Penyebab Gejala Alam Biotik/Abiotik dan Contohnya

Diposting pada

Penyebab Gejala Alam dan Contohnya

Struktur bumi merupakan satu-satunya planet yang terdapat makhuk hidup di dalamnya. Makhluk hidup yang terdapat di bumi didasari karena kandungan unsur oksigen dan air. Tanpa adanya unsur tersebut maka kehidupan tidak akan ditemui. Agar kehidupan selalu lestari cara yang paling tepat adalah dengan cara menjaga kemurnian air dan kualitas oksigen. Menjaga kemurnian air dapat dengan tidak membuang sampah di permukaan air seperti sungai, laut, danau, dan sebagainya.

Menjaga kualitas dalam definisi oksigen bisa dengan hal kecil seperti tidak terlalu sering menggunakan kendaraan pribadi, sering-seringlah memakai angkutan umum. Serta tidak merokok karena pada dasarnya selain rokok membahayakan kesehatan juga bisa merusak kualitas udara. Alam tidak dapat dipisahkan unsur abiotik dan biotik. Hubungan dari kedua hal tersebut mampu menimbulkan banyak gejala alam. Apakah yang disebut dengan gejala alam? Pada artikel kali ini kita akan membahas pengertian gejala alam dan penyebab gejala alam biotik ataupun abiotik.

Gejala Alam

Pad dasarnya pengertian gejala alam dapat bersifat positif dan negatif, intensitasnya bisa sering bisa jarang, tempat terjadinya kadang di daratan maupun lautan. Akan tetapi yang dapat dipastikan dari proses terjadinya fenomena ini akan menimbulkan banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat.

Secara hafiarhnya ada 2 bentuk gelaja alam di Indonesia atupun di negara-negara seluruh dunia. Pembangian ini di dasarkan pada proses terjadinya serta pengaruhnya kepada kehidupan. Yakni gelaja alam dalam pengertian biotik dan abiotik.

Gejala Alam Biotik

Gejala alam biotik merupakan fenomena yang disebabkan karena pelaku utama berupa makhluk hidup. Gejala alam biotik intensitasnya terjadi secara terus menerus karena berbagai macam jenis saling membutuhkan satu sama lain. Dilihat dari sifatnya, gejala alam biotik lebih mengacu ke arah yang negatif. Lokasi gejala alam biotik sering dijumpai di daratan karena lebih banyak dijumpai makhluk hidup yang ada di darat dari pada di laut.

Gejala Alam Abiotik

Gejala alam dalam pengertian abiotik merupakan fenomena yang disebabkan karena unsur alam. Komponen abiotik dan biotik saling berhubungan untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Berdasarkan sifatnya, gejala alam abiotik lebih mengarah dalam hal positif.

Memiliki intensitas yang jarang, dan terjadi di daratan serta lautan. Mengetahui gejala alam abiotik merupakan hal yang wajib dipelajari dalam materi kebumian seperti geografi.

Penyebab Gejala Alam Abiotik

Seperti yang dijelaskan diatas bahwa gejala alam abiotik merupakan berbagai fenomena yang disebabkan non makhluk hidup. Penyebab gejala alam abiotik dapat dilihat pada uraian materi sebagai berikut.

Tanah

Lapisan tanah merupakan suatu bagian dari kerak bumi yang mengandung berbagai macam unsur mineral dan organik. Banyak gejala alam yang ditimbulkan dari tanah. Salah satunya adalah tanah longsor. Tanah longsor terjadi karena hutan mengalami penebangan secara liar sehingga tidak terdapat pohon sebagai media penyerap air tanah. Air tanah dalam skala besar dapat mempercepat pergerakan tanah sehingga longsor tidak dapat terhindarkan.

Batuan

Pengertian batuan beku dan mertamof adalah kumpulan dari zat mineral yang telah mengeras. Batuan merupakan salah satu komponen abiotik. Gejala alam yang timbul oleh batuan antara lain pengendapan, pelapukan, pengikisan, dan lain sebagainya.

Angin

Angin adalah suatu aliran udara yang disebabkan karena rotasi bumi (perputaran bumi). angin merupakan salah satu komponen abiotik. Gejala alam yang dapat ditumbulkan darei angin adalah bencana angin tornado, putting beliung, dan lain-lain.

Hidrosfer

Pengertian hidrosfer merupakan cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang berbagai macam perairan di permukaan bumi. Gejala alam yang timbul dari proses hidrologi adalah proses terjadinya hujan.

Antropologi

Antropologi merupakan cabang ilmu geografi yang membahas tentang manusia. Pada dasarnya manusia sebagai komponen biotik, dan gejala alam antoposfer masuk pada sub bab pembelajaran ilmu sosial. Dalam gejala alam geografi, antropologi mengacu pada materi persebaran penduduk.

Vulkanisme

Vulkanisme adalah aktivitas vulkanik yang dilakukan oleh gunungapi. Aktivitas vulkanik ini mampu mengakibatkan gejala alam gunung meletus, lahar dingin, munculnya sumber mata air panas, dan lain sebagainya.

Meteorologi

Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari tentang cuaca, artinya ada hubungan antara angin dan hidrologi. Gejala alam yang disebabkan karena unsur meteorologi adalah pantauan ramalah cuaca daerah.

Nah, artikel diatas merupakan materi yang membahas pengertian gejala alam biotik/abiotik beserta penyebabnya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dalam tujuan menambah ilmu pengetahuan. Semangat dan terima kasih !

Berikan Ranting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *