Pengertian Hewan Vertebrata, Ciri-ciri, Susunan Organ, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Hewan Vertebrata

Bumi adalah satu-satunya planet di sistem tata surya yang terkandung unsur kehidupan di dalamnya. Unsur kehidupan di planet bumi antara lain manusia, hewan, dan tumbuhan. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai hewan. Cara berkembang biak hewan ada yang berterlur, beranak, dan membelah diri. Hewan juga ada yang herbivora, karnivora, dan hewan omnivora. Hewan ada yang bertulang belakang (vertebrata) dan tidak bertulang belakang (invertebrata). Pembahasan secara mendalam yang diulas artikel berikut adalah mengenai hewan vertebrata.

Hewan Vertebrata

Hewan vertebrata pada dasarnya yaitu hewan yang memiliki tulang belakang. Fungsi tulang belakang ada di tubuh hewan memiliki kegunaan yang sama pada manusia yaitu untuk menopang tubuh dari keseluruhan beban yang telah dipergunakan.

Pengertian Hewan Vertebrata

Hewan vertebrata adalah hewan yang memiliki tulang belakang. Tulang belakang yang ada di dalam tubuh hewan vertebrata bisa dikatakan sebagai tulang punggung. Karakristik dari struktur tubuh hewan vertebrata fisiknya lebih sempurna dari pada struktur tubuh hewan yang tidak memiliki tulang belakang.

Selain untuk menopang tubuhnya, kegunaan tulang belakang pada hewan vertebrata juga memiliki fungsi mengumpulkan sel saraf dari seluruh tubuh yang ada di dalam diri hewan menuju ke otak. Pengumpulan sel sarah dari dalam tubuh hewan menuju ke otak tidak dimiliki oleh hewan yang berjenis tidak memiliki tulang belakang atau hewan invertebrata.

Ada fungsi lain yang didapatkan ewan yang memiliki tulang belakang. Fungsi tersebut antara lain tulang belakang pada tubuh hewan vertebrata berfungsi untuk membantu mengedarkan peredaran darah yang telah dipompa oleh jentung dan disebar ke seluruh tubuh serta sebaliknya mengembalikan peredaran darah dari pembuluh nadi yang ada di seluruh tubuh menuju ke jantung.

Hewan vertebrata biasanya akan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Kita perhatikan saja hewan-hewan dengan harga jual yang tinggi biasanya hewan tersebut adalah hewan yang berjenis sebagai hewan yang memiliki tulang bealakang atau hewan vertebrata.

Sedangkan kita jarang menjumpai hewan yang tidak memiliki tulang belakang namun memiliki nilai ekonomis yang tinggi untuk harga jualnya di pasaran penjualan hewan khususnya di Indonesia.

Ciri Hewan Vertebrata

Hewan vertebrata pada dasarnya memiliki karakteristik yang unik ketimbang hewan berjenis tidak memiliki tulang belakang. Ciri-cirinya adalah bentuk tulang, tengkorak, simetris, dan kompleks. Penjelasannya adalah sebagai berikut;

Bentuk Tulang

Hewan vertebrata memiliki bentuk tulang yang unik. Keunikan tulang tersebut terlihat dari bentuk belakang tubuhnya. Tulang tersebut melintang dari kepala hingga ekor. Sebagai contoh pada ayam hewan tersebut adalah hewan vertebrata, maka ayam memiliki tulang belakang yang terlihat dari kepala hingga ekor. Sedangkan gurita hewan tersebut tidak memiliki tulang belakang yang mana terlihat dari punggungnya yang terlihat lunak tanpa ada tulang sama sekali.

Memiliki Tengkorak

Fungsi utama dari tengkorak adalah untuk melindungi otak dari benturan. Jika kita lihat pada tubuh kucing yang mana kucing adalah jenis hewan yang memiliki tulang belakang maka terlihat di kepala kucing terdapat tulang tengkorak yang melindungi kepala kucing dari benturan.

Sedangkan apabila kita perhatikan pada tubuh udang yang mana udang adalah jenis hewan yang tidak memiliki tulang belakang maka pada kepala udang terlihat lunak tanpa perlindungan tengkorak.

Simetris Bilateral

Yang dimaksud dengan simetris bilateral adalah hewan yang berhubungan antara hewan satu dengan hewan lain yang umumnya sejenis. Simetris bilateral mengandung arti hewan bertulang belakang sering hidup berkelompok membentuk habitat. Kita perhatikan pada hewan kijang, kijang merupakan hewan bertulang belakang, kijang suka hidup berkoloni dengan jenis kijang yang lain.

Tubuh yang Kompleks

Hewan yang memiliki tulang belakang struktur tubuhnya kompleks. Struktur tubuh yang kompleks ini membuat hewan jenis vertebrata memiliki kepala, leher, badan, tangan, kaki, dan ekor. Kita perhatikan pada sapi, sapi adalah hewan yang mempunyai struktur tulang belakang, sapi memiliki kepala, leher, badan, kaki, dan ekor.

Sedangkan jika kita perhatika pada cacing, cacing adalah jenis hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Cacing struktur tubuhnya tidak kompleks seperti hewan vertebrata. Cacing hanya memiliki badan-badan saja.

Susuan Organ Hewan Vertebrata

Pada dasarnya susunan organ tidak hanya dimiliki oleh hewan vertebrata saja. Namun susunan organ dimiliki oleh semua jenis makhluk hidup. Susunan organ tersebut adalah fungsi dari kinerja tubuh untuk melakukan sesuatu. Penjelasan dibawah ini adalah susunan organ pada hewan vertebrata.

Hormon Pengendalian

Hormon pengendalian adalah suatu hormon yang dimiliki makhluk hidup untuk bergerak. Hormon pengendalian pada hewan vertebrata bentuknya seperti kelenjar bundar. Kelenjar bundar tersebut mengeluarkan hormon endoktrin yang berfungsi untuk memacu kinerja organ tubuh lainnya pada hewan.

Selanjutnya hormon endoktrin akan berfungsi sebagai pengendalian pada hewan. Hormon endoktrin memberikan semangat pada hewan untuk melakukan proses perkembang biakan hingga melakukan proses fisiologis. Proses pencernaan pada tubuh hewan vertebrata juga didorong oleh hormon endoktrin tersebut

Susunan Saraf

Letak posisi utama susunan saraf hewan bertulang belakang terletak tepat di tulang punggungnya. Tulang saraf tersebut berfungsi untuk melancarkan darah yang menuju ke otak dan sebaliknya dikembalikan ke ekor. Susunan saraf yang terdapat di tulang belakang umunya terdiri dari sumsum.

Suhu Tubuh Sesuai Suhu Lingkungan

Hewan yang memiliki tulang belakang atau hewan dengan jenis vertebrata memiliki suhu tubuh yang disesuaikan dengan suhu lingkungannya. Semakin tinggi temperatur lingkungan maka hewan vertebrata juga memilik suhu tubuh yang tinggi. Dan sebaliknya semakin rendah suhu akibat kerusakan lingkungan maka suhu tubuh hewan vertebrata juga akan rendah.

Hal ini dapat kita perhatikan pada beruang. Beruang merupakan hewan yang memiliki tulang belakang. Beruang memiliki suhu tubuh yang dinginsaat berada di daerah kutub. Hal itu menjadikan bulu beruang berwarna putih dan jadilah beruang kutub.

Sebaliknya, beruang yang tinggal di lingkungan yang panas maka suhu tubuhnya juga akan menjadi panas. Hal itulah yang menyebabkan beruang madu memiliki bulu berwarna coklat. Selengkapnya, baca; Pengertian Lingkungan Hidup, Ciri, Manfaat, Komponen, dan Contohnya

Contoh Hewan Vertebrata

Klasifikasi hewan selama ini adalah bisa dilihat dari jenis hidupnya. Ada yang di darat, di air, di udara, dan ada pula yang di darat dan di air. Semua jenis hewan darat, udara, dan air di dalamnya terdapat klasifikasi hewan yang memiliki tulang belakang. Hewan yang memiliki tulang belakang antara lain;

  • Ikan
  • Katak
  • Buaya
  • Kura-kura
  • Penyu
  • Kadal
  • Ayam
  • Burung
  • Sapi
  • Kambing
  • Harimau
  • Kijang
  • Kucing
  • Rusa
  • Musang
  • Anjing
  • Kerbau
  • Kuda
  • Monyet
  • Beruang
  • Iguana
  • Rubah
  • Katak
  • Tikus
  • Tupai
  • Domba
  • Lembu
  • Kelinci
  • Hamster
  • Jerapah
  • Singa
  • Badak
  • Kuda nil
  • Gajah
  • Dan lain sebagainya.

Nah, penjelasan diatas adalah ulasan singkat mengenai hewan yang memiliki tulang belakang atau hewan vertebrata. Semoga hadirnya artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca khususnya pelajar Indonesia. Terima Kasih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *