Klasifikasi Iklim Junghun dan Tipe-Tipenya

Diposting pada

Klasifikasi Iklim Junghun

Iklim adalah cuaca rata-rata di suatu tempat selama bertahun-tahun, biasnaya 30 tahun. Sementara cuaca dapat berubah hanya dalam beberapa jam. Bahkan iklim dapat membutuhkan ratusan, ribuan, bahkan jutaan tahun untuk berubah. Deskripsi iklim mencakup informasi tentang, mis. suhu rata-rata di berbagai musim, curah hujan, dan sinar matahari.

Terdapat beragam klasifikasi iklim, salah satunya yaitu klasifikasi iklim Junghunh, yang membagi iklim ke dalam empat zona, yaitu zona iklim panas, zona iklim sedang, zona iklim sejuk, dan zona iklim dingin. Masing-masing zona sesuai untuk ditanami jenis tanaman tertentu, misalnya zona iklim panas yang berada pada ketinggan  0 sampai dengan 500 meter dari permukaan bumi sehingga permukaan sesuai untuk ditanami padi, jagung, tebu, kelapa, dan lain-lain.

Iklim Junghun

Iklim Junghun adalah bentuk pengklasifikasian iklim yang berdasarkan pada ketinggian suatu wilayah di atas permukaan laut (vertikal), yang ditandai dengan jenis vegetasi yang dapat tumbuh pada masing-masing wilayah tersebut.

Klasifikasi Iklim Junghun

Klasifikasi iklim yang dikemukakan oleh Junghun bisa dibedakan menjadi empat zona, yaitu:

  1. Zona Iklim Panas

Zona ini terletak pada ketinggian tempat antara 0 sampai dengan 600 m dari permukaan laut, dengan suhu udara berkisar 26,3° sampai dengan 22°C. Jenis-jenis tanaman yang sesuai untuk ditanam di zona beriklim panas, antara lain:

  1. Padi

Padi adalah tanaman pangan terpenting di negara berkembang dan makanan pokok lebih dari setengah populasi dunia. Padi kaya nutrisi dan vitamin dan mineral, itu sumber karbohidrat kompleks yang sangat baik. Sembilan dari setiap sepuluh orang di dunia yang makan nasi adalah orang Asia.

Di Afrika, beras adalah makanan pokok yang tumbuh paling cepat, dan juga semakin populer di Amerika Latin dan Karibia.

Syarat tumbuh tanaman padi yaitu: Ketinggian 0-1500 m dari permukaan laut; Curah hujan rata-rata 200 mm/bulan atau curah hujan yang dikehendaki 1500-2000 mm/tahun; Suhu 150-300; Kelembabapan berkisar 40-60 %; Ketersediaan air cukup tinggi; Ketersediaan sinar matahari memadai. 

  1. Jagung

Jagung adalah anggota keluarga rumput Poaceae. Ini adalah biji-bijian sereal yang pertama kali ditanam oleh orang-orang di Amerika Tengah kuno.

Sekarang merupakan tanaman sereal terpenting ketiga di dunia. Syarat tumbuh tanaman jagung yaitu: Ketinggian tempat 1000 sampai 1800 m dari permukaan laut; Kemiringan kurang dari 8%; Curah hujan sekitar 250 – 5000 mm; Suhu 21°C sampai 30°C dengan suhu optimum antara 23°C sampai 27°C.

  1. Tebu

Tebu merupakan tanaman perkebunan semusim yang hanya bisa dipanen satu kali dalam satu kali siklus hidupnya. Tanaman tebu ditanam secara besar-besaran secara monokultur di Indonesia. Tebu berguna sebagai bahan baku gula dan vetsin

Syarat tumbuh tanaman tebu yaitu: Ketinggian sekitar 100—1.000 m dari permukaan laut; Suhu 6 – 30°C pada siang hari, sedangkan pada malam hari harus di bawah 18°C; Curah hujan 1.700—2.500 mm per tahun; Berlereng panjang, rata dan melandai sampai 2% apabila tanahnya ringan dan sampai 5% apabila tanahnya lebih berat.

  1. Kelapa

Pohon kelapa adalah anggota dari keluarga pohon palem (Arecaceae) dan satu-satunya spesies yang hidup dari genus Cocos. Istilah “kelapa” dapat merujuk pada seluruh pohon kelapa, biji, atau buah, yang secara botani adalah buah berbiji, bukan kacang. Kelapa dapat tumbuh baik di daerah tropis pesisir, dan merupakan ikon budaya daerah tropis.

Syarat tumbuh tanaman kelapa yaitu: Ketinggian 0 (pesisir pantai) sampai dengan 700 meter dari permukaan laut; Suhu 27 °C, dengan flutuasi tidak lebih dari 6-7°C; Distribusi curah hujan, kemampuan tanah untuk menahan air hujan serta kedalaman air tanah, lebih penting daripada jumlah curah hujan sepanjang tahun.

  1. Zona Iklim Sedang

Zona ini terletak pada ketinggian tempat antara 600 – 1500 m dari permukaan laut, dengan suhu 22° -17,1°C. Iklim di zona ini lebih dingin daripada zona iklim  panas. Jenis-jenis tanaman yang sesuai untuk ditanam di zona beriklim sedang, antara lain:

  1. Kopi

Kopi adalah spesies tanaman berbentuk pohon yang tergolong dalam famili Rubiaceae dan genus Coffea, yang termasuk salah satu tanaman yang berumur panjang. Secara alami tanaman kopi mempunyai akar tunggang sehingga tidak mudah rebah.

Syarat tumbuh tanaman kopi yaitu: Kopi Arabika pada ketinggian 1000 m dpl, dengan suhu erkisar 15 – 25oC; Kopi Robusta dapat tumbuh pada ketinggian 300-900 m dpl, dengan suhu 21 – 24oC, sedangkan Kopi Liberika banyak ditanam di tanah gambut atau dekat dengan permukaan laut, dengan suhu 21 – 30oC.

  1. Selada

Selada adalah tanaman sayuran yang termasuk famili compositae dari genus Lactuca. Selada merupakan tanaman semusim polimorf (mempunyai banyak bentuk), khususnya dalam hal bentuk daunnya.

Syarat tumbuh tanaman selada yaitu: Ketinggian 500 sampai 2.000 m dari permukaan laut; Suhu 15 sampai 20° C;  pH tanah 6,0 sampai 6,8; Tanaman ini akan tumbuh dengan baik pada cuaca yang lembab dan sejuk.

  1. Tembakau

Tembakau merupakan tanaman musiman yang tergolong dalam tanaman perkebunan. Tanaman  tembakau terutama pada daunnya yaitu untuk pembuatan rokok. Syarat tumbuh tanaman tembakau yaitu: Ketinggian 200 – 3.000 meter dari permukaan laut; Curah hujan rata-rata 1500-2000 mm/tahun; Suhu 21o – 32oC; pH antara 5-6 (tidak terlalu asam atau basa).

  1. Zona Iklim Sejuk

Zona ini terletak pada ketinggian tempat antara 1500 – 2500 m dari permukaan laut, dengan suhu 17,1° – 11,1°C. Jenis-jenis tanaman yang sesuai untuk ditanam di zona beriklim sejuk, antara lain:

  1. Kina

Kina adalah pohon dengan genus Chinchona sp. yang berasal dari Pegunungan Andes. Kulit pohon kina dimanfaatkan sebagai sumber untuk beragam jenis alkaloid, yang paling dikenal ialah kuinina (suatu senyawa antipiretik (penawar demam) yang dimanfaatkan dalam pengobatan malaria).

Syarat tumbuh tanaman kina yaitu: Ketinggian optimum adalah 1.400-1.700 m dari permukaan laut; Curah hujan 2.000- 3.000mm/tahun dan merata sepanjang tahun; Suhu antara 13,5°- 21° C; Tanaman kina menghendaki daerah yang beriklim lembab dengan kelembaban relatif harian minimum dalam satu tahun yaitu 68 % dan 97 %.

  1. Teh

Tanaman teh merupakan salah satu tanaman dari famili Camellia. Tanaman yang satu ini berasal dari Cina, Tibet, dan India bagian utara. Tanaman yang satu ini telah dikenal sejak dulu kala sebagai minuman.

Syarat tumbuh tanaman teh yaitu: Ketinggian tempat tergantung dari klon, teh dapat tumbuh di dataran rendah pada 100 m dpl sampai ketinggian lebih dari 1000 m dari permukaan laut; Curah hujan tidak kurang dari 2.000 mm/tahun; Suhu udara harian tanaman teh adalah 13-25o C; Kelembaban kurang dari 70%.

  1. Zona Iklim Dingin

Zona ini terletak pada ketinggian tempat lebih dari 2500 m dari permukaan laut, dengan suhu 11,1° C– 6,2°C. Di zona ini tidak terdapat tanaman budidaya, tapi yang bisa tumbuh dengan baik di zona ini adalah sejenis lumut.

  1. Lumut

Lumut ialah divisi tumbuhan darat, yang pada umumnya berwarna hijau dan berukuran kecil (dapat tidak tampak dengan bantuan lensa). Ukuran lumut yang terbesar yaitu  kurang dari 50 cm.

Syarat tumbuh lumut yaitu;

  1. Ketinggian lebih dari 2500 m dari permukaan laut; Suhu 15 – 25°C tetapi toleran pada suhu 40 – 50°C serta kelembaban udara di atas 50%
  2. Pada hutan yang teduh dengan intensitas cahaya rendah dan kelembaban yang relatif tinggi dengan suhu berkisar 20°C, banyak ditemukan lumut sebab kondisi yang demikian sangat mendukung untuk perkecambahan spora lumut untuk bisa tumbuh dan berkembang.

Itulah tadi artikel lengkap yang bisa kami uraian pada segenap pembaca, tentang klasifikasi iklim junghun, tipe, dan contohnya. Semoga melalui postingan kali ini bisa memberikan penjelasan sekaligus referensi bagi kalian yang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Diah Ainurrohmah Adalah Alumni Jurusan Geografi dan Saat Ini Sedang Proses Penyelesaian Program Pascasarjana Geografi di Kampus Negeri Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *