Pengertian Relief, Macam, dan Contohnya

Diposting pada

Relief Adalah

Relief biasanya didefinisikan sebagai perbedaan ketinggian antara titik tinggi dan titik rendah pada lanskap, yang dikukur dalam satuan kaki atau meter. Atas kondisi ini juga dapat didefinisikan secara lebih kualitatif: seperti “relief dataran rendah” atau “relief bukit “. Kadang-kadang kita juga membedakan suatu wilayah dengan bantuan seragam dengan menunjukkan ketinggiannya, relatif terhadap daerah sekitarnya.

Jadi, apakah itu dataran tinggi atau dataran rendah.  Secara garis besar, relief permukaan Bumi bisa dibedakan menjadi dua, yaitu relief daratan dan relief dasar laut. Relief yang ada di daratan meliputi gunung, pegunungan, dataran tinggi, dataran rendah, sungai, rawa atau danau, dan pantai. Sedangkan relief dasar laut meliputi landasan kontinen, lereng benua, tanjakan kontenantal, dasar laut dan gunung laut, dan lain-lain.

Relief

Dalam objek studi geografi, relief  adalah perbedaan antara titik ketinggian tertinggi dan terendah. Pegunungan dan pegunungan biasanya merupakan titik ketinggian tertinggi, sedangkan lembah dan daerah dataran rendah lainnya adalah yang terendah.

Relief suatu wilayah biasanya divisualisasikan dengan menggunakan peta topografi, yaitu peta yang menunjukkan fitur permukaan tanah, seperti gunung, bukit, dan lembah. Ini biasanya dilakukan dengan garis bergelombang yang mewakili kurva dan ketinggian tanah.

Peta topografi sering digunakan oleh pejalan kaki untuk bernavigasi dan merencanakan rute mereka, tetapi lebih dari sekadar rekreasi. Arsitek, ahli biologi, dan banyak profesional lain bergantung pada mereka untuk informasi penting tentang lanskap tertentu.

Relief sangat penting untuk memahami topografi suatu area. Akibatnya, pembuat peta menampilkan ketinggian yang berbeda melalui beberapa metode. Garis kontur menunjukkan perubahan ketinggian antara garis berurutan dan sering digunakan pada peta datar. Semakin dekat garis satu sama lain, semakin curam ketinggian. Warna juga digunakan untuk menunjukkan ketinggian: coklat untuk ketinggian lebih tinggi dan hijau untuk ketinggian lebih rendah.

Pengertian Relief

Relief adalah perbedaan tinggi rendah permukaan bumi. Relief merujuk secara khusus pada pengukuran kuantitatif perubahan ketinggian vertikal dalam suatu lanskap. Ini adalah perbedaan antara ketinggian maksimum dan minimum dalam suatu wilayah tertentu, biasanya dengan batas terbatas.

Relief lanskap dapat berubah dengan ukuran area di mana ia diukur, sehingga membuat definisi skala di mana ia diukur sangat penting. Karena itu terkait dengan kemiringan permukaan dalam bidang yang diminati dan dengan gradien aliran apa pun yang ada, relief lanskap adalah metrik yang berguna dalam studi permukaan Bumi.

Pengertian Relief Menrut Para Ahli

Adapun definisi relief menurut para ahli, antara lain:

  1. Practical Geography Skills, Relief (juga dikenal sebagai terrain atau medan) suatu daerah adalah konfigurasi fisik atau penampilan permukaan tanah dalam hal bentuk, orientasi, ukuran, ketinggian, dan kemiringan, yang dapat disingkat  ‘SOSES’ yaitu Shape (bentuk), Orientation (orientasi), Size (ukuran), Elevation (ketinggian), dan Slope (kemiringan).

Macam Relief dan Contohnya

Secara umum, relief permukaan Bumi bisa dibedakan menjadi dua, yaitu relief daratan dan dasar laut. Berikut penjelasannya.

Relief Daratan

Relief daratan di muka Bumi terdiri atas dataran rendah, dataran tinggi, gunung, pgunungan, perbukitan, sungai, danau, rawa, pantai, depresi kontinental, dengan masing-masing contohnya yang tersebar di muka Bumi.

  1. Dataran Rendah

Dataran rendah ialah bentuk relief daratan yang berupa dataran dengan ketinggian 0 hingga 200 meter di atas permukaan laut. Dataran rendah memiliki ciri-ciri diantaranya yaitu tingkat kesuburan tanahnya yang tinggi karena biasanya akibat adanya endapan atau sedimentasi; sumber air melimpah.

Contoh dataran rendah misalnya Dataran Rendah Madiun yang terdapat di Provinsi Jawa Timur. Ketinggiannya yaitu antara 63 hingga 67 meter di atas permukaan air laut, dengan suhu udara berkisar antara 20 derajat sampai 35 derajat celcius.

  1. Dataran Tinggi

Dataran tinggi ialah bentuk relief daratan yang berupa dataran dengan ketinggian antara 200 hingga 1000 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi memiliki ciri-ciri diantaranya yaitu kelembaban nisbi yang relatif rendah karena jumlah uap air yang ada di udara juga rendah, iklimnya sejuk, dan amplitudo suhu tahunan yang besar.

Contoh dataran tinggi misalnya Dataran Tinggi Tibet yang merupakan dataran tinggi yang terdapat di Asia Tengah dan Asia Timur, meliputi sebagian besar Wilayah Otonomi Tibet, Yunnan Barat Laut, bagian barat dari Provinsi Sichuan, Gansu Selatan dan Qinghai di Cina Barat, wilayah Ladakh dan Lahaul & Spiti di India (Himachal Pradesh) serta Bhutan.

Dengan ketinggian rata-rata melebihi 4.500 meter (14.800 kaki) dan dikelilingi oleh barisan pegunungan yang memaksakan dua puncak tertinggi dunia, Gunung Everest dan K2, Dataran Tinggi Tibet sering disebut sebagai “roof of the world (atap dunia)”.

  1. Gunung

Gunung ialah bentuk relief berupa tonjolan pada permukaan bumi yang biasanya lebih curam dan lebih tinggi dari bukit. Gunung sering dianggap sebagai bukit yang lebih besar dari 600 meter (sekitar 2.000 kaki). Namun, beberapa definisi mengatakan gunung adalah bukit yang lebih besar dari 300 meter (sekitar 1.000 kaki).

Contoh gunung misalnya Gunung Semeru yang merupakan gunung berapi aktif di Jawa Timur, Indonesia. Terletak di zona subduksi, di mana lempeng Indo-Australia menundukkan di bawah lempeng Eurasia. Ini adalah gunung tertinggi di pulau Jawa dengan tipe stratovolcano, sehingga juga dikenal sebagai Mahameru. Nama ini berasal dari gunung kosmologi Hindu Meru atau Sumeru, tempat tinggal para dewa.

  1. Pegunungan

Pegunungan ialah bentuk relief berupa suatu area geografis dengan gunung-gunung yang terkait secara geologis yang membentuk suatu jajaran/rantai. Pegunungan biasanya memiliki tinggi lebih dari 1000 meter di atas permukaan laut.

Contoh pegunungan misalnya Pegunungan Himalaya yang terdapat di Asia yang memiliki banyak puncak tertinggi di Bumi, termasuk yang tertinggi, Gunung Everest (Nepal / Cina). Himalaya mencakup lebih dari lima puluh gunung dengan ketinggian lebih dari 7.200 m (23.600 kaki), termasuk sepuluh dari empat belas puncak setinggi 8.000 meter. Sebaliknya, puncak tertinggi di luar Asia (Aconcagua, di Andes) adalah 6.961 m (22.838 kaki).

  1. Perbukitan

Perbukitan ialah bentuk relief yang berupa bukit yang berjajar atau suatu rangkaian bukit yang panjang pada suatu daerah yang luas. Ini berbeda dengan dataran tinggi, karena perbukitan memiliki tingkat kemiringan lereng yang cukup besar, tapi ketinggiannya lebih rendah dibandingkan pegunungan.

Contoh perbukitan misalnya Perbukitan Watu Kelir yang terletak di Kabupaten Banjarnegara, yang terdiri atas, Bukit Wadasputih, Bukit Lemiring, Bukit Lamuk, Bukit Temetes Kambang, Bukit Watukelir, Bukit Bonang, Bukit Wanalela, Bukit Blumbungan, dan Bukit Igir Lemahrata.

  1. Sungai

Sungai ialah bentuk relief berupa aliran air yang berasal dari hulu menuju hilir. Hulu sungai biasanya berada di wilayah dataran tinggi, sedangkan hilirnya berada di wilayah daratan rendah. Biasanya, sungai mempunyai mata air yang terdapat di gunung atau wilayah pegunungan.

Contoh sungai misalnya Sungai Musi yang terletak di Sumatra Selatan.Sungai itu secara kasar mengalir dari barat daya ke timur laut, dari Pegunungan Barisan yang membentuk tulang punggung Sumatera, di Kepahiang, Bengkulu, ke Selat Bangka yang membentuk perpanjangan Laut Cina Selatan. Panjangnya sekitar 750 kilometer, dan mengeringkan sebagian besar provinsi Sumatra Selatan.

  1. Danau dan Rawa

Danau ialah bentuk relief berupa daratan berbentuk cekungan yang di dalamnya terdapat genangan air. Adapun rawa ialah bentuk relief yang berupa daratan di daerah dataran rendah yang tergenang air.

Contoh danau misalnya Danau Toba yang merupakan danau alami yang terletak di tengah-tengah bagian utara pulau Sumatra, dengan ketinggian permukaan sekitar 900 meter (2.953 kaki). Danau ini panjangnya sekitar 100 kilometer (62 mil), selebar 30 kilometer (19 mil), dan kedalaman hingga 505 meter (1.657 kaki).

Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia dan danau vulkanik terbesar di dunia. Kaldera Danau Toba adalah salah satu dari sembilan belas Geopark di Indonesia, yang diusulkan untuk dimasukkan ke dalam Geopark Global UNESCO.

Contoh rawa misalnya Rawa Pening yang terletak di Kabupaten Semarang lebih tepatnya di Jawa Tengah. Arti rawa ini luasnya hingga mencapai 2.670 hektar. Di Rawa Pening terdapat banyak sekali eceng gondok yang telah di manfaatkan oleh penduduk yang ada di sekitarnya untuk pembuatan kerajinan tangan.

  1. Pantai

Pantai ialah bentuk relief yang berupa daratan yang terletak di antara daratan dan lautan. Wilayah ini menjadi pembatas antara daratan dan lautan.

Contoh pantai misalnya Pantai Kuta yang terletak di Bali selatan. Dahulu merupakan desa nelayan, itu adalah salah satu kota pertama di Bali yang melihat perkembangan wisata yang substansial, dan sebagai resor pantai tetap menjadi salah satu tujuan wisata utama Indonesia.

Tempat ini terkenal secara internasional karena pantainya yang panjang berpasir, akomodasi yang bervariasi, banyak restoran dan bar, dan banyak peselancar terkenal yang berkunjung dari Australia. Terletak di dekat Bandara Ngurah Rai Bali.

Relief Dasar Laut

Pada dasarnya, relief dasar laut hampir menyerupai relief yang ada di dataran, hanya saja lokasinya berada di dalam lautan. Bentuk relief dasar laut, meliputi:

  1. Landasan benua (continental shelf)

Landasan benua ialah bentuk relief berupa dataran luas yang ada di dasar laut dangkal dan berbentuk melandai. Kedalaman landasan benua rata-rata 200 meter dan biasanya berlokasi di sepanjang pantai atau di daerah tepi benua.

Contoh landasan benua misalnya Dangkalan Sahul yang terletak di antara Benua Australia dan Pulau Papua; Dangkalan Sunda yang terletak di antara Pulau Sumatra, Jawa, dan Kalimantan.

  1. Lereng benua

Lereng benua laut ialah bentuk relief dasar laut yang menurun tajam dan curam,yang merupakan kelanjutan dari landas benua, mepunyai sudut kemiringan kurang dari 500 menuju ke dalam laut, dan kedalaman antara 200-1.500 m. Contoh lereng benua misalnya Laut Cina Selatan.

Laut China Selatan merupakan salah satu jenis laut tepi yang termasuk bagian dari Samudra Pasifik. Laut ini membentang dari Selat Karimata dan Selat Malaka hingga Selat Taiwan, luasnya kurang lebih 3500000 km2.

  1. Gunung Laut

Gunung laut ialah bentuk relief berupa bentuk tonjolan atau gunung yang dasar ada di dasar laut. Puncak gunung laut bisa menjulang di dalam laut, atau bisa juga di atas permukaan air laut. Contoh gunung laut misalnya Gunung Krakatau, yang terletak di Selat Sunda, antara Pulau Jawa dan Sumatra.

  1. Palung laut atau trench

Palung laut ialah bentuk relief berupa dasar laut yang sangat dalam dan sempit. Palung laut mempunyai dinding yang terjal dan juga curam. Biasanya, kedalaman palung laut mencapai lebih dari 5.000 m. Contoh palung laut misalnya palung Diamantina yang terletak di barat daya Perth, Australia Barat.

Palung yang satu ini membentang seluas 1.900 kilometer dari Ninety East Ridge ke Naturaliste Plateau. Titik terdalamnya berada di Samudera Hindia yaitu dengan kedalaman 7.079 meter di bawah permukaan laut.

  1. Guyot

Guyot ialah bentuk relief yang merupakan bekas gunung api yang memiliki puncak datar dan tenggelam. Guyot terbentuk karena gunung laut mengalami erosi. Contoh guyot misalnya Great Meteor Seamount yang merupakan gunung laut terbesar di Atlantik Utara (24 000 km3).

Guyot besar tersbut adalah salah satu gunung bawah laut membentuk Rantai South Azores Seamount (SASC), yang berakar di teras besar yang terletak di selatan Kepulauan Azores di Samudra Atlantik.

  1. Lubuk laut atau bekken

Lubuk laut ialah bentuk relief yang berupa cekungan seperti lembah di wilayah dasar laut. Contoh lubuk misalnya Lubuk Sulu (5.350 meter); Lubuk Ambalau (5.330 meter); Lubuk Buru (5.319 meter); Lubuk Flores (5.130 meter); Lubuk Bacan (4.810 meter); Lubuk Manipa (4.360 meter).

  1. Atol

Atol laut ialah bentuk relief yang berupa pulau karang yang terdapat di laut dan memiliki bentuk menyerupai cincin yang besar. Contoh atol misalnya Kure Atoll di 28°24′ N, yang merupakan Atol paling utara di dunia adalah bersama dengan atol lain di Kepulauan Hawaii Baratlaut.

  1. Pematang samudra (Ridge)

Pematang samudra laut ialah bentuk relief dasar laut yang bentuknya dangkal, memanjang, serta sempit. Salah satu penanda adanya pematang tengah samudra yaitu keluarnya magma dari dalam astenosfer yang membentuk jalur gunung api dasar laut yang dikenal dengan istilah lingkaran api (ring of fire). Misalnya Pematang samudra di Samudra Pasifik dan Samudra Atlantik.

Demikianlah rangkaian artikel yang bisa kami berikan pada segenap pembaca. Berkenaan dengan pengertian relief menurut para ahli, macam, dan contohnya yang ada di berbagai bidang. Semoga bisa memberi pengetahuan dan edukasi bagi kalian.

Sumber Referensi
  1. Terraindari https://en.wikipedia.org/wiki/Terrain
  2. What does “RELIEF” mean in Geography? dari http://practicalgeoskills.blogspot.com/2019/02/what-does-relief-mean-in-geography.html
Gambar Gravatar
Diah Ainurrohmah Adalah Alumni Jurusan Geografi dan Saat Ini Sedang Proses Penyelesaian Program Pascasarjana Geografi di Kampus Negeri Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *