Jenis Transmigrasi dan Penjelasannya

Diposting pada

Macam Transmigrasi

Transmigrasi adalah skema yang dibuat oleh pemerintah Indonesia untuk mengurangi kepadatan dalam arti penduduk di Pulau Jawa dengan cara memindahkan orang-orang ke daerah-daerah yang kepadatan penduduknya masih rendah di Indonesia. Pemerintah menyediakan tanah, uang dan pupuk untuk mereka yang pindah selama 18 bulan untuk memungkinkan mereka melakukan kegiatan pertanian meskipun berskala kecil.

Tujuan transmigrasi diantaranya yaitu untuk menciptakan penyebaran demografis yang seimbang dengan mengurangi kepadatan populasi di Jawa, Bali, Madura, dan meningkatkan kepadatan di daerah yang kurang berkembang, serta untuk menghilangkan kemiskinan dengan menyediakan lahan bagi mereka yang tidak memiliki tanah. Terdapat beragam jenis program transmigrasi, antara lain transmigrasi swakarya, transmigrasi sektoral, transmigrasi bedol desa, dan lain-lain.

Transmigrasi

Program transmigrasi adalah inisiatif pemerintah kolonial Belanda dan kemudian dilanjutkan oleh pemerintah Indonesia untuk memindahkan orang-orang yang tidak memiliki tanah dari daerah padat dengan persebaran penduduk di Indonesia ke daerah-daerah berpenduduk kurang padat di negara ini.

Kondisi ini melibatkan pemindahan orang secara permanen dari pulau Jawa, tetapi juga pada tingkat yang lebih rendah dari Bali dan Madura ke daerah-daerah berpenduduk kurang padat termasuk Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, dan Papua (berakhir pada 2015 oleh presiden Joko Widodo).

Jenis Transmigrasi  

Berikut ini jenis-jenis transmigrasi, antara lain:

  1. Transmigrasi Umum

Transmigrasi umum ialah jenis transmigrasi yang dilakukan oleh orang-orang dari suatu daerah ke daerah lain yang seluruh biayanya ditanggung oleh pemerintah. Pada transmigrasi ini, para transmigran akan dibawa dalam rombongan ke daerah yang baru.

Transmigrasi umum dilakukan karena adanya faktor-faktor pendorong dari daerah asal, diantaranya yaitu sulitnya mendapatkan pekerjaan sebab sangat jarang ditemukan lapangan kerja, lahan sumber daya alam pertanian yang terlalu sempit sehingga membutuhkan pelebaran, pemerataan jumlah penduduk.

Berbagai faktor pendorong yang berasal dari daerah asal ini akan menyebabkan pemerintah mencanangkan program transmigrasi.

  1. Transmigrasi Khusus

Transmigrasi khusus ialah jenis transmigrasi yang diselenggarakan secara khusus karena adanya pembangunan atau pelaksanaan proyek tertentu atau transmigrasi diselenggarakan dengan tujuan khusus, misalnya transmigrasi para pejuang atau para veteran di daerah perbatasan.

  1. Transmigrasi Spontan

Transmigrasi spontan ialah jenis transmigrasi yang dilakukan oleh orang-orang yang ingin menjadi transmigran atas kemauan sendiri dan dengan menggunakan biaya perjalanan sendiri.

  1. Transmigarsi Sektoral

Transmigrasi sektoral ialah jenis transmigrasi yang dilakukan oleh para transmigran, yang biaya serta keperluan-keperluan pemindahannya ditanggung secara bersama-sama oleh pemerintah daerah yang dituju dan pemerintah dari daerah asalnya.

  1. Transmigrasi Swakarsa PIRTRANS/PIRSUS

Transmigrasi Swakarsa PIRTRANS/PIRSUS ialah jenis transmigrasi swakarsa yang diarahkan pada pengembangan perkebunan dengan menggunakan perkebunan besar sebagai inti kegiatan untuk membantu dan membimbing perkebunan rakyat/transmigran disekitarnya sebagai Plasma dalam suatu sistem kerjasama yang saling menguntungkan dan berkembang.

  1. Transmigrasi Swakarsa Pengembangan Hutan Tanaman Industri (HTI)

Transmigrasi Swakarsa Pengembangan Hutan Tanaman Industri (HTI) ialah jenis transmigrasi swakarsa yang dikaitkan dengan usaha pengembangan tanaman hutan yang dikelola dan diusahakan berdasarkan atas kelestarian, dalam rangka meningkatkan potensi hutan produksi, untuk memenuhi kebutuhan bahan-bahan industri.

  1. Transmigrasi Swakarsa Nelayan/Tambak

Transmigrasi Swakarsa Nelayan/Tambak ialah jenis transmigrasi swakarsa yang dikaitkan dengan usaha pengembangan usaha perikanan.

  1. Transmigrasi Swakarsa Jasa/Industri

Transmigrasi Swakarsa Jasa/Industri ialah jenis transmigrasi swakarsa yang dirancang agr sebagian besar transmigrannya berusaha dan mendapatkan pendapatan secara berkesinambungan disektor Jasa/Industri.

  1. Transmigrasi Swakarsa Pengembangan Desa Potensial (TRANSABANGDEP)

Transmigrasi Swakarsa Pengembangan Desa Potensial (TRANSABANGDEP) ialah jenis transmigrasi swakarsa yang diarahkan dan ditempatkan pada desa-desa potensial yang ada di Daerah Transmigrasi. Desa-desa yang dipilih tersebut jumlah penduduknya masih sedikit dan potensi alamnya masih memungkinkan untuk dibuka sebagai lahan pertanian.

  1. Transmigrasi Swakarya

Transmigrasi swakarya ialah jenis transmigrasi yang merupakan program dari Departemen Transmigrasi, berupa jaminan hidup kepada transmigran selama beberapa bulan. Para transmigran akan diberikan tanah untuk diolah. Tanah itulah yang menjadi sumber dari penghasilannya. Transmigrasi swakarya bersifat menetap bagi para transmigrannya.

  1. Transmigrasi Ruralisasi

Transmigrasi ruralisasi ialah jenis transmigrasi yang terjadi karena kembalinya para pelaku urbanisasi ke tempat atau daerah asal mereka.

  1. Transmigrasi Padat Karya

Transmigrasi padat karya ialah jenis transmigrasi pada suatu daerah yang padat penduduknya untuk dipekerjakan pada proyek-proyek pembangunan daerah tujuan.

  1. Transmigrasi Keluarga

Transmigrasi keluarga ialah jenis transmigrasi yang dilakukan oleh para transmigran yang seluruh biayanya ditanggung oleh keluarga para transmigran, yang tinggal di daerah transmigran atau daerah yang dituju, sehingga bisa dikatakan bahwa transmigrasi keluarga termasuk transmigrasi mandiri.

  1. Transmigrasi Bedol Desa

Transmigrasi bedol desa jenis transmigrasi yang dilakukan oleh seluruh mobilitas penduduk desa beserta aparaturnya, baik dari satu atau lebih desa karena adanya rencana proyek tertentu oleh pemerintah. Transmigrasi bedol desa termasuk trasmigrasi massal, karena pelaku atau transmigrannya adalah banyak atau lebih dari satu orang.

Transmigrasi bedol desa biasanya dilakukan oleh orang-orang yang desanya terkena proyek dari pemerintah. Biaya transmigrasi bedol desa  ditanggung oleh pemerintah. Selain itu, pemerintah juga akan menyediakan fasilitas bagi para transmigran.

  1. Transmigrasi Lokal

Transmigrasi lokal ialah jenis transmigrasi dimana para transmigran berpindah dari satu provinsi ke provinsi lainnya yang berbeda, tapi masih dalam satu wilayah. Untuk pembiayaan, para transmigran lokal memperoleh tangguan biaya dari Departemen Transmigrasi. Transmigrasi lokal ini dapat juga dilakukan secara massal.

Contoh Transmigrasi Bedol Desa

Adapun contoh transmigrasi bedol desa ini misalnya transmigrasi yang dilakukan oleh warga di sekitar Waduk Gajah Mungkur pada tahun 1970, yang dilakukan dengan memindahkan warga dari 7 kecamatan ke wilayah Sitiung Sumatera Barat.

Itulah tadi ragam penjelasan yang bisa kami sebutkan pada segenap pembaca. Berkenaan dengan macam transmigrasi yang pernah ada di Indonesia. Semoga bisa memberikan edukasi serta referensi bagi kalian yang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Diah Ainurrohmah Adalah Alumni Jurusan Geografi dan Saat Ini Sedang Proses Penyelesaian Program Pascasarjana Geografi di Kampus Negeri Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *