Pengertian Bioma Stepa, Proses, Ciri, Peserabaran, dan Manfaatnya

Diposting pada

Bioma Stepa

Bioma adalah suatu tempat tinggal ekosistem dalam besaran yang luas. Bioma mempunyai unsur produsen, konsumen, dan pengurai. Bioma juga sering disebut rumah bagi berbagai macam habitat hewan dan tumbuhan. Bioma dapat dibedakan dari apa saja yang terdapat pada vegetasi di dalam bioma.

Bentuk dan ragam bioma berasal dari letak astronomis dan letak geografis. Sebagai contoh letak astronomis kutub yang berada pada utara dan selatan bumi memiliki bioma salju berupa tundra. Namun pada pembahasan kali ini kita tidak membahas tentang bioma tundra. Melainkan membahas tentang bioma stepa. Apa itu bioma stepa? Pembahasan mengenai pengertian bioma stepa, proses, ciri, persebaran, dan manfaatnya dapat kita lihat pada ulasan dibawah ini.

Bioma Stepa

Pengertian bioma stepa berasal dari bahasa inggris steppe yang mengandung arti padang rumput. Bioma stepa merupakan padang rumput luas yang bersifat semi gurun yang membentang panjang dari dataran tropis menuju dataran sub tropis. Bioma stepa memiliki curah hujan yang minim sehingga pada bioma ini dataran cenderung tampak kering.

Pengertian Bioma Stepa

Bioma stepa adalah wilayah yang tidak begitu kering dibandingkan gurun. Bioma stepa dikelilingi oleh bioma gurun. Jika pada bioma gurun tidak terjadi hujan sepanjang tahun maka bioma stepa terdapat curah hujan sedikit yaitu sekitar 300 mm per tahun. Jadi bioma stepa dijadikan sumber penyerapan air bagi vegetasi yang berada di bioma gurun.

Proses Terbentuknya Bioma Stepa

Bioma stepa terbentuk dari suatu dataran yang pada dasarnya memiliki pengertian curah hujan per tahunnya sedikit atau sekitar 30mm /tahun. Curah hujan yang sedikit berakibat pada dataran yang kering dan yang berdampak adalah tumbuhan kesulitan untuk hidup di bioma stepa. Bioma stepa hanya ditumbuhi rerumputan karena tanaman rumput mampu hidup oleh jumlah penyerapan air yang sedikit.

Ciri Bioma Stepa

Bioma stepa mudah dibedakan dengan bioma yang lain. Karakteristik pada macam-macam bioma stepa mempunyai ciri khas yang berbeda dari bioma yang lain. Secara garis besar bioma stepa tidak dapat dijadikan permukiman penduduk karena daerah tersebut minim air. Oleh karena itu tidak dapat ditemukan tempat tinggal manusia pada dataran stepa;

Proses Terjadinya Curah Hujan

Proses terjadinya hujan pada bioma stepa tidak teratur. Ketidakteraturan ini berbeda dengan bioma yang lain yang kadang curah hujannya tinggi kadang rendah. Namun pada bioma stepa tidak teraturnya curah hujan berangsur rendah dan menurun hingga tidak terjadi hujan sepanjang tahun. Curah hujan yang berlangsung pada dataran stepa adalah 0-300 mm per tahunnya.

Suhu

Suhu yang terdapat pada bioma stepa juga tidak terlalu ekstrim. Artinya walaupun dataran ini kering namun suhunya tidak pernah tinggi dan tidak pernah rendah. Pada musim dingin bioma stepa bersuhu 12 hingga 20 derajat celcius. Dan pada musim panas bioma stepa memiliki suhu 21 hingga 29 derajat celcius.

Kelembaban Udara

Bioma stepa memiliki kelembaban udara yang sangat rendah. Selain diakibatkan karena curah hujan yang rendah, sebab lain kelembaban udara di bioma stepa ini rendah adalah dikarenakan evaporasi atau penguapan yang tinggi lalu tidak diimbangi dengan presipitasi atau pengertian hujan yang turun.

Tanah

Karakteristik pada lapisan tanah pada bioma stepa memiliki kesuburan yang rendah. Tanahnya bersifat tandus, jadi tumbuhan tidak dapat tumbuh pada bioma stepa. Hal ini dikarenakan porositas tanah bioma stepa memiliki sistem penyaluran air yang buruk. Vegetasi yang dapat tumbuh di dataran stepa adalah rumput yang menjulang tinggi hingga 3 meter.

Tanaman

Tanaman rumput bersifat organisme autotrof, yaitu tanaman yang dapat mencari makanan sendiri melalui bantuan cahaya matahari. Meskipun penyerapan air di daerah stepa buruk namun karena terkena sinar matahari berlangsung sepanjang tahun jadi rumput dengan mudah mencari makanan.

Selain rumput, tanaman yang dapat hidup di bioma stepa adalah pohon akasia. Sifat pohon akasia adalah seperti rumput yang dapat hidup dengan sedikit penyerapan air. Kaktus jarang ditemukan pada bioma stepa karena kaktus adalah tanaman khas daerah gurun. Dapat dapat ditemukan sedikit tanaman kaktus pada dataran stepa.

Kemudian fauna atau hewan yang hidup di bioma stepa adalah hewan-hewan tropis. Jenis hewan yang tinggal pada bioma stepa anatara lain rusa, antelop, kerbau, singa, kijang, kanguru, singa, dan ular.

Bioma stepa dikelilingi bioma gurun. Dalam bentuk penggambaran sederhananya, bioma gurun merupakan bioma yang lebih kering dari bioma stepa. Jadi bioma stepa yang menjadi daerah yang mempunyai sedikit air untuk bioma gurun.

Persebaran Bioma Stepa

Hampir 25% belahan bumi dipenuhi oleh bioma stepa. Bioma stepa terbentang dari dataran tropis hingga sub tropis. Bioma stepa tropis terletak pada bagian bumi sebelah selatan, sedangkan bioma stepa sub tropis terletak pada bagian bumi sebalah utara. Persebaran bioma stepa antara lain dari daratan Afrika, Amerika Selatan, Amerika Serikat bagian barat, Argentina, Australia, dan di Indonesia bioma stepa dapat ditemukan di daerah Nusa Teggara Timur.

Penyebab Persebaran Bioma Stepa

Persebaran tidak terus menerus pada persebaran makhluk hidup yang bergerak seperti manusia dan hewan. Namun sebuah tempat tinggal ekosistem juga memiliki faktor persebarannya untuk dikaji. Persebaran bioma stepa di dunia adalah di dorong oleh faktor pendorong sebagai berikut;

Tekanan Populasi

Jumlah fauna yang semakin tertekan hingga terdapat beberapa hewan yang hampir punah dan harus dilindungi menyebabkan sifat naluriah hewan untuk berpindah mencari tempat hidup yang baru. Bioma stepa tidak ada yang dijadikan permukiman untuk masyarakat. Dan akhirnya hewan melakukan mobilitas ke bioma stepa untuk melangsungkan keberadaan hidupnya.

Perubahan Habitat

Secara alami, hewan memiliki habitat di hutan belantara. Hutan belantara merupakan tempat tinggal untuk beberapa jenis hewan liar. Namun, tidak semua binatang karnivora dapat mencari makanan di hutan. Keberadaan bioma stepa yang ditinggali oleh kerbau, rusa, dan kancil merupakan ladang makanan untuk binatang karnivora atau pemakan daging seperti singa dan harimau menuju bioma stepa.

Pengangkutan manusia

Lalu bagaimana fauna khas tundra seperti kerbau, rusa, dan kancil dapat berada di daratan tundra? Jawabannya adalah tundra merupakan ladang rumput luas. Kerbau, rusa, dan kancil adalah herbivora atau hewan pemakan tumbuhan. Manusia yang memiliki hewan ternak rusa, kerbau kancil melepaskan hewan ternaknya tersebut ke daratan tundra untuk mencari makan sendiri daripada harus bersusah payah member makan.

Hambatan Persebaran Bioma Stepa

Selain ada faktor pendorong tentu terdapat juga faktor penghambat. Persebaran bioma stepa tidak terlepas dari faktor penghambat persebaran tersebut. Faktor penghambat bioma stepa dapat kita simak pada penjelasan sebagai berikut;

Hambatan Iklim

Tidak jarang bioma stepa memiliki iklim yang sangat ekstrim. Jika terjadi iklim yang ekstrim yaitu terlalu panas, Karena tidak mungkin terlalu dingin disebabkan curah hujan yang sedikit. Maka yang terjadi adalah hewan hewan karnivora tidak akan berada pada bioma stepa lalu hewan herbivora akan over populasi dan dampaknya tanaman rumput akan habis dimakan oleh hewan herbivora.

Hambatan Edafik

Edafik atau tanah juga bisa menjadikan faktor penghambat bagi kelangsungan hidup tanaman rumput. Rumput dapat hidup dengan sedikit penyerapan air dan bantuan sinar matahari. Namun seperti jenis tumbuhan lainnya, rumput juga memerlukan unsur hara tanah yang membantu proses fotosintesis. Penyebab buruknya unsur hara tanah adalah terlalu tingginya cuaca panas yang ekstrim.

Hambatan Biologis

Kondisi alam yang lebih baik dari stepa seperti hutan hujan tropis menjadikan stepa tidak diminati oleh beberapa jenis hewan. Namun yang perlu diingat adalah stepa merupakan ladang makanan bagi hewan karnivora. Jadi hambatan biologis seperti itu tidak akan berlangsung lama.

Manfaat Bioma Stepa

Bioma stepa memiliki manfaat dengan nilai ekonomi yang tinggi. Manfaat bioma stepa adalah untuk pakan ternak, atap rumah, dan lingkungan stepa yang unik dapat dijadikan potensi pariwisata pariwisata.

Penjelasan diatas adalah deskripsi mengenai pengertian bioma stepa menurut para ahli, proses, persebaran, ciri, dan manfaatnya yang dirangkum dari beberapa sumber terpercaya. Semoga deskripsi diatas mampu memberikan manfaat bagi para pembaca. Terimakasih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *