Persebaran Penduduk: Pengertian, Faktor, Contohnya di Indonesia

Diposting pada

Persebaran Penduduk Indonesia

Persebaran jumlah masyarakat kerapkali memunculkan pemahaman yang berbeda-beda dalam pandangan ilmu sosial. Akan tetapi pada dasarnya persebaran ini ialah bentuk pengelolaan kependudukan yang diatur sebagai upaya mengatasi beragam dinamika penduduk. Oleh karena itulah sebagai penjelasan lebih lanjut, artikel ini mengulas tentang pengertian, faktor, dan contoh permasalahan akibat tidak meratanya.

Persebaran Penduduk di Indonesia

Peduduk Indonesia terdiri atas berbagai jenis suku bangsa dan budaya. Penduduk Indonesia tersebar secara menyeluruh dari dari Sabang sampai Merauke yang tinggal di daerah perkotaan maupun perdesaan. Keragaman penduduk yang ada menimbulkan perrnasalahan tersendiri, jika tidak dilakukan penanganan berupa persebaran dengan baik.

Oleh karena itulah sebagai bentuk upaya mengatasi permasalahan kependudukan sebagai ciri negara berkembang Indonesia melakukan proses transmigrasi yang pertamakali kebijakan ini diambil pada masa orde baru, dengan wilayah dan perwilayahan yang dituju ialah Pulau Sumatra (Provinsi Lampung).

Pengertian Persebaran Penduduk

Pengertian persebaran penduduk adalah upaya pemerataan jumlah masyarakat yang ada di suatu wilayah atau Negara dengan tujuan untuk mengatasi permasahanan-permasahanan yang timbul akibat gejolak sosialnya, seperti meningkatnya jumlah pengangguran dan kriminalitas.

Bentuk Persebaran penduduk

Secara garis bersar, persebaran dalam kependudukan ini terbagi dalam 2 macam, antara lain;

Geografis

Secara geografis persebaran kependudukan dilakukan dengan menguraikan perbedaan dalam batasan-batasan alam, seperti sungai, pantai, ataupun dalam lekatk atronomisnya. Yang kesemuanya itu akan menentukan pada sumber daya alam yang dimiliki. Selengkapnya, baca; Jenis-Jenis Sumber Daya Alam di Indonesia dan Contohnya

Pemerintahan

Jenis kedua dalam persebaran kependudukan ini dilakukan dalam perbedaan sistem pemerintahan yang ada di suatu negara. Proses ini kerapkali dialkukan sebagai langkah awal pemisahan sistem kekuasaan atau desentralisasi. Contohnya saja persebaran menurut wilayah kecamatan, kabupaten, dan provinsi yang ada di Indonesia. Selengkapnya, baca; Kebijakan Kependudukan di Indonesia

Dari pengertian tentang persebaran penduduk serta bentuknya diatas, pada dasarnya kebijakan ini sangatlah perlu dilakukan oleh setiap negara, baik seperti Indonesia atupun ciri negara maju sebagimana Jerman, Amerika Serikat, dan lain sebagianya. Yang tujuannya ialah menimbulkan kesetraan dalam proses pembangunan yang direncanakan.

Foktor Persebaran Penduduk

Adapun beberapa latar belakang yang menjadi wujud daripada persebaran penduduk, antara lain adalah sebagai berikut;

Fisiografis

Kebijakan tentang persebaran penduduk yang ada di Indonesia banyak dilakukan dengan melihat fiografisnya yang tidak memungkinkan untuk menampung jumlah masyarakat banyak, akibat daripada kepadatan penduduk yang ada di wilayah tertentu.

Biologis

Biologis menjadi salah satu identitas yang dilakukan untuk proses persebaran penduduk di Indonesia, dengan adanya persamaan tentang negara kesatuan seolah perbedaan suku serta budaya akan terjadi asmilasi dengan mengutamakan biologi sebagai pemersatuannya.

Kebudayaan

Latarbelakang munculnya proses persebaran penduduk yang ada di Indonesia banyak dilakukan karena adanya kebudayaan yang sama, kebijakan ini terjadi untuk mengenggam erat sistem tradisional negara dengan tujuan kearifan lokal.

Teknologi

Menjadi pendorong daripada persebaran penduduk selanjutnya untuk di Indonesia ialah teknologi, kebijakan ini biasanya berhubungan dengan SDM (Sumber Daya Manusia) untuk mengelola daerah sehingga menjadi penompang perekonomian nasional.

Contoh Persebaran Penduduk

Contoh yang sangat seringkali terlihat dalam persebaran penduduk ini ialah kebijakan transmigrasi yang dilakukan pertamakali pada masa Presiden Soeharto. Alasan kepemimpinan orde baru tersebut melakukan kebijakan ini ialah melihat penduduk Indonesia hampir 60 % berada di Pulau Jawa sedangkan 40 persen berada di pulau lainnya. Kondisi inilah menjadi penyebab timbulnya pemerataan dalam penduduk yang dilakukan. Selengkapnya, baca; Persebaran Penduduk Tidak Merata: Pengertian, Faktor, dan Dampaknya

Demikianlah penjelasan tentang pengertian persebaran penduduk, bentuk, faktor, dan contohnya di Indonesia. Semoga melalui tulisan ini bisa menjadi refrensi bagi segenap pembaca yang sedang mengulas materi “penduduk”. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *