Ciri Planet Jupiter dalam Tata Surya dan Penjelasannya

Diposting pada

Macam Planet Jupiter

Sistem tata surya kita dimana matahari sebagai pusatnya dahulu terdapat 1 bintang dan 9 planet. Definisi bintang yang dimaksud adalah matahari, hal ini dikarenakan syarat penyebutan bintang antara lain memiliki cahaya sendiri, dan matahari memancarkan sinar mandiri sehingga tergolong sebagai bintang. Planet-planet yang mengitari matahari dalam gugusan tata surya dulu terdapat merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus, dan pluto.

Namun saat terjadi pertemuan International Astronomical Union (IAU) ke 26 yang diselenggarakan di Praha, Republik Ceko telah disepakati bahwa Pluto dikategorikan dalam arti asteroid (benda langit kecil bukan planet). Terlepas dari perdebatan tersebut, gugusan tata surya kita terdapat suatu hal yang menarik, yaitu planet terbesar. Planet terbesar yang mengitari bumi pada porosnya dalam gugusan tata surya dinamakan Jupiter.

Bagi masyarakat Indonesia, nama Jupiter lebih familiar pada salah satu jenis motor bebek. Sebagai orang yang terpelajar, sudah sejatinya kita megetahui bahwa Jupiter merupakan planet dalam gugusan tata surya yang memiliki predikat planet terbesar. Letak Jupiter berada diantara mars dan uranus atau lebih tepatnya asteroid dan uranus. Agar lebih mengetahui pengertian dan ciri planet Jupiter, simaklah pembahasan materi sebagai berikut.

Planet Jupiter

Toponimi (penamaan) planet Jupiter diambil dari seorang tokoh dewa dalam mitologi romawi. Dalam cerita mitologi tersebut, Jupiter merupakan anak dari Saturnus dan saudara dari Neptunus. Mitologi tersebut menceritakan bahwa walaupun Jupiter telah menikah dengan Juno, namun Jupiter tetap menyukai dan disukai banyak wanita karena ketampanannya. Hal ini selaras dengan kenampakan planet Jupiter yang sangat indah.

Jadi, tokoh mitologi romawi bernama Jupiter tersebut terkenal playboy pada masanya dikarenakan memiliki wajah yang rupawan. Keselarasan cerita tersebut cocok dengan fakta pada planet Jupiter yang mempunyai warna terindah jika dibandingkan dengan gugusan planet lain dalam tata surya. Dalam bahasa sansekerta, Jupiter juga dikenal dengan istilah wrespati yang mengandung arti keindahan.

Fakta lain mengatakan bahwa besarnya Jupiter setara dengan 1.300 volume bumi. Bisa dibayangkan padahal struktur bumi tempat kita bernaung selama ini terasa begitu luas namun kenyataannya Jupiter ribuan kali lebih luas dari pada bumi. Fakta tersebut memberikan gambaran bahwa Tuhan Yang Maha Esa sungguh Agung dengan segala kuasaNya. Dilihat dari karakteristiknya, Jupiter memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

Ciri Planet Jupiter

Karena merupakan planet terbesar dalam gugusan tata surya, Jupiter memantulkan 70% cahaya matahari. Sehingga jika kita perhatikan saat langit malam, kita bisa melihat benda langit mirip bintang yang memancarkan cahaya begitu cerah. Cahaya tersebut berasal dari planet Jupiter yang sedang memancarkan cahaya matahari. Jupiter terkenal sebagai planet yang besar namun lincah. Pernyataan tersebut dibuktikan dengan rotasi Jupiter yang memakan waktu kurang dari 10 jam.

Gravitasi yang terdapat di planet Jupiter kuatnya 2,65 kali yang dimiliki oleh bumi. Sehingga orang gemuk yang memiliki berat badan sekitar 100 kg maka ketika dirinya sedang berada di planet Jupiter mengalami kenaikan sebesar 265 kg. Kandungan unsur senyawa yang dimiliki oleh planet Jupiter antara lain hidrogen, helium, amoniak, dan methan. Ciri-ciri planet Jupiter secara lengkap bisa disimak pada uraian materi di bawah ini.

Planet Luar (Superior)

Karena jumlah planet yang mengitari matahari dalam gugusan tata surya berjumlah 8 maka klasifikasinya dibagi menjadi 2 yaitu planet dalam (inferior) dan planet luar (superior). Planet dalam (inferior) terdiri atas Merkurius, Venus, dan Bumi. Sedangkan yang termasuk sebagai planet luar (superior) adalah Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Yang membatasi antara planet luar dan planet dalam adalah garis orbit (lintasan) revolusi bumi.

Urutan ke 5 dari Matahari

Jupiter merupakan planet urutan ke 5 yang terdekat dari matahari. Pembagian posisi urutan planet terjadi begitu saja sejak tata surya terbentuk. Teori nebula, planetesimal, pasang surut gas, big bang, dan lain sebagainya merupakan beberapa teori yang menjelaskan bagaimana tata surya terbentuk. Disamping pembelajaran mengenai teori pembentukan tata surya yang terpenting adalah kita mengetahui bahwa klasifikasi posisi planet terjadi begitu saja.

Planet Terbesar dalam Tata Surya

Planet Jupiter memiliki ukuran volume 1.300 kali yang dimiliki oleh bumi. Garis tengah (diameter) planet Jupiter adalah sepanjang 142.860 km. Fakta tersebut menyebabkan planet Jupiter mendapatkan predikat sebagai Biggest Planet in Solar System (Planet Terbesar di Tata Surya).

Apabila Jupiter memiliki kandungan oksigen, maka kehidupan di bumi bisa dipindahkan kesana dan masalah kepadatan penduduk mudah terselesaikan.

Jangka Waktu Rotasi 9 Jam 50 Menit

Rotasi adalah pergerakan planet berputar pada porosnya. Walaupun Jupiter merupakan planet terbesar namun “dirinya” sangat lincah.

Terbukti dari rotasinya yang hanya memakan waktu kurang dari 10 jam yaitu 9 jam 50 menit. Sama halnya dengan 1 hari di bumi adalah 2 hari di Jupiter. Singkatnya siang dan malam disana (± 5 jam siang, 5 jam malam) mustahil dapat ditanamai tumbuhan yang membutuhkan penyinaran matahari sepanjang hari.

Jangka Waktu Revolusi 12 Tahun

Jarak antara planet Jupiter dan bintang terdekat (matahari) adalah sekitar ± 778.000.000 km. Jauhnya jarak tersebut menyebabkan planet Jupiter membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan revolusi (perputaran planet pada orbitnya).

Waktu yang dibutuhkan planet Jupiter dalam melakukan revolusi adalh sekitar 12 tahun. Artinya, 1 tahun di Planet Jupiter sama dengan 12 tahun di Planet Bumi.

Terdiri dari Hidrogen, Amoniak, Helium, dan Methan

Kandungan unsur senyawa yang terdapat pada Planet Jupiter adalah hidrogen, amoniak, helium, dan methan. Hidrogen adalah benda non logam dengan gas diatomik. Amoniak adalah gas berbau tajam yang merusak kesehatan. Helium adalah gas mulia berupa monatomic.

Methan adalah gas hidrokarbon yang berbau belerang. Dari kandungan unsur kimia tersebut dalam disimpulkan bahwa Jupiter merupakan gumpalan gas yang besar.

Mempunyai Atmosfer

Langit-langit planet Jupiter memiliki lapisan atmosfer seperti bumi. Hal ini dibuktikan dengan kenampakan planet Jupiter yang terlihat awan-awan putih di setiap permukaannya. Atmosfer pada planet Jupiter tidak sebanyak bumi. Jadi asteroid yang masuk ke Jupiter tidak terbakar sempurna sehingga sering terjadi hujan meteor disana. Atmosfer Jupiter berasal dari kandungan zat amoniak.

Memiliki Temperatur yang Sangat Rendah (-140°C)

Amoniak dan methan yang menjadi unsur senyawa kimia Jupiter memiliki suhu yang sangat dingin. Didukung dengan jarak antara pusat panas (matahari) dengan planet Jupiter yang berkisar 778 juta km menyebabkan daerah ini mengandung temperatur -140°C. Apabila tumbuhan bisa ditanam pada daerah Jupiter, maka yang terjadi adalah tambah dingin dikarenakan sifat alami tumbuhan menyejukkan suhu.

Tidak Memiliki Unsur Kehidupan

Bumi merupakan satu-satunya planet dalam gugusan tata surya bahkan jagat raya yang mengandung unsur kehidupan.

Makhluk hidup dapat berkembang biak di bumi karena kandungan air dan oksigen. Jupiter tidak memiliki air dan oksigen yang menjadi syarat adanya kehidupan. Jadi mustahil terdapat unsur kehidupan disana. Apabila adapun, maka makhluk hidup akan kepanasan karena banyaknya kandungan gas methana.

Mempunyai 67 Satelit Alam

Metis, Adrastea, Amalthea, Thebe, Io, Europa, Ganymede, Callisto, Themisto, Leda, Himalia, Lysithea, Elara, Carpo, S/2003 J12, Euporie, S/2003 J3, S/2003 J18, S/2011 J1, S/2010 J2, Thelxinoe, Euanthe, Helike, Orthosie, Iocaste, S/2003 J16, Praxidike, Harpalyke, Mneme, Hermippe, Thyone, Ananke, Herse, Aitne, Kale, Taygete, S/2003 J15, S/2003 J10, S/2003 J23, Erinome, Aoede, Kallichore, Kalyke, Carme, Callirrhoe, Eurydome, S/2011 J2.

Pasithee, S/2010 J1, Kore, Cyllene, Eukelade, S/2003 J4, Pashipae, Hegemone, Arche, Isonoe, S/2003 J9, S/2003 J5, Sinope, Sponde, Autonoe, Megaclite, S/2003 J2, S/2003 J20. Istilah asing tersebut merupakan 67 satelit alam yang dimiliki oleh planet Jupiter.

Satelit adalah benda langit yang berukuran kecil dengan tugasnya mengikuti planet induk. Banyaknya satelit alam planet Jupiter dipengaruhi oleh besarnya ukuran planet tersebut.

Great Red Spot

Jupiter memiliki julukan great red spot (pandangan merah dan besar). Hal ini dikarenakan apabila kita melihat langit cerah di malam hari akan terlihat kenampakan Jupiter berupa bintang besar yang berwarna merah.

Nah, uraian tersebut merupakan pembahasan materi yang menjelaskan tentang ciri-ciri planet Jupiter dalam sistem tata surya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi pembaca dalam tujuan menambah ilmu pengetahuan. Sekian dan terima kasih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *