Contoh Bahan Galian Berdasarkan Jenisnya

Diposting pada

Galian dan Jenisnya

Indonesia merupakan negara yang kaya akan jenis sumberdaya alam dengan jumlah yang melimpah. Terdapat berbagai jenis sumberdaya alam yang terdapat di Indonesia, salah satunya adalah bahan galian. Sebagai manusia, memiliki sudut pandang bahwa negara yang memiliki sektor industri yang banyak menjadi salah satu indikator negara maju memang benar. Namun kita tidak dapat menghindari takdir bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumberdaya mineral.

Berbicara mengenai bahan galian tentunya tidak terlepas dari berbagai sektor pertambangan yang telah ada di Indonesia dalam puluhan tahun terakhir. Hal inilah yang menyebabkan berbagai pihak asing menancapkan taringnya di Indonesia untuk mengeruk sumberdaya dalam dan mineral yang telah kita miliki. Apa itu bahan galian? Apa saja contoh dari bahan galian? Berikut adalah pembahasan materi mengenai pengertian bahan galian dan contohnya.

Bahan Galian

Pengertian bahan galian adalah bahan-bahan dari hasil tambang yang diperoleh dengan cara mengambil batuan induk di dalam selimut bumi. Umumnya, bahan tambang terdiri dari berbagai jenis mineral sehingga bahan galian disebut sebagai sumberdaya mineral. Bentuk dari sumberdaya mineral bahan galian dapat berupa benda cair, benda padat, maupun benda gas. Bahan mineral terbentuk dari struktur kimia tertentu yang homogen dan bercampur menjadi satu.

Jadi, struktur atom dan sifat fisik yang dimiliki oleh bahan galian terdapat kesamaan jika diuji melalui laboratrium. Sejatinya kekayaan bahan galian telah membuat manusia terlena karena keuntungan material yang dihasilkan. Tidak jarang bahan galian dapat memakan korban jiwa dalam proses penambangannya. Dilihat berdasarkan jenisnya, bahan galian dapat diklasifikasikan menjadi sebagai berikut.

Contoh Bahan Galian

Bahan galian terbagi menjadi beberapa jenis. Klasifikasi bahan galian terbagi atas dasar kegunaannya di masyarakat. Menurut undang-undang pokok pertambangan, bahan galian dibedakan menjadi 3. Klasifikasi bahan galian secara umum adalah sebagai berikut;

  1. Bahan galian strategis golongan A
  2. Bahan galian vital golongan B
  3. Bahan galian bukan strategis dan vital golongan C

Penjelasan secara rinci dari penggolongan bahan galian dan contohnya, antara lain adalah sebagai berikut;

Bahan Galian Strategis Golongan A

Bahan galian strategis golongan A adalah bahan galian yang fungsinya sangat penting bagi pertahanan, keamanan negara, perlindungan negara, dan perekonomian negara. Seluruh aspek bahan galian jenis ini sangat diperhatikan oleh negara mengingat fungsinya yang sangat penting. Contoh-contoh dari bahan galian strategis golongan A adalah sebagai berikut.

Minyak Bumi

Pengertian minyak bumi adalah bahan cair bersifat kental yang memiliki warna hitam kehijauan. Biasanya minyak bumi digunakan sebagai bahan bakar mengingat fungsi dari minyak bumi ini sebagai benda yang mudah terbakar. Minyak bumi terdapat di selimut bumi dengan kedalaman 200 sampai dengan 500 meter. Bentuk unsur kimia dari minyak bumi adalah hidrokarbon.

Minyak bumi dahulu dipakai sebagai bahan bakar yang digunakan untuk memasak. Karena jumlahnya yang kian langka, maka pada era sekarang dalam hal memasak kegunaan minyak bumi telah tergeser oleh gas elpiji. Minyak bumi sekarang ini banyak digunakan sebagai bahan bakar transportasi yang merupakan bahan dasar pembuatan Pertamax, Pertalite, Premium, Solar, Dexlite, dan lain-lain.

Perusahaan pemerintah yang mengelola minyak bumi adalah Pertamina. Peraturan Presiden menyebutkan bahwa Pertamina menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengatur dan mendistribusikan minyak bumi kepada masyarakat dalam bentuk barang jadi. Persebaran minyak bumi di Indonesia terbagi atas 17 wilayah antara lain.

Cepu Jawa Tengah, Wonokromo Jawa Timur, Delta Sungai Brantas Jawa Timur, Natuna Riau, Paking Riau, Dumai Riau, Sorolangun Jambi, Gerong Sumatera Selatan, Babo Papua, Klamono Papua, Majalengka Jawa Barat, Lhokseumawe Nanggroe Aceh Darussalam, Peureulak Nanggroe Aceh Darussalam, Bunyu Kalimantan Timur, Tarakan Kalimantan Utara, Tanjungpura Sumatera Utara, dan Kambatin Kalimantan Tengah.

Gas Alam

Gas alam adalah bahan bakar yang berasal dari fosil namun berbentuk benda gas. Pemanfaatan gas alam paling familiar adalah sebagai sumber energi untuk memasak dalam bentuk gas elpiji. Persebaran gas alam di Indonesia yaitu Bontang Kalimantan Timur dan Tangguh Papua.

Batubara

Batubara adalah bahan bakar fosil yang terjadi karena proses sedimentasi (pengendapan) organik dari tumbuhan. Persebaran batubara di Indonesia terdapat di Lampung, Kalimantan, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, dan Papua.

Bahan-bahan Radioaktif

Bahan-bahan radioaktif adalah bahan-bahan radiasi biologi yang mengandung unsur uranium, polonium, radium, dan thorium. Persebaran bahan radioaktif di Indonesia terdapat di sepanjang jalur vulkanik “ring of fire” yaitu Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.

Bahan galian Vital Golongan B

Bahan galian vital golongan B adalah pertambangan yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia namun fungsinya tidak terlalu berpengaruh pada pemerintahan. Contoh bahan galian vital golongan B adalah sebagai berikut.

Tembaga

Tembaga adalah bahan konduktor yang memiliki sifat penghantar panas dan listrik yang baik. Tembaga sangat mudah mengalami proses korosi (karat) yang cepat. Persebaran bahan galian tembaga di Indonesia terdapat di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.

Emas

Emas adalah logam mulia yang memiliki nilai material tinggi. Emas dapat digunakan sebagai investasi karena nilainya yang selalu naik. Tidak jarang masyarakat menggunakan emas untuk bermain saham. Persebaran emas di Indonesia paling terkenal di daerah Papua yang dikelola oleh PT Freeport.

Perak

Perak merupakan salah satu perhiasan yang sering dipakai oleh masyarakat Indonesia. Persebaran bahan galian perak di Indonesia terdapat di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Intan

Intan adalah salah satu jenis perhiasan yang terbentuk dari unsur kristal dan karbon. Persebaran bahan galian intan di Indonesia terdapat di area “ring of fire” yaitu di Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.

Belerang

Belerang adalah unsur kimia murni yang terdapat pada mineral sulfida dan sulfat. Belerang banyak ditemukan pada area vulkanik yang berdekatan dengan gunungapi. Bahan galian belerang sering dijadikan sebagai tempat wisata.

Bahan-bahan Logam

Bahan logam umumnya terbagi menjadi 2 macam, yaitu bahan logam besi dan bahan logam non besi. Persebaran bahan galian logam yang paling terkenal di Indonesia terdapat di daerah Papua.

Bahan Galian Bukan Strategis dan Vital Golongan C

Bahan galian bukan strategis dan vital golongan c adalah bahan galian yang fungsinya tidak terlalu dibutuhkan oleh pemerintah maupun masyarakat. Dengan kata lain bahan galian jenis ini hanya sebagai pelengkap bahan galian saja. Berikut merupakan contoh-contoh bahan galian bukan strategis dan vital golongan C.

Magnesit

Magnesit adalah magnesium karbonat yang mengalami kristalisasi dalam bentuk pembekuan sedimentasi. Kegunaan magnesit dalam kehidupan adalah sebagai campuran Paracetamol.

Batuapung

Batuapung adalah batuan yang memiliki ciri umum berpori pada bagian luarnya, dan berwarna terang. Batuapung terbentuk dari dinding gelas berasal dari tenaga endogen pada saat terjadi peristiwa vulkanisme.

Marmer

Marmer adalah batuan kristalin kasar yang berasal dari kandungan mineral kalsit. Fungsi marmer adalah sebagai  bahan campuran pembuatan dinding bangunan. Nilai material dari marmer juga tinggi sehingga penggunaan marmer dapat mencirikan status sosial seseorang di masyarakat.

Batu Tulis

Batu tulis merupakan batuan yang mudah dipahat. Pada masa jaman kerajaan dahulu, batu tulis digunakan sebagai prasasti yang menceritakan kejayaan atau sekedar kisah masa kerajaan. Batu tulis memiliki sifat mudah hancur jika didinginkan, dan keras pada saat dipanaskan.

Batu Kapur

Batu kapur atau yang biasa disebut sebagai batu gamping adalah batuan yang terdiri dari kalsium karbonat lalu mengalami proses sedimentasi. Istilah lain yang dikenal dari batu kapur adalah “limestone”. Selain itu, batu kapur merupakan bahan dasar pembuatan kapur.

Nah, artikel diatas merupakan pembahasan materi yang menjelaskan tentang pengertian bahan galian dan ulasan lengkap dari contoh bahan galian berdasarkan jenisnya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi paca pembaca dalam hal menambah ilmu pengetahuan. Semangat dan terima kasih !

Berikan Ranting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *