Manfaat Litosfer Bagi Kehidupan

Diposting pada

Manfaat Litosfer

Struktur bumi terdiri atas beberapa lapisan. Lapisan terluar disebut kerak bumi.Ketebalan kerak bumi bervariasi.Di bawah kerak adalah lapisan bahan batu yang juga padat, kaku, dan relatif dingin, tetapi diyakini terbuat dari bahan yang lebih padat. Lapisan ini disebut bagian atas mantel atas, dan kedalamannya bervariasi dari sekitar 31 mil (50 km) hingga 62 mil (100 km) di bawah permukaan bumi.

Kombinasi kerak dan bagian atas mantel atas ini, yang keduanya terdiri dari bahan batuan yang relatif dingin dan kaku, disebut litosfer. Litosfer memiliki manfaat yang beragam bagi kehidupan manusia, diantaranya yaitu sebagai tempat dimana manusia melakukan segala aktivitasnya, termasuk tinggal, bekerja, dan lain sebagainya.

Litosfer

Litosfer adalah lapisan terluar Bumi yang kaku.Ini berbeda dari astenosfer yang mendasari dalam hal sifat mekaniknya (atau reologi, yaitu ‘aliran’) daripada komposisi kimianya. Di bawah pengaruh intensitas rendah, tekanan jangka panjang yang mendorong gerakan lempeng tektonik, litosfer merespons dasarnya sebagai cangkang kaku sementara asthenosphere berperilaku sebagai cairan yang sangat kental.

Sifat mekanik yang lebih lemah dari astenosfer disebabkan oleh fakta bahwa, di dalam bagian mantel atas ini, suhu terletak dekat dengan suhu leleh (dengan peleburan sebagian yang terlokalisasi sehingga menghasilkan generasi magma).

Litosfer meliputi kerak (baik benua atau samudera) dan bagian paling atas dari mantel atas. Ini menipis ke beberapa kilometer di pusat penyebaran laut, mengental sekitar 100 sampai 150 km di bawah bagian yang lebih tua dari cekungan laut, dan hingga 250 sampai 300 km tebal di bawah daerah perisai benua.

Oleh karena itu, sementara kerak bumi merupakan bagian integral dari litosfer, litosfer terutama terdiri dari batuan mantel.Inilah sebabnya mengapa kadang-kadang penulis menyatakan, secara longgar, bahwa litosfer adalah bagian paling atas dari mantel mereka memilih untuk mengabaikan lapisan tipis batuan kerak.

Manfaat Litosfer

Litosfer memiliki manfaat yang beragam bagi kehidupan manusia, diantaranya yaitu:

  1. Sebagai tempat bagi manusia untuk membangun tempat tinggal

Bagian paling atas dari bumi kerak salah satunya terdiri atas massa tanah. Di atas tanah inilah manusia membangun rumah sebagai tempat tinggal.Bukan hanya manusia, hewan-hewan juga berpijak di atas tanah, meskipun ada beberapa hewan yang tinggal di bawah tanah maupun di perairan.

  1. Sebagai tempat beraktivitas bagi makhluk hidup

Litosfer bukan hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tapi juga berfungsi untuk melakukan berbagai aktivitas diantaranya yaitu mencari makanan, mengolah makanan, membuat berbagai peralatan pendukung kehidupan, mengolah berbagai bahan alam menjadi sesuatu yang lebih berguna, dan lain sebagainya.

  1. Sebagai tempat tumbuh tanaman

Bukan hanya manusia dan hewan, tumbuhan pun tumbuh di atas tanah.Melalui nutrisi yang tersimpan di dalam tanah, tumbuhan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga menjadi hal yang penting untuk selalu menjada kesuburan tanah, misalnya melalui pemupukan.

  1. Sebagai penyedia sumber makanan untuk makhluk hidup

Selain menyediakan tempat untuk hidup, litosfer juga menyediakan sumber makanan yang stabil bagi makhluk hidup sehingga bisa tumbuh, dan berkembang biak. Terdapat berbagai jenis tanaman dan hewan, serta air yang mendukung tersedianya makanan bagi seluruh makhluk hidup secara stabil karena bisa terus diperbaharui.

  1. Sebagai tempat penyimpanan air tawar

Litosfer berperan sebagai tempat penyimpanan berbagai arti air tawar. Sebagian besar air tersebut berada di bawah tanah, di sungai, di danau, di sungai bawah tanah. Air tawar tentunya menjadi kebutuhan vital bagi manusia untuk minum, memasak, mandi, mencuci, dan lain-lain.

  1. Sebagai sumber mineral

Mineral merupakan senyawa alami yang terbentuk dari proses geologis. Istilah ‘mineral’ mencakup pada komposisi bahan kimia dan strukturnya.

Mineral berkisar dalam komposisi dari unsur murni hingga senyawa kompleks.Litosfer berfungsi sebagai sumber berbagai jenis mineral.Pasokan mineral inilah yang menjadi bahan dasar untuk membuat berbagai komoditas, yang digunakan manusia setiap hari.

  1. Sebagai sumber bahan bakar

Litosfer juga bermanfaat sebagai sumber utama bahan bakar seperti batubara, minyak bumi dan gas alam. Tanpa bahan bakar tersebut, kebutuhan manusia, terutama yang berkaitan dengan sarana transportasi tidak akan dapat berjalan.

  1. Sebagai tempat pengolahan kembali sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati

Litosfer bukan hanya sebagai tempat hidup tapi juga tempat untuk mengubur atau membuang sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati.Lama-kelamaan, sisa-sisa makhluk hidup tersebut akan terurai hingga akhirnya menjadi minyak bumi, batu bara, atau gas alam.

  1. Mendukung seluruh proses kehidupan di bumi baik di darat maupun di laut

Litosfer mempunyai karakteristik yang mendukung seluruh proses kehidupan baik di darat maupun di laut sehingga semua makhluk bisa hidup dengan baik. Misalnya keberadaan tanah sebagai tempat menanam berbagai tumbuhan untuk dikonsumsi.

Selain itu, seperti yang telah dituliskan sebelumnya bahwa tanah juga berperan menyimpan air yang  bisadijadikan cadangan air bersih bagi manusia dan makhluk hidup lainnya.

  1. Sebagai penyedia berbagai jenis logam

Di alam khususnya pada lapisan litosfer tersimpan berbagai jenis logam seperti besi, aluminium, dan tembaga yang berguna bagi manusia untuk membuat bermacam-macam yang menunjang aktivitasnya. Mulai dari peralatan rumah tangga hingga peralatan industri.Melalui ketersediaan logam tersebut, industri dapat berkembang sehingga manusia dapat memproduksi berbagai peralatan untuk memudahkan pekerjaannya.

  1. Sebagai penyedia sumber energi

Litosfer berperan sebagai penyedia sumber energi yang berupa bahan bakar fosil, seperti gas alam, petroleum, dan batu bara yang sangat penting bagi manusia. Tanpa sumber-sumber energi tersebut kehidupan kita tidak akan senyaman dan secanggih saat ini, karena tidak ada listrik, tidak ada kendaraaan, serta tidak ada perkembangan teknologi yang memberikan kita kenyamanan dan kemudahan dalam melakukan berbagai aktivitas.

  1. Membantu proses produksi pupuk buatan

Untuk memproduksi pupuk buatan yang bermanfaat dalam bidang pertanian dibutuhkanunsur-unsur yang ada di litosfer seperti nitrogen, kalium, dan phosphat.Adanya pupuk buatan tersebut bisa mengembalikan kondisi tanah menjadi lebih kaya akan unsur hara sehingga tanaman yang ditanam bisa tumbuh dengan baik.

  1. Melindungi makhluk hidup dari magma dan material berbahaya lainnya yang ada di perut Bumi

Litosfer bermanfaat untuk melindungi makhluk hidup dari magma serta material panas dan berbahaya lainnya yang terdapat di perut bumi. Bayangkan apbila tidak ada litosfer dan kita harus berhadapan langsung dengan material-material di perut bumi yang super panas dan berbahaya.

  1. Melindungi makluk hidup dari suhu mantel Bumi yang sangat ekstrem

Apabila tidak ada litosfer maka manusia dan makhluk hidup lainnya akan berinteraksi langsung dengan mantel bumi yang suhunya sangat panas sehingga tidak memungkinkan adanya kehidupan. Litosfer berperan untuk melindungi kita dari suhu mantel dan inti bumi yang sangat panas.

  1. Sebagai penyedia berbagai jenis batu perhiasan

Litosfer juga berperan sebagai penyedia berbagai jenis batu perhiasan seperti intan dan permata yang terbentuk karena pengaruh tekanan yang besar dan suhu di dalam perut bumi sehingga bisa merubah karbon menjadi intan berupa batuan yang sangat indah.

Jenis Litosfer

Pada dasarnya, bumi memiliki dua jenis litosfer, yaitu kerak samudera dan kerak benua. Penjelasannya sebagai berikut;

  1. Kerak samudera

Kerak samudera terutama terdiri dari lapisan mafic (kaya magnesium dan besi) dan mantel ultramafik (lebih dari 90% mafik) dan lebih padat daripada litosfer dalam arti benua. Mengental seiring bertambahnya usia dan bergerak menjauh dari punggungan tengah laut.

Penebalan ini terjadi karena pendinginan konduktif, yang mengubah astenosfer panas menjadi mantel litosfer.Itu kurang padat daripada astenosfer selama puluhan juta tahun, tetapi setelah itu menjadi semakin padat.

Kerak samudera baru terus-menerus diproduksi di punggung tengah laut dan didaur ulang kembali ke mantel di zona subduksi, sehingga kerak samudera jauh lebih muda daripadakerak benua. Litosfer samudera tertua berusia sekitar 170 juta tahun dibandingkan dengan bagian-bagian dari kerak benua yang berumur miliaran tahun.

  1. Kerak benua

Kerak benua adalah lapisan batuan beku sedimentari yang membentuk benua dan landas kontinen. Lapisan ini sebagian besar terdiri dari batu granit.

Kerak benua juga kurang padat dari kerak samudera meskipun jauh lebih tebal (25 hingga 70 km dibandingkan 7-10 km). Sekitar 40% permukaan bumi sekarang ditutupi oleh kerak benua, tetapi kerak benua membentuk sekitar 70% dari volume kerak bumi.

Sebagian besar ilmuwan percaya bahwa awalnya tidak ada kerak benua di Bumi, tetapi kerak benua pada akhirnya berasal dari diferensiasi fraksi kerak samudera selama ribuan tahun. Proses ini terutama merupakan hasil dari vulkanisme dan subduksi

Itulah tadi uraian yang bisa kami sebutkan pada semua pembaca. Berkenaan dengan manfaat litosfer bagi kehidupan manusia dan jenis-jenisnya. Semoga melalui postingan ini bisa memberikan bahan bacaan bagi kalian yang membutuhkan.

Sumber Referensi
  • Lithosphere dari https://earthquake.usgs.gov/learn/glossary/?term=lithosphere
  • What Is Lithosphere dari https://www.universetoday.com/73597/what-is-lithosphere/
Gambar Gravatar
Diah Ainurrohmah Adalah Alumni Jurusan Geografi dan Saat Ini Sedang Proses Penyelesaian Program Pascasarjana Geografi di Kampus Negeri Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *