Pengertian Pegunungan, Karakteristik, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Pegunungan

Struktur bumi kita tidaklah datar, melainkan terdiri atas beraneka ragam bentang alam. Bentang lahan di muka bumi berupa daratan dan didominasi oleh perairan. Bentang alam di wilayah daratan antara lain dataran rendah, dataran tinggi, gunung, dan pegunungan perairan antara lain pantai, sungai, danau, dan selat. Indonesia sendiri merupakan negara kepulauan yang terdiri atas beragam bentang alam yang berbeda-beda di setiap daerah.

Hal tersebut berpengaruh terhadapa beragamnya aktivitas penduduk di wilayah yang bersangkutan. Misalnya penduduk yang tinggal di dataran rendah sebagian besar memanfaatkan wilayahnya untuk aktivitas pertanian, penduduk yang tinggal di pantai sebagian besar memanfaatkan wilayahnya untuk aktivitas perikanan, sedangkan penduduk yang tinggal di pegunungan memanfaatkan wilayahnya untuk aktivitas perkebunan. Oleh karena itulah pada artikel ini secara lebih spesifik akan mengkaji tentang bentang alam pegunungan yang meliputi pengertian pegunungan, karakteristik, manfaat, dan contoh pegunungan.

Pegunungan

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak pegunungan, karena hampir di setiap pulau di Indonesia terdapat gunung. Keberadaan gunung-gunung tersebut dapat menjadi penyebab tingginya tingkat kerawanan bencana gunung meletus di Indonesia, tapi  dampak positif yang dapat diterima yaitu potensi kekayaan alam yang tersimpan di wilayah tersebut, sekaligus dapat memberikan beragam macam pemandangan alam yang sangat indah, yang seringkali dijadikan tempat wisata.

Pengertian Pegunungan

Terdapat beberapa definisi pegunungan, diantaraya yaitu:

  • Pegunungan adalah kumpulan atau gugusan beberapa gunung besar dan juga kecil yang memanjang dan sambung menyambung menjadi satu antara satu dengan yang lainnya.
  • Pegunungan adalah sebuah daratan yang menjulang dari sekelilingnya.
  • Pegunungan adalah perbukitan yang memiliki ketinggian antara 500 m hingga 600 m dari permukaan air laut.
  • Pegunungan adalah rangakian dari beberapa gunung.
  • Pegunungan adalah barisan dari gunung- gunung yang terdapat dalam suatu barisan di suatu wilayah.
  • Pegunungan adalah serangkaian gunung yang terhubung bersama- sama yang pada umumnya membentuk garis panjang gunung- gunung.

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa pengertian pegunungan adalah landform yang memiliki semacam signifikansi atau perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan tanah sekitarnya, biasanya dalam bentuk puncak. Pegunungan dianggap lebih curam, lebih tinggi, dan lebih menonjol daripada bukit. Pegunungan saja tunggal, tetapi biasanya terbentuk dari rangkaian gunung-gunung.

Pengertian Pegunungan Menurut ahli

Berikut ini definisi pegunungan menurut para ahli, diantaranya yaitu:

Oxford Dictionaries

Pegunungan adalah elevasi alami dari permukaan bumi yang besar dan lebih tinggi disbanding sekitarnya; sebuah bukit besar yang curam.

Wikipedia

Pegunungan atau disebut juga Barisan dan Banjaran ialah suatu area geografis dengan gunung-gunung yang terkait secara geologis yang membentuk suatu jajaran/rantai. Pegunungan dapat dibatasi oleh dataran tinggi atau terpisah dari pegunungan lain dengan melewati punggung gunung atau lembah.

Proses Terbentuknya Pegunungan

Pegunungan dapat terbentuk melalui beberapa proses, diantaranya yaitu:

Proses sedimentasi

Pada proses ini sungai membawa endapan menuju daratan, atau proses ketika endapan hasil letusan gunung dilemparkan ke daratan. Endapan tersebut lama kelamaan menumpuk dan berubah menjadi batuan sedimen yang semakin lama ukurannya semakin besar. Selengkapnya, baca; Sedimentasi: Pengertian, Jenis, dan Faktornya

Pergerakan lapisan kerak

Ketika endapan telah terbentuk, akan terjadi proses pergerakan lapisan kerak bumi. Ketika batuan sedimen telah terbentuk, akan terjadi proses pergerakan lapisan kerak yang dapat mendesak batuan sedimen tersebut hingga terhimpit atau terlipat. Selengkapnya, baca; Struktur Bumi dan Komponennya

Tekanan besar Setelah mengalami pelipatan

Hal ini biasanya terjadilah tekanan besar yang menyebabkan lapisan tanah khusushnya pada bagian batuan tersebut semakin terangkat. Hal itulah yang akan membentuk barisan gunung, atau yang dikenal dengan istilah pegunungan.

Karakteristik Pegunungan

Pegunungan mempunyai beberapa karakteristik yang membedakannya dengan bentang alam yang lain, antara lain:

  1. Pegunungan terdiri atas beberapa gunung.
  2. Pegunungan memiliki ketinggian yang bisa mencapai lebih dari 700 meter di atas permukaan laut
  3. Lebih curam daripada bukit
  4. Gunung atau pegunungan biasanya memiliki puncak yang runcing
  5. Gunung-gunung yang membentuk pegunungan tersebut berderet dan saling terhubung satu sama lainnya dalam satu wilayah.
  6. Gunung-gunung tersebut berukuran besar maupun kecil

Selain itu, ciri khas lainnya ialah iklim, dimana dalam pegunungan cenderung memiliki cuaca yang lebih dingin, lebih basah, dan udara yang lebih tipis. Udara tipis mengacu pada fakta bahwa di ketinggian yang lebih tinggi dari gunung semakin sedikit oksigen untuk bernapas.

  1. Memiliki topografi yang bergelombang.
  2. Memiliki cadangan air tanah dalam jumlah yang sedikit.
  3. Aktivitas masyarakat di pegunungan paling dominan adalah berkebun. Hawanya yang dingin menjadikan pegunungan tidak cocok untuk pertanian karena kurang subur.
  4. Pegunungan umumnya memiliki kondisi yang kurang ramah untuk tumbuhan dan hewan. Ini mengarah pada adaptasi evolusioner yang sangat berbeda bagi tanaman dan hewan yang membuat elevasi yang lebih tinggi sebagai rumah mereka.

Karakteristik yang telah disebutkan di atas merupakan karakteristik pegunungan secara umum karena antara pegunungan yang satu dengan yang lain hampir tidak ada perbedaan atau mirip. Akan tetapi, pada dasarnya pegunungan-pegunungan tersebut dapat dibedakan menjadi beberapa jenis ditinjau dari ketinggiannya, yaitu:

  1. Pegunungan rendah, jika pegunungan memiliki ketinggian ketinggian antara 500 meter sampai dengan 1.500 meter di atas permukaan air laut.
  2. Pegunungan tinggi, seperti namanya, jika pegunungan memiliki ketinggian  ketinggian lebih dari 1.500 meter dari atas permukaan air laut.

Manfaat Pegunungan

Keberadaan bentang alam pegunungan memiliki beragam manfaat, diantaranya yaitu:

  1. Pegunungan seringkali dimanfaatkan sebagai tempat wisata alam karena dengan kondisi pemandangan alamnya yang indah dan udaranya yang sejuk.
  2. Daerah perkebunan merupakan tempat yang sesuai unutuk usaha perkebunan bunga, sayuran dan tanaman industri.
  3. Pegunungan dapat dijadikan sebagai hutan untuk daerah perlindungan hewan dan tumbuhan agar tidak punah. Pepohonan yang tumbuh di pegunugan akan memberikan ekosistem alam yang akan menjadi tempat perlindungan hewan dan aneka tumbuhan lainnya.
  4. Keberdaan gunung dan pegunungan yang menjulang tinggi dapat memperlambat terjangan angin ke daratan.
  5. Pegunungan dapat menyimpan air yang lebih banyak ketika hujan turun, ini tentunya akan bermanfaat bagi manusia untuk memenuhi kebutuhan air.
  6. Gunung-gunung biasanya mengandung bahan tambang seperti emas, perak, bebatuan, pasir dan lainya yang dapat memberikan kebermanfaatan bagi manusia, khusunya dalam perekonomian.

Contoh Pegunungan

Berikut ini akan diulas beberapa contoh pegunungan yang ada di dunia dan di Indonesia, antara lain:

Pegunungan Himalaya

Himalaya merupakan sebuah barisan pegunungan di Asia yang memisahkan anak benua India dari Dataran tinggi Tibet. Di Himalaya terdapat gunung-gunung tertinggi di dunia, misalnya Gunung Everest dengan ketinggian 8.850 m dpl, Dapsang dengan ketinggian 8.611 m dpl, dan Kangchenjunga 8.586 m dpl, serta merupakan sumber dari 2 sistem sungai besar yaitu Sungai Indus dan Sungai Ganga-Brahmaputra.

Barisan Pegunungan Himalaya panjangnya sekitar 2400 km, dari Nanga Parbat di barat hingga Namche Barwa di timur, yang melintasi 5 negara yaitu Pakistan, India, Tiongkok, Bhutan dan Nepal. Lebar pegunungan bervariasi antara 250-300 km. Himalaya terdiri atas 3 barisan parallel yang diatur menurut ketinggian dan usia secara geologis. Pegunungan ini terbentuk dari proses tumbukan lempeng tektonik yang disebut koalisi yang menghasilkan pegunungan non-vulkanik.

Pegunungan Andes

Pegunungan Andes merupakan pegunungan terpanjang di dunia yang membentuk rangkaian dataran tinggi sepanjang pantai barat Amerika Selatan. Panjang Pegunungan Andes lebih dari 7.000 km, dan lebarnya mencapai 500 km pada beberapa tempat (terlebar pada 18° sampai 20° LS), serta mempunyai ketinggian rata-rata sekitar 4.000 m dpl.

Pegunungan Andes membentang di 7 negara yaitu Argentina, Bolivia, Chili, Kolombia, Ekuador, Peru, dan Venezuela. Ketujuh negara tersebut kadang disebut “Negara-Negara Andean” (Andean States). Rangkaian pegunungan ini  terdiri atas dua pegunungan besar  yaitu Cordillera Oriental dan Cordillera Occidental, yang sering dipisahkan dengan cekungan yang dalam, yang kemudian muncul rangkaian pegunungan minor, seperti Cordillera de la Costa di Chili.

Puncak gunung tertinggi di pegunungan ini Gunung Aconcagua yang menjulan 6.962 m dpl. Puncak Chimborazo di wilayah Ekuador merupakan titik di permukaan bumi yang paling jauh dari pusat bumi karena adanya gelembung khatulistiwa (equatorial bulge).

Pegunungan Kaukasus

Pegunungan Kaukasus merupakan rangkaian pegunungan di Eurasia yang terletak di antara laut Hitam dan laut Kaspia di wilayah Kaukasus. Pegunungan ini telah terbentuk sekitar 28.49–23.8 juta tahun yang lalu. Pada pegunungan ini Gunung Elbrus yang merupakan gunung tertinggi di Eropa, yaitu dengan ketinggian 5.642 m dpl. Pegunungan ini terdiri atas 2 pegunungan yaitu Kaukasus Besar dan Kaukasus Kecil.  Negara-negara merdeka yang membentuk Kaukasus kini adalah Rusia (Distrik Kaukasus Utara), Georgia, Armenia dan Azerbaijan.

Pegunungan Hindukush

Pegunungan Hidukush merupakan pegunungan yang membentang dari Afganisthan tengah hingga utara Pakistan. Panjangnya 800 km dan lebar 240 km. puncak tertinggi pada rangkaian pegunungan ini adalah Gunung Tirich Mir yang memiliki ketinggian 7.708 m dpl di Khyber Pakhtunkhwa. Pegunungan ini biasanya dianggap sebagai batas barat laut anak benua India (Asia Selatan).

Hindukush merupakan salah satu DAS besar Asia Tengah, yang membentuk bagian dari zona Alpine luas yang membentang di seluruh Eurasia dari timur ke barat. Pegunungan ini terletak di antara lembah Amu Darya (Sungai Oxus kuno) di utara dan lembah Sungai Indus di selatan. Pegunungan Hindu Kush sebelah timur berbatasan dengan pegunungan Pamir dekat titik temu perbatasan Tiongkok, Pakistan, dan Afganistan.

Pegunungan ini terbentuk kira-kira 70 juta tahun yang lalu, yang dianggap sebagai subpegunungan Himalaya, serta sebagai perpanjangan ujung barat Himalaya. Pada akhir periode Kretaseus, Lempeng Indo-Australia bergeser ke utara bertumbukan dengan Lempeng Eurasia membentuk batas konvergen, menyebabkan munculnya orogeni Himalaya yang masih ada hingga saat ini. Pegunungan Hindu Kush masih tumbuh besar, wilayah tersebut secara geologis masih belum stabil dan sering mengalami gempa bumi

Pegunungan Ural

Pegunungan Ural atau disebut juga Ural atau Pegunungan Riphean (bahasa bahasa Greco-Roman) merupakan barisan rantai pegunungan yang menjalar ke bagian utara dan selatan melewati bagian barat Rusia.

Pegunungan ini salah satu dari barisan pegunungan tertua yang masih bertahan hingga kini. Pembentukannya pada akhir periode Carboniferous, ketika sebuah benua yang terdiri atas Siberia bertabrakan dengan benua super yang memiliki tanah terbesar saat itu, yaitu kombinasi dari Laurasia (Eropa dan Amerika Utara) dan Gondwana. Semenjak itu Eropa dan Siberia tetap berada menempel bersama hingga kini.

Ural dibagi menjadi lima bagian yaitu Selatan, Tengah, Utara, Subartik, dan Ural Artik. Pegunungan ini memanang sepanjang 2500 km dari Kazakh sampai pada batas utara Kazakhstan di pesisir samudera Artik. Pulau Novaya Zemlya membentuk sambungan baru dari rantai pegunungan tersebut. Secara geografis, barisan pegunungan Ural menjadi tanda batas utara antara Asia dan Eropa di benua Eurasia. Pegunungan Ural memiliki puncak tertinggi Gunung Narodnaya dengan ketinggian  1895 m dpl.

Pegunungan yang ada Indonesia, diantaranya yaitu:

Sedangkan untuk contoh pegunungan di Indonesia, antara lain;

  1. Pegunungan Bukit Barisan, yang membujur di sepanjang Pulau Sumatra.
  2. Pegunungan Pembarsan yang terletak di Jawa Barat
  3. Pegunungan Kapur Utara, Pegunungan Serayu, dan Pegunungan Kendeng yang terletak di Jawa Tengah.
  4. Pegunungan Tengger dan Pegunungan Iyang yang terletak di Jawa Timur.
  5. Pegunungan Schwaner, dan Pegunungan Muller yang terletak di perbatasan Kalimantan Barat dengan Kalimantan Tengah.
  6. Pegunungan Verbek yang terletak di perbatasan Sulawesi Tengah dengan Sulawesi Selatan.
  7. Pegunungan Kobowre, Pegunungan Vanrees, Pegunungan Jayawijaya, dan Pegunungan Fakfak yang terletak di Papua.

Demikianlah serangkaian ulasan tentang materi pengertian pegunungan, karakteristik, manfaat, dan contoh pegunungan di Indonesia dan dunia. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah edukasi mendalam bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *