Contoh Desa Swasembada Yang ada di Indonesia

Diposting pada

Desa Swasembada di Indonesia

Desa swasembada adalah pemukiman yang terdapat di daerah pedesaan. Biasanya wilayah desa ini lebih besar dari “dusun” tetapi lebih kecil dari “ciri kota“. Beberapa ahli geografi secara khusus mendefinisikan sebuah desa swasembada memiliki antara 500 sampai dengan 2.500 penduduk.

Jumlah populasi penduduk ini tentusaja bisa menggambarkan bahwa wilayah pedesaan swasembada menjadi komponen dalam pertumbuhan dan perkembangan kemajuan sebuah negara.

Desa Swasembada

Desa swasembada adalah sebagai desa yang lebih maju daripada desa swakarya dan tidak terikat oleh adat-istiadat. Secara umum, dapat dikatakan bahwa desa swasembada merupakan arti desa yang masyarakatnya telah mampu dalam memanfaatkan dan mengembangkan SDA dan potensinya sesuai dengan kegiatan pembangunan regional.

Maka, dalam penerapannya desa swasembada senantiasa melihat masyarkatnya telah mampu memanfaatkan dan mengembangkan SDA dan potensinya yang sesuai dengan kegiatan pembagunan regional.

Ciri-ciri desa swasembada

Diantaranya yaitu:

  1. Lokasinya kebanyakan sudah di ibukota kecamatan
  2. Padatnya penduduk
  3. Hubungan antarmanusia bersifat rasional
  4. Mata pencaharian heterogen
  5. Sudah terlepas dari ikatan dengan adat istiadat
  6. Adanya fasilitas-fasilitas yang terpenuhi dan lebih maju daripada desa lain
  7. Masyarakat sudah lebih efektif dalam berpartisipasi

Contoh Desa Swasembada

Sedangkan untuk berbagai contoh desa swasembada yang ada di Indoenesia, antara lain sebagai berikut;

  1. Desa Hanura

Desa Hanura merupakan salah satu desa yang terletak di Teluk pandan Kabupaten Pesawaran Provinsi Bandar Lampung. Selama lebih dari empat dasa warsa, Desa Hanura telah banyak berubah, dari sebuah desa yang mulanya berupa blue print daerah transmigran kini telah jauh berkembang sehingga tata wilayah, tata kelola Desa hanura adalah salah satu yang terbaik di wilayah Kabupaten Pesawaran Propinsi Lampung.

Mata pencaharian penduduk di desa ini pun beragam, diantaranya yaitu buruh, PNS, Tani, Pedagang, Karyawan, Wiraswasta, TNI, dan Pensiun.

  1. Desa Selo

Desa Selo merupakan salah satu daerah yang terletak di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Wilayah desa ini diapit oleh dua gunung, yaitu Gunung Merbabu dan Gunung Merapi (Jogjakarta), sehingga secara potensinya Desa Selo ini cocok sebagai Desa Wisata.

Mayoritas penduduk di desa ini sudah berfikir maju serta bisa mengkordinir desanya dengan potensi yang ada. Misalnya masyarakat sudah membangun homestay yang diperuntukkan sebagai tempat istrhat pada wisatawan.

  1. Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Jawa Timur

Desa Pujon Kidul merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jwa Timur. Desa yang satu ini memiliki pemandangan alam yang indah. Di wilayah ini kita dapat melihat gunung, sawah, air terjun, sehingga Desa Pujon Kidul juga dikenal sebagai desa agrowisata terbaik.

Di wilayah ini, kita juga dapat mengunjungi pengolahan susu sapi, budi daya tanaman obat keluarga, air terjun Sumber Pitu, Kafe Sawah, kebun buah, dan masih banyak lagi.

  1. Desa Pariangan

Desa Pariangan terletak di Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Berdasarkan legenda yang beredar, desa ini merupakan tempat pertama orang Minangkabau menetap.

Desa Pariangan merupakan salah satu dari 5 desa terindah di dunia versi Budget Travel yang disandingkan dengan 4 desa lainnya, yaitu Desa Wengen yang terdapat di Swiss, Desa Eze yang terdapat di Prancis, Desa Niagara on the Lake yang terdapat di Kanada, dan Desa Cesky Krumlov yang terdapat di Ceko.

  1. Desa Argapura

Desa Argapura merupakan salah satu desa yang terletak di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Desa ini memiliki panorama pertanian atau perkebunan yang sungguh memesona. Keindahan teraseringnya tidak kalah menarik dibandingkan Bali, bahkan Vietnam atau Thailand.

Pda abagian barat desa ini, terdapat keindahan alam berupa lembah Cilongkrang. Sedangkan pada bagian timur, kita dapat melihat Gunung Cermai dengan ketinggian antara 3.078 meter di atas permukaan laut. Mayoritas hasil bumi di desa ini adalah bawang daun, padi, ubi, bawang merah dan sebagainya.

  1. Desa Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat

Kawasan Lembang merupakan salah satu daerah dataran tinggi yang terkenal di Indonesia. Hal ini karena Lembang menawarkan aneka wisata alam asri, udara sejuk, dan pemandangan alam yang hijau.

Saking banyaknya tempat wisata, kamu tak akan bosan untuk terus berkunjung ke sini. Dari tempat wisata yang romantis hingga ekstrem hampir semuanya ada. Beberapa tempat wisata yang terkenal adalah Gunung Tangkuban Perahu, Kampung Gajah, Curug Malela, dan lain-lain.

  1. Desa Kersik Tuo, Kabupaten Kerinci, Jambi

Desa ini menjadi salah satu gebang utama menuju Gunung Kerinci. Kersik Tuo merupakan jalur resmi yang lebih banyak diminati oleh para pendaki sebab lebih mudah dibandingkan Solok. Selain itu, kamu bisa menikmati panorama desa dengan latar pemandangan alam Gunung Kerinci.

Di Desa Kersik Tuo ada bermacam-macam basecamp pendakian yang membuka layanan 24 jam. Sambil istirahat dan menyiapkan barang, kamu bisa mencari guide atau porter pendakian dengan harga sekitar Rp250 ribu per hari.

  1. Desa Tamansari

Desa Tamansari adalah salah satu desa yang terletak di sebuah nama desa di Kecamatan Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Desa yang satu ini merupakan desa wisata yang diperkenalkan secara resmi pada 19 Mei 2016 lalu sebagai hasil kerjasama Pemkab Banyuwangi dengan Bank Central Asia (BCA).

Potensi wisata yang dimiliki Desa Tamansari yaitu karena letaknya di kawasan Wisata Alam Gunung Ijen. Selain letak geografisnya yang menguntungkan tersebut, wilayah desa ini sendiri mempunyai potensi yang bisa dikembangkan untuk menunjang sektor pariwisata.

Jarak Desa Tamansari dari Kota Banyuwangi hanya sekitar 24 km, serta posisinya berada di tengah-tengah perjalanan menuju Kawah Ijen, menjadikannya strategis untuk dijadikan sebagai persinggahan.

  1. Desa Sungai Nyalo

Nagari (desa adat) Sungai Nyalo terletak di Kecamatan Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Ini juga merupakan desa yang terpilih sebagai “Desa Wisata Dengan Perkembangan Tercepat” yang berada di Kenagarian Sungai Nyalo.

Kawasan pesisir pantai ini mempunyai pantai dan bukit yang menjadi andalan. Bukan hanya Bukit Mandeh yang menawarkan pemandangan batu-batu berbentuk pulau, tapi ada juga Pantai Carocok yang terkenal dengan Pulau Cubadak yang masih sangat asri.

Meskipun belum terlalu dikenal di dalam negeri, justru turis asing banyak yang berwisata ke kawasan ini dan dijuluki sebagai “Paradise of the South” ini.

  1. Desa Bleberan

Desa Bleberan merupakan salah satu desa yang terletak di erada di Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul. Desa ini menjadi salah satu desa wisata terbaik pilihan Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang meraih penghargaan kategori Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Salah satu pertimbangan Kemendes PDT dalam memilih Desa Wisata Bleberan yaitu karena desa ini mempunyai Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang mampu memanfaatkan teknologi pengelolaan air bersih.

Demikianlah saja artikel yang bisa kami uraikan pada kalian tentang adanya beragam contoh desa swasembada di Indonesia dalam berbagai wilayahnya. Semoga bisa memberikan pemahaman sekaligus referensi bagi yang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Diah Ainurrohmah Adalah Alumni Jurusan Geografi dan Saat Ini Sedang Proses Penyelesaian Program Pascasarjana Geografi di Kampus Negeri Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *