Pengertian Perbukitan, Ciri, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Pernahkah kita bertanya-tanya dan memikirkan bagaimana perbedaan antara gunung dan bukit? Keduanya adalah salah satu jenis pemandangan alam, atau kenampakan di permukaan Bumi yang dibentuk oleh alam. Keduanya lebih tinggi dari tanah di sekitarnya, dan keduanya memiliki puncak, yang merupakan titik tertinggi. Kedengarannya sangat mirip, tapi pada dasarnya keduanya berbeda. Pegunungan lebih curam daripada bukit; ini membuat gunung lebih sulit didaki daripada bukit. Gunung juga lebih tinggi dari bukit, tapi seberapa tinggi bukit itu sebelum menjadi gunung? Sebenarnya, tidak ada yang setuju tentang itu! Hingga sekitar 50 tahun yang lalu, bukit-bukit yang memiliki ketinggian setidaknya 1.000 kaki dianggap pegunungan.

Namun para ahli geologi, tidak setuju tentang hal itu, sehingga di Amerika Serikat, aturan 1.000 kaki tidak lagi digunakan. Di Inggris, aturan baru menyatakan bahwa bukit setinggi lebih dari 2.000 kaki adalah gunung. Karena teknologi telah meningkat karena sebagian besar perbukitan diukur, ahli geologi mengukur ulang yang mendekati 2.000 kaki. Akibatnya, beberapa bukit menjadi gunung dan beberapa gunung sekarang disebut bukit!. Untuk memperjelas pemahaman kita tentang perbukitan, artikel ini akan mengulas tentang pengertian perbukitan, ciri, manfaat, dan contohnya.

Bukit

Bentang alam bukit sangat mudah digambarkan. Bentang alam bukit adalah lapisan tanah yang lebih tinggi dari tanah sekitarnya. Ini juga memiliki sisi miring tapi tidak seperti kecuraman gunung. Bukit memiliki berbagai ukuran dari kecil dan datar ke tinggi dan curam. Ini juga datang memiliki berbagai bentuk seperti bukit padang rumput yang subur dan hijau. Beberapa bukit juga tidak terlihat terlalu bagus bagi mata manusia seperti bukit tandus di padang pasir.

Bentang alam bukit terbentuk dengan beberapa cara. Salah satu caranya adalah melalui pencairan dan pergeseran gletser. Cara lain adalah melalui arus air. Selain itu cara pembentukan perbukitan umum lainnya dapat dilakukan adalah melalui erosi dan endapan. Angin dan proses terjadinya hujan dapat menciptakan bentang alam bukit.

Pengertian Perbukitan

Perbukitan adalah serangkaian jajaran beberapa bukit atau suatu rangkaian bukit yang panjang pada wilayah dan perwilayahan yang luas. Perbukitan juga dapat diartikan sebagai bentang alam yang memiliki karakteristik tonjolan-tonjolan di daratan.

Istilah perbukitan mempunyai kata dasar ‘bukit’, yang artinya yaitu suatu bentuk bentang alam yang permukaan tanahnya lebih tinggi dari permukaan tanah lain di sekitarnya, dimana permukaan tanah tersebut tidak lebih tinggi dari gunung.

Perbukitan alami terbentuk sepanjang waktu, oleh berbagai jenis aktivitas geologi. Salah satu kegiatan ini adalah patahan, yang terjadi karena bebatuan di bawah permukaan bumi secara konstan bergerak dan mengubah lanskap. Bukit yang terbentuk karena patahan akhirnya bisa menjadi gunung. Himalaya di Asia, pegunungan tertinggi di dunia, dulunya adalah bukit kecil. Himalaya terus tumbuh karena aktivitas patahan di bawah permukaan Bumi.

Perbukitan juga dapat terbentuk karena erosi, yang terjadi ketika potongan-potongan batu, tanah, dan endapan hanyut dan diletakkan di tumpukan di tempat lain. Perbukitan dapat dihancurkan oleh erosi, karena material yang dihempas oleh angin dan air. Perbukitan juga dapat dibentuk oleh erosi, karena material dari daerah lain ditimbun di dekat bukit, menyebabkannya bertambah. Sebuah gunung bisa menjadi bukit jika dirusak oleh erosi.

Manusia juga dapat membuat bukit dengan menggali tanah dan hasil tanah galian tersebut menumpuk semakin banyak. Gunung berapi juga dapat membentuk perbukitan. Gunung berapi membentuk bukit ketika meletus. Selama letusan, abu dalam pengertian vulkanisme dimuntahkan di udara; setelah letusan, lava atau batuan cair mengeras dan membuat lapisan batuan lava yang tebal. Abu jatuh pada lava yang mengeras menyebabkan lapisan abu terbentuk di atas bukit.

Ketika hujan turun, lapisan abu ini bercampur dengan air hujan untuk membentuk air berwarna hitam. Air hitam ini akan membeku menyebabkan batuan lava retak dan runtuh dan akhirnya mengikis membentuk bukit. Baca jugaPengertian Hujan, Klasifikasi, Macam, dan Manfaatnya

Pengertian Bukit dan Perbukitan Menurut Para Ahli

Adapun definisi bukit dan perbukitan menurut para ahli yaitu:

National geographic

Bukit adalah sebidang tanah yang naik lebih tinggi dari tanah yang ada di sekelilingnya. Bukit terlihat seperti benjolan kecil di Bumi, karena lebih tinggi dari semua yang ada di sekitarnya, bukit adalah tempat yang bagus untuk mendapatkan pemandangan yang indah.

Perbukitan lebih mudah didaki daripada gunung, karena kurang curam dan tidak setinggi gunung. Namun, seperti gunung, sebuah bukit biasanya akan memiliki puncak yang jelas, yang merupakan titik tertingginya.

Wikipedia

Bukit adalah suatu bentuk bentang alam yang memiliki permukaan tanah yang lebih tinggi dari permukaan tanah di sekelilingnya namun dengan ketinggian relatif rendah dibandingkan dengan gunung. Perbukitan adalah rangkaian bukit yang berjajar di suatu daerah yang cukup luas.

Perbukitan dapat terbentuk melalui fenomena geomorfik: patahan, erosi dari bentang alam yang lebih besar seperti gunung, dan pergerakan dan pengendapan sedimen oleh gletser (misalnya morain dan drumlins atau oleh erosi yang mengekspos batuan padat yang kemudian menurun ke bukit). Puncak bukit yang bulat hasil dari pergerakan tanah difusif dan regolith yang menutupi bukit, suatu proses yang dikenal sebagai creep menuruni bukit.

Ciri-Ciri Perbukitan

Secara umum, kita menganggap bukit memiliki ketinggian yang lebih rendah daripada gunung dan bentuk yang lebih bundar / gundul daripada puncak yang jelas. Beberapa karakteristik yang dimiliki dari sebuah bukit adalah:

  1. Mengalami pengangkatan, sehingga lebih tinggi dari daerah di sekelilingnya.
  2. Gundukan tanah alami yang terbentuk karena patahan atau erosi.
  3. Ketinggian rendah, seringkali kurang dari 984-1968 kaki (300-600 meter).
  4. Memiliki sisi miring tapi tidak securam gunung
  5. Memiliki sebuah puncak bulat tapi tidak dapat ditentukan dengan baik.
  6. Mudah didaki.
  7. Bukit hanya terdiri dari 1 gundukan di suatu wilayah, sedangkan perbukitan terdiri atas sekumpulan bukit di suatu wilayah.

Manfaat Perbukitan

Di daerah perbukitan, aktivitas permukiman penduduk tidak seperti di dataran rendah. Permukiman penduduk di daerah perbukitan tersebar pada wilayah-wilayah tertentu atau membentuk kelompok-kelompok kecil. Lahan datar yang luasnya terbatas diantara perbukitan dimanfaatkan oleh penduduk. Permukiman penduduk umumnya dibangun di kaki atau lembah perbukitan yang biasanya terdapat sumber air berupa mata air atau sungai. Untuk itulah berikut ini beberapa manfaat dari perbukitan dalam kehidupan manusia, antara lain;

Ekonomi

Aktivitas ekonomi di daerah perbukitan, khususnya yaitu aktivitas di bidang pertanian dilakukan dengan memanfaatkan lahan-lahan yang memiliki kemiringan lereng tertentu. Untuk mempermudah dalam melakukan penanaman, penduduk di daerah perbukitan menerapkan teknik sengkedan yaitu dengan cara memotong bagian lereng tertentu agar menjadi datar. Selain itu, teknik sengkedan juga berguna untuk mengurangi erosi. Selengkapnya, baca; Pengertian Erosi, Faktor Pendorong, Proses Terjadinya, dan Jenisnya

Pertanian

Pada umumnya aktivitas pertanian yang dilakukan di daerah perbukitan adalah pertanian lahan kering, yaitu pertanian yang dilakukan pada wilayah yang memiliki pasokan air terbatas atau hanya dengan mengandalkan air hujan.

Tumbuhan yang ditananam misalnya umbi-umbian atau palawija dan tanaman tahunan seperti kayu dan buah-buahan. Pada daerah lereng yang laindai dan lembah perbukitan, biasanya dimanfaatkan untuk bercocok tanam padi. Baca jugaTumbuhan Langka di Indonesia dan Dunia

Contoh Perbukitan

Berikut ini beberapa contoh perbukitan yang ada di dunia, diantaranya yaitu:

Perbukitan Watu Kelir

Perbukitan ini terletak di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Perbukitan Watu Kelir terdiri atas Bukit Watukelir, Bukit Bonang, Bukit Wanalela, Bukit Blumbungan, Bukit Wadasputih, Bukit Lemiring, Bukit Lamuk, Bukit Temetes Kambang, dan Bukit Igir Lemahrata.

Perbukitan Rejang

Perbukitan ini terletak di Kabupaten Rejang Lebong yang berbatasan dengan Kabupaten Bengkulu Tengah. Bukit-bukit yang berada di Perbukitan Rejang ini yaitu Bukit Kapa dan Bukit Daun. Kedua bukit tersebut digunakan oleh penduduk sebagai perkebunan kopi, karet dan juga palawija. Bahkan di wilayah ini juga terdapat salah satu tumbuhan langka di Indonesia, yakni Bungga Raflesia.

Perbukitan Nilgiri (The Nilgiri Hills)

Perbukitan Nilgiri merupakan sub-sub utama dari Western Ghats (juga dikenal sebagai Sahyadri (Benevolent Mountains) yaitu pegunungan yang membentang paralel dengan pantai barat semenanjung India) yang terletak seluruhnya di India yang terdiri atas lebih dari 20 puncak gunung. Nilgiri Hills juga disebut Blue Mountains yang terletak di persimpangan tiga negara besar di selatan India Karnataka, Kerala dan Tamil Nadu.

Puncak Doddabetta adalah puncak tertinggi Nilgiri dengan ketinggian 2.637 meter (8.652 kaki) diikuti oleh Kolaribetta, Kattadadu dan Kulkudi. Koridor margasatwa atau koridor hijau adalah rumah bagi beberapa air terjun tertinggi di India dan menyediakan habitat bagi banyak jenis tumbuhan langka di dunia tanpa bunga dan begitu banyak spesies eksotis.

Perbukitan Anaimalai (The Anaimalai Hills)

Perbukitan Anaimalai juga dikenal sebagai Bukit Gajah yang terletak di perbatasan negara bagian Kerala dan Tamil Nadu. Perbukitan Anaimalai adalah salah satu dari sub-rangkaian Western Ghats yang megah dengan puncak tertinggi yaitu Anamudi pada ketinggian 2.695 m (8.842 kaki) di Kerala.

Lereng yang lebih rendah dari Anamalai Hills digunakan untuk perkebunan teh dan kopi dan menjadi tuan rumah bagi satwa liar di Taman Nasional Eravikulam, Anamalas Tiger Reserve dan Chinnar Wildlife Sanctuary.

Perbukitan Coklat (Chocolate Hills)

Perbukitan coklat adalah formasi geologis di provinsi Bohol di Filipina. Setidaknya ada 1.260 bukit tetapi mungkin ada sebanyak 1.776 bukit yang tersebar di area seluas lebih dari 50 kilometer persegi (20 mil persegi). Perbukitan ini ditutupi rumput hijau yang berubah coklat (seperti coklat) selama musim kemarau, maka dinamai Perbukitan Coklat.

Nah, demikianlah serangkain artikel yang menjelaskan lengkap tentang pengertian perbukitan menurut para ahli, ciri, manfaat, dan contohnya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan referensi serta pemahaman mendalam bagi pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *