Pengertian Lingkungan Buatan, Konsep, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Lingkungan Buatan

Segala sesuatu yang dibangun oleh manusia dimaksudkan agar mereka dapat bekerja pada pengertian lingkungan yang tepat. Herbert A. Simon, dalam bukunya The Sciences of the Artificial telah mendefinisikan hal-hal yang diciptakan atau dimanipulasi oleh manusia sebagai sistem buatan. Sistem ini terdiri dari lingkungan batin dan interaksinya dengan lingkungan luar – yaitu dunia luar – melalui sebuah interface. Contoh sistem buatan termasuk mobil, ladang kapas, atau program komputer.

Sistem ini bahkan secara biologis dipercaya hanya ada untuk melayani tujuan manusia yang telah mereka tentukan. Mobil diciptakan untuk digunakan oleh manusia sebagai transportasi di darat. Dengan demikian, untuk memenuhi tujuannya, mobil tidak dapat ditempatkan di air atau tertahan di udara. Dibangun dengan interface yang hanya akan berinteraksi dengan baik dengan lingkungan yang terdiri atas, misalnya, jalan beraspal.

Lingkungan Buatan

Ketika informasi mengalir dari satu lingkungan ke lingkungan lain, penghalang antara alam dan buatan mulai pudar. Sistem ramalan dalam pengertian cuaca membutuhkan input dari lingkungan yang bersifat alami, informasi yang dibagikan melalui internet di dalam komputer, melewati lingkungan alam melalui teknologi nirkabel, kemudian kembali pada komputer lain. Limbah makanan yang dihasilkan oleh manusia pada akhirnya akan berfungsi sebagai input untuk beberapa sistem alam lainnya.

Variabel yang dulu hanya disediakan oleh sistem alami, seperti nutrisi di lapisan tanah yang diperlukan untuk bercocok tanam, jumlah panas yang diperlukan untuk menetaskan telur atau ritual kawin yang dilakukan oleh hewan untuk mempertahankan generasinya, sekarang semuanya bisa secara artifisial, atau dibuat oleh manusia.

Proses ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi interface di lingkungan alam, kemudian mengganti sistem alami tersebut dengan sistem buatan. Misalnya, mengidentifikasi nutrisi mana (input) yang dibutuhkan tanaman dan menyuntikkannya ke dalam tanah (lingkungan alam) sehingga dapat diproduksi oleh pabrik.

Pengertian Lingkungan Buatan

Lingkungan buatan adalah serangkaian bentuk modifikasi oleh manusia sesuai dengan kebutuhannya. Sebelum teknologi berevolusi, manusia akan menyesuaikan diri dengan lingkungan alam.

Manusia sejatinya menjalani kehidupan yang sederhana dan memenuhi persyaratan dari alam di sekitar. Seiring waktu, kebutuhan mereka bertambah dan menjadi lebih bervariasi. Manusia belajar cara-cara baru untuk mengubah lingkungan mereka sesuai dengan kebutuhan .

Manusia belajar menanam tanaman, memelihara binatang peliharaan dan membangun rumah. Mereka menemukan roda, sistem barter, perdagangan dan perdagangan. Transportasi menjadi lebih cepat. Produksi skala besar dimungkinkan melalui revolusi Industri. Komunikasi menjadi lebih mudah dan cepat di seluruh dunia.

Pengertian Lingkungan Buatan Menurut Para Ahli

Adapun definisi lingkungan buatan menurut para ahli, antara lain:

  1. Wikipedia

Pengertian lingkungan binaan adalah strukturalisasi buatan manusia. Sistem lingkungan binaan bergantung pada asupan energi, sumberdaya, dan rekayasa manusia untuk dapat bertahan.

Dalam perencanaan kota, istilah ini memberikan kesimpulan bahwa sebagian besar lingkungan yang dipakai manusia adalah lingkungan buatan, dan lingkungan buatan ini harus diatur agar dapat mempertahankan hidup manusia dengan baik.

Konsep Lingkungan Buatan

Konsep awal dari berbagai macam lingkungan buatan yang terbangun untuk Classical Antiquity: Hippodamus dari Miletos, yang dikenal sebagai “bapak perencanaan kota”, mengembangkan kota-kota di Yunani dari 498 SM hingga 408 SM, yang menciptakan ketertiban dengan menggunakan perencanaan grid untuk memetakan kota.

Rencana kota awal ini akhirnya memberi jalan pada gerakan City Beautiful pada akhir 1800-an dan awal 1900-an, terinspirasi oleh Daniel Hudson Burnham, seorang reformis gerakan Progresifvisme yang secara aktif mempromosikan “reformasi lanskap bersamaan dengan perubahan politik.”

Manfaat Lingkungan Buatan

Semua lingkungan di struktur Bumi ini memiliki manfaat bagi semua makhluk hidup, baik lingkungan alam maupun lingkungan binaan. Lingkungan buatan adalah lingkungan yang dibentuk karena keinginan manusia sendiri. Adapun manfaat diciptakannya lingkungan buatan diantaranya yaitu:

  1. Memenuhi kebutuhan masyarakat

Lingkungan buatan dapat menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik kebutuhan yang bersifat jasmani maupun rohani. Kebutuhan jasmani, misalnya manusia memerlukan air untuk bisa bertahan hidup. Oleh karena itu, manusia membuat waduk atau bendungan untuk menampung air dalam jumlah yang besar, sehingga ketika sumber air yang biasa digunakan sehari- hari mengalami kondisi kekeringan, waduk atau bendungan bisa dijadikan alternatif dalam penyediaan kebutuhan air.

Sedangkan kebutuhan rohani, misalnya manusia memerlukan hiburan atau rekreasi, sehingga manusia membuat taman, tempat wisata, gedung bisokop, pusat perbelanjaan, dan lain-lain.

  1. Sebagai sarana edukasi

Lingkungan buatan juga dapat dijadikan sebagai sarana edukasi, yaitu kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan. Dalam dunia pendidikan, memperhatikan lingkungan sekitar kita pun menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Lingkungan buatan yang dapat digunakan sebagai sarana edukasi misalnya adalah Taman Nasional, Museum, dan lain-lain.

  1. Sarana penelitian dan pengembangan

Lingkungan buatan juga dapat dijadikan sebagai wadah penelitian dan juga pengembangan. Misalnya air yang terdapat pada waduk ataupun bendungan, dapat diteliti kandungan airnya. Jika kandungan airnya aman maka dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia sehari-hari, misalnya untuk minum, mandi, mencuci, dan lain-lain.

  1. Penunjang ekonomi masyarakat

Lingkungan buatan dapat menunjang perekonomian masyarakat. Misalnya masyarakat yang bekerja sebagai petani tentunya akan membutuhkan banyak air untuk dapat mengairi ekosistem sawahnya. Oleh karena itu, keberadaan waduk dan bendungan dapat membantu mereka dalam hal penyediaan air.

  1. Sebagai pembangkit listrik

Waduk atau bendungan yang dibuat oleh manusia dapat berfungsi sebagai pembangkit listrik, yaitu pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Contoh Lingkungan Buatan

Beberapa contoh lingkungan hidup buatan, diantaranya yaitu:

  1. Sawah

Sawah merupakan salah satu contoh lingkungan buatan karena sawah memang dibuat untuk bercocok tanam padi sebagai makanan pokok, maupun untuk ditanami tanaman-tnaman lainnya, seperti jagung, singkong. Agar padi yang ditanam dapat tumbuh subur, maka memerlukan beberapa kondisi tertentu, diantaranya yaitu pengairan yang cukup dimana pada usai tertentu, tanaman padi membutuhkan tanah yang tergenang air agar tumbuh subur.

Genangan buatan pada lahan tanam padi tersebut dapat dibuat dengan cara melakukan irigasi pada lahan yang bersumber dari mata air, dari sungai, atau dari proses terjadinya hujan yang turun. Lahan tempat menanam padi yang sumber pengairannya berasal dari hujan disebut sebagai sawah tadah hujan, sedangkan yang sumber pengairannya dari sungai maupun mata air disebut sebagai sawah irigasi.

  1. Taman

Taman dapat diartikan sebagai lahan buatan manusia yang berisi berbagai macam tumbuhan atau tanaman beserta komponen abiotik seperti batu, tanah, patung, air mancur dan lain sebagainya. Ditinjau dari fungsinya, taman buatan manusia mempunyai manfaat yang berbeda-beda. Misalnya yaitu taman “Toga” atau tanaman obat keluarga berfungsi sebagai bahan obat tradisional.

Ada pula taman wisata yang memiliki fungsi sebagai tempat refreshing atau tempat berwisata. Contohnya taman wisata yang berada di selecta malang. Selain itu, ada yang disebut taman kota, yang biasanya kita temukan di kota-kota besar seperti Surabaya dan Jakarta.

Taman-taman kota tersebut sengaja di buat sebagai penyaring polusi yang terjadi karena polusi dan padatnya daerah perkotaan. Itulah sebabnya taman kota hasil buatan manusia ini sering di sebut pengertian penghijauan atau paru-paru kota.

  1. Tambak

Tambak atau kolam buatan merupakan tempat dari budidaya ikan terutama ikan-ikan air tawar, maupun digunakan sebagai tempat budidaya udang. Pembuatan tambak mempunyai tujuan yang sama halnya seperti sawah, yaitu jika tujuan pembuatan sawah adalah untuk kelangsungan hidup tanaman padi, sedangkan pada tambak ini manusia berusaha menerapkan kondisi buatan yang sesuai untuk kelangsungan hidup ikan maupun udang.

Tambak dibuat sedemikian rupa agar dapat mendukung kelangsungan hidup ikan maupun udang ini seperti adanya genangan air sebagai habitat hidup ikan dan udang, cukupnya oksigen terlarut, tingkat keasaman dan lain sebagainya.

  1. Bendungan

Bendungan disebut juga Dam, yaitu salah satu bangunan kontruksi buatan manusia yang berfungsi menahan laju dari air sungai sehingga membentuk waduk.

Buatan biasanya dimanfaatkan untuk tujuan rekreasi, dan bahkan digunakan sebagai salah satu pembangkit listrik dengan bertenaga air. Selain itu, bendungan difungsikan sebagai tempat untuk mengontrol laju dari aliran sungai.

Oleh karena itu, pada tiap bendungan atau Dam buatan manusia tersebut dilengkapi pintu air yang bisa dibuka dan di tutup pada saat waduk mulai penuh terisi, sehingga di saat hujan tiba, kita bisa mengontrol atau membuang air di waduk agar tidak terjadi genangan di daerah lingkungan pemukiman yang berkategori dalam pengertian penduduk.

  1. Taman Safari

Taman safari mempunyai lingkungan alam buatan yang sama dengan habitat hewan yang hidup di dalamnya. Alam buatan tersebut sengaja dibuat untuk menyesuaikan kondisi asli kehidupan hewan atau satwa yang dipelihara pada taman ini.

Berbeda dengan taman kota yang biasanya hanya diisi berbagai macam jenis tanaman atau tumbuhan saja, pada taman safari lebih berorientasi pada satwa yang ditangkar di dalamnya, sehingga manusia berusaha membuat kondisi lingkungan yang hampir mirip atau menyerupai habitat asli satwa-satwa tersebut supaya dapat tetap hidup layaknya pada habitat aslinya di alam.

Taman safari biasanya dibuat sebagai tempat untuk penangkaran satwa maupun sebagai tempat tujuan wisata pendidikan dimana kita bisa mempelajari kehidupan satwa yang menyerupai habitat aslinya di alam. Pohon-pohon yang terdapat di taman tersebut biasanya digunakan sebagai tempat tinggal dari berbagai macam burung liar.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan setidaknyaperlu diingat adalah meskipun banyak hewan membangun sesuatu untuk menyediakan tempat hidup atau tempat berlindung untuk diri mereka sendiri hal tersebut bukanlah termasuk lingkuhan buatan, karena yang membuat bukan manusia, oleh karena itu misalnya gundukan yang dibuat oleh rayap dianggap alami.

Selain kedua hal tersebut dikenal juga dengan ekosistem semi-alami, yang berarti ekosistem yang telah diubah oleh tindakan manusia, tetapi mempertahankan elemen asli yang signifikan. Ekosistem semi-alami dapat berkisar dari komposisi spesies yang tidak berubah hingga hanya menggunakan latar belakang alami-tanah dan air oleh manusia.

Ada pula laboratorium langit dan kapal luar angkasa, pemukiman liar di perkotaan, kebun binatang, hutan sosial, sabuk hijau industri, pertanian mekanik. Dalam semua ekosistem buatan di atas, sebagian besar input, output, dan interaksi direncanakan atau tidak direncanakan oleh manusia.

Nah, demikianlah serangkaian penjelasan secara lengkap mengenai pengertian lingkungan buatan menurut para ahli, konsep, manfaat, dan contohnya di Indonesia/dunia. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta pengetahuan bagi pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *