Babussalam Kecamatan Langkapura

Diposting pada

Babussalam Kecamatan Langkapura

Desa ini terletak dikecamatan Langkapura, ada beberapa kebudayaan-kebudayaan yang masih menyangkut pautkan keagama Islaman. Mengapa saya katakan seperti itu? Karena di desa ini terdapat satu pondok pesantren putra yaitu pondok pesantren Al-Hikmah Khobakan yang dipimpin oleh Ki.

Hi Hengky atau yang sering dipanggil dengan nama Haji Engkih atau juga dipanggil oleh masyarakat Abah gede, yang dimana pondok pesantren ini masih sering melakukan ataupun menghidupkan suasana-suasana di masyarakat sekitar terutama ketika dekat dalam acara-acara besar keagamaan. Contohnya, masyarakat Babussalam masih sering melakukan atau menghidupkan acara keagamaan dari tahun ketahun seperti melakukan pawai obor.

Pawai obor ini sudah dilakukan dari masyarakat terdahulu yang digerakan oleh para pemuda yang ada di pondok pesantren yang sering kita kenal dengan kata istilah “santri”. Jadi, pada awalnya pawai obor ini biasa digerakan oleh masyarakat setempat tetapi sempat berhenti atau tidak berjalan dikarenakan tidak adanya inisiatif dan kesadaran akan suatu hal dan kebiasaan yang telah ada sebelumnya.

Jadi untuk menggerakan kebiasaan yang hampir hilang itu, maka masyarakat meminta untuk para pemuda yang menimba ilmu di pondok pesantren itu agar bisa meneruskannya. Pawai obor ini sudah berjalan kembali sejak 8 tahun terakhir yang sebelumnya pernah tidak aktif sama sekali.

Pawai obor biasanya diarak oleh para masyarakat mengelilingi satu kampung dengan membawa obor yang dipadukan dengan hadroh dan bersholawat bersama-sama dari titik awal berjalan sampai titik akhir. Lebih mudahnya bisa diberi pengertian seperti berjalan dengan membawa obor dan bersholawat dari daerah A ke daerah B, dan biasanya setelah pawai obor selesai maka dilanjutkan dengan acara ceramah.

Relawan Pemuda dan Pemudi Babussalam

Relawan Pemuda dan Pemudi Babussalam, adalah sekumpulan para anak-anak muda yang aktif dalam suatu organisasi yang telah dibuat dan disepakati oleh masyarakat setempat dan disetujui oleh RT untuk menggerakan dan membantu program kerja RT dan masyarakat didesa ketika ada suatu kegiatan atau acara-acara seperti hari 17 Agustusan. Pemuda pemudi ini biasanya ikut bergerak seperti turun kemasyarakat dan kerumah rumah untuk meminta iuran dan dana untuk acara dan mengikuti kepanitian. Kegiatan ini sudah berjalan lima tahun belakangan ini.

Selain ikut serta dalam meminta iuran dan penggalangan dana, pemuda pemudi babussalam juga menggerakan program RKB(Rukun Kematian Babussalam). Dimana struktur yang dibuat oleh pemuda pemudi ini untuk meminta iuran atau uang rukun kematian. Manfaatnya, jika nanti kedepannya ada yang berpulang ke tuhannya, maka segala persiapan dan perlengkapan seperti alat memandikan mayat atau mayit, tarub, kursi, keranda, dan lain-lain sudah ada dan sudah siap untuk dipakai.

Oleh-oleh Keripik pisang P U

Selain terkenal dengan Siger dan juga seruitnya, Lampung juga terkenal dengan salah satu oleh-olehnya. Tidak lain dan tidak bukan salah satunya adalah oleh-oleh keripik pisang. Keripik pisang sudah lumayan cukup terkenal dan dikenal oleh orang-orang atau pendatang dari luar daerah Lampung.

Dalam hal ini didaerah saya juga diperkotaan masih banyak yang menjual oleh-oleh khas Lampung, lebih tepatnya disepanjang jalan daerah P U. Salah satu yang paling dikenal dan terkenal oleh masyarakat sekitar adalah oleh-oleh dari toko “Shinta oleh-pleh Lampung”, toko “Shinta oleh-oleh Lampung” ini terletak di jalan Pagar Alam, Kelurahan Gunung Agung.

Oleh-oleh keripik pisang ini juga bisa dibilang cukup menarik. Mengapa demikian? Karena jika pada keripik pisang biasa hanya dibumbui dengan asinan saja tanpa ada varian rasa apapun. Tapi oleh-oleh yang satu ini cukup berbeda, cemilan khas Lampung ini dalam variasi rasanya sangat beragam, terutama keripik pisang ini menggunakan bumbu-bumbu atau perasa bubuk yang berbeda-beda agar setiap pembeli yang berkunjung bisa membeli lalu memesan sesuai dengan keinginan lidah para konsumen, juga kesukaan masing-masing dengan nominal harga yang masih terjangkau dan tidak mahal, hanya kisaran mulai dari harga sepuluh ribu hingga tiga puluh ribu per-kemasan.

Perjalanan menuju ke daerah atau desa Babussalam dan toko cemilan keripik pisang khas Lampung

 Untuk menuju ke desa Babussalam ataupun juga menuju ke Pondok Pesantren Al-Hikmah Khobakan terdapat dua jalan yang bisa dilalui. Yang pertama bisa lewat melalui jalur depan yaitu melalui Jalan Imam Bonjol (Darussalam), dan yang kedua bisa lewat melalui jalur belakang yaitu Jalan Pagar Alam.

Mengapa saya mengatakan bahwa untuk jalan menuju lokasi bisa melalui dua jalan? Karena secara geografis, desa Babussalam terletak ditengahtengah antara kedua jalan tersebut. Dan untuk toko keripik pisang khas Lampung terdapat disepanjang jalan Pagar Alam.

Itulah saja informasi yang bisa dibagikan pada kalian semuanya tentang adanya Babussalam Kecamatan Langkapura Kota Bandar Lampung. Semoga saja memberikan wawasan bagi kalian yang sedang membutuhkannya.