akhirnya bencana tanah longsor pun dapat terhindarkan.

  1. Mencegah Global Warming

Pengertian global warming merupakan istilah pemanasan global. Pemanasan global terjadi karena naiknya suhu di permukaan bumi. Akibatnya, terjadi kebocoran lapisan ozon di atmosfer bumi. Dampak dari pemanasan global adalah suhu di permukaan bumi menjadi naik.

Untuk itu diperlukan penanganan untuk mencegah pemanasan global seperti reboisasi. Penyebab utama pemanasan global adalah tingginya kadar karbondioksida di permukaan bumi.

Tugas dari tumbuhan adalah menyerap kadar karbondioksida tersebut untuk dijadikan oksigen. Secara alamiah maka kadar karbondioksida akan turun dan digantikan oleh kadar oksigen sehingga pemanasan global dapat berkurang.

  1. Penyerapan Air Secara Alami

Manfaat reboisasi yang selanjutnya adalah sebagai media penyerapan air. Debit air yang terserap oleh pohon dapat mencegah penyebab banjir dan tanah longsor. Diperlukan reboisasi pada hutan yang gundul akan penyerapan air terjadi secara maksimal.

  1. Mencegah Erosi

Pengertian erosi adalah pengikisan tanah oleh air akibat dari pengaruh gravitasi. Erosi dapat mengakibatkan tanah longsor. Untuk itu upaya terbaik mencegah terjadinya erosi tanah adalah dengan cara melakukan teknik-teknik reboisasi.

  1. Pelestarian Lingkungan

Tidak hanya hewan langka, lingkungan juga perlu untuk dilestarikan. Pelestarian lingkungan tujuannya adalah untuk mencegah kepunahan agar nantinya anak cucu kita dapat melihat dan mengamati apa yang kita rasakan. Apalagi hal yang dirasa vital seperti hutan sebagaimana kita ketahui bahwa hutan adalah paru-paru dunia. Maka dari itu reboisasi perlu dilakukan.

  1. Sebagai Komponen Biotik

Komponen dalam pengertian biotik adalah lingkungan yang terdiri atas makhluk hidup. Sebagaimana kita ketahui bahwa makhluk hidup terdiri dari manusia, hewan, dan tumbuhan. Tidak dapat disebut sebagai komponen biotik apabila tidak terdapat tumbuhan.

  1. Menyerap Karbondioksida

Tumbuhan berfungsi sebagai penghasil oksigen. Oksigen dihasilkan melalui proses fotosintesis. Proses fotosintesis ini terjadi apabila tumbuhan menyerap air yang ada di dalam tanah lalu menyerap karbondioksida untuk selanjutnya dihasilkan oksigen.

Reboisasi perlu dilakukan agar penyerapan karbondioksida dapat terjadi dalam jumlah besar. Kemudian dapat menjadi cara mengatasi global warming.

  1. Menyerap Polusi Udara

Udara yang tercemar menimbulkan banyak permasalahan kehidupan. Salah satu cara untuk mengurangi definisi pencemaran lingkungan atau polusi udara adalah dengan cara reboisasi. Semakin banyak reboisasi digalakkan maka besar kemungkinan untuk penyerapan polusi udara dalam jumlah yang cukup besar.

  1. Sebagai Media Edaphis

Edaphis adalah tempat tinggal makhluk hidup. Dalam hal ini edaphis berarti habitat. Reboisasi akan menghasilkan hutan yang lebat. Manfaat hutan lebat besar kemungkinan akan banyak terdapat habitat untuk hidup di dalamnya. Seperti burung, reptil, kera, dan lain-lain.

  1. Estetika

Reboisasi dapat menghasilkan fungsi estetika. Fungsi estetika adalah fungsi keindahan. Hutan yang gundul tidak akan terlihat indah karena yang dapat dilihat adalah hamparan lapisan tanah subur yang tidak terdapat tumbuhan di dalamnya. Sebaliknya, lahan yang telah dilakukan penghijauan kembali akan mengasilkan tingkat nilai estetika yang tinggi.

  1. Sebagai Perlindungan

Hutan dapat menjadi tempat perlindungan. Jika terjadi bencana angin ribut maka dilarang untuk mencari perlindungan di bawah bangunan karena hal itu berbahaya sebab bangunan sewaktu-waktu dapat roboh. Mencari perlindungan di tempat terbuka juga berbahaya karena bisa saja terkena benda yang terbawa oleh angin.

Satu-satunya perlindungan apabila terjadi peristiwa angin ribut adalah dengan cara berlindung di bawah pohon. Pohon besar dengan akar yang kuat mampu dijadikan sebagai media perlindungan dari angin ribut. Jadi, reboisasi harus digalakkan untuk melindungi diri dari ancaman angin ribut.

  1. Media Penelitian

Reboisasi mampu dijadikan sebagai sarana penelitian. Hal ini disebabkan banyak manfaat yang dihasilkan reboisasi sebagai mitigasi bencana. Sikap tanggap bencana masyarakat karena kegiatan program reboisasi bisa dijadikan sebagai sumber referensi apabila ingin meneliti tentang penghijauan hutan.

  1. Rekreasi

Hutan dapat dijadikan sebagai sarana rekreasi seperti camping, naik gunung, dan lain-lain. Hal ini disebabkan karena banyaknya terdapat pepohonan hingga udara menjadi segar. Kesegaran udara itulah alasan reboisasi dapat digunakan sebagai rekreasi.

  1. Ekonomi

Reboisasi memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Reboisasi menghasilkan hutan yang lebat. Hutan yang lebat pasti memiliki pohon-pohon yang tinggi dan besar. Pohon-pohon tinggi besar ini tentunya memiliki kualitas kayu yang baik.

Pohon yang terdapat kualitas kayu yang baik sering diincar untuk membangun rumah yang kokoh. Namun perlu diingat bahwa penebangan hutan harus dilakukan secara selektif dan harus melakukan reboisasi setelahnya.

Nah, penjelasan diatas merupakan ulasan materi yang membahas sedikit uraian tentang reboisasi dan penjabaran lengkap dari manfaat reboisasi bagi manusia. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan pembaca dalam hal menambah ilmu pengetahuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *