Pengertian Lingkungan, Jenis, Unsur, Dampak, dan Contohnya

Diposting pada

Lingkungan Adalah

Manusia hidup berdampingan di permukaan planet bumi dengan makhluk hidup lainnya seperti binatang dan tumbuhan. Suatu kumpulan makhluk hidup disebut sebagai habitat, kumpulan habitat disebut dengan ekosistem, dan sekelompok ekosistem disebut sebagai lingkungan atau bioma. Sebagai penjelasan lebih lanjut dalam artikel ini akan menjelaskan tentang pengertian lingkungan, jenis, unsur, dampak, dan contohnya.

Tempat disebut sebagai lingkungan apabila terdapat unsur tanah, sumber air, mendapatkan penyinaran matahari dengan baik, kandungan makanan, dan unsur kehidupan yang ada di dalamnya. Penjelasan mengenai lingkungan akan diulas secara lengkap pada pembahasan materi sebagai berikut.

Pengertian Lingkungan

Lingkungan adalah tempat tinggal yang berpengaruh untuk keberlangsungan makhluk hidup. Lingkungan hidup diharuskan terdapat komponen biotik dan komponen abiotik di dalamnya. Komponen biotik adalah kondisi alam yang berhubungan dengan makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Sedangkan komponen abiotik adalah suatu hal yang berhubungan dengan benda mati seperti air, udara, tanah, angin, batu-batuan, sinar matahari, dan lain sebagainya.

Disisi lain komponen biotik dan komponen abiotik yang mempengaruhi lingkungan hidup, terdapat unsur penting dalam lingkungan. Yaitu kebudayaan manusia seperti halnya adat istiadat dan perilaku sosial ataupun dalam fenomena sosial. Peran manusia dalam keberlangsungan lingkungan hidup adalah dengan cara menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Pengertian lingkungan dijelaskan dalam Undang-undang Negara Republik Indonesia No. 23 tahun 2007 yang berbunyi kesatuan dengan semua hal ruang atau kesatuan makhluk hidup termasuk manusia dan semua perilaku oleh-mata pencaharian dan kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lain di sekitarnya. Baca JugaPengertian Lingkungan Pengendapan, Faktor, dan Jenisnya

Konsep Lingkungan

Pada dasarnya lingkungan memiliki katian dengan kenampakan struktur bumi. Suatu lingkungan yang terdapat di permukaan bumi mempunyai beberapa konsep pendukung di dalamnya. Penjelasannya adalah sebagai berikut.

Unsur Penyusun Lingkungan

Lingkungan terbentuk dari beberapa unsur lingkungan. Unsur pembentuk lingkungan tersebut dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari karena kita hidup tidak terlepas dari lingkungan. Berikut adalah beberapa unsur penyusun lingkungan.

Unsur Biotik

Unsur biotik adalah unsur lingkungan yang berasal dari makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan. Unsur biotik mempunyai jajaran rantai makanan berupa produsen yang berasal dari tumbuhan, konsumen 1 yang berasal dari hewan kecil, konsumen 2 yang berasal dari hewan agak besar, dan konsumen 3 yang berupa hewan predator serta manusia. Kemudian konsumen 3 akan terurai dengan tanah pada saat mengalami kematian.

Unsur Abiotik

Unsur abiotik adalah unsur pembentuk lingkungan yang berasal dari benda mati dengan tempat di alam. Unsur abiotik pembentuk lingkungan adalah tanah, sumber air, mineral, sinar matahari, angin, batu-batuan, dan lain sebagainya.

Unsur Sosial Budaya

Unsur pembentuk lingkungan yang terakhir adalah unsur sosial budaya. Hubungan antara sosial budaya dengan pembentukan lingkungan adalah perilaku manusia. Perilaku manusia yang menjaga pelestarian lingkungan akan menentukan keberlangsungannya.

Kerusakan Lingkungan

Adalah beberapa hal yang berhubungan dengan kerusakan lingkungan antara lain adalah sebagai berikut;

Erupsi Gunungapi

Erupsi gunungapi adalah aktivitas vulkanik perut bumi yang terdapat di dalam gunungapi. Aktivitas magma tersebut akan keluar lava yang kemudian disebut dengan gunung meletus. Pengertian gunung meletus dapat menyebabkan kerusakan lingkungan.

Tsunami

Tsunami adalah bencana alam yang diakibatkan oleh jenis gempa bumi. Tsunami berasal dari gempa bumi di dasar laut. Lalu air seolah-olah meluap ke daratan karena dorongan gempa tersebut. Tsunami merupakan bencana alam yang berbahaya. Selengkapnya, baca; Pengertian Tsunami, Jenis, Penyebab, dan Dampaknya

Banjir

Penyebab banjir biasnya di latar belakangi oleh meluapnya air sungai. Air sungai yang meluap mampu merusak lingkungan. Banjir berasal dari tidak lancarnya aliran air sungai yang tercemar oleh sampah. Pencemaran air tersebut membawa dampak mampetnya aliran air sungai lalu terjadilah fenomena banjir. Selengkapnya, baca; Pengertian Banjir, Jenis, Penyebab, dan Dampaknya

Sungai adalah tempat air yang mengalir menuju ke laut. Sungai ada yang kecil dan besar. Pada jaman dahulu kala sungai mempunyai aliran air yang jernih, sehingga banyak digunakan untuk mandi, sebagai air minum, mencuci, dan irigasi.

Sungai terdapat binatang air yang hidup di dalamnya. masyarakat yang tinggal di pinggir sungai memanfaatkan sungai sebagai sumber kehidupan. Cara menjaga kelestarian sungai dengan cara tidak membuang sampah ke sungai, tidak menangkap ikan dengan cara menggunakan bahan peledak, dan tidak menggunakan arus listrik untuk menangkap ikan. Penggunaan arus listrik atau bahan peledak ketika menangkap ikan akan mematikan ikan-ikan kecil dan telur-telurnya.

Gempa Bumi

Pengertian gempa bumi adalah bencana alam dengan bergetarnya permukaan tanah. Gempa bumi dapat dibedakan menjadi beberapa macam jenis gempa. Gempa yang sering tejadi di Indonesia adalah gempa tektonik dan gempa vulkanik.

Gempa tektonik adalah gempa bumi yang diakibatkan dari pergeseran lempeng tektonik yang berada di bawah lapisan kerak bumi. Lempeng tektonik ini bergerak dengan kecepatan 16 mm per tahun. Selain menyebabkan terjadinya gempa bumi, pergerakan lempeng tektonik juga menyebabkan bergesernya letak sebuah daratan yang ada di permukaan bumi. Selengkapnya, baca; Pengertian Teori Lempeng Tektonik, Jenis, Bagian, dan Contohnya

Sebagai contoh pada zaman dahulu kala, daratan di permukaan bumi hanya terdapat 1 benua. Benua tersebut adalah daratan Pangea. Kemudian daratan pangea bergerak terbagi menjadi 2 daratan yaitu daratan Laurasia dan daratan Gondwana. Lalu kedua daratan tersebut bergerak lagi hingga terjadi pembagian 5 benua besar seperti sekarang ini.

Bukti pergerakan lempeng tersebut adalah penemuan fosil yang serupa di daratan Amerika Selatan dan Afrika. Kenampakan daratan Afrika dan Amerika selatan apabila dipersatukan menjadi 1 daratan yang berhubungan.

Gempa Vulkanik adalah gempa bumi yang terjadi dikarenakan aktivitas magma di bawah perut bumi. aktivitas magma tersebut tepatnya berada di dalam gunungapi. Magma yang bergejolak di dalam gunungapi akan bergerak menyebut keluar. Penyemburan magma keluar dari gunungapi mengeluarka lava ini disebut sebagai peristiwa erupsi. Lava yang keluar dari gunungapi dinamakan lahar apabila sudah bercampur dengan air.

Aktivitas vulkanis pada magma yang berada di dalam gunungapi menyebabkan pergerakan di permukaan bumi. Akhirnya pergerakan tersebut disebut sebagai gempa vulkanis. Gempa vulkanis hanya terjadi pada daratan yang dijumpai gunungapi.

Tanah Longsor

Pengertian tanah longsor adalah turunnya permukaan tanah oleh air. Tanah longsor disebut juga sebagai erosi besar. Tanah longsor dapat merusak lingkungan karena lingkungan akan menjadi jelek dan rusak. Tanah longsor disebabkan oleh penggundulan hutan yang tidak disertai dengan penghijauan kembali. Tanah longsor dapat dicegah dengan cara reboisasi atau penanaman kembali hutan yang gundul.

Kemarau Panjang

Indonesia merupakan negara iklim tropis yang memiliki 2 musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Indonesia memiliki iklim tropis karena dilalui oleh garis khatulistiwa. Garis khatulistiwa adalah tempat di permukaan bumi dimana dilewati oleh matahari sepanjang tahun.

Jika musim kemarau terjadi dalam jangka waktu yang panjang maka dapat merusak lingkungan. Musim kemarau terbentuk karena angin muson barat membawa kandungan udara yang panas dan tidak mengandung awan penampung massa air hujan sehingga musim yang berlaku di Indonesia adalah musim kemarau.

Nah, penjelasan diatas adalah artikel yang mengkaji materi tentang pengertian ingkungan yang dikaji dari pengertian, konsep, unsur, dan kerusakanya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk menambah wawasan pembaca. Terima kasih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *