Pengertian Cuaca, Jenis, Unsur, dan Contohnya

Diposting pada

Cuaca Adalah

Pernahkah kalian mendengar tentang cuaca?. Bagi sebagian orang awam mungkin menganggap bahwa cuaca, iklim, dan suhu tidak ada bedanya. Tetapi sesungguhnya semua contoh fenomena alam tersebut adalah kesatuan dari arti gejala alam yang memiliki perbedaan satu sama lain. Perbedaan masing-masing terdapat pada pengertian mempunyai ciri khas tersendiri yang membedakan suatu kesatuan tersebut.

Dimana, arti cuaca adalah keadaan lapisan atmosfer di wilayah dan perwilayahan tertentu selama periode waktu yang singkat. Keterangan ini tentusaja melibatkan fenomena atmosfer seperti suhu, kelembaban, curah hujan (jenis dan jumlah), tekanan udara, angin, dan tutupan awan.

Cuaca

Istilah “cuaca” hakekatnya lebih mengacu pada kondisi sementara atmosfer, dimana lapisan udara yang mengelilingi planet bumi, sehingga biasanya ketika memikirkan cuaca dalam kaitannya dengan keadaan atmosfer di bagian dunia kita sendiri.

Akan tetapi yang perlu dipahami bahwa cuaca bekerja seperti menjatuhkan kerikil ke dalam air-riak tersebut akhirnya memengaruhi air jauh dari tempat kerikil itu jatuh. Hal yang sama berlaku pada proses terjadinya cuaca di seluruh dunia.

Pengertian Cuaca

Cuaca adalah keadaan udara yang berada pada waktu tertentu pada wilayah tertentu dengan cakupan wilayah sempit dalam jangka waktu pendek. Dapat juga diketahui bahwa cuaca merupakan kondisi udara yang dihitung dalam satuan hari dengan lokasi tertentu yang mana mencakup daerah yang tidak begitu luas dan keadaan cuaca dapat berubah-ubah setiap hari.

Pengertian Cuaca Menurut Para Ahli

Adapun definisi cuaca menurut para ahli, antara lain;

  1. Integrated Watershed Management, Pengertian cuaca adalah kombinasi dari komponen meteorologi saat ini, misalnya suhu, arah dan kecepatan angin, jumlah dan jenis curah hujan, jam-jam cerahnya matahari, dan lain-lain. Cuaca menentukan periode waktu yang singkat hingga beberapa hari. Dimana kondisi cuaca adalah cuaca regional selama periode waktu tertentu dari satu sampai beberapa minggu. Kondisi cuaca merupakan gambaran fenomena cuaca yang khas, seperti serangkaian badai petir di musim panas, bulan berkabut di musim gugur, atau kondisi cuaca lainnya yang khas untuk suatu daerah dan musim tertentu.
  2. Merriam Webster, Definisi cuaca adalah keadaan atmosfir sehubungan dengan panas atau dingin, basah atau kering, tenang atau badai, cerah atau mendung.

Jenis Cuaca

Adapun untuk macam-macam cuaca, antara lain;

  1. Mendung
  2. Hujan
  3. Gerimis
  4. Salju
  5. Badai Petir
  6. Cerah
  7. Berawan Sebagian
  8. Berawan

Unsur Cuaca

Penjelasan mengenai unsur cuaca dan iklim, antara lain;

  1. Tekanan Suhu atau Temperatur

Tekanan suhu atau temperatur suatu wilayah adalah besaran kondisi panas atau dingin di wilayah tertentu dalam jangka waktu singkat. Alat yang digunakan untuk mengatur suhu adalah thermometer. Tekanan suhu dan temperatur suatu tempat atau wilayah disebabkan karena beberapa faktor. Faktor – faktor yang mempengaruhi keadaan wilayah suatu tempat adalah sebagai berikut.

  1. Durasi Sinar Matahari

Durasi lama waktu radiasi lapisan matahari yang diturunkan ke permukaan bumi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan perbedaan tekanan suhu dan temperatur pada suatu wilayah. Durasi radiasi matahari memiliki perbedaan pada wilayah satu dengan wilayah lainnya.

Perbedaan ini diatur berdasarkan letak astronomis suatu tempat mengikuti garis lintang. Semakin jauh letaknya dari garis khatulistiwa maka penyinaran radiasi matahari akan berlangsung lebih singkat.

  1. Morfologi Suatu Tempat

Kenampakan alam suatu topografi yang ada di permukaan bumi mengatur tinggi rendahnya wilayah permukaan bumi.

Daerah yang memiliki dataran yang tinggi memiliki tekanan suhu dan temperatur yang cukup rendah. Sebaliknya, daerah yang berada pada dataran rendah apalagi dekat dengan pantai maka tekanan suhu dan temperatur yang terjadi akan semakin tinggi.

  1. Kondisi Awan

Jika langit-langit yang ada pada atmosfer bumi tersedia cukup awan yang mampu menyerap radiasi matahari yang jatuh pada permukaan bumi maka tekanan suhu dan temperatur permukaan bumi relatif lebih rendah dari pada tidak terdapat awan untuk menyerap radiasi sinar matahari.

  1. Keberadaan Vegetasi

Munculnya vegetasi tumbuhan di dataran permukaan bumi menjadi faktor pendorong besar kecilnya tekanan suhu dan temperatur suatu tempat. Hal ini diakibatkan karena tumbuhan mampu menyerap panas yang dihasilkan oleh radiasi sinar matahari.

  1. Sudut Penyinaran Matahari

Sudut penyinaran matahari adalah arah sinar matahari yang masuk ke dalam permukaan bumi. Sudut sinar matahari pada pagi hari berasal dari arah timur menyerang ke arah barat. Pada siang hari, sudut yang dipancarkan radiasi sinar matahari berada pada titik atas kepala manusia. Sedangkan pada sore hari, sudur yang dipancarkan oleh radiasi sinar matahari berasal dari arah barat menyerang ke arah timur.

Pada contoh kasus tersebut orang akan menerima panas apabila pada saat pagi hari dia bejalan ke arah timur. Merasakan panas sepanjang siang. Dan menerima panas pada sore hari apabila dia berjalan ke arah barat.

  1. Tekanan Udara

Tekanan udara adalah besaran massa atau berat jenis suatu udara yang terjadi karena pelapisan yang bertupuk oleh atmosfer udara. Pengeruh besar kecilnta keadaan udara di suatu tempat dipengaruhi oleh beberapa faktor dan dapat berubah-ubah dalam jangka waktu yang pendek.

Tekanan udara sering disebut sebagai kerapatan massa udara. Tekanan udara pada suatu wilayah tertentu dipengaruhi oleh faktor seperti arah angin dan tekanan suhu atau temperatur. Alat untuk mengatur tekanan udara dinamakan barometer.

  1. Kelembaban Udara

Kelembaban udara terdiri atas kelembaban mutlak dan kelembaban nisbi atau kelembaban relatif. Kelembaban mutlak adalah jumlah uap air yang tetap dibawa oleh udara di suatu wilayah tertentu seperti daerah yang dekat dengan pengertian lautan. Sedangkan kelembaban nisbi atau kelembaban relatif adalah kelembaban udara yang dibawa oleh uap air dengan ukuran yang berubah – ubah tergantung pada penguapan yang terjadi.

Kelembaban udara merupakan jumlah uap air yang dibawa oleh udara dalam jangka waktu yang pendek pada suatu wilayah tertentu. Alat yang digunakan untuk mengukur kelembaban udara adalah hygrometer. Kelembaban udara suatu wilayah dipengaruhi oleh tinggi rendahnya penguapan di suatu wilayah di permukaan bumi.

  1. Angin

Angin adalah udara yang berhembus dari wilayah yang mempunyai tekanan tinggi ke wilayah yang mempunyai tekanan rendah. Alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan arah angin adalah anenmometer dengan memakai skala beaufort. Kecepatan arah angin biasa diukur dalam satuan knot. Angin disebabkan karena tekanan suhu dan temperatur di suatu wilayah.

  1. Curah Hujan

Curah hujan merupakan faktor yang menentukan suatu cuaca. Curah hujan adalah jumlah presipitasi hujan yang turun di permukaan bumi dengan satuan mm. curah hujan dipengaruhi oleh banyaknya uap air yang terkandung di awan dan mengikut arah laju angin.

Pada wilayah yang mengandung curah hujan yang rendah per tahunnya seperti 70 m pertahun memiliki cuaca harian yang jarang sekali terjadi hujan. Berbeda dengan wilayah yang memiliki curah hujan yang tinggi seperti 4000 mm per tahun akan sering terjadi hujan pada cuaca hariannya.

Contoh Cuaca

Contoh Cuaca
Contoh Cuaca

Adapun untuk contoh cuaca yang ada di wilayah dan daerah. Misalnya saja;

  1. Badai Salju

Misalnya adanya badai salju di sekitar Winnipeg, Manitoba, Kanada, pada akhirnya dapat mencapai Chicago, Illinois, saat bergerak ke tenggara melalui AS. Disini sangatlah jelas bahwa cuaca di wilayah akan memengaruhi cuaca yang jaraknya ratusan atau ribuan kilometer.

Disisi lainnya juga, cuaca tidak hanya bertahan di satu tempat. Ini bergerak, dan berubah dari jam ke jam atau hari ke hari. Selama bertahun-tahun, kondisi cuaca tertentu menjadi familiar di suatu daerah. Cuaca rata-rata di wilayah tertentu, serta variasi dan ekstremnya selama bertahun-tahun, disebut iklim. Misalnya, kota Las Vegas di negara bagian Nevada AS umumnya kering dan panas. Honolulu, ibu kota negara bagian Hawaii, AS, juga panas, tetapi jauh lebih lembap dan hujan.

  1. Indonesia

Penjelasan mengenai cuaca diatas dapat kita beri contoh pada gejala alam sebagai berikut. Di Kota Semarang memiliki suhu sebasar 23 derajat celcius sampai dengan 27 derajat celcius pada pukul 08.00 WIB. Arah angin yang berhembus dari arah timur laut menuju arah barat daya mempunyai kecepatan sekitar 30 km per jam. Jika terjadi pada pukul 12.00 WIB.

Keadaaan cuaca Kota Semarang berubah dengan kenampakan alam awan tipis yang didominasi oleh awan cirro stratus dan memiliki suhu udara berkisar 32 derajat celcius sampai dengan 34 derajat celcius. Dengan kondisi arah angin yang berhembus dari timur laut menuju ke arah barat daya sekitar 15 km per jam.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa cuaca memiliki pengertian yang berbeda, yaitu cuaca adalah kondisi rata-rata harian udara di wilayah khusus dan mencakup wilayah yang relative sempit dalam jangka waktu sebentar. Faktor-faktor yang mempengaruhi keadaan cuaca antara lain diakibatkan oleh suhu, tekanan udara, angin, kelembaban udara, dan curah hujan.

Sedangkan iklim adalah kondisi udara yang meliputi wilayah yang luas serta hanya dapat dihitung dalam jangka waktu yang panjang. Iklim terkait suhu dan cuaca di suatu wilayah. Adapun untuk suhu adalah besaran temperatur pada suatu wilayah yang besarannya dapat berubah-ubah dalam jangka waktu yang sangat pendek. Suhu dapat berubah-ubah dalam hitungan jam bahkan menit.

Perbedaan suhu dan kelembaban udara mengakibatkan perbedaan cuaca yang terjadi di suatu tempat. Latar belakang sudut radiasi sinar matahari membawa dampak yang cukup signifikan pada perbedaan cuaca yang jatuh di permukaan bumi. Perbedaan pengaruh sudut matahari dipengaruhi oleh letak astronomis suatu wilayah yang disebabkan oleh letak garis lintang.

Keadaan pada atmosfer bumi juga turut menjadi sebab terjadinya cuaca di suatu wilayah pada permukaan bumi. Kedaan atmosfer bumi yang sedang mengalami aura plasma pada korona yang mengelilingi matahari berakibat panas yang turun pada cuaca di permukaan bumi.

Disini sangatlah jelas bahwa cuaca diamati dan diukur dalam jangka waktu harian, berbeda dengan iklim yang diukur dengan jangka waktu tahunan. Cuaca dapat berubah-ubah mengikuti faktor–faktor yang mempengaruhi perubahan cuaca. Cuaca mudah ditebak dari pada iklim. Sehingga cuaca memiliki beberapa unsur yang digunakan sebagai acuan untuk menentukan kondisi cuaca yang terjadi pada suatu wilayah tertentu. Unsur yang dimiliki cuaca dimulai dari tekanan suhu atau temperatur, tekanan udara, kelembaban udara, angin, dan curah hujan.

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *