Pengertian Nitrogen, Unsur, Sifat, dan Fungsinya

Diposting pada

Pengertian Nitrogen

Pernahkah kalian melihat balon yang terbang di udara? Pernahkah kalian melihat pompa pengisi angin pada ban tubeless? Peristiwa terbangnya balon yang terbang di udara dan isi udara yang ada di dalam ban tubeless merupakan kandungan nitrogen.

Secara alamiah nitrogen merupakan kandungan udara terbesar yang ada di permukaan bumi. kandungan udara yang terdapat di dalam bumi adalah sebesar 75% nitrogen, sebesar 24% oksigen, serta 1% sisanya adalah karbon dioksida, karbon monoksida dan kandungan yang lainnya.

Nitrogen

Nitrogen pada hakekatnya berasal dari bahasa inggris “nitro” yang berarti dorongan dan “gen” yang berarti secara harfiah adalah unsur hara. Jadi nitrogen mengandung arti unsur hara senyawa kimia yang mempunyai suatu dorongan.

Awal mula nitrogen sendiri dalam sejarahnya dimulai pada tahun 1790, seorang ahli kimia berkebangsaan Perancis bernama Jean Antoine Chaptal melanjutkan penelitian dari Daniel Rutherford mengenai nitrogen. Chaptal meneliti kandungan pada nitrogen pada 1 buah semangka yang pada akhirnya ditemuka potassium nitrat di dalamnya karena dampak dari terdapatnya nitrogen pada setiap jenis buah berair.

Pengertian Nitrogen

Pengertian nitrogen adalah kumpulan kelompok unsur yang tidak mengandung logan. Nitrogen sendiri membawa kandungan atom yang elektronnya berjumlah 7 buah dan kandungan proton yang berjumlah 7 buah juga, hal ini sebagimana pada senyawa mikroskopis nitrogen kandungan elektronnya 5 ion berada di kulit luar sedangkan 2 ion elektron dan 7 lapis proton menempati dalam kulit nitrogen.

Nitrogen memiliki peran di lapisan atmosfer bumi dikarenakan nitrogen mendukung kehidupan tumbuhan dan kehidupa hewan yang ada di bumi.

Pada tabel unsur periodik, nitrogen memiliki simbol N besar. Nomor atom pada tabel unsur periodik nitrogen melambangkan angka 7. Nitrogen memiliki berat atom 14,0007 mikrogram yang jika dibandingkan dengan 1 butir debu itu hanya sekitar 0,0000001 % nya saja.

Unsur Nitrogen

Nitrogen memiliki klasifikasi jenis unsur senyawa gas dan tidak mengandung logam sedikitpun. Artinya, nitrogen memiliki suhu yang bergantung dimana fase nitrogen tersebut tumbuh dan berkembang. Pada saat nitrogen memenuhi ruang ban maka tekanan suhu temperatur yang terdapat dalam nitrogen tersebut panas, sebaliknya jika nitrogen menempati ruang balon maka suhu yang dihasilkan cenderung dingin.

Klasifikasi mengenai nitrogen ini pada zaman dahulu kala ditemukan oleh seorang ahli kimia berkebangsaan Skotlandia bernama Daniel Rutherford pada tahun 1772. Daniel mengemukakan pendapatnya tentang nitrogen yang mana jika nitrogen berada pada kondisi netral maka nitrogen tidak memiliki warna apapun dan cenderung bening.

Sifat Nitrogen

Sifat nitrogen jika dilihat dari tingkat kebeningan nitrogen tersebut didukung dengan rasa yang hambar atau tidak berasa sama sekali, dan juga tidak berbau layaknya oksigen. Nitrogen awalnya berkembang menjadi sebuah senyawa molekul diatomik. Molekul diatomik memiliki arti bahwa 2 atom nitrogen sama dengan 1 atom molekul oksigen. Nitrogen memiliki ciri khas yaitu tidak memiliki reaksi dengan senyawa yang lain.

Perwistiwa ini contohnya saja jika suatu nitrogen dimasukkan ke dalam ruang dengan suhu–210 derajat celcius maka nitrogen dapat mencair menjadi suatu gumpalan–gumpalan air. Senyawa yang mempunyai kesamaan dengan nitrogen yaitu senyawa ammonia, nitrous oksida, dan nitrat. Pada senywa amina dan amida juga ditemukan kandungan – kandungan pokok nitrogen di dalamnya.

Keberadaan Nitrogen

Orang awam yang belum pernah mempelajari materi tentang nitrogen maka jika ditanya apa gas yang dihirup ketika bernafas pasti akan menjawab oksigen. Jawaban tersebut 100 % benar. Namun orang yang sudah mempelajari tentang nitrogen akan bertanya–tanya apa fungsi nitrogen di lapisan atmosfer bumi yang jumlahnya mencapai 75 % tersebut?

Jawaban dari pertanyaan yang bikin penasaran tersebut adalah keberadaan nitrogen hanya berada di permukaan atmosfer dalam struktur bumi, bukan di permukaan bumi. hal ini menkjadi pendorong banyaknya kandungan nitrogen pada bumi karena atmosfer itu sendiri memiliki 7 lapis yang mana biasa disebut diatas langit masih ada langit.

Nitrogen juga dapat ditemukan di kerak bumi tepatnya di potassium nitrat. Potassium nitrat adalah kandungan alami pada buah buahan yang mempunyai kandungan air yang tinggi seperti semangka, papaya, melon, jeruk, dan lain–lain.

Penemuan lain nitrogen juga biasa ditemukan pada mikro organisme yang hidup di bumi. kandungan nitrogen pada sel mikro organisme tersebut memiliki peran penting untuk mengatur kandungan protein dan asam nukleat alami pada permukaan bumi.

Manfaat Nitrogen

Biasanya nitrogen banyak digunakan pada kegiatan–kegiatan yang bersifat industri. Nitrogen menjadi bahan campuran pembuat ammonia karena di dalam nitrogen banyak terkandung senyawa amina dan amida.

Ammonia adalah suatu unsur hara buatan dimana digunakan pada pupuk. Karena nitrogen memiliki peran yang penting untuk pertumbuhan tanaman maka dari itu nitrogen digunakan untuk bahan campuran pembuat pupuk ammonia agar tanaman yang diberi pupuk ammonia dengan penambahan bahan campuran nitrogen tersebut akan dapat tumbuh dan berkembang secara subur.

Namun ada hal negatif dari penggunaan nitrogen itu sendiri. Bukti yang ditemukan jika senyawa nitrogen dimasukkan ke dalam ruang balon maka balon itu akan terbang dengan tinggi. Hal tersebut karena kandungan nitrogen memiliki zat pendorong yang begitu kuat.

Jika nitrogen bercampur dengan hidrogen maka akan menimbulkan suatu bahan peledak karena hidrogen harusnya dijauhkan dari senyawa – senyawa dengan tingkat dorongan yang tinggi seperti nitrogen.

Bukti tersebut ditemukan pada bahan peledak TNT. Bahan peledak tersebut dibongkar dan dilakukan uji lab. Ternyata 70 % kandungan di dalam bahan peledak dengan jenis TNT tersebut mengandung unsur senyawa nitrogen yang tinggi. Kandungan nitrogen juga ditemukan pada bahan peledak lainnya seperti nitrogliserin dan mesiu namun tingkat kadar nitrogennya tidak setinggi bahan peledak jenis TNT.

Yang menarik dari kandungan senyawa nitrogen adalah penggunaan nitrogen pada makanan dapat berguna untuk menjadi bahan pengawet makanan. Hal tersebut dibuktikan dengan buah apel yang sudah dikupas dan dibiarkan selama 1 hari pasti warnanya sudah berubah menjadi kecoklatan. Apabila apel tersebut disemprot dengan cairan nitrogen maka warnanya akan kembali putih bersih.

Selain untuk bahan pengawetan makanan ternyata nitrogen juga dapat menjadi bahan pelapis stainless steel. Baja ringan atau stainless steel merupakan kandungan besi yang tidak terlalu berat namun terkenal karena tidak mudah berkarat. Tingkat kekuatan pada stainless steel aman terhadap perubahan suhu dan tidak mudah berkarat karena pelapisan nitrogen banyak digunakan pada saat proses pembuatan stainless steel.

Jika kalian sedang berkunjung ke mall, gedung, atau hotel pasti menemukan suatu titik merah yang pasti kalian mengetahui apabila titik tersebut yang sudah dilengkapi sensor api sedang mendeteksi keberadaan api pasti akan langsung mengecurkan air. Yang membuat sensor tersebut bekerja adalah nitrogen yang sangat sensitif dengan keberadaan api.

Lampu pijar yang berada di rumah – rumah terkenal sebagai lampu ramah lingkungan dan memiliki daya listrik watt yang rendah. Hal ini terjadi karena kandungan nitrogen di dalamnya yang mampu menyaring daya listrik yang masuk.

Pada pengawetan mayat yang disebut dengan cairan formalin, peran nitrogen sangat penting disitu. Nitrogen berperan sebagai penghambat pembusukan pada bakteri dan pengurai alami yang ada di tubuh mayat. Percobaan ini dilakukan dalam percobaan sains modern pada tahun 1983 di Amsterdam, Belanda.

Penemuan Nitrogen

Pada awal kemunculannya pada tahun 1772, ahli kimia asal Skotlandia bernama Daniel Rutherford sangat memberikan kewaspadaan yang tinggi pada masyarakat bahwa nitrogen adalah suatu senyawa berbahaya yang harus diwaspadai. Ternyata seiring berjalannya waktu ternyata nitrogen memiliki manfaat bagi kehidupan seperti beberapa penjelasan diatas.

Waspada Nitrogen

Nitrogen perlu diwaspadai untuk tidak dibuat main – main karena apabila nitrogen menyentuh kulit maka akan terasa sangat dingin bahkan jika tidak segera ditangani akan berdampak pada pembekuan kulit yang berujung kerusakan parah pada sel kulit dan radang dingin melanda.

Nah, penjelasan diatas merupakan sedikit materi tentang nitrogen. Semoga dengan hadirnya artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca khususnya pelajar Indonesia. Semangat para pemuda dan pemudi Indonesia. Terima Kasih!

Berikan Ranting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *