Karakteristik Bioma berdasarkan Pada Jenisnya

Diposting pada

Karakteristik Bioma Adalah

Planet bumi terdapat 2 pembagian iklim, yaitu iklim tropis dan iklim subtropis. Iklim tropis merupakan wilayah yang dilalui oleh garis khatulistiwa (garis ekuator). Sedangkan iklim subtropis merupakan daerah yang jauh dengan garis 0° tersebut. Secara khusus iklim subtropis terdapat pada lintang utara dan lintang selatan bumi. Pembagian iklim menyebabkan berbagai macam jenis bioma yang terdapat di dunia.

Bioma mendukung keberlangsungan hidup flora dan beragam arti fauna. Tiga pelaku (produsen, konsumen, dan dekomposer) merupakan sebutan bagi flora dan fauna alami yang mendiami suatu bioma. Setiap bioma memiliki ciri khas dan karakteristik tersendiri untuk membedakan antara bioma satu dengan bioma yang lainnya. Pada artikel kali ini akan dibahas pengertian bioma dan 7 karakteristik bioma, penjelasannya sebagai berikut.

Bioma

Pengertian bioma adalah ekosistem besar yang memiliki keberagaman flora dan fauna serta terbentuk berdasarkan letak geografis atau letak astronomis suatu wilayah. Dengan hadirnya bioma maka komponen makhluk hidup dapat mendukung keberuntungan satu sama lain.

Pembagian terkait dengan wilayah bioma ini sendiri juga dapat dibedakan dalam berbagai hal. Diantaranya adalah sebagai berikut;

Karakteristik Bioma

Hadirnya kehidupan di planet bumi atas dasar adanya unsur air dan oksigen. Selain itu secara umum karena didukung oleh bioma yang menaunginya. Pada pembahasan bioma, karakteristik masing-masing bioma harus diketahui untuk dapat membedakannya. Karakteristik bioma dapat dipelajari dari penjelasan materi di bawah ini;

Bioma Stepa

Pengertian bioma stepa adalah kawasan yang dipenuhi oleh padang rumput sebagai flora utama pada wilayah tersebut. Rerumputan hidup secara liar karena minimnya curah hujan. Arti curah hujan yang sedikit tidak mendukung hadirnya pepohonan yang tinggi, maka dari itu hanya terdapat rumput dan semak belukar sepanjang tahun. Persebaran bioma stepa di Indonesia dapat diperhatikan pada sepanjang wilayah selatan Pulau Jawa.

Karakteristik bioma stepa ini, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Minimnya curah hujan. Wilayah bioma stepa memiliki curah hujan sangat sedikit yaitu tidak lebih dari 25 mm per tahun. Dengan curah hujan sedikit itu sangat tidak mungkin pohon-pohon yang tinggi dapat tumbuh secara maksimal.
  2. Tanaman yang dapat tumbuh pada bioma stepa hanya rerumputan dan semak belukar. Rumput-rumput dan semak belukar mampu bertahan hidup di wilayah yang bercurah hujan minim karena tidak membutuhkan serapan air dalam jumlah besar.
  3. Kelembaban udara yang sangat rendah. Rendahnya kelembaban udara tidak memungkinkan hewan-hewan karnivora seperti harimau, singa, dan lain sebagainya dapat bertahan hidup.
  4. Evaporasi yang sangat cepat. Hal ini dapat berakibat pada kandungan air tanah yang sedikit karena terlalu sering mengalami penguapan.
  5. Temperatur suhu udara yang sangat ekstrim, yaitu mencapai 45°C pada siang hari dan pada malam hari dapat menyentuh angka 0°C. Berdasarkan hal tersebut tidak disarankan untuk membangun permukiman di wilayah bioma stepa.

Bioma Tundra

Bioma tundra memiliki kesamaan dengan bioma stepa, yaitu hanya rerumputan dan tanaman kecil yang menjadi flora utamanya. Hal yang berbeda dari bioma stepa dan tundra adalah letak bioma tundra yang berada pada daerah dingin seperti daerah kutub. Persebaran bioma tundra di dunia terletak pada kawasan Eropa Utara, Amerika Utara, Kanada, Greenland, Australia Selatan, New Zealand, dan Antartika.

Bioma tundra memiliki cuaca yang sangat dingin yaitu dapat mencapai -15°C. Hal ini dikarenakan oleh wilayah bioma tundra yang terletak pada daerah kutub. Tumbuhan yang dapat hidup pada bioma tundra adalah rumput, semak belukar, tumbuhan kecil, dan lumut. Namun pada musim dingin tiba (November-Januari), hanya tanaman lumut yang dapat bertahan.

Hal ini disebabkan karena tamanan lumut tidak akan mati oleh bekuan suhu udara. Pada musim panas saat es mencair tanaman rumput dan semak belukar mulai hidup kembali. Terdapat fenomena menarik dari bioma tundra, yaitu malam hari atau siang hari dapat terjadi selama berhari-hari dikarenakan matahari tidak menyinari kawasan tersebut dalam jangka waktu tertentu.

Karakteristik bioma tundra dapat dikenali dari kawasannya yang selalu tertutup oleh salju. Musim panas dan musim dingin di wilayah tundra dapat terjadi dalam waktu yang sangat lama. Tumbuhan yang dapat hidup di wilayah tundra (rumput dan semak belukar) hanya dapat hidup tidak lebih dari 4 bulan. Kecuali lumut yang tidak dapat mati karena membeku.

Fauna yang dapat ditemukan di kawasan bioma tundra memiliki ciri-ciri berbulu tebal untuk bertahan hidup pada udara dingin yang sangat ekstrim. Beruang kutub, serigala kutub, anjing kutub, merupakan contoh-contoh dari hewan yang dapat bertahan hidup pada kawasan bioma tundra.

Bioma Taiga

Bioma taiga adalah ekosistem yang terdiri dari kawasan dengan dipenuhi oleh berbagai macam hutan. Namun setiap hutan yang terdapat pada kawasan bioma taiga masing-masing memiliki tanaman spesifik. Dalam satu hutan hanya memiliki satu jenis tanaman seperti hutan pinus, hutan cemara, hutan jati, dan lain sebagainya. Terdapat berbagai macam fauna yang terdapat pada bioma taiga antara lain rubah, tupai, musang, kera, burung, dan lainnya.

Terdapat keunikan perilaku burung yang mendiami kawasan bioma taiga, yaitu mereka melakukan migrasi (perpindahan dari suatu tempat ke tempat lain) pada saat musim gugur tiba. Migrasi yang dilakukan oleh burung tersebut bertujuan untuk mencari sarang baru guna melakukan perkembangbiakan. Bioma taiga dapat ditemukan pada kawasan subtropis yang berdekatan dengan daerah tropis.

Persebaran bioma taiga dapat ditemukan di Tiongkok, Eropa Selatan, Meksiko, dan Afrika Utara. Karakteristik bioma taiga adalah memiliki musim panas yang lebih sedikit dari pada musim dingin.

Bioma taiga sangat rentan terjadi tanah longsor, hal ini disebabkan pada saat musim dingin terjadi pembekuan air tanah sehingga pada saat musim kemarau tiba air tanah akan mencair dan menimbulkan erosi bahkan menjadi penyebab tanah longsor.

Bioma Gurun

Bioma gurun merupakan satu-satunya bioma di dunia yang paling susah dijadikan tempat tinggal makhluk hidup. Pernyataan tersebut disinyalir oleh cuaca ekstrim yang berbanding terbalik pada saat siang dan malam hari. Bioma gurun memiliki kandungan air yang sangat sedikit, hal ini yang menyebabkan susahnya makhluk hidup untuk bertahan hidup. Persebaran bioma gurun dapat ditemukan di Arab Saudi, Amerika, Tiongkok, dan Afrika.

Flora dan fauna yang dapat bertahan hidup di bioma gurun dapat dikenali dari penyimpanan sumber makanan. Contoh tanaman kaktus, flora tersebut mampu menyimpan cadangan makanan dalam jangka waktu yang sangat panjang sehingga membutuhkan sedikit makanan untuk bertahan hidup.

Hal yang sama terjadi pada onta, hewan ini memiliki cadangan makanan pada punuknya sehingga dapat bertahan hidup pada bioma gurun.

Bioma Hutan Hujan Tropis

Bioma hutan hujan tropis dapat ditemukan pada wilayah yang memiliki iklim tropis seperti negara Indonesia. Seperti yang kita ketahui bahwa iklim tropis ditandai dengan wilayah yang dilalui oleh garis khatulistiwa. Bioma hutan dalam pengertian hujan tropis mengandung curah hujan yang tinggi yaitu dapat mencapai 5.000 mm per tahun. Penyerapan air yang terjadi pada kawasan bioma hutan hujan tropis juga sangat tinggi.

Terdapat banyak jenis flora dan fauna yang hidup pada bioma yang masuk dalam proses terjadinya hujan tropis antara lain hutan cemara, hutan jati, hutan pinus, dan lain-lain (flora). Lalu fauna yang hidup di bioma hutan hujan tropis antara lain harimau, kera, musang, rubah, rusa, ular, dan lain sebagainya.

Bioma Hutan Gugur

Bioma hutan gugur merupakan kawasan hutan yang terdapat di wilayah dengan iklim subtropis namun mendekati wilayah iklim tropis. Bioma hutan gugur memiliki karakteristik menggugurkan daun, bunga, dan buahnya pada musim gugur, dan menampakkan kembali pada musim semi.

Bioma Sabana

Bioma sabana merupakan padang rumput luas yang ditumbuhi oleh tanaman alang-alang. Bioma sabana dapat ditemukan pada wilayah Afrika. Terdapat komponen kehidupan yang sempurna pada bioma sabana. Komponen tersebut yaitu tumbuhan akan dimakan oleh rusa, rusa dimakan oleh singa, lalu singa mati menjadi pengurai yang bangkainya menjadi pupuk alami bagi tanaman.

Nah, artikel diatas merupakan materi yang membahas tentang beragam ciri-ciri bioma berdasarkan pada jenisnya. Semoga penjelasan diatas dapat membantu pembaca dalam tujuan menambah ilmu pengetahuan. Semangat dan terima kasih!

Berikan Ranting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *