Cara Mengatasi Global Warming dan Contoh Tindakannya

Diposting pada

Mengatasi Pemanasan Global

Pemanasan global memiliki efek yang signifikan dan berbahaya pada kesehatan kita dan juga kondisi iklim kita. Pencairan gletser yang mempercepat kenaikan permukaan laut. Jumlah kebakaran hutan meningkat. Gelombang panas berbahaya menjadi lebih umum terjadi. Peristiwa badai yang ekstrim meningkat di berbagai daerah. Dan peristiwa kekeringan yang parahpun terjadi di beberapa tempat. Kita harus segera bertindak untuk mengatasi pemanasan global (global warming) atau konsekuensinya akan terus meningkat lebih parah. Apa yang akan kita lakukan untuk memperlambat pemanasan ini? Bagaimana kita akan mengatasi perubahan yang sudah mulai terjadi? Untuk memperjelas pemahaman kita tentang upaya untuk mengatasi pemanasan global, artikel ini akan mengulas tentang cara mengatasi pemanasan global dan contoh tindakannya.

Global Warming

Pemanasan global terjadi ketika karbon dioksida (CO2) dan polutan udara lainnya dan gas rumah kaca berkumpul di atmosfer dan menyerap sinar matahari dan radiasi matahari yang memantul dari permukaan bumi. Biasanya, radiasi ini akan lolos ke angkasa—tetapi polutan-polutan ini, yang dapat bertahan selama berabad-abad di atmosfer, menjebak panas dan menyebabkan planet menjadi lebih panas. Itulah yang dikenal sebagai efek rumah kaca.

Di Amerika Serikat, pembakaran bahan bakar fosil untuk menghasilkan listrik adalah sumber terbesar polusi yang memerangkap panas, menghasilkan sekitar dua miliar ton CO2 setiap tahun. Pembangkit listrik pembakaran batubara sejauh ini adalah pencemar terbesar. Sumber pencemaran karbon terbesar kedua di negara ini adalah sektor transportasi, yang menghasilkan sekitar 1,7 miliar ton emisi CO2 per tahun.

Untuk mengatasi perubahan iklim yang berbahaya membutuhkan pengurangan emisi yang sangat besar, serta penggunaan alternatif untuk bahan bakar fosil di seluruh dunia. Upaya pengurangan emisi CO2 mulai dilakukan di Amerika Serikat, yang mengalami penurunan dari tahun 2005 hingga 2014.

Sebagian besar berkat teknologi baru, penghematan energi, dan penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Dan para ilmuwan terus mengembangkan cara-cara baru untuk memodernisasi pembangkit listrik, menghasilkan listrik yang lebih bersih, dan membakar lebih sedikit bensin saat kita mengemudi. Tantangannya adalah memastikan bahwa solusi ini dapat dimanfaatkan dan diadopsi secara luas, bukan hanya di Amerika Serikat.

Pengertian Pemanasan Global

Pemanasan global ialah peningkatan suhu permukaan rata-rata bumi karena efek gas rumah kaca, misalnya emisi CO2 (karbon dioksida) yang sumbernya berasal dari kegiatan atau aktivitas penggunaan bahan bakar yang tidak terbarukan (bahan bakar fosil) atau dari deforestasi, yang memerangkap panas yang seharusnya lepas dari struktur Bumi.

Pengertian Global Warming Menurut Para Ahli

Adapun pengertian pemanasan global menurut para ahli, diantaranya yaitu:

Collins Dictionary

Pengertian pemanasan global adalah kenaikan suhu bumi secara bertahap yang disebabkan oleh tingginya tingkat karbon dioksida dan gas-gas lain di atmosfer. Pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata di seluruh dunia, yang diyakini disebabkan oleh efek rumah kaca. Baca jugaPengertian Bumi dan Struktur Lapisannya

The American Heritage Science Dictionary

Definisi pemanasan global ialah peningkatan suhu rata-rata atmosfer bumi, terutama peningkatan secara terus-menerus yang cukup besar dan menyebabkan perubahan iklim global.

NASA

Arti pemanasan global ialah naiknya suhu rata-rata yang ada di dalam permukaan bumi akibat meningkatnya kadar gas rumah kaca.

Merriam Webster

Pemanasan global adalah peningkatan suhu atmosfer dan lautan di bumi yang secara luas diprediksi terjadi karena peningkatan efek rumah kaca yang dihasilkan terutama dari polusi. Baca jugaPengertian Atmosfer, Lapisan, dan Fungsinya

Cara Mengatasi Global Warming

Terdapat beragam upaya yang dapat kita lakukan untuk mengatasi atau setidaknya untuk memperlambat laju pemanasan global yang ada di bumi ini. Cara-cara yang dapat kita lakukan serta contoh tindakannya tersebut, antara lain yaitu:

Mengurangi Penggunaan Bahan Bakar Fosil

Sisa pembakaran bahan bakar fosil (seperti premium dan solar) menghasilkan gas buangan berupa karbon dioksida. Apabila alat transportasi yang berbahan bakar minyak penggunaanya semakin meningkat, maka jumlahnya karbon dioksida yang dibuang ke lapisan atmosfer juga semakin besar yang dapat memperburuk kondisi iklim global.

Oleh karena itu alat transportasi yang berbahan bakar minyak sebaiknya diminimalisir penggunaannya. Tindakan yang dapat dilakukan misalnya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih pada penggunaan alat transportasi umum sehingga dapat mengurangi gas karbon dioksida di udara.

Cara lain yaitu dengan menggunakan alat transportasi yang tidak menghasilkan karbon dioksida sebagai gas buangannya, misalnya menggunakan sepeda, mobil berbahan bakar hidrogen atau berjalan kaki untuk berpergian pada jarak yang dekat.

Menggunakan Energi Alternatif

Untuk mengurangi pemanasan global kita dapat beralih pada penggunaan energi alternatif. Penggunaan energi alternatif terbarukan ini seharusnya segera di terapkan di seluruh dunia. Misalnya penggunaan pembangkit listrik yang berbahan bakar fosil diganti dengan energi yang ramah lingkungan, seperti sinar matahari, angin, air, panas bumi dan biomassa. Sumber energi tersebut tersedia di alam secara berlimpah namun pemanfaatannya masih belum optimal. Baca jugaPenyebab Global Warming [Pemanasan Global] dan Solusinya

Tidak Menebang Pohon di Hutan Secara Sembarangan

Pepohonan di hutan berperan besar untuk menyerap gas CO2 dan menghasilkan oksigen. Oleh karena itu kita harus berupaya mengurangi dampak penebangan hutan secara illegal, selain untuk megurangi pemanasan global juga untuk menjaga kelestarian hutan yang saat ini banyak mengalami kerusakan. Baca jugaManfaat Hutan Bagi Manusia di Kehidupannya

Melakukan Penanaman Pohon Kembali (reboisasi)

Pohon dan jenis tumbuhan berklorofil lainnya memiliki peran penting dalam membersihkan udara, karena tumbuhan berklorofil memiliki kemampuan untuk mengolah air, sinar matahari, karbon dioksida dan unsur hara menjadi bahan organik dan oksigen.

Oksigen sebagai salah satu faktor penentu kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi karena makhluk hidup bernafas dengan oksigen. Tanpa oksigen, manusia dan makhluk hidup lain tidak dapat bernapas. Oleh karena itu, semakin banyak pohon yang ditanam di bumi, maka semakin banyak udara yang dapat dibersihkan dari berbagai macam polutan. Baca jugaReboisasi: Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Contohnya

Melakukan Penghematan Listrik

Listrik sebagai salah satu bentuk energi yang sangat dibutuhkan manusia, khusunya dalam budaya hidup modern. Akan tetapi listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik saat ini kebanyakan memanfaatkan bahan bakar fosil yang menghasilkan karbon dioksida.

Oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk menghemat penggunaan listrik. Contoh tindakan yang dapat dilakukan misalnya mencabut kabel/peralatan dari saklar saat tidak digunakan dan mengemat pemakaian lampu.

Tidak Menggunakan Alat Yang Menghasilkan Gas CFC

CFC (Cloro Four Carbon) adalah senyawa-senyawa yang mengandung atom karbon dengan klorin dan fluorin terikat padanya. Pada umumnya CFC dihasilkan oleh peralatan pendingin udara. Saat ini CFC menyumbangkan 20% dalam proses terjadinya efek rumah kaca, sehingga penggunaan CFC harus dikurangi meskipun memang bermanfaat untuk manusia.

Untuk mengurangi penggunaan CFC dapat dilakukan dengan merancang bangunan yang mempunyai banyak ventilasi udara sehingga tidak perlu memakai pendingin ruangan atau AC. Atau dengan menggunakan AC non CFC yang ramah lingkungan. Begitu juga dengan kulkas, sebaiknya kita memakai kulkas non CFC untuk menghindari efek rumah kaca serta agar pemanasan global agar tidak semakin memburuk dan merugikan manusia.

Memperbaiki Kualitas Kendaraan dengan Uji Emisi

Semakin banyaknya volume kendaraan bermotor yang berlalu lalang mengakibatkan peningkatan emisi gas buang sebagai residunya. Emisi gas buang merupakan sisa hasil pembakaran mesin kendaraan baik itu kendaraan beroda, perahu maupun pesawat terbang.

Oleh karena itu perlu tindakan untuk memperketat standar dan pengawasan dalam uji emisi untuk memastikan kondisi kendaraan apakah sudah prima atau belum. Kendaraan yang memiliki kondisi prima akan menghasilkan pembakaran yang lebuh sempurna sehingga tidak terlalu merusak lingkungan.

Menerapkan Sistem Budidaya Peternakan dan Pertanian yang baik

Sistem budidaya pertanian yang memakai bahan kimia sintetik berupa pupuk dan pestisida dapat menyebabkan terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan. Oleh karena itulah sistem pertanian organik yang tidak mencemari dan merusak lingkungan harus segera digalakkan di seluruh dunia.

Penggunaan bahan organik yang tidak tepat ternyata juga berdampak buruk pada lingkungan. Pupuk organik berupa kotoran hewan yang belum matang justru turut berperan dalam terjadinya efek rumah kaca, karena karena kotoran hewan yang belum matang merupakan sumber gas metana yang tidak lain adalah salah satu penyebab terjadinya efek rumah kaca.

Kita harus memastikan bahwa pupuk kandang yang kita gunakan adalah pupuk kandang yang sudah matang yaitu yang sudah mengalami proses dekomposisi. Cirinya yaitu biasanya memiliki warna yang lebih gelap dibanding pupuk kandang segar dan juga sudah tidak memiliki (sedikit) bau tidak sedapnya, tidak seperti pupuk kandang yang masih segar. Pemakaian pupuk kandang yang benar dapat mengurangi gas metana yang dilepas ke atmosfer bumi.

Melakukan Reduce, Reuse dan Recycle

Reduce, yaitu melakukan penghematan dan mengurangi sampah. Misalnya hemat dalam pemakaian tissue dan kertas karena tissue dan kertas terbuat dari kayu yang harus ditebang dari pohon di hutan. Atau bisa juga membeli produk yang berlabel ramah lingkungan serta meminimalisir pemakaian produk yang dikemas styrofoam / plastik. Dan berhenti menggunakan semprotan aerosol untuk mengurangi CFC yang dapat merusak lapisan Ozon bumi.

Reuse, merupakan cara pemanfaatan sampah atau memanfaatkan kembali barang yang sudah tidak terpakai atau penggunaan barang – barang yang sudah tidak digunakan, jadi barang tersebut dimanfaatkan kembali untuk pemakaian kedua dan seterusnya. Misalnya seperti menggunakan kertas bekas untuk kertas corat-coret atau catatan keperluan sehari hari atau menggunakan sapu tangan yang bisa digunakan kembali dibanding menggunakan kertas tissue yang hanya sekali pakai.

Recycle, yaitu mendaur ulang barang yang sudah tidak bisa digunakan menjadi barang yang lebih memberikan manfaat. Contohnya dengan cara memisahkan barang yang berbahan organik dan an-organik kemudian barang yang bukan organik seperti botol plastik bisa dikreasikan menjadi pot tanaman atau kotak pensil dan barang yang berbahan organik bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos.

Kurangi Penggunaan Kertas

Pemakaian kertas yang berlebihan merupakan salah satu penyebab besar yang mempengaruhi pemanasan global sebab dengan kita memakai banyak kertas berarti kita turut menghilangkan (menebang) banyak pohon. Karena kertas berasal dari kayu.

Sehingga, konsumsi kertas yang tinggi menuntut penebangan pohon yang semakin banyak. Ini alasan mendetail mengapa kita harus meminimalisir konsumsi kertas sebisa mungkin, demi kelestarian lingkungan. Oleh karena itu mulailah dari sekarang untuk mengurangi penggunaan kertas misalnya gunakan kertas se-efisien mungkin.

Melakukan Penghematan di Kepentingan Rumah Tangga

Gunakan air dingin untuk mencuci dan cucilah dalam jumlah banyak. Jika Anda memiliki keluarga kecil, tidaklah perlu setiap hari mencuci. Kumpulkanlah sampai kapasitas mesin cuci Anda terpenuhi, hal ini akan menghemat air, mengurangi pemakaian listrik dan juga mengurangi pencemaran akibat deterjen Anda. Gunakan juga deterjen dan pembersih ramah lingkungan. Saat ini mungkin harganya memang lebih mahal. Tetapi bila Anda mampu, lakukanlah demi masa depan anak cucu kita.

Kurangi Penggunaan Pemanas Air

Atur pemanas air Anda di 120 derajat untuk menghemat energi, dan membungkusnya dengan isolasi jika sudah lebih dari 5 tahun. Jika Anda membeli shower yang low-flow untuk menghemat air panas, berarti Anda telah menyimpan sekitar 350 kg karbon dioksida per tahun.

Cuci pakaian Anda dalam air hangat atau dingin untuk mengurangi penggunaan air panas dan energi yang dibutuhkan untuk memproduksinya. Perubahan itu sendiri dapat menghemat sedikitnya 500 kg karbon dioksida setiap tahunnya. Gunakan pengaturan hemat energi pada mesin cuci piring Anda dan biarkan piring udara kering.

Mengajak orang lain untuk Hemat Eenergi

Berbagilah informasi tentang konservasi, daur ulang sampah, dan produk hemat energi dengan tetangga, teman dan rekan kerja. Gunakan kesempatan yang ada untuk mendorong pejabat publik agar menetapkan program dan kebijakan yang baik untuk lingkungan.

Dampak Pemanasan Global

Cara diatas adalah langkah preventif dalam menanggulangi global warming, apabila tidak dilakukan maka dampak  pemanasan global yang sedang terjadi sekarang menyebabkan suhu bumi meningkat. Bahkan setiap satu dari 40 tahun terakhir suhu bumi lebih hangat dari rata-rata yang terjadi pada abad ke-20. 2016 adalah tahun terpanas dalam sejarah. Secara global, suhu permukaan rata-rata telah meningkat lebih dari satu derajat Fahrenheit sejak akhir 1800-an. Sebagian besar peningkatan itu terjadi hanya dalam tiga dekade terakhir. Selengkapnya, baca; Dampak Pemanasan Global bagi Kehidupan

Demikianlah materi penjelasan tentang cara mengatasi pemanasan global (global warming) dan contoh tindakannya yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Semoga melalui tulisan atas artikel ini bisa memberikan referensi kepada segenap pembaca sekalian, Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *