Pengertian Bioma Hutan Gugur, Ciri, dan Contohnya

Diposting pada

Bioma Hutan Gugur Adalah

Bioma adalah daerah yang secara iklim dan letak geografisnya memiliki vegetasi dan ekosistem yang berbeda antara satu bioma dengan bioma yang lain. Bioma sendiri pada dasarnya dapat dibedakan menjadi 7 jenis, yaitu tundra, taiga, gurun, padang rumput, sabana, tropis, dan hutan gugur.

Salah satu ciri yang melakat dari bioma hutan gugur ini setidaknya terdapat pada suhu 30 derajat celcius sampai dengan 40 derajat celcius dan berlaku di daerah lintang selatan maupun lintang utara.

Bioma Hutan Gugur

Nama bioma hutan gugur merupakan adaptasi dari deciduous forest yang hakekatnya tidakmuncul di Indonesia dikarenakan Indonesia tidak memiliki musim gugur.

Namun pada pembelajaran geografi tetap membahas tentang hutan gugur yang merupakan salah satu bioma yang ada di dunia. Hutan gugur erat kaitannya dengan sekumpulan tanaman yang menggugurkan daunnya ketika musim gugur tiba.

Pengertian Hutan Gugur

Hutan gugur adalah hutan yang terletak di zona beriklim sedang, di mana lebih dingin dari zona hutan hujan tropis, tetapi lebih sejuk dari zona hutan konifer. Kawasan hutan ini memiliki tanah yang subur dengan curah hujan yang baik (30-60 inci setahun).

Pengertian Hutan Gugur Menurut Para Ahli

Adapun definisi bioma hutan gugur menurut para ahli. Antara lain sebagai berikut;

  1. Encyclopedia Britannica

Hutan gugur adalah sebagai vegetasi terutama terdiri dari pohon berdaun lebar yang merontokkan semua daunnya selama satu musim. Hutan gugur ditemukan di tiga wilayah lintang tengah dengan iklim sedang yang ditandai dengan musim dingin dan curah hujan sepanjang tahun: Amerika Utara bagian timur, Eurasia barat, dan Asia timur laut.

Hutan gugur juga mengalami perluasan ke wilayah yang lebih kering seperti di sepanjang tepi sungai dan di sekitar badan air.

Ciri Bioma Hutan Gugur

Karakteristik yang ada dalam bioma hutan gugur antara lain sebagai berikut;

  1. Curah hujan yang tinggi

Pengertuan curah hujan menentukan jenis tanaman dan hewan yang menempati suatu ekosistem. Curah hujan pula yang menjadikan ekosistem tersebut bisa ditinggali atau tidak. Curah hujan yang tinggi berdampak pada tingginya tingkat penyerapan air pada tumbuhan. Di bioma hutan gugur mempunyai curah hujan yang tinggi yaitu sekitar 250 mm sampai dengan 1000 mm pertahun.

  1. Pepohonan bioma hutan gugur

Bioma hutan gugur memiliki ciri-ciri pepohonan yang bentuk daunnya lebar, tetapi jarang-jarang. Hal ini membawa dampak sinar matahari dapat masuk ke dalam permukaan tanah. Hewan yang terdapat di bioma hutan gugur juga merupakan jenis hewan yang hibernasi di musim dingin.

Atas dasar itulah bioma hutan gugur memiliki pohon yang tumbuh dengan baik pada saat musim panas. hal ini dikarenakan efek pancaran radiasi sinar matahari serta presipitasi yang cukup tinggi menyebabkan kelembaban tanah yang cukup tinggi disekitaran bioma hutan gugur.

Pada saat musim dingin tiba, radiasi sinar pada pengertian matahari mulai berkurang dan bahkan hilang. Hal ini menyebabkan temperatur udara turun. Efek yang ditimbulkan dari berkurangnya radiasi sinar matahari dan menurunnya temperatur udara adalah tumbuhan sulit mendapatkan air dan akhirnya menggugurkan daun-daunnya untuk bertahan hidup.

Tumbuhan yang dapat bertahan hidup pada bioma hutan gugur umumnya adalah tumbuhan yang berdaun lebar. Umumnya jumlah tumbuhan ini tidak banyak. Karena jenis tumbuhan yang mempunyai ukuran besar dan berdaun lebar membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk terus tumbuh dan berkembang.

  1. Iklim bioma hutan gugur

Pada bioma hutan gugur terjadi di suatu daerah yang mengandung unsur beriklim sub tropis pada bagian lintang utara dan lintang selatan bumi. Bioma hutan gugur terkadang terjadi di daerah tropis yang mendekati daerah iklim sub tropis

Perbedaan Hutan Gugur dan Bioma Lainnya

Perbedaan bioma hutan gugur dengan bioma yang lainnya adalah sebagai berikut;

  1. Keberadaan

Kaitan dengan keberadaan bioma hutan gugur dengan daerah khatulistiwa. Umumnya keberadaan hutan gugur adalah menjauhi garis khatulistiwa entah itu berada pada belahan bumi bagian selatan maupun pada bagian bumi sebelah utara.

Hal ini dikarenakan sudut radiasi matahari yang menyinari bumi bervariasi dengan penerimaan daerah di bumi. Variasi suhu global menyerang bagian bumi yang terdapat di bagian bumi bagian utara dan bagian selatan.

  1. Kelemban Tanah

Kelembaban tanah yang berada pada bioma hutan gugur memiliki nutrisi yang kaya akan mineral tanah yang cukup baik. Organisme jenis vegetasi pada bioma hutan gugur bergantung pada kandungan mineral unsur hara yang terdapat di dalam tanah.

Akibatnya vegetasi yang mendominasi bioma hutan gugur adalah vegetasi yang mampu bertahan hidup di daerah yang memiliki 4 musim setiap tahunnya. Keanekaragaman bioma hutan gugur lebih baik daripada bioma yang lainnya.

  1. Tidak Ada di Indonesia

Bioma hutan gugur dapat ditemukan di negara Amerika Serikat, Inggris, dan Australia. Bioma hutan gugur memiliki karakteristik pohon yang tinggi dan berdaun lebat, serta daun yang lebar berbentuk tudung namun masih dapat ditembus matahari dikarenakan daunnya yang tipis.

  1. Suhu yang Rendah

Pada saat musim gugur menjelang musim dingin, sinar matahari yang menyinari bioma hutan gugur dapat berkurang. Hal ini dikarenakan suhu yang rendah dan air yang cukup dingin. Fenomena tersebut berakibat pada daun pada bioma hutan gugur berubah warna menjadi merah kecoklatan. Tumbuhan yang berada di bioma hutan gugur adalah pohon oak dan pohon basswood.

Kemudian tanaman tersebut menggugurkan daunnya karena penyerapan air pada pohon menjadi berkurang. Daun-daun dan buah yang gugur dapat menjadi senyawa organik dan diserap tanah. Peristiwa kimiawi tersebut menjadi sumber makanan baru tumbuhan yang lainnya.

Pada saat musim dingin tiba, bioma hutan gugur tidak memiliki daun dan buah pada pohonnya. Fauna yang terdapat pada bioma hutan gugur melakukan hibernasi atau tidur dalam jangka waktu yang lama pada saat musim dingin. Fauna yang terdapat di bioma hutan gugur adalah panda, serangga, burung, kancil, tupai, anjing, musang, dan rusa.

Pada saat musim semi menjelang musim panas, suhu permukaan menjadi naik, salju yang berada di permukaan akan mencair, pohon yang berada pada bioma hutan gugur mengeluarkan daunnya kembali, tumbuhan yang lain dan semak belukar mulai muncul di permukaan tanah, hewan-hewan yang melakukan hibernasi mulai bangun kembali.

Bioma hutan gugur

Gambar 1. Bioma hutan gugur

Macam Fauna pada bioma hutan gugur

Gambar 2. Fauna pada bioma hutan gugur

Gambar Flora pada bioma hutan gugur

Gambar 3. Flora pada bioma hutan gugur

Contoh Bioma Hutan Gugur

Secara gambaran umum, implementasi adalah sebuah penerapan atau pelaksanaan yang terencana untuk sebuah alat bantu materi. Implementasi sering dikaitkan dengan dunia pendidikan. Implementasi pemanfaatan bioma hutan gugur di dunia pendidikan adalah sebagai materi pelajaran geografi SMA kelas XI pada kompetensi dasar menjelaskan pengertian fenomena biosfer.

Pada kompetensi dasar meteri mata pelajaran geografi SMA kelas XI pada kompetensi dasar menjelaskan pengertian fenomena biosfer peserta didik dituntut mempelajari materi pembelajaran pengertian fenomena biosfer dan faktor-faktor yang mempengaruhi persebaran keberadaan flora dan fauna di dunia.

Kurikulum 2013 yang berlaku saat ini memudahkan peserta didik mempelajari berbagai macam fenomena biosfer karena guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mencari tahu secara mandiri melalui website serta bahan pembelajaran yang lain.

Hal ini didukung pada saat melakukan pembelajaran memahami fenomena biosfer, kegiatan pembelajarannya adalah peserta didik secara individu menganalisis kembali pengertian fenomena biosfer secara umum dari berbagai macam faktor. Jika secara berkelompok kegiatan pembelajarannya adalah peserta didik berdiskusi membentuk kelompok dengan membahas fenomena biosfer seperti pengaruh terhadap persebaran flora dan fauna.

Indikator yang terkait menjelaskan fenomena biosfer adalah peserta didik diharuskan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberadaan flora dan fauna. Baik itu identifikasi yang berada di Indonesia maupun di dunia.

Penilaian pada kompetensi dasar menjelaskan fenomena biosfer adalah peserta didik diberi tugas individu yang berkaitan dengan belajar mandiri. Selain memberikan tugas individu, peserta didik juga diberikan tugas kelompok yang mana kelompok tersebut boleh dibentuk secara mandiri ataupun dibentuk oleh guru mata pelajaran. Tes tertulis adalah bagian dari penilaian final untuk peserta didik apakah dirinya mampu atau tidak dalam menganalisis fenomena biosfer.

Bentuk sumber pembelajaran pada kompetensi dasar menjelaskan fenomena biosfer adalah peserta didik bebas untuk mencari sumber pembelajaran yang berasal dari buku geografi SMA kelas XI yang relevan dengan pembelajaran materi serta dapat mencari di website yang mendukung pembelajaran.

Demikianlah serangkaian penjelasan serta pengulasan secara lengkap mengenai pengertian bioma hutan gugur menurut para ahli, ciri, dan contohnya yang mudah ditemukan. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta pengetahuan mendalam bagi segenap pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *