Ciri Planet Merkurius dalam Tata Surya dan Penjelasannya

Diposting pada

Karakteristik Merkurius

Luasnya jagat raya tidak dapat dibayangkan dengan pemikiran sederhana. Tidak adanya batasan ruang menyebabkan banyak misteri yang menjadi rahasia jagat raya. Luasnya jagat raya membuktikan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta alam semesta seisinya. Kita sebagai manusia harus percaya dengan keajaiban yang diciptakanNya. Ingat, manusia merupakan makhluk hidup paling sempurna yang dibekali oleh akan pikiran.

Fungsi akal pikiran adalah untuk mempelajari apapun keajaiban yang diciptakan oleh Tuhan Semesta Alam, salah satunya dengan mencari informasi mengenai jagat raya. Dalam jagat raya tersimpan berbagai galaksi. Satu macam galaksi terdapat banyak bintang. Satu bintang dikelilingi oleh gugusan planet yang disebut tata surya. Sistem tata surya kita terdapat 8 planet yang selalu mengitari matahari sebagai bintang dari tata surya.

Terbentuknya planet sudah menjadi perdebatan pada ilmuwan astronomi sejak zaman dahulu. Dari situlah akhirnya banyak teori-teori yang menerangkan bagaimana planet dapat terbentuk. Salah satu teori bernama Planetesimal yang berbunyi “massa matahari sangat besar hingga suatu ketika ada bintang yang melaju dengan kecepatan sangat tinggi, akibatnya kedua partikel bintang tersebut tertarik keluar dan terbentuknya planet-planet”.

Jumlah planet yang terdapat dalam susunan tata surya kita ada 8, namun kala itu terdapat 9. Pluto yang kala itu masih menjadi bagian dari planet secara mengejutkan dikeluarkan karena memiliki massa sangat kecil. Kini 8 planet tersebut antara lain Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan planet Neptunus. Kali ini kajian pada pembahasan akan berfokus pada Merkurius, berikut ulasannya.

Planet Merkurius

Merkurius adalah planet yang letaknya paling dekat dengan matahari. Bangsa Arab memiliki sebutan lain bagi merkurius, yaitu Utarid. Sedangkan bahasa sansekerta menyebutnya dengan nama Lintang Buddha. Merkurius dengan matahari hanya berjarak 57,9 juta kilometer. Dengan jarak tersebut tidak heran jika suhu yang terdapat di planet merkurius pada siang hari mencapai 4.000°C.

Ciri Planet Merkurius

Berdasarkan massa jenis, merkurius termasuk dalam kategori inferior planet. Ukurannya yang lebih kecil dari pada bumi menyebabkan penggolongan tersebut terjadi. Menurut jarak merkurius dengan matahari, planet ini tergolong dalam kategori interior planet.

Lokasi planet bumi yang menempati urutan nomor 3 menjadi tolak ukur penilaian ini. Masih ada 11 lagi karakteristik planet merkurius sebagai berikut;

Diameter Planet Merkurius Setara 4 Kali Lipat Panjang Pulau Jawa

Pulau Jawa panjangnya 1.160 kilometer, sedangkan diameter planet merkurius panjangnya 4.879 kilometer. Artinya, diameter planet merkurius hanya sepanjang 4x pulau jawa. Dengan kata lain, luas Indonesia dari Sabang sampai Merauke sudah mewakili diameter Planet Merkurius.

Luas ini setara dengan bulan yang menjadi satelit alami planet bumi. Merkurius mendapatkan julukan planet terkecil dalam gugusan tata surya.

Planet Terdekat dengan Matahari

Merkurius adalah planet yang jaraknya paling dekat dengan matahari. Bayangkan panasnya bumi pada saat matahari sedang terik-teriknya. Padahal, lokasi planet bumi berada di posisi nomor 3 dari matahari. Segini saja kita sudah mengeluh, banyangkan jika manusia ditakdirkan hidup di planet merkurius. Alangkah baiknya kita sebagai manusia senantiasa bersyukur atas berkah dan nikmat yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

Rotasi Planet Merkurius Sangat Lambat

Planet merkurius mengalami rotasi yang sangat lambat. Rotasi adalah pergerakan planet berputar pada sumbunya yang bertujuan untuk mendistribusikan sinar matahari secara merata. Rotasi planet merkurius berlangsung selama 59 hari. Sama halnya dengan satu hari setara 2 bulan di planet bumi. Lambatnya rotasi planet merkurius terjadi akibat ukurannya yang sangat kecil.

Revolusi Planet Merkurius Sangat Cepat

Meski rotasi yang dialami oleh planet merkurius berjalan lambat, namun revolusinya sangat cepat. Planet merkurius melakukan revolusi selama 88 hari. Revolusi adalah perputaran planet mengelilingi matahari sebagaimana selaras dengan paham heliosentris yaitu matahari sebagai pusat tata surya. Hal ini mengandung arti bahwa satu tahun di planet merkurius setara dengan 2 ½ bulan di planet bumi.

Planet Terpanas Saat Siang Hari

Siang hari di planet merkurius suhunya sangat panas sekali, yaitu mencapai 4.000°C. Rotasinya yang berlangsung selama 59 hari menyebabkan siang hari terjadi dalam jangka waktu kurang lebih 30 hari. Merasakan empat ribu derajat celcius selama satu bulan tidak memungkinkan adanya unsur makhluk hidup di planet merkurius. Matahari juga terlihat sangat besar jika disaksikan dari permukaan planet merkurius.

Planet Terdingin Saat Malam Hari

Meskipun siang hari di planet merkurius terasa sangat panas, namun malam hari suhunya begitu dingin. Planet merkurius pada saat malam hari suhunya mencapai -2.000°C.

Mengapa dengan suhu sedingin itu tidak terdapat es di planet merkurius? Hal ini dikarenakan tidak adanya kandungan air, jadi sedingin apapun suhunya es tidak akan terbentuk. Es berasal dari air yang membeku, tidak ada air maka es mustahil dapat terbentuk.

Tidak Memiliki Satelit Alami

Planet merkurius tidak mempunyai satelit alami. Satelit adalah benda langit yang selalu mengorbit pada planet yang diikutinya. Planet merkurius terlihat sebatang kara tanpa ada yang menemani. Kecil, mungil, sendirian, adalah gambaran visual yang bisa dijelaskan dari kenampakan planet merkurius. Meski kecil, keindahan yang ditonjolkan selalu menjadi nilai lebih jika hendak membandingkan merkurius dengan planet lain.

Tidak Memiliki Cincin

Merkurius tidak memiliki cincin yang mengitarinya. Cincin adalah partikel luar angkasa yang tersusun dari gas dan debu yang biasanya terlihat mengelilingi suatu planet.

Cincin planet yang paling indah dimiliki oleh saturnus. Namun planet besar lain seperi Jupiter dan Uranus juga memiliki cincin yang tidak terlalu jelas. Para ilmuwan percaya bahwa merkurius tidak mungkin memiliki cincin karena letaknya yang sangat dekat dengan matahari.

Tidak Memiliki Atmosfer

Planet merkurius tidak memiliki kandungan dalam semua definisi atmosfer. Jadi jika terdapat asteroid yang keluar dari jalurnya dan menabrak merkurius, tidak akan terbakar. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kawah di permukaan planet merkurius.

Kandungan Oksigen Tidak Ada

Unsur oksigen sama sekali tidak ditemukan di permukaan merkurius. Oksigen berasal dari proses fotosintesis pada tumbuhan. Sedangkan planet merkurius tidak ditemukan adanya tumbuhan. Maka mustahil jika oksigen terbentuk di planet merkurius.

Kandungan Air Tidak Ada

Air tidak ditemukan di planet merkurius. Apabila ditemukan air maka yang terjadi adalah pembentukan es di permukaannya. Hal ini dikarenakan malam hari yang sangat lama dan dingin. Oleh karena itu tidak adanya kandungan air sangat menguntungkan bagi planet merkurius.

Nah, pembahasan di atas merupakan ulasan materi yang menguraikan tentang ciri-ciri planet merkurius dalam tata surya. Semoga artikel tersebut dapat menjadi sarana edukasi bagi pembaca dalam hal menambah pengetahuan. Semangat dan terima kasih!

Berikan Ranting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *