Penyebab Pencemaran Tanah dan Cara Menanggulanginya

Diposting pada

Penyebab Pencemaran Tanah

Lapisan tanah bisa dikatakan sebagai sumber kehidupan. Tanah mengandung unsur hara yang dijadikan penyerapan sumber makanan oleh tumbuhan. Tanah yang baik dapat menyerap air dengan kualitas tinggi sehingga tanaman yang menopang hidup diatas tanah dapat berfungsi secara optimal. Fungsi kegunaan tanah sebagai sumber kehidupan adalah sebagai topangan tanaman untuk hidup. Tanaman menghasilkan oksigen yang nantinya dibutuhkan oleh manusia dan hewan.

Namun apa jadinya jika kualitas tanah telah tercemar?. Pencemaran tanah atau yang sering disebut sebagai polusi tanah dapat menyebabkan gangguan produktivitas tanah bahkan dapat mematikan tanah. Pencemaran tanah membawa dampak yang sangat buruk bagi lingkungan sekitar. Lalu mengapa tanah dapat tercemar? Apakah pencemaran tanah dapat ditanggulangi? Berikut adalah penyebab pencemaran tanah dan cara menanggulanginya.

Penyebab Pencemaran Tanah

Adapaun yang menjadi salah satu latar bekalang yang menjadikan dampak pencemaran tanah di masyarakat antara lain adalah sebagai berikut;

Limbah Padat

Limbah padat yang dibuang dari pabrik industri seperti limbah kertas, limbah logam, limbah besi, dan lain sebagainya yang mana dalam hal ini limbah kertas adalah sampah anorganik. Cara untuk menanggulangi pencemaran tanah yang telah tercemar oleh limbah padat adalah dengan cara mendaur ulang limbah padat menjadi seuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Selengkapnya, baca; Pengertian Industri, Syarat, Macam, dan Contohnya

Limbah Cair

Limbah cair adalah limbah yang dikeluarkan pabrik industri berupa cairan. Limbah cair mengandung unsur senyawa kimia berbahaya seperti uranium, karbon dioksida, dan lain sebagainya yang dapat mencemari air dan dapat mengganggu kesuburan tanah. Cara untuk menanggulangi pencemaran tanah yang telah tercemar oleh limbar cair adalah dengan tidak membuang limbah cair ke atas tanah.

Limbah Organik

Limbah organik yang dimaksud disini adalah sampah organik. Sampah organik tidak dapat mencemari tanah dari segi kesuburan, hal ini dikarenakan sampah organik yang mana pengertian dari sampah organik adalah sampah yang berasal dari sisa makanan, daun kering, dan jasad renik hewan yang telah mati dapat berfungsi sebagai pupuk organik. Limbah organik dapat mencemari tanah dari segi estetika keindahan.

Cara untuk menanggulangi pencemaran tanah yang telah tercemar oleh limbah organik adalah dengan cara mengolah limbah organik menjadi pupuk organik terlebih dahulu agar tidak mengurangi nilai estetika tanah.

Limbah Anorganik

Limbah anorganik adalah sampah yang berasal dari komponen abiotik. Limbah anorganik yang jumlahnya paling determinan di dalam pengertian lingkungan adalah sampah plastik. Sampah plastik pada dasarnya memerlukan waktu 200 tahun untuk dapat terurai secara alami. Sampah plastik dapat terdekomposisi dengan cara proses pembakaran.

Cara untuk menanggulangi pencemaran tanah yang telah tercemar oleh limbah anorganik adalah dengan cara 3R. R yang pertama yaitu reduce atau mengurangi jumlah limbah anorganik. R yang kedua adalah reuse menggunakan kembali limbah anorganik. Dan R yang ketiga adalah recycle atau mendaur ulang limbah anorganik supaya memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Limbah Industri

Limbah industri yang dimaksud disini bukanlah berupa limbah padat atau limbah cair. Melainkan berupa limbah asap dari pabrik industri. Selain dapat menyebabkan pencemaran udara, asap hasil pembakaran industri juga dapat mencemari tanah yang akhirnya berpotensi besar untuk menyebabkan pengurangan kesuburan pada tanah.

Cara untuk menanggulangi pencemaran tanah yang telah tercemar oleh limbah industri adalah dengan cara diperlukan ketegasan pemerintah untuk memberikan izin kelayakan pada industri yang telah lolos kualifikasi AMDAL.

Limbah Pertanian

Limbah pertanian yang mencemari tanah sifatnya sama dengan limbah organik. Limbah pertanian mencemari tanah bukan akibat dari pengurangan produktivitas tanah melainkan dari pengurangan nilai estetika tanah. Cara untuk menanggulangi pencemaran tanah yang telah tercemar oleh limbah pertanian adalah mengolah limbah pertanian menjadi pupuk organik.

Limbah Rumah Tangga

Limbah rumah tangga yang dapat mencemari tanah adalah sisa dari sabun detergen dan sisa air sabun cucian piring. Sisa pembuangan sabun detergen dan sisa air sabun cucian piring dapat mencemari tanah karena sisa pembuangan sabun detergen dan air sabun cucian piring tersebut dapat mengurangi kesuburan tanah.

Cara untuk menanggulangi pengertian pencemaran tanah yang telah terkontaminasi dalam limbah rumah tangga adalah dengan cara mengurangi penggunaan sabun detergen dan air sabun cucian piring dalam rumah tangga.

Limbah Tambang

Dalam kegiatan penggalian bahan tambang tentunya memerlukan alat berat dalam proses penambangan. Alat berat penambangan yang sudah tidak layak pakai berpotensi mengalami kebocoran tangki oli. Hal tersebut dapat mencemari tanah. Cara untuk menanggulangi pencemaran tanah yang telah tercemar oleh limbah tambang adalah dengan cara memastikan kelayakan dari operasional alat berat pertambangan.

Kebakaran Hutan

Selain dapat mencemari udara, kebakaran hutan juga dapat mencemari tanah. Sisa pembakaran hutan dapat mengandung zat kimia berbahaya yang merusak kualitas tanah. Cara untuk menanggulangi pencemaran tanah yang telah tercemar oleh kebakaran hutan adalah dengan cara membuat lahan gambut di sekitar hutan. Selengkapnya, baca; Manfaat Hutan Bagi Manusia di Kehidupannya

Zat Radioaktif

Zat radioaktif membawa banyak kerugian. Kerugian yang ditimbulkan karena zat radioaktif dampaknya bermacam-macam. Salah satunya sapat mencemari tanah. Cara untuk menanggulangi pencemaran tanah yang telah tercemar oleh zat radioaktif adalah mengisolasi area radioaktif menjauh dari unsur kehidupan.

Kebocoran Minyak

Kebocoran minyak pada alat transportasi seperti motor, mobil, bus, truk, dan lain sebagainya dapat mencemari tanah. Cara untuk menanggulangi pencemaran tanah yang telah tercemar oleh kebocoran minyak adalah dengan cara memastikan kelayakan dari tangki penampungan bahan bakar di alat transportasi

Ulah Manusia

Pencemaran tanah karena ulah manusia jumlahnya beragam, mulai dari pembangunan permukiman hingga membakar hutan. Diperlukan penanganan khusus dalam menjaga kualitas tanah dari ulah manusia.

Transmigrasi

Transmigrasi dapat menjadi sebab pencemaran tanah. Transmigrasi mengandung arti perpindahan penduduk dari suatu pulau yang padat penduduk menuju ke pulau yang masih jarang penduduk. Transmigran adalah sebutan bagi orang yang melakukan transmigrasi. Pemerintah memilih transmigran yang belum memiliki pekerjaan dengan imbalan diberikan lahan untuk digarap di tempat yang baru. Baca JugaPengertian Penduduk, Faktor, dan Jenisnya

Transmigran yang tidak betah di tempat yang baru akan merasa bosan dan kembali ke tempat asal. Tanah yang menjadi imbalan bagi transmigran tadi jika tidak dijual akan tidak terurus hingga akhirnya tercemar. Cara untuk menanggulangi pencemaran tanah yang telah tercemar oleh perilaku transmigran tersebut adalah dengan cara menjual tanah untuk dibangun rumah atau bangunan.

Pestisida

Pestisida berfungsi untuk mengusir hama yang merugikan bagi tanaman pertanian. Penggunaan pestisida yang berlebihan dapat mengganggu produktivitas tanah. Cara untuk menanggulangi pencemaran tanah yang telah tercemar oleh pestisida adalah dengan cara tidak menggunakan pestisida secara berlebihan.

Erosi Tanah

Erosi tanah dapat mencemari tanah dari segi nilai estetika. Tanah yang tererosi bentuknya menjadi berantakan tidak karuan. Cara untuk menanggulangi pencemaran tanah yang telah tercemar oleh erosi tanah adalah dengan cara menanam tanaman. Selengkapnya, baca; Pengertian Tanah Longsor, Jenis, Penyebab, dan Dampaknya

Nah, materi tentang penjelasan yang khusus melakukan kajian tentang penyebab-penyebab pencemaran tanah dan cara menanggulanginya. Semoga artikel yang kami sajikan ini dapat menambah wawasan pembaca dan pengetahuan kita semuanya. Terima kasih!

Berikan Ranting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *