Kegunaan Batu Breksi dan Penjelasannya

Diposting pada

Manfaat Batu Breksi

Batu breksi digunakan untuk berbagai keperluan dan kepentingan. Misalnya saja seperti membuat vas bungga dan asbak, yang mana kegiatan dalam proses pembuatannya ini sendiri diperlukan kratifitas tinggi. Disisi lain, batuan breksi biasanya mengacu pada batuan asal sedimen, akan tapi bisa juga batu ini terbentuk dari jenis batuan beku ataupun jenis batuan metamorf.

Namun yang perlu dipahami, jikalau dalam campuran batuan dan mineral yang berbeda dapat bergabung. Dengan demikian, komposisi dan sifat breksi sangat bervariasi. Bahkan biasanya klas sendiri terdiri dari batuan yang keras dan tahan lama sehingga pada akhirnya dapat bertahan dalam beberapa derajat pelapukan.

Batu Breksi

Batu breksi adalah jenis batuan sedimen yang terdiri atas berbagai partikel dengan bersudut diameter lebih dari 2 milimeter (klas) sehingga ruang yang terhubung antar partikelnya diisi dengan partikel yang lebih kecil dan mineral semen (matriks). Sedangkan untuk asal muasal penyebutan kata “breksi” berasal dari bahasa Italia dan berarti “batu yang terbuat dari kerikil yang disemen”.

Kegunaan Batu Breksi

Manfaat yang menjadi kegunaan dalam batu breksi diantaranya yaitu:

  1. Ornamen

Breksi memiliki komposisinya yang bervariasi, sehingga tampilannya menarik. Batu breksi dapat dimanfaatkan dalam pembuatan permata dan elemen arsitektur. Istana Minoan Knossos di Kreta, dibangun sekitar 1800 SM, tiang-tiangnya terbuat dari breksi.

  1. Bahan membuat patung

Konteks seperti ini bisa dilihat pada orang-orang pada zaman Mesir kuno menggunakan breksi untuk membuat patung. Salah satu contoh yang paling terkenal sampai dengan saat ini adalah patung dewi Tawaret di British Museum.

  1. Bahan bangunan

Bangsa Romawi menganggap breksi sebagai batu berharga dan menggunakannya untuk membangun gedung, kolom, dan dinding umum. Pantheon yang berada di Roma sendiri menampilkan pilar yang terbuat dari pavonazzetto, yaitu sejenis breksi dengan pola yang menyerupai bulu merak.

  1. Elemen dekoratif dan perhiasan

Dalam budaya modern, batuan breksi bukan hanya digunakan untuk elemen dekoratif dan perhiasan. Alasannya karena kata “breksi” digunakan sebagai nama dagang untuk sekelompok produk batu berdimensi dengan pola bersudut putus-putus.

Nama-nama seperti “Breccia Oniciata,” “Breccia Pernice,” dan “Breccia Damascata” dipotong dan dipoles menggunakan batugamping dan kelereng yang memperlihatkan pola bersudut yang patah-patah. Breksi ini digunakan sebagai batu arsitektural untuk pelapis interior bangunan, ubin, kusen jendela, dan aplikasi dekoratif lainnya.

  1. Pengisi/pangkalan jalan

Breksi terkadang digunakan pula sebagai bahan pengisi atau pangkalan jalan di mana persyaratan teknisnya minimal. Batu yang satu ini jarang digunakan dalam proyek penting karena komposisi, tingkat sementasi dan kompetensinya sangat bervariasi.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa batu breksi pada dasarnya merupakan zat padat keras yang terdapat di dalam tanah dan sering digunakan untuk bahan atau material bangunan. Alasannya karena batuan ini tergolong sebagai sedimentasi aquatis yakni jenis batuan sedimen yang diendapkan secara dalam oleh tenaga air.

Itulah saja artikel yang bisa kami kemukakan pada semua pembaca berkenaan dengan beragam kegunaan yang dimiliki oleh batu breksi dan contohnya. Semoga saja bermanfaat.

Gambar Gravatar
Diah Ainurrohmah Adalah Alumni Jurusan Geografi dan Saat Ini Sedang Proses Penyelesaian Program Pascasarjana Geografi di Kampus Negeri Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *