Pengertian Danau, Proses Pembentukan, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Perairan yang terdapat di struktur bumi jenisnya beragam. Air berfungsi sebagai sumber keberlangsungan kehidupan makhluk hidup. Air menurut bentuknya diklasifikasikan menjadi beberapa jenis. Klasifikasi jenis air yang terdapat di kerak bumi antara lain air laut dengan karakteristik air asin, air rawa-rawa dengan karakteristik ditumbuhi tanaman, air sungai dengan karakteristik terdapat aliran air, dan air danau dengan karakteristik dikelilingi daratan.

Pada artikel kali ini kita akan lebih spesifik mengkaji materi mengenai danau. Apa itu danau? Mengapa danau dapat terbentuk? Ada berada jenis danau?. Semua kajian tentang materi danau akan diulas secara lengkap dalam pembahasan materi sebagai berikut.

Pengertian Danau

Danau adalah wujud perairan dengan karakteristik air tawar dan di sekeliling area danau terdapat daratan yang mengitarinya. Kenampakan permukaan bumi tidak lengkap tanpa adanya kehadiran danau di dalamnya. Danau bukan bagian dari lautan, melainkan bagian dari daratan karena letaknya di darat.

Danau dapat bermanfaat bagi manusia dalam beragam macam pemandangan alam. Banyak danau dan waduk yang dijadikan objek wisata oleh masyarakat setempat. Nilai estetika pada danau menjadi sangat berarti apabila danau dijadikan sebagai tempat wisata.

Proses Pembentukan Danau

Menurut legenda dari cerita rakyat yang beredar di manusia, karangan cerita terbentuknya danau seperti cerita karya seorang pecandu narkoba. Bayangkan saja, cerita rakyat menjelaskan bahwa Danau Toba yang terdapat di Sumatera Utara terbentuk karena seorang pemuda menikahi seekor ikan, lalu saat anak dari hasil perkawinan antara manusia dan ikan tersebut beranjak besar, si anak tumbuh menjadi anak nakal.

Akhinya bapak anak itu marah dan mengatakan “dasar anak ikan”. Lalu ibu dari anak tersebut kecewa hingga akhirnya terjadi bencana alam dan membentuk danau toba. Ah lupakan saja cerita rakyat tersebut. Mari kita simak penjelasan proses pembentukan danau secara ilmiah sebagai berikut.

Erupsi Vulkanik Gunungapi

Aktivitas vulkanisme yang terdapat di dalam perut bumi mampu mengakibatkan dampak erupsi letusan vulkanik gunungapi. Letusan magma yang keluar membentuk lava secara dahsyat dapat menimbulkan efek cekungan. Cekungan tersebut lambat laun terisi oleh air. Ukuran dan kedalaman danau bergantung pada kedahsyatan aktifitas vulkanisme tersebut. Danau yang terbentuk dari aktifitas vulkanik biasaya terdapat di sekitar lereng gunungapi. Baca JugaPengertian Gunung Meletus, Penyebab, dan Contohnya

Pertambangan

Pertambangan dapat menjadi salah satu faktor terbentuknya danau. Mengambil hasil bumi berupa pertambangan maka kegiatan yang dilakukan adalah dengan cara mengebor pusat pertambangan. Pengeboran atau penggalian yang dilakukan besar-besaran lambat laun akan menghasilkan cekungan. Cekungan tersebut jika terisi air maka terbentuklah danau.

Danau Buatan

Danau buatan disebut sebagai waduk. Tujuan utama pembuatan waduk adalah untuk tempat menyimpan cadangan air, tempat rekreasi, dan membuat tempat penampungan air sebagai bendungan penghalang terjadinya bencana alam banjir.

Baca Juga;

  1. Penyebab Banjir dan Dampaknya Bagi Masyarakat
  2. Pengertian Banjir, Jenis, Penyebab, dan Dampaknya
  3. Pengertian Bencana Alam, Jenis, Penyebab, dan Dampaknya

Jenis Danau

Seperti pada kenampakan alam yang lainnya, danau memiliki jenis yang dapat membedakan antara danau satu dengan danau lainnya. Macam-macam jenis danau ada danau vulkanik, danau tektonik, danau bendungan, danau karst, danau tekonik-vulkanik, danau glasial, danau sungai mati, danau cirques, dan danau laguna.

Penjelasan mengenai jenis danau dan contohnya, antara lain adalah sebagai berikut;

Danau Vulkanik

Danau vulkanik adalah danau yang terbentuk karena aktifitas vulkanik dari erusi gunungapi. Letusan erupsi gunungapi mengeluarkan lava yang akhirnya membentuk cekungan pada daratan. Cekungan tersebut lambat laun menjadi danau. Contoh dari danau vulkanik adalah danau kawah Gunung Kelud.

Danau Tektonik

Danau tektonik adalah danau yang terbentuk karena aktifitas pergerakan lempeng tektonik di lapisan kulit bumi. pergerakan lempeng tersebut menyebabkan cekungan di kerak bumi dan akhirnya lambat laun  terisi oleh air hingga terbentuklah danau. Contoh dari tektonik adalah Danau Sentani. Baca jugaPengertian Teori Lempeng Tektonik, Jenis, Bagian, dan Contohnya

Danau Bendungan

Danau bendungan adalah jenis danau yang dibentuk secara buatan oleh manusia untuk membendung atau menampung air sungai agar luapannya tidak menyerang permukiman penduduk. Danau bendungan lebih dikenal dengan istilah waduk. Contoh dari danau bendungan adalah Waduk Jatibarang di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Danau Karst

Danau karst adalah jenis danau yang terbentuk karena batu kapur yang larut oleh air hujan. Pelarutan tersebut membentuk suatu bentukan cekungan. Seiring berjalannya waktu maka cekungan akan terisi olwh air hingga akhirnya membentuk danau. Contoh dari danau karst adalah danau yang banyak terdapat di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Baca JugaPengertian Karst, Jenis, dan Ciri-Cirinya

Danau Vulkanik-Tektonik

Danau vulkanik-tektonik adalah danau yang terbentuk diakibatkan 2 aktifitas yang saling bersamaan. Aktifitas tersebut adalah pergerakan lempeng tektonik dan erupsi gunungapi. Contoh dari danau vulkanik-tektonik adalah Danau Toba.

Danau Glasial

Danau glasial adalah jenis danau yang terbentuk karena es. Es tersebut mengalami erosi glasial dan akhirnya membentuk cekungan. Cekungan tersebut lambat laun akan terisi air dan akhirnya membentuk danau glasial. Contoh dari danau glasial adalah Danau Michigan di Amerika Serikat.

Danau Sungai Mati

Danau sungai mati adalah jenis danau yang terbentuk karena pemutusan arus sungai sebagai akibat faktor alami dari pembelokan arus aliran sungai. Danau sungai mati terdapat di hilir sungai. Contoh dari danau sungai mati adalah danau yang terdapat di hilir Sungai Kapuas.

Danau Cirques

Danau Cirques adalah jenis danau yang terbentuk karena es yang mencair. Danau cirques banyak erdapat di pegunungan es benua Antartika. Perbedaan danau cirques dan danau glasial adalah dari materi pembentuknya yang mana danau glasial berasal dari erosi es sedangkan danau cirques terbentuk karena es yang mencair.

Danau Laguna

Danau laguna adalah jenis danau yang terbentuk karena akibat dari peristiwa abrasi. Abrasi adalah pengikisan tanah oleh air laut. Abrasi dapat dicegah dengan cara kegiatan reklamasi. Danau laguna terdapat di sekitar pantai.

Danau Industri

Danau industri merupakan danau buatan yang dibentuk untuk tujuan cadangan air bagi suatu pabrik industri. Penggunaan tendon air dalam kegiatan perindustrian dirasa tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan air pabrik industri. Penggunaan PDAM juga dirasa akan membuang-buang cadangan air saja jika dilakukan untuk kegiatan dalam pengertian industri.

Akhirnya pengelola perindustrian mengambil kebijakan untuk membuat waduk atau danau yang digunakan untuk keperluan industri. Danau industri ini banyak ditemukan di kawasan Industri di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah

Manfaat Danau

Adapaun kebermanfaat danau salah satunya ialah difungsikan sebagai irigasi. Pengairan pertanian sering mengambil sumber airnya yang terapat di danau. Hal ini sebagai contoh dimana danau dijadikan sebagai sumber cadangan air untuk menghidupi keperluan makhluk hidup manusia, hewan, dan tumbuhan.

Danau yang terapat di permukaan bumi seluruhnya memiliki karakteristik air tawar. Ada 1 danau di dunia ini yang memiliki air asin yaitu Laut Merah di timur tengah. Danau yang bernama laut merah tersebut memiliki air yang asin karena menjadi tujuan aliran banyak sungai besar yang mana aliran sungai tersebut membawa beberapa kandungan unsur senyawa kimia penyebab rasa asin pada air.

Nah, penjelasan diatas merupakan artikel yang membahas tentang materi danau dari segi pengertian, proses pembentukan, jenis, dan contoh danau. Semoga pengulasan serta penjelasan ini dapat menambah wawasan pembaca. Terima kasih!

Berikan Ranting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *