Ciri Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Diposting pada

Karakteristik Persaingan Tidak Sempurna

Pasar persaingan tidak sempurna ini terjadi karena terdapat beberapa sebab yang membuat salah satu pihak menguasai faktor dalam jenis industri tertentu. Penguasan tersebut kemudian dapat menguasai pasar. Ketika salah satu orang telah menguasai pasar maka akan terjadi pasar persaingan tidak sempurna.

Ciri yang benar dalam bentuk pasar ini adalah barang yang dijual dalam pasar tersebut bersifat heterogen. Tidak ada satu pun kesamaan antara penjual satu dengan yang lain. Hal tersebut disebabkan karena adanya salah satu pihak yang menetapkan peraturan dalam lingkup pasar tersebut.

Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar yang tidak teroganisir dengan baik maka dapat dikategorikan sebagai bentuk pasar itu. Pasar persaingan tidak sempurna terbentuk karena adanya pihak tertentu yang merasa menguasai salah satu jenis sumber daya alam yang ada.

Pasar persaingan tidak sempurna memiliki beberapa jenis antara lain,

  1. Pasar monopoli
  2. Pasar Ologopoly
  3. Dan lainnya

Jenis-jenis pasar ini memiliki ciri tersendiri dalam pelaksanaanya. Perbedaan yang menonjol ialah dari peran penjual, pembeli, dan barang yang diperjual belikan.

Pengertian Pasar Persaingan Tidak Sempurna Menurut Para Ahli

Para ahli memiliki definisi tersendiri tentang pasar persaingan tidak sempurna. Antara lain;

  1. Mankiw (2007), pasar adalah sekumpulan pembeli dan penjual atas barang dan jasa tertentu. Kelompok penjual dan pembeli tersebut menentukan permintaan dan penawaran terhadap produk yang dijual.
  2. William J Stanto, Pasar adalah sekumpulan orang yang mempunyai keinginan untuk kepuasan, uang untuk pembelanjaan, dan kemampuan untuk memanfaatkan uang belanja tersebut.
  3. Handri Ma’aruf, Pasar adalah terdapat tempat untuk penjual dan pembeli, terdapat interaksi antara permintaan dan penawaran, serta terdapat interaksi antara penjual dan pembeli.

Ciri Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Berikut merupakan beberapa ciri pasar persaingan tidak sempurna yang perlu kita ketahui,

Jumlah penjual terbatas

Karakteristik yang melakat pada pasar persaingan tidak sempurna adalah terdapatnya hubungan yang tidak relevan antara penjual yang ikut serta dalam pasar ini dibatasi sesuai sehingga persaingan sulit muncul, selain itu dengan kondisi ini tentusaja ia menjadi penguasa pasar.

Jenis barang beragam

Jenis barang-barang yang diperjual dan belikan kepada masyarakat sangat beragam dan tidak ada barang yang sama antara pedagang satu dengan yang lain. Semua pedagang ini memiliki jenis produk dan ciri khas tersendiri serta penggunaannya dan konsumenpun secara sendiri.

Penjual sulit masuk kedalam pasar

Dalam ciri yang satu ini mengindikan bahwa keuntungan dan kerugian pasar persaingan tidak sempurna tidak sempurna sembarang penjual dapat ikut serta menjual barang dan jasanya. Terdapat mekanisme tersendiri ketika suatu perusahaan atau pedagang ingin memasuki pasar tersebut. Termasuk diatur dalam perundangan-undangan negara.

Tidak terjadi persaingan dalam pasar

Selanjutnya yang menjadi karakteristik terakhir ialah tidak ada persaingan antar penjual satu dengan yang lain. Penjual hanya mengikuti ketetapan yang diberikan oleh penguasa pasar serta dapat menentukan harga produk secara mandiri.

Pasar Persaingan Tidak Sempurna di Indonesia

Sebagai bahasan atas penjelasan ini tentusaja tidak lengkap jika kurang menyebutkan jenis pasar tidak sepurna di Indonesia. Pada kasus ini kita dapat menyebutkan PT KAI yang merupakan salah satu moda transporasi di Indonesia.

KAI memiliki banyak akses dalam mengelola dan mengatur penggunannya, termasuk membagi dalam kelas ekonomi dan eksekutif. Kasus inipula memberikan indikasi bahwa KAI berhak mengatur tiketnya yang beragam dari murah sampai dengan mahal.

Adapun keutungannya selain dipergunakan untuk menambah penghasilan negara juga untuk melakukan pembangunan dan pemerataan infrastruktur agar perekonomian semakin berkembang.

Nah, itulah tadi bahasan lengkap yang bisa disebutkan kepada pembaca terkait dengan macam-macam ciri pasar persaingan tidak sempurna di Indonesia dan contoh kasusnya. Semoga memberikan wawasan atas pengetahuan yang sedang dibutuhkan. Trimakasih,

Daftar Pustaka
  • Bangun, W. 2007. Teori Mikro Ekonomi. Bandung: PT. Rafika Aditama.
  • Karim, A. 2007. Ekonomi Mikro Islam edisi Ketiga. Jakarta: PT. Rajawali Press.
  • Mankiw, N. G. 2007. Pengantar Ekonomi Mikro. Jakarta: Salemba Empat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *