Pengertian Geografi Sosial, Ruang Lingkup, Fungsi, dan Contohnya

Diposting pada

Geografi Sosial Adalah

Pada mulanya, kajian geografi sosial berkonsentrasi pada perbedaan-perbedaan dalam masyarakat yang  meliputi awalnya kelas, etnis, dan, pada tingkat lebih rendah, agama; Namun, baru-baru ini telah ditambahkan, seperti gender dan usia. Pemetaan terhadap kelompok-kelompok yang berbeda terkonsentrasi pada hal-hal yang umum, misalnya di daerah perkotaan, dikaji tentang ketidaksetaraan dan konflik yang terjadi.

Pemetaan dalam geografi sosial tersebut dilengkapi dengan penelitian yang lebih rinci tentang peran tempat dan ruang yang mempengaruhi perilaku sosial. Subdisiplin geografi sosial misalnya yaitu geografi populasi, yang sebagian besar berkaitan dengan tiga karakteristik demografi utama kesuburan, kematian, dan migrasi; investigasi menggunakan sensus penduduk dan data lainnya yang dilengkapi dengan studi kasus mendetail tentang pengambilan keputusan, seperti apakah dan di mana wilayah untuk bermigrasi dan bagaimana informasi yang relevan diterima dan diproses. Ada pula geografi media yang berfokus pada penyebaran penyakit di suatu wilayah. Untuk memperjelas pemahaman kita tentang geografi sosial, artikel ini akan mengulas tentang pengertian, ruang lingkup, fungsi, dan contoh geografi sosial.

Geografi Sosial

Geografi Sosial mempelajari spasialisasi masyarakat di suatu tempat atau wilayah tertentu. Ini adalah bidang multi-disiplin yang inheren yang terus berevolusi dan tumbuh ketika kita menyadari bahwa semuanya fenomena-fenomena di muka saling terkait satu sama lain. Baca jugaGeografi: Pengertian, Ruang Lingkup, Objek, Prinsipnya

Pengertian Geografi Sosial

Geografi sosial adalah analisis fenomena sosial yang diekspresikan dalam ruang. Namun, istilah ‘fenomena sosial’ juga berkembang dan dapat ditafsirkan dalam berbagai cara dengan tetap memperhatikan konteks spesifik masyarakat pada berbagai tahap evolusi sosial.

Hal ini sejalan dengan istilah ‘geografi sosial’ terkadang membawa kebingungan yang inheren. Dalam persepsi populer perbedaan antara geografi sosial dan budaya tidak begitu jelas. Akan tetapi, gagasan yang lebih populer di kalangan ahli geografi.

Sedangkan teruntuk istilah ‘fenomena sosial’ mencakup seluruh kerangka interaksi manusia dengan lingkungan, yang mengarah pada artikulasi ruang sosial oleh kelompok manusia yang beragam dengan cara yang berbeda. Produk akhir dari aktivitas manusia dapat dirasakan dalam pola spasial yang termanifestasi dalam karakteristik daerah; setiap pola memiliki karakteristik yang dipengaruhi struktur sosial.

Selain pola, cara fenomena sosial diungkapkan dalam ruang juga bisa menjadi penyebab kekhawatiran. Ini telah menarik perhatian ilmiah, terutama sejak 1945 ketika semua perubahan dalam tatanan politik dan ekonomi dunia mulai mempengaruhi masyarakat global.

Geografi sosial adalah studi tentang sifat keruangan jaringan sosial. Geografer mengumpulkan dan menganalisis data tentang orang dan lingkungan mereka dan memeriksa hubungan antara kelompok sosial dan ruang hidup mereka.

Geografi sosial merupakan cabang ilmu geografi manusia yang paling erat kaitannya dengan teori sosial pada umumnya dan sosiologi khususnya, yang berkaitan dengan hubungan fenomena sosial dan komponen spasialnya.

Pengertian Geografi Sosial Menurut Para Ahli

Terdapat beberapa pengertian geografi sosial menurut para ahli, diantaranya yaitu:

Buttimer (1968)

Geografi sosial dapat diartikan sebagai studi tentang pola keruangan serta hubungan fungsional kelompok masyarakat dalam konteks lingkungan sosial mereka, struktur internal serta eksternal dari kegiatan penduduk beserta berbagai jalur komunikasinya.

Bintarto (1968)

Geografi sosial merupakan ilmu yang mempelajari antara hubungan serta pengaruh timbal balik antara penduduk dengan keadaan alam demi kemakmuran serta  kesejahteraan.

Nursid Sumaadmadja (1981)

Geografi sosial merupakan cabang dari geografi manusia yang bidang studinya aspek keruangan yang karakterisik dari penduduk, organisasi, organisasi sosial, serta unsur kebudayaan serta kemasyarakatan. Baca jugaPengertian Geografi Menurut para Ahli

Konsep Geografi Sosial

Terdapat 3 konsep geografi sosial, yaitu:

Ruang

Secara geografis, ruang meliputi seluruh lapisan biosfer di permukaan bumi, yang menjadi tempat hidup bagi seluruh makhluk hidup. Dalam geografi sosial, terdapat ruang yang memiliki makna yang mendalam, yaitu:

  1. Sebagai tempat atau wadah dari benda-benda dan perilaku
  2. Sebagai tempat yang dapat digunakan untuk melaksanakan kegiatan usaha
  3. Sebagai suatu yang dapat diatur dan dimanfaatkan oleh dan untuk manusia.

Ahli geografi sosial memahami tempat sebagai suatu yang lebih dari satu titik pada peta, alih-alih berfokus pada aspek sosiokultural dan sosiomaterial dari ruang. Ruang dan tempat adalah elemen inti dari geografi sosial.

Proses

Proses merupakan tindakan manusia dalam beradaptasi dan memanfaatkan lingkungan. Proses dapat dibagi menjadi 2, yaitu secara mikro dan makro.

  1. Proses sosial yang bersifat mikro menekankan pada kegiatan individu dan kelompok masyarakat
  2. Proses sosial yang bersifat makro menekankan pada masyarakat secara umum.

Pola

Pola merupakan proses yang terjadi secara berulang-ulang. Yang dimaksud pola dalam hal ini merupakan pola kehidupan serta penghidupan yang berbeda antara tempat yang satu dengan tempat yang lainnya, yang mencerminkan perbedaan sifat daerah serta penduduknya. Kondisi inilah yang akan mengakibatkan terbentuknya bentang sosial yang berbeda-beda.

Ciri dan Sifat Geografi Sosial

Geografi sosial berkaitan erat dengan geografi manusia yang diajarkan di Mazhab Prancis pada awal abad ke-20. Paul Vidal De Lablace memberi penekanan pada pentingnya hubungan manusia dengan alam.

Paul Vidal De Lablace mengemukakan ciri-ciri geografi sosial yaitu sebagai berikut:

  1. Kepribadian daerah itu ialah hasil cara masyarakat untuk mengeksploitasi sumber daya alam.
  2. Masyarakat bereaksi terhadap habitatnya.
  3. Manusia mengorganisasi dirinya sendiri serta berinteraksi dengan sesamanya.

Unsur-Unsur Geografi Sosial

Unsur-unsur geografi sosial terdiri atas:

  1. Manusia, yaitu sekelompok orang yang bergantung satu sama lain dan yang telah memperkembangkan pola organisasi yang memungkinkan mereka hidup bersama dan dapat mempertahankan diri sebagai kelompokyang terdiri dari masyarakat dan komunitas
  2. Lingkungan alam, yang terdiri atas relief atau topografi, lapisan tanah, tumbuhan, keadaan geologis, dan fenomena alam lainnya.
  3. Relasi, Interelasi, dan Interaksi antara manusia dan alam

Fungsi Geografi Sosial

Kajian geografi sosial beruapa untuk menjelaskan pola yang telah begitu mapan, misalnya dengan mengkaji proses yang terjadi yang menghasilkan pola tertentu, yang dapat digunakan untuk untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia di bidang sosial, politik, ekonomi dan budaya.

Yang tak kalah penting ialah geografi sosial sebagai sarana untukmengelola sumber daya dan lingkungan. Hal tersebut dapat mendorong kegiatan manusia yang lebih produktif seperti di bidang pertanian, pemukiman, industri, kependudukan, transportasi, pariwisata, lingkungan, energi, dan lain-lain.

Geografi sosial menjelaskan fenomena-fenomena yang bervariasi, misalnya produksi pertanian dan keamanan pangan, perubahan kependudukan, penyebaran penyakit, manajemen sumber daya, polusi lingkungan, perencanaan regional, simbolisasi bentang lahan.

Geografi sosial mencoba untuk mencari jawaban atas mengapa dan bagaimana hubungan timbal balik antara faktor geografi terkait fenomena alam, sosial, ekonomi, politik dan budaya.

Selain itu geografi sosial mengkaji segala permasalahan yang kerap dialami oleh manusia. Kontribusi geografi sangatlah dibutuhkan oleh manusia dalam melangsungkan kehidupannya. Baik yang berkaitan dengan lingkungan maupun manusia itu sendiri.

Ruang Lingkup Geografi Sosial

Ruang lingkup geografi sosial mencakup tentang lingkungan ekonomi, lingkungan budaya dan lingkungan sosialnya.

Bidang kajian geografi sosial mencakup beberapa hal, diantaranya yaitu:

Pembangunan (Geografi Pembangunan)

Pembangunan merupakan kajian dalam studi geografi  yang mengacu pada standar hidup dan kualitas hidup penduduk manusia, studi lokasi, distribusi dan organisasi spasial dari aktivitas ekonomi di seluruh bumi. Selengkapnya, bacaPembangunan Berkelanjutan: Pengertian, Ciri, dan Contohnya

Ekonomis (Geografi Ekonomi)

Kajian ekonomi dalam geografi sosial berkaitan dengan hubungan antara sistem ekonomi manusia, negara, dan aktor-aktor lain, dan lingkungan biofisik.

Kesehatan (Geografi Kesehatan)

Kajian kesehatan dalam geografi sosial berkaitan aplikasi informasi geografis, perspektif, dan metode untuk penelitian kesehatan, penyakit, dan perawatan kesehatan.

Historis (Geografi Sejarah)

Kajian sejarah dalam geografi sosial berkaitan pembelajaran mengenai kondisi manusia, fisik, fiksi, teoretis, dan “nyata” geografi masa lalu. Ini mengkaji berbagai isu dan topik. Tema yang umum dalam geografi sejarah adalah studi tentang geografi dari masa lalu dan bagaimana tempat atau wilayah perubahan melalui waktu. Banyak ahli geografi sejarah yang mempelajari pola geografis melalui waktu, termasuk bagaimana orang berinteraksi dengan lingkungan mereka, dan menciptakan lanskap budaya.

Politik (Geografi Politik)

Kajian politik dalam geografi sosial berkaitan dengan studi dari kedua hasil rata spasial proses politik dan cara-cara di mana proses politik itu sendiri dipengaruhi oleh struktur ruang. Seperti geografi pemilu, geopolitik, dan strategi militer.

Populasi (Geografi Kependudukan)

Kajian populasi dalam geografi sosial berkaitan dengan mempelajari cara-cara yang variasi spasial dalam distribusi, komposisi, migrasi, dan pertumbuhan populasi kaitannya dengan karakteristik yang ada di wilayah dan perwilayahan Indonesia.

Baca Juga;

  1. Pengertian Penduduk, Faktor, dan Jenisnya
  2. Kebijakan Kependudukan di Indonesia
  3. Dinamika Penduduk: Pengertian, Faktor, dan Contohnya di Indonesia

Pariwisata (Geografi Pariwisata)

Kajian pariwisata dalam geografi sosial berkaitan dengan perjalanan dan pariwisata sebagai sebuah industri, sebagai aktivitas manusia, dan terutama sebagai tempat yang berbasis pengalaman.

Contoh Geografi Sosial

Geografi sosial membahas permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan aktivitas manusia dalam ruang yang mencakup aktivitas sebagai makhluk sosial. Geografi sosial mengkaji dampak atau akibat aktivitas manusia terhadap lingkungan, serta dampak lingkungan terhadap manusia.

Adapun contoh kajian dalam geogarfi sosial yaitu:

  1. Pola pemukiman masyarakat di sekitar sungai yang memiliki pola memanjang mengikuti arah aliran sungai
  2. Kepadatan penduduk di daerah terkait relief permukaan tanah
  3. Pengaruh tingkat kesuburan tanah terhadap kegiatan ekonomi masyarakat

Demianlah materi lengkap tentang pengertian geografi sosial, ruang lingkup, konsep, fungsi, dan contoh kajian yang dilakukannya. Semoga melalui tulisan ini bisa memberikan wawasan serta menambah pengetahuan segenap pembaca yang mencarinya. Trimakasih,

5 (100%) 2 vote[s]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *