Contoh Flora yang ada di Hutan Gugur

Diposting pada

Contoh Flora di Hutan Gugur

Hutan gugur adalah salah satu arti bioma yang sejatinya di dominasi oleh pepohonan yang menggugurkan daunnya secara musiman. Hutan gugur ini setidaknya harus memiliki 120 hari tanpa embun beku. Bahkan untuk periode tertentu dapat diperpanjang hingga 250 hari di beberapa hutan tropis dan subtropis.

Disisi lainnya planet bumi memiliki hutan gugur beriklim sedang, dan hutan gugur tropis dan subtropis, juga dikenal sebagai hutan kering. Bioma hutan gugur merupakan rumah bagi flora yang berupa pepohonan seperti oak, birch, beech, aspen, elm dan maple. Hutan tropis dan subtropis juga memiliki pohon jati, pohon palem dan bambu.

Hutan Gugur

Bioma hutan gugur setidaknya tidak terdapat di Indonesia. Melainkan dapat ditemukan di bagian Timur Amerika Utara, dan bagian tengah Eropa. Meski ada banyak hutan gugur di Asia. Beberapa daerah utama yang memiliki hutan gugur di Asia ini adalah Rusia barat daya, Jepang, dan Cina timur.

Flora di Bioma Hutan Gugur

Adapun untuk contoh flora yang terdapat di hutan gugur, antara lain sebagai berikut;

  1. American Beach (Beach Amerika)

Pohon Beech Amerika tumbuh di bagian selatan dan timur Amerika Serikat. Tumbuh di hutan gugur di seluruh Maine dan Massachusetts utara. Tumbuh paling baik di lapisan tanah yang lembab, dengan drainase baik.

Beech Amerika adalah pohon yang tinggi dan lebar. Ukuran pohon dewasa berkisar antara 90 hingga 100 kaki, dan menyebar 50 hingga 70 kaki. Kulit kayu yang tumbuh di pohon sangat halus, pucat dan berwarna abu-abu. Tunas pertumbuhan memiliki semburat kuning. Daunnya berwarna hijau cerah dan panjangnya sekitar tiga inci. Daunnya memiliki urat yang berbeda, kuat dan ujungnya bergigi.

  1. Carpet Moss (Lumut Karpet)

Lumut adalah tanaman hijau tanpa akar yang sederhana. Tumbuhan ini dapat hidup di berbagai habitat, tetapi paling sering ditemukan menutupi tanah, tumbuh di dasar sungai, dan di pangkal pohon di hutan gugur. Lumut karpet tumbuh di Amerika Utara bagian timur dan Eropa.

Lumut karpet, seperti namanya, menyelimuti tanah. Pada musim semi, lumut karpet berwarna hijau keemasan, dan berubah menjadi hijau tua seiring bertambahnya usia. Terlihat hampir seperti beludru. Daunnya tumbuh sejajar satu sama lain dan meruncing ke ujung. Tepi daun memiliki sel-sel panjang dan sempit yang tumbuh berpasangan dan membuat tepi daun terlihat bergerigi.

  1. Guelder Rose (Mawar Guelder)

Mawar Guelder lebih suka tumbuh di dataran rendah dan semi-teduh di Skotlandia dan Inggris. Mawar ini juga khas asli dari hutan di hutan gugur Eropa. Itu ditemukan di tepi hutan, pagar tanaman dan rawa-rawa. Di Amerika Serikat ditemukan di zona pertanian 3 hingga 8, yang merupakan iklim yang relatif sejuk.

Bunga Mawar Guelder berwarna putih bersalju dengan pucuk datar berukuran 3 hingga 5 inci. Bunganya berbentuk roda dan bagian luar bunganya memiliki lima kelopak dan steril. Bunga bagian dalam subur dan sangat kecil. Bunganya berubah menjadi buah beri merah.

Mawar Guelder indah di bulan Agustus saat buah beri matang, dan daunnya berubah menjadi merah cerah atau ungu pekat sebelum jatuh. Daunnya seperti maple. Semak ini bisa tumbuh setinggi 5 hingga 10 kaki.

  1. Lady Fern

Lady Fern adalah daun pakis abadi dengan tinggi sekitar 24 hingga 36 inci. Daunnya yang berwarna hijau muda dan berenda memiliki panjang sekitar 24 sampai 30 “dan lebar 6 sampai 9” dan meruncing di kedua ujungnya.

Di alam liar, Lady Fern dapat ditemukan tumbuh di padang rumput, semak terbuka, hutan lembab, dan sepanjang dasar sungai. Itu juga tumbuh di celah-celah batu. Di taiga biasanya tumbuh di bawah pohon cemara putih, pohon cemara hitam, Douglas-fir dan hemlock barat. Tanaman ini lebih menyukai area yang teduh.

  1. Norhern Arrowwood

Tanaman ini berwarna hijau tua, daun lonjong berbentuk oval yang tumbuh berseberangan di batangnya. Ujung daunnya runcing dan bagian bawahnya bulat atau berbentuk hati. Daunnya memiliki panjang sekitar 4 inci dan lebar 3 inci.

Tanaman ini memiliki bunga putih hingga merah muda kecil dalam kelompok dengan puncak datar sekitar 4 inci, yang mekar dari Mei hingga Juni. Daun dan bunganya tumbuh di pucuk pucuk yang panjang.

  1. White Birch (Birch Putih)

Birch Putih adalah pohon daun berukuran kecil hingga sedang yang tumbuh setinggi 70 atau 80 kaki. Daunnya kecil berbentuk telinga ditemukan di ujung ranting dan cabang yang terkulai. White Birch memiliki bunga jantan dan betina yang disebut catkins.

Kondisi itu tentusaja berubah menjadi kacang kecil bersayap, yang matang pada awal Agustus hingga pertengahan September. Sayap membantu benih terbang menjauh dari pohon induk sehingga tidak terjadi persaingan memperebutkan makanan dan air.

  1. White Oak (Ek Putih)

Pohon Ek putih dapat tumbuh dari ketinggian 80 hingga 100 kaki, diameter 3 hingga 4 kaki di sekitar batang dan dapat menyebar dari 50 hingga 80 kaki. Pohon Ek tumbuh tegak dan kulitnya berwarna abu-abu keputihan. Umur pohon Ek, jika tidak diganggu adalah 500 sampai 600 tahun. Daun pohon ek memiliki 7 sampai 9 titik bulat yang menyerupai jari seperti lobus.

Pada bulan Mei dan awal Juni bunga jantan muncul dalam catkin ramping. Bunga betina tidak terlihat dengan mata telanjang. Benih pohon Ek umumnya dikenal sebagai biji pohon ek, kacang berbentuk oval kecil dengan topi dan kebanyakan dimakan oleh tupai, tupai dan rusa.

Nah, demikinalah artikel yang bisa kami kemukakan pada semua pembaca berkenaan dengan berbagai contoh flora yang menjadi khas dalam ada bioma hutan gugur. Semoga memberikan wawasan bagi kalian yang sedang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Diah Ainurrohmah Adalah Alumni Jurusan Geografi dan Saat Ini Sedang Proses Penyelesaian Program Pascasarjana Geografi di Kampus Negeri Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *