Pengertian Iklim Sedang, Ciri, dan Contoh Flora Beserta Faunanya

Diposting pada

Iklim Sedang Adalah

Iklim sedang pada hakikatnya ialah iklim yang terletak di antara subtropis dan lingkaran kutub. Wilayah dan perwilayahan beriklim sedang dicirikan oleh suhu tahunan rata-rata di daerah ini tidak ekstrim, yaitu tidak terlalu panas atau terlalu dingin yang membekukan. Tidak seperti di daerah tropis, dimana suhu bisa sangat berubah di sini, antara musim panas dan musim dingin.

Daerah lain dengan iklim sedang dapat memiliki unsur cuaca dan iklim yang sangat tidak terduga. Suatu hari mungkin cerah, hari berikutnya mungkin hujan, dan setelah itu mungkin berawan. Hal ini normal di musim panas maupun di musim dingin. Contoh flora atau tumbuhan di wilayah beriklim sedang misalnya Pinus, Cedar dan Cemara, sedangkan contoh fauna atau hewan wilayah iklim sedang misalnya Burung pantai seperti camar paruh cincin.

Iklim Sedang

Dalam hakikat geografi, iklim sedang di planet Bumi terjadi di garis lintang tengah yang senantiasa membentang antara daerah tropis dan kutub Bumi. Zona-zona ini umumnya memiliki rentang suhu yang lebih luas sepanjang tahun dan perubahan musim yang lebih berbeda dibandingkan dengan iklim tropis, di mana variasi tersebut seringkali kecil.

Oleh karena itulah pada iklim sedang tidak hanya posisi lintang yang mempengaruhi perubahan suhu, tetapi arus laut, arah angin yang berlaku, kontinuitas (seberapa besar daratan), dan ketinggian juga membentuk iklim sedang.

Pengertian Iklim Sedang

Iklim sedang adalah serangkaian bentuk iklim tanpa suhu dan curah hujan yang ekstrim (hujan dan salju), dimana perubahan antara musim panas dan musim dingin pada umumnya senantiasa menyegarkan tanpa menjadi terlalu ekstrim.

Bahkan dalam klasifikasi iklim koppen mendefinisikan iklim sebagai “sedang” ketika suhu rata-rata di atas -3° C (26.6 ° F) tetapi di bawah 18 ° C (64.4 ° F) pada bulan terdingin. Namun, klasifikasi iklim lainnya menetapkan minimum pada 0 ° C (32.0° F)

Pengertian Iklim Sedang Menurut Para Ahli

Adapun definisi iklim sedang menurut para ahli, antara lain:

  1. Simmons (2015), Iklim sedang adalah lingkungan dengan curah hujan sedang yang tersebar sepanjang tahun atau sebagian tahun dengan kekeringan sporadis, musim panas yang hangat hingga hangat, dan musim dingin yang sejuk hingga dingin.

Ciri Iklim Sedang

Karakteristik daerah beriklim sedang, diantaranya yaitu sebagai berikut:

  1. Suhu tahunan rata-rata yang relatif sedang, dengan suhu bulanan rata-rata di atas 10 ° C pada bulan-bulan terhangat dan di atas -3° C pada bulan-bulan yang lebih dingin (Trewartha dan Horn, 1980).
  2. Iklim lokal di zona sedang menunjukkan variabilitas yang lebih besar daripada zona tropis. Zona beriklim sedang tersebut terletak kira-kira antara 25° dan 60° lintang utara dan selatan.
  3. Daerah beriklim sedang ini memiliki karakteristik cuaca yang relatif ringan, bahkan di musim dingin.
  4. Sebagian besar daerah dengan iklim sedang menyajikan empat musim (musim panas, musim gugur, musim dingin, dan musim semi), dan suhu dapat sangat berubah antara musim panas dan musim dingin (McColl, 2005).
  5. Kebanyakan orang tinggal di zona beriklim sedang, dan kepadatan populasi manusia di wilayah pesisir sekitar tiga kali lebih tinggi dari rata-rata global (Small dan Nicholls, 2003).

Jenis Iklim Sedang

Ada dua macam iklim sedang. Yaitu;

  1. Iklim maritim

Iklim maritim sangat dipengaruhi oleh lautan, yang menjaga suhu tetap stabil sepanjang musim. Karena angin bertiup ke barat di zona beriklim sedang, tepi barat benua di daerah ini paling sering mengalami iklim laut. Wilayah tersebut termasuk karakteristik benua eropa Barat, khususnya Inggris, dan Amerika Utara bagian barat pada garis lintang antara 40 dan 60° utara.

Iklim maritim di sisi lain, menembus lebih jauh ke Eropa di mana pegunungan utama, yaitu Pegunungan Alpen yang berorientasi timur-barat.

  1. Iklim kontinental

Iklim kontinental meningkat di pedalaman, dengan musim panas yang lebih hangat dan musim dingin yang lebih dingin karena efek tanah terhadap penerimaan dan kehilangan panas meningkat. Hal ini terutama berlaku di Amerika Utara, di mana Pegunungan Rocky yang sejajar dengan orientasi utara-selatan bertindak sebagai penghalang iklim bagi udara laut ringan yang bertiup dari barat.

Contoh Flora Iklim Sedang

Hutan Beriklim sedang dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Hutan gugur beriklim sedang

Antara lain;

Distribusi hutan gugur beriklim sedang yaitu dapat ditemukan di daerah antara 250 dan 400 LU dan S ekuator, yang tersebar di wilayah Eropa, Cina, Jepang, Korea, dan Amerika Serikat bagian Timur, Selandia Baru, dan Australia bagian tenggara.

Struktur hutan terdiri atas tiga struktur berlapis, yaitu:

  1. Lapisan pohon (tree layer) – tinggi 30 m, pohon berdaun lebar menyediakan kanopi yang terus menerus dan lebat di musim panas dan merontokkan daunnya di musim dingin.
  2. Lapisan semak (shrub layer) – pohon dan semak yang lebih pendek dengan ketinggian berbeda dan tumbuh dengan cepat di musim panas dan musim semi yang hangat.
  3. Lapisan permukaan tanah (ground layer) – pakis, lumut, dan tanaman lain yang tumbuh dengan cepat di musim semi tetapi menghilang di musim dingin.

Jenis pohonnya berupa pohon kayu keras yang gugur merontokkan daunnya di musim dingin. Contoh vegetasinya seperti Maple, Elm, Walnut dan Oak.

Karakteristik vegetasinya antara lain:

  1. Daun lebar- memungkinkan untuk mencegat sinar matahari dalam jumlah maksimum untuk fotosintesis.
  2. Kulit kayu tebal- melindungi dari musim dingin
  3. Akar yang dalam- untuk menambatkan dan menopang pohon; untuk menyadap air bawah tanah selama bulan-bulan musim dingin ketika lapisan atas tanah membeku.
  1. Hutan jenis konifera sedang

Yaitu;

  1. Distribusi hutan konifer beriklim sedang yaitu dapat ditemukan di belahan bumi utara antara 450 dan 600 LU, yang tersebar di bagian Utara Eropa, Asia dan Amerika Utara.
  2. Ditinjau dari struktur hutannya tidak ada lapisan yang berbeda. Pohon berbatang lurus berbentuk kerucut memiliki tinggi yang seragam, umumnya tingginya sekitar 20 m dan tumbuh berdekatan, menutup sebagian besar sinar matahari ke lantai hutan.
  3. Jenis pohonnya berupa pohon kayu lunak yang selalu hijau yang tidak merontokkan daunnya pada saat yang bersamaan. Contohnya seperti Pinus, Cedar dan Cemara. Bentuk kerucut tumbuhan memungkinkan salju meluncur ke bawah cabang, mencegah salju menumpuk dan mematahkan cabang.

Karakteristik vegetasinya antara lain:

  1. Tidak berbuah, benih terlindungi.
  2. Daunnya kecil, sempit dan seringkali seperti jarum untuk mengurangi transpirasi
  3. Batangnya memiliki kulit kayu yang tebal untuk melindungi diri dari musim dingin dan angin.
  4. Akar yang dangkal memungkinkan untuk menyerap hara dan air di atas tanah.

Contoh Fauna Iklim Sedang

Daerah beriklim sedang adalah rumah bagi berbagai macam spesies hewan. Spesies yang ditemukan di iklim ini bervariasi tergantung pada sejumlah karakteristik lingkungan, termasuk suhu rata-rata dan curah hujan; ekosistem beriklim berbeda adalah rumah bagi spesies yang berbeda, diantaranya yaitu:

  1. Ekosistem Pesisir

Hewan yang bisa tumbuh baik dengan sumber daya air menghuni ekosistem pesisir beriklim sedang. Burung pantai seperti camar paruh cincin memakan ikan dan bersarang di koloni besar di pantai. Mamalia kecil seperti kelinci rawa dan nutria dapat ditemukan di semak belukar dekat pantai.

Berbagai ular dan serangga juga dapat ditemukan di pantai beriklim sedang. Spesies di ekosistem pesisir bisa berbeda-beda tergantung apakah wilayah tersebut berbatasan dengan air tawar atau air asin.

  1. Ekosistem Hutan

Berbagai macam hewan hidup di hutan beriklim sedang. Burung hantu, kelelawar dan rakun adalah beberapa hewan nokturnal yang mendominasi hutan pada malam hari. Pada siang hari, rusa merumput di tumbuhan permukaan (understory: lapisan vegetasi di bawah kanopi utama hutan).

Sementara burung pelatuk memakan serangga yang ditemukan di pepohonan. Rayap, semut, dan kupu-kupu hanyalah sebagian kecil dari spesies serangga yang hidup di hutan. Beruang hitam merupakan predator besar satu-satunya yang hidup di ekosistem ini.

  1. Ekosistem Prairi

Rerumputan dan semak yang menarik sejumlah spesies burung dan mamalia kecil mendominasi ekosistem padang rumput dalam iklim sedang. Berbagai burung pipit, meadowlarks (burung penyanyi yang tinggal di darat dari keluarga burung hitam Amerika), dan burung penyanyi lainnya hidup di wilayah ini.

Tupai tanah, coyote, musang, bison, dan rusa hanyalah beberapa contoh mamalia yang menjadikan ekosistem ini sebagai rumah. Kura-kura, ular juga ada di sini, bersama dengan sejumlah belalang, jangkrik, dan spesies serangga lainnya.

  1. Ekosistem Pegunungan

Daerah pegunungan di daerah beriklim sedang memiliki banyak sekali satwa liar. Jenis wilayah ini mendukung mamalia besar dan kecil seperti beruang grizzly dan beruang coklat, rubah dan pika kecil. Ungulata, seperti kambing gunung, juga menyebut ekosistem ini sebagai rumah.

Burung penyanyi seperti burung biru gunung dan burung pemangsa seperti elang botak dan elang ekor merah juga hidup di wilayah ini. Serangga juga umum di habitat ini; spesies termasuk nyamuk, lalat hitam dan berbagai macam kupu-kupu.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa secara global hampir semua kawasan pantai beriklim sedang mengalami imigrasi bersih selama satu abad terakhir dan peningkatan populasi terkait dengan pertumbuhan ekonomi yang cepat (telah menyebabkan konversi ekstensif lahan basah pesisir alami untuk pertanian, akuakultur, dan silvikultur, serta keperluan industri dan perumahan.

Itulah saja artikel yang bisa dikemukakan pada semua kalangan berkenaan dengan pengertian iklim sedang, ciri, jenis, dan contoh flora beserta faunanya.

Gambar Gravatar
Diah Ainurrohmah Adalah Alumni Jurusan Geografi dan Saat Ini Sedang Proses Penyelesaian Program Pascasarjana Geografi di Kampus Negeri Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *