Pengertian Spasial, Ciri, dan Contohnya

Diposting pada

Spasial Adalah

Spasial merupakan peristilahan yang kerapkali dipergunakan dalam mengenalkan pengindaraan jauh. Hal ini sangatlah wajar mengingat secara umum definisi spasial berkorespodensi pada ruang-ruang dalam ilmu kebumian. Oleh sebab itulah pada artikel ini akan menjelaskan tentang pengertian spasial, ciri, dan contohnya.

Spasial

Resolusi spasial merupakan ukuran terkecil dari suatu bentuk (feature) permukaan bumi yang bisa dibedakan dengan bentuk permukaan di sekitarnya atau yang ukurannya dapat diukur. Pada foto udara, resolusi ialah fungsi dari ukuran grain film (jumlah pasangan garis yang bisa dibedakan per mm) dan skala.

Skala yaitu fungsi dari panjang fokus dan tinggi terbang. Grain film yang halus menyajikan detail obyek lebih banyak (resolusi yang lebih tinggi) dibandingkan dengan grain yang kasar. Begitu pula, skala yang lebih besar memberikan resolusi yang lebih tinggi .

Resolusi spasial juga dapat diartikan sebagai istilah yang mengacu pada jumlah piksel yang digunakan dalam konstruksi gambar digital. Gambar yang mempunyai resolusi spasial lebih tinggi disusun dengan jumlah piksel yang lebih besar daripada resolusi spasial yang lebih rendah.

Pengertian Spasial

Spasial dapat diartikan sebagai sesuatu yang berkaitan dengan ruang atau tempat. Dalam geografi ada istilah data spasial yang dikenal juga sebagai data geospasial atau informasi letak geografis, itu adalah data atau informasi yang mengidentifikasi lokasi geografis kenampakan dan batas di Bumi, seperti kenampakan alami atau buatan, lautan, dan banyak lagi.

Data spasial biasanya disimpan sebagai koordinat dan topologi, dan merupakan data yang dapat dipetakan. Data spasial sering diakses, dimanipulasi atau dianalisis melalui komponen Sistem Informasi Geografis (SIG).

Pengertian Resolusi Spasial Menurut Para Ahli

Adapun definisi resolusi spasial menurut para ahli antara lain:

Science Direct

Resolusi spasial adalah ukuran objek terkecil yang dapat diselesaikan oleh sensor, atau area tanah yang dicitrakan untuk bidang pandang sesaat (IFOV) dari sensor, atau dimensi linier pada tanah yang diwakili oleh setiap piksel.

Microscopyu

Dalam hal gambar digital, resolusi spasial mengacu pada jumlah piksel yang digunakan dalam konstruksi gambar. Gambar yang memiliki resolusi spasial lebih tinggi disusun dengan jumlah piksel yang lebih besar daripada resolusi spasial yang lebih rendah.

Ciri dan Contoh Spasial

Ciri spasial merupakan ciri yang berkaitan dengan ruang, yang meliputi bentuk, ukuran, pola, tekstur, bayangan, situs dan asosiasi. Penjelasan mengenai hal tersebut beserta contohnya antara lain;

Bentuk

Bentuk yaitu konfigurasi umum atau kerangka suatu objek. Contohnya adalah gedung sekolah pada umumnya berbentuk U, L, terkadang melingkar. Gunung api bentuknya cembung.

Ukuran

Ukuran yaitu atribut objek yang berupa jarak, luas, tinggi, volume, dan kelerengan (kemiringan). Contohnya adalah rumah lebih kecil dari gedung, pabrik, sekolah.

Pola

Pola yaitu hubungan susunan keruangan dari suatu objek. Contohnya adalah sawah polanya teratur, pemukiman teratur.

Tekstur

Tekstur yaitu frekwensi perubahan rona pada citra fotografi. Tekstrur sering dinyatakan dengan kasar, halus, teratur, seragam. Contohnya adalah makam teksturnya lebih halus dibanding dengan pemukiman. Padi dengan jagung lebih halus padi.

Bayangan

Bayangan bisa digunakan untuk menafsirkan objek, menunjukkan arah angin, arah hadap foto, jika bukan barat-timur. Contohnya adalah cerobong asap pabrik akan lebih jelas kalau ada bayangannya, menara, lereng terjal, dan lain sebaginya.

Situs

Situs yaitu keadaan lingkungan yang melatar belakangi adanya objek tersebut. Contohnya adalah Surabaya berada di delta Brantas. Persawahan banyak terdapat di dataran rendah.

Asosiasi

Asosiasi yaitu keterkaitan antara objek yang satu dengan objek yang lain. Contohnya adalah padi adanya pematang sawah dan gubuk, padang rumput adanya binatang ternak.

Nah, itulah tadi artikel yang menjelaskan secara lengkapnya mengenai pengertian spasial menurut para ahli, ciri, dan contohnya. Semoga melalui tulisan ini sendiri bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Berikan Ranting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *