Kelurahan Kauman Kecamatan Metro Pusat

Diposting pada

Kelurahan Kauman Kecamatan Metro Pusat

Pulau Sumatera merupakan salah satu pulau yang terletak bersebrengan dengan pulau Jawa. Terdiri dari 10 provinsi, dan Provinsi Lampung menjadi salah satunya. Provinsi Lampung menjadi gerbang bagi mereka yang ingin memasuki pulau Sumatera.

Terletak pada ujung awal Pulau Sumatera Provinsi Lampung yang terdiri dari 13 Kabupaten dan 2 Kota Madya, luasnya yang mencapai 33.575 km² dengan kepadatan penduduk mencapai 9.176.546 jiwa. Dengan banyak pilihan destinasi wisata air yang beragam Lampung juga memiliki banyak destinasi wisata alam yang beragam juga.

Salah satunya Kota Metro yang berjarak 57,5 km dari Ibukota Provinsi Lampung, menjadikan Kota Metro sebagai salah satu destinasi wisata yang tak pernah terlewatkan bagi para pengunjung yang datang dari luar daerah.

Secara keseluruhan Kota Metro masih banyak ditemukan tempat-tempat yang asri dan hamparan sawah yang masih banyak ditemukan di pinggir jalan membuat Metro banyak digemari untuk sekedar menikmati alam asri dan mencari ketenangan bagi mereka yang bosan dengan hingar-bingar bisingnya kendaraan di kota.

Kelurahan Kauman

Kauman, namanya sama persis seperti dengan salah satu kampung yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kauman yang berada di Kecamatan Metro Pusat ini adalah pemukiman yang lumayan padat yang ada di kota metro, dengan rata-rata pekerjaan setiap orangnya adalah ibu rumah tangga atau memiliki usaha rumahan seperti warung makanan atau warung kelontong tetapi warga disana begitu rukun dan tak pernah memandang seseorang dari segi ekonomi atau lainnya.

Dengan mayoritas masyarakat ber-suku jawa dan minang dan lainnya tetapi masyarakat disana masih menggenggam erat tali persaudaraan dan gotong royong yang amat kuat diantara mereka. Pada hari sabtu di pekan terakhir setiap bulannya masyarakat disana rutin mengadakan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar yang mana setiap warga turun langsung ke setiap sudut lingkungan

untuk membersihkan rumput yang sudah panjang dan selokan/setier/got yang sudah mulai penuh oleh sampah yang menutupi area sekitar agar lalu airnya menjadi lancar. Para ibu-ibu di lingkungan ini juga tidak diam begitu saja karena yang turun kerja biasanya hanya laki-laki, ibu-ibu disini berperan mengumpulkan sumbangan warga untuk membeli keperluan konsumsi sepeti kopi, gula, jajanan tradisional dan tidak jarang juga mereka membeli sayur-sayuran untuk dimasak dan makan bersama ketika kerjabakti ini selesai dilakukan.

Kegiatan Rutin Warga Kauman

Pada hari rabu disetiap pekannya ibu-ibu dilingkungan ini rutin mengadakan kajian bersama yang dilaksakan di masjid Al-Aqsa dengan diawali mengaji bersama yang mana kegiatan ini dimulai selepas shalat ashar. Ketika Adzan Ashar berkumandang ibu-ibu di lingkungan ini mulai bergegas menuju ke masjid untuk melakukan Shalat Ashar

Berjamaah di masjid walau banyak juga ibuibu yang melaksanakan shalat ashar di rumah, setelah shalat ashar selesai pengurus kajian tersebut mulai bershalawat untuk memanggil para ibu-ibu yang masih dirumah, setelah semuanya berkumpul kajian pun dimulai dan di awali dengan membaca ayat suci Al-Qur’an dipandu oleh salah satu pengurus selama kurang lebih 10 menit dan dibacakan pula makna yang terkandung pada ayat tersebut. Dan setelah itu ibu-ibu pun mulai lah mendengarkan kajian dari Ustadz/Ustadzah yang mengisi acara tersebut.

Bukan hanya di Masjid Al-Aqsa pada hari kamis dan juga ahad setiap pekannya ibu-ibu di lingkungan ini juga rutin menghadiri kajian di salah satu masjid yang ada di jl. kunang No.79 (masih di lingkungan kauman juga) yaitu Masjid Al-Hikmah, selain masjidnya yang lebih besar jama’ahya juga lebih ramai.

Kajian ini di adakan di 2 hari berbeda dengan fokus kajian yang berbeda pula, pada hari kamis biasanya kajian yang diadakan di masjid ini melakukan kajian Tafsir Qur’an yaitu membaca ayat Qur’an dan juga memahami arti yang terkandung pada setiap kata maupun ayat tersebut dengan ustadz utama yaitu Ustadz Kostolani dan juga sama seperti kajian lainnya kegiatan ini dimulai setelah ashar dan diakhiri saat menjelang maghrib.

pada hari ahadnya ibu-ibu kembali kajian lagi di Masjid itu namun dengan fokus kajian yang sama seperti di Masjid Al-Aqsa tadi dan juga waktu pelaksanaannya sama yaitu dimulai setelah ashar dan diakhiri setelah maghrib. Dan untuk kegiatan bapak-bapak biasanya pada malam sabtu melakukan yasinan dan dzikir bersama selepas shalat isya’ yang dilakukan di Masjid Al-Aqsa.

Kekerabatan di Keluarahan Kauman

Masyarakat disini masih menggenggam erat sifat gotong royong dan saling tolong menolong, contohnya saja apa bila ada salah satu tetangga yang sakit walau hanya gaenak badan atau sekadar demam mereka semua kompak untuk menjenguknya walau hanya sekedar bertanya bagaimana keadaannya sekarang dan membawa sedikit makanan agar bisa membantu mempercepat penyembuhan agar kembali vit.

Apapun sukunya siapapun dia di lingkungan ini tidak pernah dibedakan maupun dikucilkan walau mereka pendatang baru. Dan satu lagi, apabila ada yang sedang mempunyai kelebihan rezeki mereka tidak akan takut untuk berbelanja dan juga menghimbau tetangga sebelah rumah atau lainnya untuk masak dan makan bersama beramai-ramai di teras rumah tetangga lainnya.

Itulah saja penjelasna singkat yang bisa dibagikan pada kalian semuanya tentang adanya Kelurahan Kauman Kecamatan Metro Pusat Kota Metro Provinsi Lampung. Semoga saja memberikan wawasan bagi semuanya yang sedang membutuhkannya.