Komponen Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Fungsinya

Diposting pada

Gambar Komponen SIG

Sistem Informasi Geografis (SIG) menjadi sangatlah penting dilakukan oleh berbagai lembaga penelitian, hal ini lantaran SIG bertujuan mendapatkan kesesuian antara pemetaan dan perencanaan dengan mengkolaborasikannya pada teknologi komputer. Oleh karena itulah artikel ini mengulas secara lengkap mengenai komponen sistem informasi geografis.

Sistem Informasi Geografis (SIG)

Pengertian SIG secara singkat adalah mekanisasi dari sistem berbasis komputer yang biasanya dipergunakan untuk memasukkan, menyimpan, mengelola, menganalisis, dan mengaktifkan kembali data yang mempunyai referensi keruangan untuk berbagai tujuan dengan pemetaan dan perencanaan. Hal ini sejalah dengan pendapat Burrough (1986).

Pengertian komponen sistem informasi geografis lainnya, dijelaskan oleh John E. Harmon yang mengartikan bahwa sistem ini sejatinya kumpulan beragam komponen-komponen dalam metode penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan data-data yang akurat dan akuntabel.

Dari penjelasan tentang Sistem Informasi Geografis (SIG) diatas, secara umum dapatlah diketakan bahwa element dasar dari mekanisasi ini berjalan dengan penggunkaan komponen serta fungsinya masing-masing guna mendapatkan hasil yang maksimal.

Komponen Sistem Informasi Geografis

Informasi geospasial yang dihasilkan dalam SIG melalui analisis yang berasal dari integrasi antarkomponen dengan pengaruh signifikan satu dengan lainnya. Komponen-komponen Sistem Informasi tersebut, sebagai berikut.

Perangkat Lunak

Perangkat lunak menjadi bagian daripada sistem operasi dalam pemrograman komputer yang dipergunakan dalam proses memasukkan, penyimpanan, dan mendistribusikan serangkaian data dalam sebuah penelitian. Contoh yang termasuk dalam perangkat lunak misalnya saja software.

Perangkat Keras

Perangkat keras SIG memiliki peranan dalam mendirtribuksikan serangkaian data-data penelitian yang akuntabel. Antara lain perangkat keras terdiri sebagai berikut;

  1. Alat masukan (input) berfungsi memasukkan datà ke jaringan komputer. Alat masukannya berupa scanner, digitizer, dan CD/DVD-ROM
  2. Alat pemrosesan dalam perangkat keras biasanya dimaksimalkan untuk memberikan proses pengelolaan, penganalisisan serta proses save yang ada dalam CPU.
  3. Alat keluaran merupakan bagian komponen dari informasi geografis dalam melakukan kesesuaian data-data penelitian dengan alat teknologi berupa printer dan plotter.

Sumber Daya Manusia

SDM dalam komponen SIG ini kerap kali diberikan samatan sebagai “brain ware”, yang artinya ialah proes penguasaan ilmu teknologi yang dimiliki manusia dalam mengelola tahapan-tahapan SIG secara struktural sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Komponen SIG dan Fungsinya

Adapun dalam beragam pendapat ahli, yang lainnya (Steve J. Anderson). Komponen dalam SIG beserta fungsinya antara lain adalah sebagai berikut;

Manusia

Manusia menjadi salah satu element yang berfungsi memberikan peranan operasi dalam komponen SIG, manusia disini dalam arti orang yang mengoperasikan atau menggunakan peranti SIG dalam pekerjaannya sehingga tergolong sebagai SDM (Sumber Daya Manusia).

Aplikasi

Aplikasi menjadi salah satu komponen SIG uang identiknya berpa regulasi atas serangkaian penjumlahan, pengurangan, serta klasifikasi alat teknologi dengan penghitungan yang real terjadi dalam kehidupan manusia sebagai SDM.

Data

Data menjadi salah satu komponen SIG yang memiliki peranan untuk memperoleh hasil penelitian-penelitian, sehingga bisa memaksimalkan dari manfaat penginderaan jauh serta mampu berkontribusi dalam meyakinkan hasil penelitiannya. Contoh bagian daripada data dalam komponen SIG ini misalnya saja tentang Citra foto dan non foto.

Software

Bagian yang menjadi komponen isi dalam Sistem Informasi ini ialah perangkat lunak yang disebut dengan softwere. Perangkat ini memiliki fungsi untuk melakukan pengolahan, penyimpanan, pemrosesan, serta menginterpretasi citra.

Hardware

Perangkat keras menjadi salah satu bagian daripada komponen SIG yang memiliki fungsi untuk memberikan jaminan serta mendorong beberapa peralatan dalam computer agar bekerja secara maksimal. Contohnya saja yang bagian hardwere dalam SIG ini misalnya CPU, Plotter, dan lain sebagainya.

Metode

Metode menjadi salah satu bagian terpenting dalam komponen SIG, metode ini mengindikaskan sebagai  tahapan yang senantiasanya dipergunakan untuk pengoperasian SIG, serta memberikan regulasi pengetantasan daripada sistem yang diporasikannya.

Dari serangkaian penjelasan tentang Komponen Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Fungsinya diatas, dapatlah dikatakan bahwa penggunaan penghitungan tidak akan terlepas daripada mekanisasti teknologi yang tercipta, guna mendapatkan hasil yang diinginkan melalui tahapan-tahapan yang dijalankan.

Demikianlah penjelasan tentang komponen sistem informasi geografis, fungsi, serta contohnya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan dan menimgkatkan pengetahuan bagi segenap pmebaca yang mendalami materi tentang “SIG”. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *