Pasar Persaingan Sempurna: Pengertian, Ciri, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Pasar Persaingan Sempurna

Pada dasarnya jika kita mengkaji pengertian pasar maka pasar itu mengandung arti sebagai tempat bertemunya penjual yang menawarkan produknya dan pembeli yang mencari suatu produk yang ditawarkan penjual. Pengertian pasar ini juga dapat dikaji dari berbagai macam sudut pandang aspek ilmu. Biasanya pasar dikaji menurut sudung pandang ilmu ekonomi. Akan tetapi pasar juga bisa menjadi salah satu contoh kajian geografi secara umum. Oleh sebab itulah pada artikel ini akan membahas tentang pengertian pasar persaingan sempurna, ciri, dan contohnya.

Pasar Persaingan Sempurna

Pasar yang dikaji dari sudut pandang geografi merupakan cabang ilmu objek studi geografi yang bernama geografi sosial. Menurut sifatnya, pasar dapat dibedakan menjadi pasar persaingan sempurna dan pasar persaingan tidak tidak sempurna. Pada artikel kali ini kita akan membahas secara lengkap mengenai pembahasan pasar persaingan sempurna. Baca juga; Pengertian Geografi Sosial, Ruang Lingkup, Fungsi, dan Contohnya

Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna adalah pasar dimana memiliki jumlah penjual yang banyak dan jumlah pembeli yang sama banyaknya pula. Pengertian ini berbanding terbalik dengan pasar persaingan tidak sempurna yang hanya memiliki sedikit jumlah penjual namun jumlah pembelinya sangat banyak.

Karakteristik barang yang disediakan penjual atau produsen dalam pasar persaingan sempurna juga jenisnya sama seperti yang lain atau homogen. Harga yang berlaku di pasar persaingan sempurna tidak berpengaruh pada jumlah banyaknya penjual dan pembeli. Kenaikan atau penurunan harga pasar persaingan sempurna dipengaruhi oleh aktivitas ekonomi.

Yang terdapat di dalam pasar persaingan sempurna biasanya penjual menyediakan baha pangan sebagai kebutuhan pokok (Primer). Barang-barang tersebut misalnya saja seperti beras, telur, jagung, gandum, gula, garam, bawang, cabai, minyak goreng dan lain sebagainya.

Ciri Pasar Persaingan Sempurna

Seperti halnya sifat pasar yang lain yaitu pasar persaingan tidak sempurna, pasar persaingan sempurna juga memiliki karakteristik yang mana menjadi karakteristik khas untuk membedakannya. Penjelasannya adalah sebagai berikut;

Produk yang Homogen

Produsen atau penjual yang terdapat di dalam pasar persaingan sempurna produk yang ditawarkan homogen. Homogen disini mengandung arti berjenis sama. Sebagai contoh pasar tradisional menyediakan bahan makanan pokok. Maka penjual yang ada disitu semuanya menjual bahan makanan pokok. Persaingan pasar disini menjadi sempurna karena tidak bergantung pada kualitas produk.

Harga Diketahui oleh Penjual dan Pembeli

Penjual dan pembeli sama-sama tahu harga suatu barang yang sedang berlaku di pasaran. Hal ini menyebabkan penjual tidak dapat mematok harga yang seenaknya. Dan hal ini memudahkan pembeli agar tidak terkecoh dengan harga.

Bagi para produsen juga akan mudah menjawab pertanyaan pembeli yang kaget apabila harga naik. Kenaikan harga bukan dari penjual yang mengatur tapi memang karena kebijakan harga pasaran yang sedang naik.

Sering Terjadi Penawaran

Penawaran harga terjadi karena pembeli menginginkan harga yang serendah-rendahnya untuk kualitas produk yang tinggi. Sedangkan penjual atau produsen akan tetap mempertahankan harga supaya mendapatkan untung yang tinggi. Kegiatan semacam ini disebut sebagai kegiatan tawar menawar produk. Baca jugaPasar Monopoli: Pengertian, Ciri-ciri, Dampak, dan Contohnya

Keuntungan dan Kerugian Pasar Persaingan Sempurna

Kehadiran pasar tidak akan bermakna bahkan pasar tidak akan berfungsi bagi masyarakat tanpa adanya penjual dan pembeli. Berikut adalah keuntungan dan kerugian kehadiran pasar persaingan sempurna yang terdapat di masyarakat;

Keuntungan Pasar Persaingan Sempurna

Beberapa keuntungan yang dimiliki oleh pasar persaingan sempurna, antara lain adalah sebagai berikut;

Efisiensi

Dilihat dari manfaat hadirnya pasar persaingan sempurna di masyarakat membawa dampak yang signifikan menguntungkan bagi masyarakat. Efisiensi merupakan dampak yang terbaik hadirnya pasar persaingan sempurna. Definisi efisiensi dalam pasar persaingan sempurna mengandung arti bahwa harga yang didapatkan sesuai dengan kualitas produk. Dalam hal ini efisiensi pasar persaingan sempurna terbagi menjadi 2, yaitu:

Efisiensi Produktif

Efisiensi produktif adalah penjual atau produsen yang memasarkan barang mereka harus menekan biaya serendah-rendahnya untuk mencapai untung yang setinggi-tingginya. Efisiensi produktif adalah dasar dari semua produsen dalam memasarkan produk.

Efisiensi Alokatif

Efisiensi alokatif adalah keuntungan konsumen dalam membeli barang yang ditawarkan oleh produsen terkait dengan harga yang berlaku di pasaran. Sehingga dalam hal ini konsumen atau pembeli merasa diuntungkan.

Free

Free mengandung arti bebas. Bebas dalam pasar persaingan sempurna adalah pembeli atau konsumen bebas memilih untuk penjual mana saja yang akan dibeli produknya. Hal ini dikarenakan terdapat kesamaan jenis barang dan kualitas barang yang disediakan oleh setiap penjual dalam pasar persaingan sempurna.

Kekurangan Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna memiliki 2 kekurangan. Kekurangan pasar persaingan sempurna antara lain inovasi yang sedikit dan variasi yang tidak adil. Penjelasan mengenai kekurangan pasar persaingan sempurna adalah sebagai berikut;

Inovasi yang Sedikit

Dalam pasar persaingan sempurna inovasi yang ditawarkan penjual sedikit. Inovasi adalah sesuatu yang baru. Barang yang ditawarkan produsen dalam pasar persaingan sempurna sifatnya homogen. Maka dari itu inovasi yang berkembang minim bahkan cenderung tidak ada inovasi.

Variasi yang Tidak Adil

Variasi yang tidak adil dalam kekurangan pasar persaingan sempurna yang dimaksud adalah bagi produsen yang memiliki modal yang tinggi pasti akan memiliki banyak jumlah barang yang ditawarkan. Sedangkan untuk produsen atau penjual dengan modal yang minim maka jumlah barang yang ditawarkan pun sedikit.

Contoh Pasar Persaingan Sempurna

Pada dasarnya pasar persaingan sempurna adalah pasar yang memiliki sifat penjualnya menawarkan barang dagangan yang homogen. Dibawah ini adalah beberapa contoh dari pasar persaingan sempurna;

Pasar Tradisional

Jika kita mengunjungi pasar tradisional maka akan menemukan beberapa pembagian blok. Blok yang terbagi tersebut merupakan blok tempat pembagian jenis barang dagangan. Blok tersebut antara lain blok daging, blok sayur, blok buah dan lain-lain.

Pada setiap blok mengandung karakteristik homogenitas. Seperti blok daging yang seluruh produsennya menjual daging, blok sayur yang seluruh produsennya mejual sayur, blok buah yang seluruh produsennya mejual buah, dan lain sebagainya.

Harga yang terdapat di pasar tradisional sesuai dengan harga yang telah ditetapkan kebijakan pemerintah. Harga setiap barang pasar tradisional disepakati oleh penjual dan pembeli. Hal ini menguntungkan konsumen agar tidak tertipu oleh penjual yang mematok harga semau mereka.

Pasar Ikan

Pasar ikan adalah pasar dimana seluruh penjualnya menawarkan barang dagangan yang berhubungan dengan makanan laut seperti ikan, kepiting, cumi-cumi, gurita, udang, dan lain sebagainya.

Pasar Kambing

Pasar kambing adalah jenis pasar persaingan sempurna yang seluruh produsennya menjual hewan ternak seperti kambing, sapi, kerbau, dan lain-lain. Pasar kambing akan ramai dikunjungi pembeli pada saat menjelang hari raya Iedul Adha.

Pasar Burung

Terdapat perbedaan pada pasar persaingan sempurna yang berjenis pasar burung. Barang yang ditawarkan oleh penjual dalam pasar burung tidak hanya menjual burung tetapi juga menjual berbagai macam jenis unggas.

Dalam kegiatan jual beli sebagai produsen kita harus selalu mengedepankan sifat penjualan yaitu menekan biaya produksi agar mendapatkan untung yang sebesar-besarnya. Dan sebagai konsumen kita harus mengedepankan sifat pembelian yaitu menyediakan biaya yang seminim-minimnya agar mendapatkan kualitas produk yang terbaik. Baca jugaPengertian Pasar Oligopoly, Ciri, Jenis, dan Contohnya

Nah, penjelasan diatas merupakan pengertian pasar persaingan sempurna yang dikaji dari definisi, ciri-ciri, keuntungan, kerugian, dan contohnya di Indonesia dan dunia. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi pelajar Indonesia. Terima Kasih!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *