Pembangunan Berwawasan Lingkungan: Pengertian, Ciri, Tujuan, dan Contohnya

Diposting pada

Pembangunan Berwawasan Lingkungan Adalah

Pembangunan merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup secara bertahap dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki oleh pengertian negara secara bijaksana. Istilah berwawasan lingkungan merujuk pada produk atau proses pembuatan yang, dari awal hingga akhir, sangat selaras dengan lingkungannya dan faktor ekologis yang terkait. Menurut J. Barros dan J.M. Johnston, alasan munculnya pembangunan berwawasan lingkungan erat kaitannya dengan aktivitas pembangunan yang dilakukan oleh manusia, antara lain:

  1. Kegiatan-kegiatan Industri
  2. Kegiatan Pertambangan
  3. Kegiatan Transportasi
  4. Kegiatan Pertanian

Untuk memperjelas pemahaman kita tentang pembangunan berwawasan lingkungan, artikel ini akan mengulas tentang pengertian, konsep, ciri, tujuan, dan contoh pembangunan berwawasan lingkungan.

Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Pembangunan berwawasan lingkungan merupakan suatu upaya pembangunan yang berjalan berkesinambungan atau berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan (sustainable development) dapat diartikan sebagai suatu proses pembangunan yang memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia sebesar-besarnya, tapi tetap menyerasikan potensi sumber daya alam dengan manusia sebagai subjek dan objek dalam pembangunan.

Pandangan tentang pembangunagn berwawasan lingkungan didasari oleh beberapa anggapan, diantaranya yaitu:

  1. Proses pembangunan harus berlangsung terus-menerus, dengan ditopang oleh sumber daya alam yang selalu tersedia dan dalam jumlah yang cukup, kualitas lingkungan yang baik, serta bertahan dalam waktu cukup lama.
  2. Sumber daya alam terutama udara, air, dan tanah mempunyai ambang batas yang pemanfaatannya akan menyusut baik secara kuantitas maupun kualitas.
  3. Kualitas (mutu) lingkungan memiliki kaitan langsung dengan kualitas hidup. Semakin baik kualitas, maka semakin baik pula mutu atau kualitas hidup.
  4. Pola pemanfaatan sumber daya alam saat ini seharusnya memberikan kemungkinan berbagai pilihan pengunaan sumber daya alam di masa mendatang, misalnya bahan bakar untuk kendaraan bermotor tidak selamanya harus menggunakan bensin atau solar.
  5. Pembangunan berkelanjutan harus dapat menjadi solidaritas antargenerasi, artinya sumber daya alam yang tersedia sekarang tidak hanya dihabiskan untuk kesejahteraan generasi saat ini, tetapi dapat diwariskan bagi kesejahteraan generasi di masa mendatang.

Pengertian Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Pembangunan yang berwawasan lingkungan ialah upaya sadar dan berencana dalam menggunakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana dalam pembangunan yang terencana dan berkesinambungan untuk meningkatkan mutu hidup.

Pelaksanaan pembangunan  berwawasan lingkungan dan pengendalian pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana adalah tujuan utama pengelolaan lingkungan hidup. Dengan demikian pembangunan berwawasan memiliki beberapa indikator, diantaranya yaitu:

  1. Culture – ecology interface, yaitu indikator yang menunjukkan bahwa pembangunan berkelanjutan merupakan fungsi yang terintegrasi dari nilai-nilai budaya yang menyatu terhadap ekosistem. Yang termasuk inidikator ini adalah ukuran perubahan etika lingkungan, komitmen untuk menjaga keseimbangan political culturaldan eco tourism.
  2. Culture – economy interface, yaitu indikator yang menggambarkan fungsi tujuan di dalam termin nilai-nilai non marketdan keputusan menjaga konservasi lingkungan untuk tujuan budaya. Dalam hal ini, nilai kultural ekonomi bernilai lebih tinggi.
  3. Economy – ecology interface,yaitu indikator yang menggambarkan fungsi tujuan di dalam termin dari nilai-nilai ekonomi dan cost benefit analysis. Indikator dari pembangunan berkelanjutan dapat diukur dari cadangan konservasi alam dan ekonomi (stock and flow of environmental and economy) untuk kegiatan produksi serta pelayanan untuk generasi saat ini dan yang akan datang.

Contoh dari indikator ini adalah kesuburana tanah, keragaman budaya, dan kesehatan ekosistem sebagai indikator kualitas dalam pengertian lingkungan.

Pengertian Pembangunan Berwawasan Lingkungan Menurut Para Ahli

Adapun definisi pembangunan berwawasan lingkungan menurut para ahli, yaitu:

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1997 Pasal 1 Butir 3

Pembangunan berwawasan lingkungan adalah upaya sadar dan berencana menggunakan serta mengelola sumber daya secara bijaksana dalam pembangunan yang berkesinambungan untuk meningkatkan mutu hidup generasi masa kini dan masa depan.

Yonathan Polungturan

Pembangunan berwawasan lingkungan ialah proses pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan generasi masa sekarang tanpa mengesampingkan atau mengorbankan kemampuan generasi mendatang dalam memenuhi kebutuhannya.

Konsep Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Konsep pembangunan berwawasan lingkungan adalah suatu upaya terencana dalam menggunakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana guna meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu, pembangunan tersebut harus tetap memperhatikan lingkungan sejak mulai pembangunan di rencanakan sampai pada waktu operasi pembangunan.

Ciri Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Pembangunan yang berwawasan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan mempunyai ciri khas yang membedakannya dengan pola pembangunan lainnya. Ciri-ciri tersebut antara lain:

Menggunakan pendekatan integratif

Menggunakan pendekatan yang integratif memungkinkan keterkaitan yang kompleks antara manusia dengan lingkungan untuk masa kini dan masa yang akan datang.

Menggunakan pandangan jangka panjang

Pandangan jangka panjang bisa digunakan untuk merencanakan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya yang dapat mendukung pembangunan agar secara berkelanjutan dapat dimanfaatkan.

Menjamin pemerataan dan keadilan

Pelaksanaan pembangunan yang berwawasan lingkungan menggunakan strategi yang dilandasi oleh pemerataan distribusi lahan dan faktor produksi, pemerataan kesempatan perempuan, dan pemerataan ekonomi untuk kesejahteraan.

Menghargai keanekaragaman hayati

Keanekaragaman hayati adalah dasar bagi tatanan lingkungan. Pemeliharaan keanekaragaman hayati mempunyai kepastian bahwa sumber daya alam selalu tersedia secara berkelanjutan untuk masa kini dan masa mendatang.

Sehingga dalam hal ini setiap ciri pembangunan berkelanjutan berupaya untuk menyatukan tiga, yaitu dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup menjadi suatu sinergi dalam meningkatkan kualitas manusia.

  • Dimensi ekonomi yang memfokuskan pada pertumbuhan, pemerataan, stabilitas, dan arif.
  • Dimensi sosial yang mencakup pemberdayaan, peran serta, kebersamaan, mobilitas, identitas kebudayaan, pembinaan kelembagaan, dan pengentasan kemiskinan.
  • Dimensi ekologi yang bertujuan untuk integritas ekosistem, ramah lingkungan dan hemat sumber daya alam, pelestarian keanekaragaman hayati, dan tanggapan isu global.

Tujuan Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Berdasarkan pendapat dari kelompok kami, Pembangunan Berwawasan Lingkungan bertujuan  agar masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam tidak merusak lingkungan. Oleh karena itu, dalam pengelolaan sumber daya alam perlu memerhatikan keadaan lingkungan agar ekosistem lingkungan tidak terganggu. Sumber daya alam berperan penting sebagai penopang kehidupan penduduk yang perlu dijaga kelestariannya,

Dalam buku yang berjudul Manajemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan (2015:24-25), Emil Salim (1990) mengemukakan bahwa terdapat 5 (lima) tujuan yang perlu dikembangkan dengan sungguh-sungguh untuk melaksanakan pembangunan yang berwawasan lingkungan, yaitu :

Menumbuhkan sikap kerja

Pada hakikatnya, lingkungan hidup adalah membuat hubungan saling yang berkaitan dan saling membutuhkan antara satu sektor dengan sektor lainnya, antara satu daerah dengan daerah lain, serta antara satu negara dengan negara lain, bahkan antara generasi sedang dengan generasi mendatang. Oleh sebab itu, diperlukan adanya sikap kerjasama dengan semangat solidaritas.

Maksudnya adalah antara masyarakat harus menumbuhkan sikap saling kerjasama untuk membantu melestarikan pembangunan yang berwawasan lingkungan dengan saling menyemangati bahkan saling mengandalkan sikap semangat dan menyemangati tersebut agar membuat masyarakat semakin yakin dan kuat untuk saling bergotongroyong dalam melestarikan sumber daya alam maupun sumber daya manusia agar dapat dimanfaatkan oleh keturunan atau generasi yang akan datang.

Kemampuan untuk menyerasikan kebutuhan

Kebutuhan manusia selalu meningkat perlu dikendalikan agar sesuai dengan pola penggunaan sumber daya alam secara bijaksana. Artinya, masyarakat harus bisa menyerasikan antara kebutuhan dengan kemampuan sumber daya alam supaya nantinya bisa menghasilkan barang dan jasa yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat itu sendiri.

Kebutuhan manusia yang selalu meningkat dari tahun ke tahun, sehingga sebagai masyarakat yang baik kita perlu untuk mengendalikannya agar kebutuhan untuk kedepannya nanti tidak terpuruk apalagi kekurangan. Oleh karena itu, perlu disesuaikan terlebih dahulu antara kebutuhan manusia dengan sumber daya alam agar nantinya masyarakat mampu menyeimbanginnya.

Tantangan pembangunan tanpa merusak lingkungan

Adanya perubahan jaman dari masa ke masa mengakibatkan tantangan mengenai pembangunan dunia semakin bertambah dan mungkin semakin berat, tapi kita harus dapat membuat tantangan itu menjadi seimbang supaya tantangan itu tidak merusak lingkungan, kita bisa melakukannya, misalnya melalui pengadaan penanaman seribu pohon atau bahkan mengurangi jumlah sumber daya alam yang digunakam guna untuk kesejahteraan hidup manusia yang akan mendatang.

Mengembangkan kesadaran lingkungan

Maksudnya pernyataan tersebut adalah kita sebagai masyarakat yang baik harus mengembangkan kesadaran lingkungan kepada masyarakat yang belum memahami dampak yang akan terjadi akibat lingkungan, jadi kita harus meberikan pengarahan terhadap masyarakat tersebut dengan tujuan supaya mereka dapat sadar akan pentingya kesejahteraan lingkungan dan kesejahteraan manusia.

Menumbuhkan lembaga-lembaga swadaya masyarakat

Indonesia sedang gencar-gencarnya melakukan pembangunan untuk tujuan nasional maupun tujuan dari pemerintah daerah setempat untuk memajukan daerahnya. Mengingat pentingnya pembangunan yang berwawasan lingkungan, pelaku usaha jasa konstruksi.

Misalnya lembaga swadaya masyarakat seperti kontraktor dan arsitektur didorong untuk lebih mengedepankan konsep pembangunan berwawasan lingkungan dalam melaksanakan pekerjaan konstruksinya atau dengan kata lain melakukan konstruksi yang lebih ramah lingkungan, karena konstruksi merupakan salah satu sektor yang berperan penting di dalam perubahan iklim dan lingkungan.

Contoh Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Adapun salah satu contoh konstruksi yang telah menerapkan konsep pembangunan berwawasan lingkungan adalah Summarecon Bekasi yang menjadi ikon kawasan hunian dan komersial terbaik di Bekasi. Kawasan ini dikembangkan di atas lahan seluas 240 hektar, yang mulai dibangun pada november 2010 dengan konsep hunian yang berwawasan lingkungan. Baca juga; Contoh Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

Nah, itulah tadi pembahasan secara lengkapnya mengenai materi pengertian pembangunan berwawasan lingkungan menurut para ahli, konsep, ciri, tujuan, dan contohnya. Semoga melalui artikel ini bisa memberikan pengetahuan serta edukasi mendalam bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *