Pengertian Imigrasi, Penyebab, Jenis, Dampak, dan Contohnya

Diposting pada

Imigrasi Adalah

Imigrasi adalah proses berpindah ke negara baru dengan maksud untuk tinggal di dalam pengertian negara baru tersebut. Atau dengan kata lain, imigrasi adalah tindakan pergi ke negara baru, sedangkan emigrasi mengacu pada proses meninggalkan negara.

Ketika manusia berimigrasi, mereka harus mengikuti aturan negara baru. Faktor pendorong motif berimigrasi terutama merujuk pada negara asal. Dalam kasus migrasi ekonomi (biasanya migrasi tenaga kerja), perbedaan dalam tingkat upah adalah hak yang umum. Jika nilai upah di negara baru melebihi nilai upah di negara asalnya, seseorang dapat memilih untuk bermigrasi, asalkan biayanya tidak terlalu tinggi. Khususnya pada abad ke-19, ekspansi ekonomi AS meningkatkan aliran imigran, dan hampir 15% dari populasi lahir di luar negeri, sehingga membentuk sejumlah besar tenaga kerja. Untuk memperjelas pemahaman kita tentang imigrasi, artikel ini akan mengulas tentang pengertian, penyebab, jenis, dampak positif dan negatif, serta contoh imigrasi.

Imigrasi

Istilah imigrasi diciptakan pada abad ke-17, yang merujuk pada pergerakan populasi yang tidak berperang antara ciri negara-negara berkembang.

Ketika orang melewati batas negara selama migrasi, mereka disebut migran atau imigran (dari bahasa Latin: migrare, pengembara) dari perspektif negara yang mereka masuki. Dari perspektif negara tempat mereka pergi, mereka disebut emigran atau outmigrant.

Tindakan seseorang untuk berimigrasi dipengaruh oleh beberapa faktor penarik yang mendorong terjadinya imigrasi yaitu sebagai berikut :

  1. Adanya perasaan superior di tempat yang baru atau adanya kesempatan untuk memasuki lapangan pekerjaan yang lebih cocok.
  2. Adanya kesempatan untuk mendapatkan pendapatan yang lebih baik
  3. Adanya kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi
  4. Keadaan dalam pengertian lingkungan yang menyenangkan, misalnya: iklim, perumahan, sekolah, dan fasilitas-fasilitas kemasyarakatan lainnya.
  5. Adanya tarikan dari orang yang diharapkan sebagai tempat berlindung.
  6. Adanya beragam aktivitas di kota besar, banyak tempat hiburan, dan pusat kebudayaan sebagai daya tarik bagi orang -orang dari desa atau kota kecil.

Pengertian Imigrasi

Secara historis, proses imigrasi telah memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan budaya yang besar bagi negara. Pengalaman imigran yang beragam dalam banyak kasus menghasilkan perkembangan masyarakat multikultural; banyak negara modern dicirikan oleh beragam budaya dan etnis yang berasal dari periode imigrasi sebelumnya.

Pada periode pasca-Perang Dunia II, imigrasi sebagian besar merupakan hasil dari gerakan pengungsi setelah perang, dan selama tahun 1950-an dan 60-an, akhir penjajahan di Asia dan Afrika. Imigrasi dari daerah-daerah ini ke bekas pusat-pusat kekaisaran, seperti Inggris dan Prancis, meningkat. Di Inggris, misalnya, Undang-Undang Kebangsaan Inggris 1948 memberikan warga negara di bekas wilayah kolonial Persemakmuran (angka potensial 800 juta) hak kebangsaan Inggris.

Imigran memainkan peran penting dalam pembangunan kembali infrastruktur Eropa setelah Perang Dunia II dengan bekerja di industri berat, dalam layanan kesehatan, dan transportasi. Namun, mereka mengalami diskriminasi, yang berkontribusi di beberapa negara terhadap isolasi kelompok etnis dan komunitas minoritas.

Beberapa negara berusaha untuk berurusan dengan pengucilan sosial imigran dengan membatasi jumlah imigrasi di masa depan, sedangkan yang lainnya menggunkan pendekatan yang lebih inklusif yang berfokus pada penggabungan berbagai budaya menjadi satu pemahaman koheren tentang kewarganegaraan.

Pendekatan ini telah menjadi bagian integral dari gagasan kewarganegaraan di Amerika Serikat, di mana imigran yang mengambil kewarganegaraan A.S. bersumpah setia ke tempat tinggal baru mereka. Kritik terhadap pendekatan ini menyoroti asimilasi beragam budaya dan represi perbedaan atas nama negara. Karena itu, imigrasi terkait erat dengan kewarganegaraan dan hak-hak sosial dan politik yang menjadi hak warga negara.

Literatur akademik menyediakan berbagai temuan untuk hubungan antara imigrasi dan kejahatan di seluruh dunia, tetapi penemuan di Amerika Serikat bahwa imigrasi tidak berdampak pada tingkat kejahatan atau mengurangi tingkat kejahatan. Penelitian menunjukkan bahwa negara asal penting untuk kecepatan dan kedalaman asimilasi imigran, tetapi ada keseluruhan asimilasi yang cukup baik untuk imigran generasi pertama dan kedua.

Penelitian telah menemukan bukti luas diskriminasi terhadap kelahiran asing dan populasi minoritas dalam peradilan pidana, bisnis, ekonomi, perumahan, perawatan kesehatan, media dan politik di Amerika Serikat dan Eropa.

Pengertian Imigrasi Menurut Para Ahli

Adapun definisi imigrasi menurut para ahli, antara lain:

Collins Dictionary

Imigrasi adalah kedatangan orang ke suatu negara untuk tinggal dan bekerja di sana.

Oxford Living Dictionary

Imigrasi adalah tindakan datang untuk tinggal secara permanen di negara asing.

Wikipedia

Imigrasi adalah perpindahan orang secara internasional ke negara tujuan di mana mereka bukan penduduk asli atau mereka tidak memiliki kewarganegaraan untuk menetap atau tinggal di sana, terutama sebagai penduduk tetap atau warga negara yang dinaturalisasi, atau untuk mengambil pekerjaan sebagai pekerja migran atau untuk sementara waktu sebagai pekerja asing.

Terkait dengan dampak ekonomi, penelitian menunjukkan bahwa migrasi bermanfaat bagi negara penerima dan pengirim. Penelitian, dengan beberapa pengecualian, menemukan bahwa rata-rata imigrasi memiliki efek ekonomi positif pada penduduk asli, tetapi dicampuradukkan apakah imigran yang berketerampilan rendah berdampak buruk pada penduduk asli berketerampilan rendah.

Studi menunjukkan bahwa penghapusan hambatan terhadap migrasi akan memiliki efek mendalam pada PDB dunia, dengan perkiraan keuntungan berkisar antara 67-147 persen. Ekonom pembangunan berpendapat bahwa mengurangi hambatan mobilitas tenaga kerja antara pengertian negara berkembang dan pengertian negara-negara maju akan menjadi salah satu alat yang paling efisien untuk pengentasan kemiskinan.

Jenis-Jenis Imigrasi

Jenis-jenis imigrasi antara lain:

  1. Migrasi masuk (in migration), yaitu masuknya penduduk ke suatu daerah tujuan.
  2. Migrasi keluar (out migration), yaitu suatu perpindahan penduduk keluar dari suatu daerah asal.
  3. Migrasi neto (net migration), yaitu selisih antara jumlah migrasi masuk dan migrasi keluar
  4. Migrasi bruto (gross migration), yaitu jumlah total antara migrasi masuk dan migrasi keluar.
  5. Migrasi total (total migration), yaitu seluruh kejadian mgrasi, mencakup migrasi semasa hidup dan migrasi pulang.
  6. Migrasi internasional (international migration), yaitu suatu perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain.
  7. Migrasi semasa hidup (life time migration), yaitu migrasi yang berdasarkan tempat kelahiran, yaitu mereka yang pada waktu pencacahan sensus bertempat tinggal di daerah yang berbeda dengan daerah tempat lahirnya.
  8. Migrasi parsial (partial migration, yaitu jumlah migran ke suatu daerah tujuan dari satu daerah asal atau dari daerah asal ke satu daerah tujuan.
  9. Arus mugrasi (migration stream), yaitu jumlah atau banyaknya perpindahan yang terjadi dari daerah asal ke daerah tujuan dalam jangka waktu tertentu.
  10. Urbanisasi (urbanization), yaitu bertambahnya proposisi penduduk yang berdiam di daerah kota yang dikarenakan oleh suatu proses perpindahan penduduk ke kota dan atau akibat dari perluasan kota.
  11. Transmigrasi (transmigration), yaitu suatu pemindahan dan perpindahan penduduk dari suatu daerah untuk menetap ke daerah lain yang di tetapkan di dalam wilayah Republik Indonesia guna kepentingan pembangunan Negara atau karena alasan-alasan yang dipandang perlu oleh pemerintah berdasarkan ketentuan yang diatur dalam undang-undang.

Dampak Positif dan Negatif Imigrasi

Imigrasi memiliki dampak positif dan negatif, antara lain;

Dampak Positif Imigrasi

Adapun untuk dampak positif daripada terjadinya imigrasi ini, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Bertambahnya jumlah tenaga ahli yang berasal dari para imigrasi asing, terutama dari negara-negara maju.
  2. Masuknya modal asing sehingga bisa mempercepat proses pembangunan karena para imigran tersebut menanamkan modalnya di berbagai bidang seperti industri, pertambangan, perkebunan, dan sebagainya.
  3. Terjadinya alih teknologi dari tenaga asing kepada tenaga kerja di negara yang di datangi yang diharapkan dapat berjalan dengan baik.
  4. Bertambahnya rasa solidaritas antarbangsa. Keberadaan imigran akan mempermudah kita untuk bergaul dan mengenal mereka secara langsung sehingga timbul suatu rasa kebersamaan dengan mereka.
  5. Jumlah, pertambahan, dan tingkat kepadatan yang menjadi dinamika penduduk di negara asal para imigran menjadi berkurang.
  6. Mengalirnya inventasi dari luar negeri ke dalam negeri karena, para imigran biasanya mengirimkan penghasilannya ke negara asalnya.
  7. Penggangguran di negara asal para imigran semakin berkurang, sedangkan wawasan pengetahuan para imigran semakin bertambah.
  8. Terjadi peningkatan hubungan persahabatan di antara penduduk kedua negara.
  9. Terjadi peningkatan pendapatan pemerintah karena para imigran merupakan salah satu sumber pajak bagi negara.
  10. Kerawanan sosial dan kerawanan keamanan di negara asal para imigran sebagai dampak berkurangnya penggangguran juga semakin berkurang.

Dampak Negatif Imigrasi

Sedangkan dampak negatif dari terjadinya

  1. Masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya dari para imigran, bila daya tangkal didalam negeri lemah, dapat merusak budaya di negara tujuan. Misalnya, pergaulan bebas yang merupakan budaya barat, sudah banyak dicontoh oleh masyarakat di negara kita, kususnya generasi muda, padahal budaya tersebut tidak sesuai dengan budaya bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kita harus memperkuat budaya bangsa agar tidak terpengaruh budaya luar.
  2. Terkadang ada imigran yang bertujuan tidak baik seperti pengedar narkoba, bertujuan politik, memata-matai, dan sebagainya. Oleh karena itu, diperlukan ketahanan nasional yang tinggi.
  3. Menimbulkan kecemburuan sosial antara tenaga kerja asing dengan tenaga kerja dalam negeri. Oleh karena itu kita harus dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan bangsa kita sehingga mampu bersaing dengan tenaga asing.
  4. Menyebabkan peningkatan jumlah, pertambahan, dan tingkat kepadatan penduduk di negara tujuan pra imigran.
  5. Peningkatan kerawanan keamanan dan keraweanan sosial di negara tujuan para imigran sebagai dampak dari meningkatnya penggangguran.
  6. Menyebabkan terjadinya benturan budaya antara para imigran dengan pengertian penduduk negara setempat.
  7. Terjadinya peningkatan pelanggaran hukum di negara tujuan atau negara asal para imigran yang disebabkan banyaknya para imigran illegal (keberangkatannya tidak melalui proses yang seharusnya).
  8. Hubungan baik antar negara asal para imigran dengan negara tujuan para imigran menjadi terganggu. Misalnya, terjadinya penganiayaan para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Negara-negara, seperti di Saudi Arabia, Malaysia, dan lain-lain.
  9. Terjadinya penyebaran penyakit tertentu di negara tujuan para imigran yang ditularkan para imigran.
  10. Meningkatnya pengangguran di negara tujuan para imigran.

Contoh Imigrasi

Adapn contoh imigrasi misalnya seseorang yang berpindah secara permanen dari Meksiko ke Amerika Serikat. Contoh lain misalnya orang India berpindah ke Indonesia.

Nah, itulah tadi pembahasan secara lengkapnya mengenai materi atas pengertian imigrasi menurut para ahli, penyebab, jenis, dampak positif dan negatif, serta contohnya. Semoga saja melalui artikel ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *