Ciri Pasar Oligopoli dan Contohnya

Diposting pada

Karakteristik Pasar Oligopoli

Jenis pasar dari pasar pesaingan tidak sempurna adalah pasar oligopoli. Pasar oligopoli merupakan pasar yang memiliki karakteristik tidak jauh berbeda dengan ciri pasar monopoli. Perbedaan dalam pasar ini dengan pasar monopoli ialah jumlah penguasa pasar. Penguasa pasar jenis pasar ini lebih dari satu penjual.

Contoh jenis pasar ini yang sering kita lihat anatara lain perusahaan semen yang ada di Indonesia. Jumlah perusahaan semen di Indonesia memang tidak banyak dan mungkin para pemilik perusahaan telah menetapkan harga sesuai dengan kualitas masing-masing produk.

Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah jenis pasar dimana didalamnya hanya terdapat beberapa penjual saja. Sehingga dalam hal ini dominasi penjual tersebut sangat kuat dan saling bersaing satu sama lain untuk merebut posisi yang paling tinggi dalam pasar.

Selain itu juga dalam pasar oligopoli ini dikelompokkan menjadi beberapa bagian dalam menjalin hubungan dengan penjual di lingkungan pasar oligopoli, antara penjual satu dengan yang lain tidak terdapat hubungan dan antara pengusaha satu dengan yang lain terdapat ikatan tertentu yang mungkin saja ikatan tersebut sempurna atau tidak sempurna.

Kesimpulan Arti

Dapat disimpulkan bahwa dalam pasar oligopoli yang jumlah penjualnya lebih dari satu bisa saja itu hanya strategi. Walaupun demikian tidak menutup kemungkinan bahwa pelaku dalam pasar oligopoli benar-benar bersaing secara sehat guna meningkatkan inovasinya.

Ciri Oligopoli

Adapun karakteristik yang melakat dalam pasar oligopoli ini, antara lain sebagai berikut;

Jumlah penjual sedikit

Menjadi pengakuan yang mafhum jikalau dalam pasar oligopoli ini jumlah penjual dalam tidak lebih dari tiga orang karena memang jumlah penjualnya dibatasi. Dalam hal inipula proses inovasinya menunjukan geliat yang meningkat.

Dapat Menentukan Harga Barang

Disisi lain karakteristik dalam pasar oligopoli ini si penjual yang berada di pasar tersebut dapat menentukan harga sendiri sesuai dengan keinginan penjual itu sendiri. Dalam hal inipula sistem pemerintahan tidak wewenang untuk mengatur sebagimana yang dilakukan dalam contoh pasar persaingan tidak sempurna.

Persaingan antar penjual sangat ketat

Karakteristik lainnya dalam pasar oligopoli ini jumlah penjual yang sedikit membuat penjual saling bersaing dalam kalitas, harga, dan lain-lain yang sangat ketat. Proses ini juga senantiasa menempatkan bahwa konsumen adalah raja yang harus terpenuhi pelayanannya.

Produsen baru sulit memasuki pasar

Selain hal ciri-ciri diatas, mendekatkan dengan pasar oligopoli ialah produsen baru sangat sulit memasuki pasar. Hal ini karena sudah memiliki kepercayaan yang tinggi pada produk tertentu maka untuk menerima sebuah produk baru dirasa sulit.

Perusahaan yang sudah terlebih dahulu ada juga akan menghalangi masuknya perusahaan baru agar tidak terdapat pesaing yang akan mengancam keberadaan perusahaan.

Harga bersifat kaku

Harga yang ditetapkan dalam pasar oligopoli tidak gampang, artinya senantiasa berubah karena suatu kondisi tertentu. Perubahan harga akan terjadi apabila terdapat sesuatu yang memiliki pengaruh besar dalam perusahaan tersebut.

Bentuk Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli memiliki dua bentuk yaitu;

Oligopoli Ketat

Oligopoli ketat adalah beberapa perusahaan besar yang bergabung menjadi satu sehingga dapat menguasai pangsa pasar 60%-100%. Besarnya pangsa pasar tersebut jelas tidak memberikan ruang gerak pada pengusaha lain.

Oligopoli longgar

Oligopoli longgar adalah gabungan beberapa perusahaan yang mendominasi pangsa pasar sebesar 40%. Kedua jenis oligopoli ini sama-sama memiliki peran yang besar apalagi oligopoli ketat yang benar-benar tidak memberikan ruang gerak untuk perusahaan lain.

Contoh Pasar Oligopoli di Indonesia

Untuk memberikan kelengkapan kepada segenap pembaca maka berikut ini adalah contoh-contoh nyata yang masuk dalam pasar oligopoli di Indonesia. Antara lain;

Ojek Online

Ojek online akhir-akhir ini menjadi salah satu pekerjaan yang cukup menjanjikan, perusahaan berbasis digital ini juga bisa disebut sebagai bagian daripada pasar oligopoli lantaran hanya ada 2 perusahaan yang dikenal oleh masyarakat. Yaitu Grab dan Gojek.

Keduanya bersaing secara ketat dengan terus berinovasi, salah satu diantaranya memberikan diskon besar-besaran. Atas femona inilah perusahaan sama dengan basis digital sangat sulit untuk bersaing dengan mereka, lantaran selain membutuhkan banyak modal juga masyarakat sudah terlegitimasi dengan kedua perusahaan ojek online ini.

Itulah tadi penjelasan dan ulasan yang bisa disbeutkan kepada segenap pembaca terkait dengan beragam ciri-ciri pasar oligopoli, bentuk, dan contohnya di Indonesia. Semoga memberikan wawasan juga menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *