Kelurahan Korpri Jaya Kecamatan Sukarame

Diposting pada

Kelurahan Korpri Jaya Kecamatan Sukarame

Lampung adalah salah satu dari tiga puluh empat Provinsi yang ada di Indonesia. Provinsi Lampung ini sendiri memiliki banyak wilayah, salah satunya adalah kelurahan Korpri jaya, kecamatan Sukarame, kota Bandar Lampung. Wilayah ini menjadi salah satu tempat yang ramai di kota Bandar Lampung.

Kelurahan Korpri Jaya

Dikatakan ramai karena disini bisa dibilang sebagai daerah pendidikan, yaitu seperti sekolah dan perguruan tinggi yang letaknya berdekatan. Disini terdapat MTsN 2 Bandar Lampung, MAN 1 Bandar Lampung, dan UIN Raden Intan Lampung.

Dengan letaknya yang berdekatan menjadikan kelurahan Korpri Jaya menjadi wilayah yang ramai dikunjungi. Keadaan lalu lintas juga menjadi padat pada pagi hari saat memulia aktifitas dan juga sore hari.

Dengan situasi yang disebut sebagai daerah pendidikan ini, membuat warga kelurahan Korpri Jaya banyak yang memulai bisnis kos-kosan atau asrama. Karena banyak orang dari luar daerah seperti siswa dan mahasiswa baru yang melanjutkan pendidikannya di sekolah atau universitas di daerah kelurahan Korpri Jaya.

Perubahan Sosial yang Terjadi

Banyak sekali perubahan yang terjadi di Kelurahan Korpri Jaya. Keadaan Dan aktifitas masyarakat dahulu mengalami perubahan dengan masa sekarang. Terkenal dengan daerah pendidikan membuat wilayah Ini menjadi ramai dengan anak-anak hingga remaja. Dahulu saat ingin pergi ke sekolah, anak-anak yang tinggal di sekitar wilayah ini, mereka berangkat bersama sama dengan berjalan kaki.

Dengan keadaanlingkungan sekitar yang masih penuh dengan pepohonan, mereka berjalan dengan senang dan menikmatinya seperti sedang menjelajah hutan. Dan yang rumahnya jauh, mereka ada yang di antara orang tua ada juga yang naik angkot dengan harga yang masih murah.

Berbeda kondisinya dengan sekarang, saat ini anak anak yang bersekolah lebih sering diantarkan oleh orang tua nya dengan motor walaupun jarak rumah nya dekat dengan sekolah. Dan mereka yang rumahnya jauh selain diantar orang tua, mereka lebih sering menggunakan ojek online.

Selanjutnya dalam hal bermain dan bersosialisasi di lingkungan kelurahan Korpri Jaya. Dahulu banyak sekali anak anak yang bermain bersama, seperti bermain bola, sepeda, layang-layang, dan masih banyak lagi. Suara anakanakpun ramiterdengar hingga sore hari disini.

Waktu sore hari mereka beramai ramai berkunjung ke rumah guru ngaji untuk belajar mengaji. Sekarang ini, masih ada tempat anak anak mengaji walaupun tidak terlalu banyak. Dan anak anak yang suka bermain bersama walaupun tidak sebanyak dulu.

Karena perkembangan zaman yang pesat terutama dibidang iptek, mereka lebih sering bertemu secara virtual melalui game online. Banyak dari mereka yang setelah pulang sekolah membuka HP nya untuk bermain game.

Selain itu, dulu anak kosan itu sering mmemasak bersama sama untuk maka mereka seharihari. Ada yang menyiapkanbahan hingga memasak lauk makan bersama. Namun sekarang, sudahjaranganakkosanyang memasak sendiri. Banyak dari mereka yang lebih sering memesan makanan dari luar melalui aplikasi. Hal itu membuat mereka menjadi malas dan mau yang simple aja.

Perubahan mulai terjadi secara signifikan setelah pandemi covid selesai. Saat pandemi semua aktifitas terhenti dan apapun urusan nya dilakukan dari rumah saja. Mulai dari ibu ibu yang biasanya belanja sayur sambil mengobrol mulai jarang terlihat. Karena pandemi mengharuskan kita untuk menghindari kerumunan. Namun sekarang pandemi sudah berhenti dan aktifitas tersebut sudah terlihat kembali.

Satu lagi perubahan yang terjadi adalah kondisi lingkungan sekitar kelurahan korpri kaya yang ramai. Ini terjadi karena beberapa faktor, salah satu nya karena wilayah ini adalah wilayah pendidikan. Mungkin dulu nya tidak seramai ini, namun sekarang sudah banyak yang berjualan di sekitar jalanan.

Mulai dari anak sekolah hingga anak kosan banyak yang belanja di situ. Biasanya jalanan ramai itu saat menjelang sore hari, saat itu orang orang akan keluar rumah untuk berburu kuliner yang ada di srpanajang jalan. Aktifitas tersebut yang menjadi salah satu alasan wilayah ini menjadi lebih ramai daripada dulu.

Tradisi yang masih terjaga.

Ada beberapa tradisi yang masih terjaga dari dulu hingga sekarang ini. Tradisi-tradisi tersebut antara lain, seperti marhaban dan rewang. Kedua tradiai tersebut masih sering dilakukan oleh masyarakat sekitar. Dengan adanya tradisi itu memberikan banyak manfaat didalam kehidupan bermasyarakat, seperti menjalin tali silaturahmi.

Tradisi Marhaban.

Tradisi ini juga bisa diebut sebagai akikahan. Tradisi ini dilakukan sekitar 40 hari setelah kelahiran bayi. Tradisi inibiasanya dilakukan oleh masyarakat dengan suku Jawa. Tujuan dilakukannya tradisi ini adalah ungkapan rasa syukur serta menyambut kedatangan bayi. Di dalam prosesi acaranya, si bayi akan dicukur rambutnya secara bergantian oleh para anggota keuarga dan masyarakat yang hadir di acara tersebut.

Sampai saat ini, tradisi ini masih berjalan secara turun temurun. Masyarakat yang mendapatkan undangan akan berangkat Bersama-sama menuju rumah warga yang sedang melaksnakan tradisi marhaban.

Setelah acara selesai biasannya para tamu undangan akan diberikan hidangan makan siang. Dalam acara ini, menu utamanya berupa olahan daging kambing, seperti sop atau gulai. Selain itu juga ada hidangan lain seperti olahan ayam dan sayur-sayuran.

Sebelum pulang para tamu undangan juga akan diberikan sebuah kenang-kenangan atau souvenir. Hal itu berupa sebutir telur rebus yang diikatkan ke batang kayu kecil, lalu terdapat satu lembar uang kertas beserta kartu ucapan terimakasih yang ada foto bayi nya.

Sebelum acara ini dilaksanakan, keluarga si bayi akan menyiapkan acara ini dibantu oleh masyarakat sekitar. Masyarakat akan membantu proses nya dimulai dari dekorasi hingga masak-masak. Upaya saling bantu ini dinamakan rewang.

Tradisi Rewang

Tradisi ini adalah tradisi gotong royong bersama untuk membantu warga lain yang akan melakukan suatu acara. Di dalam tradisi ini biasanya para warga akan saling membantu satu sama lain. Biasanya untuk bapak-bapak membantu membuat dekor dan pekerjaan yang sulit dilakukan oleh ibu-ibu. Untuk ibu-ibu biasanya Bersama-sama memasak makanan untu dihidangkan pada saat acara dilaksanakan.

Tradisi ini juga berasal dari suku jawa. Karena warga di kelurahan korpri jaya mayoritas dari suku jawa. Walaupun begitu masyrakat yang berbeda suku juga ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Tradis ini masih dilaksanakan di lingkungan korpri jaya.

Masih banyak warga yang setiap ada acara selalu saling bantu membantu. Misalnya dalam persiapan acara pernikahan, khitanan, marhabanan, dan syukuran.

Tradisi ini memberikan banyak manfaat untuk kita semua, seperti pekerjaan akan terlaksana dengan cepat dan ringan karena dilakukan secara gotong royong, menjalin kerja sama yang baik, menjalin tali siaturahmi, dan masih banyak lagi.

Kebersamaan masyarakat lingkungan kelurahan korpri jaya

Kebersamaan masyarakat terlihat dari adanya beberapa aktifitas yang dilakukan secara rutin secara Bersama-sama. Setiap hari minggu pagi bapak-bapak dan para remaja putra melaksanakan gotong royong Bersama dilingkungan sekitar masjid. Kegiatan ini dilakukan untuk membersihkan lingkungan sekitar serta agar tetap terjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik.

Para bapak dan remaja putra tersebut saling membagi tugas mulai dari membersihkan dalam masjid, halaman masjid hingga area sekitar masjid. Lalu ibu-ibu biasanya menyediakan kopi atau gorengan untuk makanan setelah selsai gotong royong.

Selain itu setiap hari jumat siang, ibu-ibu akan melaksanakan pengajian rutinan di masjid. Terkadang ada juga penceramah dari luar yang datang untuk memberikan kajian di masjid. Ada juga pelaksanaan posyanu lansia yang dilaksanakan di lingkungan sekitar. Para ibu dan anak serta lansia bisa memeriksakan kondisi tubuhnya disana. Mulai dari pengecekkan tensi hingga mengukur berat badan bayi.

Masih banyak lagi kegiatan kebersamaan masyarakat kelurahan korpri jaya dibidang ainnya. Misalnya saat ada acara besar islam, seperti satu muharram atau maulid nabi.  Dan juga acaraacara perlombaan tujuh belas agustus.

Nilai dan Norma dalam Masyarakat

Karena dilingkungan korpri jaya banyak kosan, perlu dijaga beberap nilai dan norma yang berlaku. Misalnya seperti remaja wanita dilarang untuk pulang malam. Dan dilarang untuk membawa remaja putra kedalam kosan putri.selain itujuga harus menjaga perilaku sopan dan santun di dalam bermasyarakat. Mengetahui bagimana harus bersikap dengan anak-anak, teman sebaya, hingga orang yang lebih tua.

Itulah saja informasi yang bisa dibagikan pada kalian semuanya tentang adanya Kelurahan Korpri Jaya Kecamatan Sukarame Kota Bandar Lampung Provinsi Lampung. Semogas aja memberikan wawasan bagi kalian yang membutuhkannya.