Contoh Konservasi Insitu di Masyarakat

Diposting pada

Konservasi In Situ di Indonesia

Kamus Bahasa Inggris Cambridge mendefinisikan arti konservasi sebagai “perlindungan tanaman dan hewan, atau area alami“. Salah satu upaya paling awal dalam komunitas konservasi untuk bergulat dengan makna konservasi dapat ditemukan dalam The World Conservation Strategy yang diterbitkan oleh IUCN pada tahun 1980. Di sini tujuan konservasi secara umum sebagai berikut;

  1. Untuk memelihara proses ekologis dan sistem pendukung kehidupan yang penting
  2. Untuk melestarikan keanekaragaman genetik, dan
  3. Untuk memastikan pemanfaatan spesies dan ekosistem secara berkelanjutan

Adapun dari beragam maksudnya yang difungsikan untuk pelestarian alam, konservasi ini dibagi menjadi 2 jenis. Yakni eksitu dan insitu. Sebagai penjelasan lebih lanjut artikel ini akan menjebarkan tentang pengertian, ciri, dan contoh konservasi insitu.

Konservasi Insitu

Konservasi insitu dapat diartikan sebagai kegiatan dalam mamanajemankan kehidupan manusia dan beragam jenis sumber daya alamnya sehingga dapat dipertahakan atau dilestarikan bagi kehidupan. Prosesi yang dijalankan untuk mengatasi kerusakan lingkungan hidup tersebut dengan tidak memindahkan dengan habitatnya.

Maka dari penjelasan inilah setidaknya secara garis besar ada perbedaan mendasar dari contoh konservasi eksitu yang memindahkan dari ekosistem lainnya maka insitu tidak memindahkan dari ekosisistem aslinya. Untuk lebih lanjut berikut ini ciri khas dari konservasi insitu;

  1. Bentuk pelestarian lingkungan yang dijalankan tidak memindahkan dari eksosistem aslinya
  2. Macam konservasi insitu yang dilakukan dengan melibatkan pengawasan serta pembentukan cagar alam agar perlinduangan hewan atau beragam tumbuhan langka terjamin.

Contoh Konservasi Insitu

Berikut ini beberapa contoh upaya konservasi secara insitu di masyarakat dalam kehidupan seharai-hari , diantaranya yaitu;

Taman Nasional

Taman nasional dapat diartikan sebagai kawasan pelestarian alam yang memiliki ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.

Daftar Taman Nasional di Indoensia yang diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Taman Nasional Komodo di Provinsi Nusa Tenggara Timur
  2. Taman Nasional Lorentz di Provinsi Papua Barat
  3. Taman Nasional Ujung Kulon di Provinsi Banten.

Cagar Alam

Cagar alam merupakan kawasan hutan yang dilindungi karena mempunyai keunikan tumbuhan, satwa dan ekosistemnya. Biasanya tumbuhan dan satwa dalam kawasan cagar  asli berasal dari daerah tersebut. Perkembangannya pun dibiarkan secara alami.

Pengelola hanya memastikan bahwa beragam fungsi hutan dalam kehidupan manusia tersebut tidak diganggu oleh aktivitas yang menyebabkan kerusakan. Contohnya Cagar Alam yang ada di Indonesia antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Kawah Ijen di Provinsi Jawa Timur
  2. Cagar Alam Karang Bolong di Jawa Tengah
  3. Cagar Alam Cibodas di Jawa Barat
  4. Cagar Alam Waigeo Barat di Papua Barat.

Suaka Margasatwa

Suaka margasatwa yaitu sebagai kawasan hutan yang ditetapkan sebagai tempat perlindungan satwa yang memiliki nilai khas. Perlindungan tersebut diupayakan bagi satwa-satwa yang karena kondisi dan keadaannya membutuhkan upaya perlindungan untuk menjamin kelangsungan hidupnya. Walaupun tujuan utamanya melestarikan satwa tetapi juga mencakup perlindungan ekosistemnya.

Contohnya Suaka Margasatwa yang ada di Indoensia antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Suaka Margasatwa Paliyan dan Suaka Margasatwa Sermo di Provinsi Yogjakarta
  2. Suaka Margasatwa Buton Utara di Provinsi Sulawesi Tenggara

Nah, itulah tadi serangkaian artikel yang memberikan penjelasan serta pengulasan secara mendalam terkait dengan pengertian, karakteristik, dan contoh konservasi insitu di Indonesia. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan kepada segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *