Pengertian Topografi, Bentuk, Fungsi, dan Contohnya

Diposting pada

Topografi Adalah

Topografi adalah studi tentang permukaan tanah. Istilah ini juga dapat menagcu pada kondisi tinggi-rendahnya permukaan tanah tersebut, sehingga secara khusus bisa dikatakan bahwa topografi meletakkan fondasi yang mendasari lanskap. Sebagai contoh, topografi mengacu pada gunung, arti lembah, makna sungai atau kawah di permukaan. Topografi terkait erat dengan geodesi dan survei yang berkaitan dengan pengukuran permukaan tanah secara akurat. Dan itu juga terkait erat dengan sistem geografi dan pemetaan seperti GIS.

Hasil penggambaran kondisi topografi suatu wilayah direpresentasikan melalui peta topografi. Pada ciri peta topografi biasanya dilengkapi dengan garis kontur, yaitu garis khayal pada peta yang menghubungkan wilayah dengan ketinggian yang sama. Topografi memiliki fungsi atau manfaat yang beragam misalnya dalam bidang pertanian, militer, dan lain-lain.

Topografi

Topografi adalah istilah luas yang digunakan untuk menggambarkan studi terperinci dari permukaan bumi. Ini termasuk perubahan di permukaan seperti gunung dan lembah serta fitur seperti sungai dan jalan. Selain itu juga dapat mencakup permukaan planet lain, bulan, asteroid dan meteor.

Topografi terkait erat dengan praktik survei, yaitu praktik menentukan dan mencatat posisi poin dalam hubungannya satu sama lain.

Kata topografi berasal dari bahasa Yunani “topo,” yang artinya tempat, dan “graphia,” yang artinya tulisan. Beberapa survei topografi pertama yang diketahui dilakukan oleh militer Inggris pada akhir abad ke-18. Di Amerika Serikat, survei terinci yang paling awal dibuat selama Perang 1812 oleh “Biro Topografi Angkatan Darat”.

Sepanjang pemetaan topografi abad kedua puluh menjadi lebih kompleks dan tepat dengan penemuan instrumen seperti theodolites dan tingkat otomatis. Baru-baru ini, perkembangan di dunia digital seperti GIS (sistem informasi geografis) telah memungkinkan kami untuk membuat peta topografi yang semakin kompleks.

Pengertian Topografi

Secara sempit, definisi topografi yang sempit khusus untuk pengaturan bentuklahan. Tapi dalam arti yang lebih luas, topografi menggambarkan fitur atau kenampakan fisik suatu wilayah. Kenampakan tersebut biasanya termasuk formasi alami seperti gunung, sungai, danau, dan lembah. Fitur buatan manusia seperti jalan, bendungan, dan kota juga dapat dimasukkan.

Kondisi topografi suatu wilayah dapat digambarkan dengan peta topografi. Peta topografi adalah peta yang menunjukkan fitur fisik tanah. Selain hanya menampilkan bentang alam seperti gunung dan sungai, peta juga menunjukkan perubahan ketinggian tanah. Ketinggian ditampilkan menggunakan garis kontur.

Garis kontur memiliki beberapa karakteristik, diantaranya yaitu:

  1. Garis kontur selalu bersifat horizontal, tidak bercabang, dan tidak berpotongan
  2. Garis kontur yang rapat menunjukkan kemiringan lereng curam, sedangkan kontur yang renggang menunjukkan kemiringan lereng landai.
  3. Garis kontur yang bertanda huruf U selalu menunjukkan punggung pegunungan atau gunung; dan
  4. Garis kontur yang bertanda huruf V selalu menandakan suatu lembah atau jurang.
  5. Garis kontur berbentuk kurva tertutup.

Pengertian Topografi Menurut Para Ahli

Adapun definisi topografi menurut para ahli, antara lain:

  1. Suparno dan Marlina Endy (2005:139), Pengertian topografi dapai keadaan yang menggambarkan kemiringan lahan, atau kontur lahan, semakin besar kontur lahan berarti lahan tersebut memiliki kemiringan lereng yang semakin besar.

Kajian Topografi

Beberapa fitur yang dikaji dalam topografi, antara lain:

  1. Bentuklahan, Bentuklahan yang dipelajari dalam topografi dapat mencakup apa saja yang secara fisik berdampak pada area. Contohnya termasuk gunung, bukit, lembah, danau, lautan, sungai, kota, bendungan, dan jalan.
  2. Ketinggian, Ketinggian, atau ketinggian, gunung dan benda lainnya dicatat sebagai bagian dari topografi. Ini biasanya dicatat mengacu pada permukaan laut (permukaan laut).
  3. Latitude, Latitude memberikan posisi utara / selatan suatu lokasi dalam referensi dari khatulistiwa. Garis khatulistiwa adalah garis horizontal yang ditarik di sekitar tengah Bumi yang jaraknya sama dengan Kutub Utara dan Kutub Selatan. Garis khatulistiwa memiliki garis lintang 0 derajat.
  4. Bujur, Bujur memberikan posisi timur / barat dari suatu lokasi. Bujur umumnya diukur dalam derajat dari Prime Meridian.

Bentuk Topografi dan Contohnya

Berikut ini bentuk-bentuk topografi beserta contohnya, antara lain:

  1. Pegunungan dan Bukit

Pegunungan adalah bentuk topografi tanah yang paling berbeda terutama karena ketinggiannya. Massa daratan ini menjulur hingga jauh dari permukaan bumi hingga ketinggian lebih dari 1.000 kaki di atas titik dasar. Bukit di sisi lain hanya menutupi ketinggian sekitar 500 hingga 999 kaki di atas pangkalan.

Pegunungan dapat terjadi secara tunggal, seperti  Gunung Everest di Asia karena proses vulkanisitas, atau dalam bentuk jajaran akibat proses pelipatan, seperti Pegunungan Rockies di Amerika Utara, Pegunungan Andes di Amerika Selatan, Pegunungan Alpen di Eropa, Pegunungan Ural di Rusia.

  1. Lembah

Lembah adalah cekungan yang meluas di permukaan bumi yang biasanya dibatasi oleh bukit atau gunung dan biasanya ditempati oleh sungai atau aliran. Karena lembah biasanya ditempati oleh sungai, mereka juga dapat miring ke outlet yang bisa berupa sungai lain, danau atau laut.

Lembah adalah salah satu bentang alam paling umum di Bumi dan terbentuk melalui erosi atau pengikisan tanah secara bertahap oleh angin dan air. Di lembah-lembah sungai, misalnya, sungai bertindak sebagai agen erosi dengan menggiling batu atau tanah dan menciptakan lembah.

Bentuk lembah bervariasi tetapi mereka biasanya ngarai sisi curam atau dataran luas, namun bentuknya tergantung pada apa yang mengikisnya, kemiringan tanah, jenis batu atau tanah dan jumlah waktu tanah telah terkikis.

Lembah yang paling terkenal adalah Great Rift Valley, yang membentang sekitar 6.400 kilometer dari Yordania, Suriah, ke Mozambik tengah di Afrika. Contoh lembah lainnya yang ada di muka Bumi diantaranya yaitu Grand Canyon di Amerika Serikat bagian barat daya. Ini adalah lembah yang berbentuk V.

Selain itu, ada Lembah Yosemite di California yang merupakan contoh lembah berbentu U. Lembah ini mempunyai dataran luas yang terdiri dari Sungai Merced bersama dengan dinding granit yang terkikis oleh gletser selama glasiasi terakhir.

  1. Dataran

Dataran adalah area luas yang relatif datar. Dataran adalah salah satu bentuk topografi yang mencakup lebih dari sepertiga wilayah daratan dunia. Dataran ada di setiap benua. Dataran terbentuk dengan berbagai cara. Beberapa dataran terbentuk ketika terjadi erosi pada tanah dan batu di tanah yang lebih tinggi oleh tenaga air dan es.

Air dan es membawa serpihan tanah, batu, dan material lainnya, yang disebut sedimen, menuruni lereng bukit untuk disimpan di tempat lain. Ketika lapisan demi lapisan sedimen ini diletakkan, bentuk dataran. Contoh dataran adalah Great Plains di Amerika Serikat dan dataran Pedro di Jamaika.

  1. Dataran Tinggi

Dataran tinggi adalah bentuklahan datar yang naik secara tajam di atas daerah sekitarnya setidaknya di satu sisi. Dataran tinggi terjadi di setiap benua dan mengambil sepertiga dari daratan Bumi. Mereka adalah salah satu dari empat bentang alam utama, bersama dengan gunung, dataran, dan bukit.

Meskipun dataran tinggi berdiri di ketinggian yang lebih tinggi daripada daerah sekitarnya, mereka berbeda dari pegunungan yang rata. Beberapa dataran tinggi, seperti Altiplano di Peru selatan dan Bolivia barat, merupakan bagian integral dari sabuk gunung.

Lainnya, seperti Dataran Tinggi Colorado (di mana Sungai Colorado telah memotong Grand Canyon), dibentuk oleh proses yang sangat berbeda dari yang membangun jajaran gunung di sekitarnya. Beberapa dataran tinggi, misalnya, dataran tinggi Dekan di India tengah terbentuk jauh dari pegunungan.

  1. Gletser

Gletser adalah massa es yang meluncur perlahan di atas permukaan bumi. Gletser terdapat di daerah kutub, misalnya di Greenland dan Antartika. Gletser hanya dibentuk oleh pemadatan bertahap partikel salju dan es selama periode waktu yang lama, seperti 100 tahun.

Fungsi Topografi

Topografi zaman modern pada umumnya berkaitan dengan pengukuran dan pencatatan kontur ketinggian, menghasilkan representasi tiga dimensi dari permukaan bumi. Serangkaian titik dipilih dan diukur dalam hal koordinat horizontal, seperti lintang dan bujur, dan posisi vertikal, seperti ketinggian.

Topografi memiliki sejumlah kegunaan termasuk:

  1. Geologi

Ahli geologi menggunakan topografi untuk memahami aktivitas tektonik, bentang alam, dan di mana menggali tambang.

  1. Teknik

Insinyur menggunakan peta topografi untuk merencanakan jalan, membangun menara sel atau merencanakan bendungan pembangkit listrik tenaga air.

  1. Pertanian

Topografi sering digunakan dalam pertanian untuk menentukan bagaimana tanah dapat dilestarikan dan bagaimana air akan mengalir di atas tanah.

  1. Lingkungan

Data dari topografi dapat membantu melestarikan lingkungan. Dengan memahami kontur tanah, para ilmuwan dapat menentukan bagaimana air dan angin dapat menyebabkan erosi. Ini juga berguna ketika akan membangun kawasan konservasi seperti daerah aliran sungai dan blok angin.

  1. Cuaca

Topografi suatu wilayah dapat berdampak pada pola cuaca. Ahli meteorologi menggunakan informasi tentang gunung, lembah, lautan, dan danau untuk membantu memprediksi cuaca.

  1. Astronomi

Para astronom mempelajari topografi di luar Bumi seperti di bulan, Mars atau asteroid.

  1. Militer

Topografi juga penting bagi militer. Tentara sepanjang sejarah telah menggunakan informasi tentang ketinggian, bukit, air, dan bentang alam lainnya ketika merencanakan strategi militer mereka.

  1. Kehidupan sehari-hari

Pejalan kaki menggunakan peta topografi untuk menemukan jalur dan kecuraman lereng untuk merencanakan pendakian mereka.

Contoh Topografi

Adapun beberapa contoh yang dapat dikemukakan dalam topografi ini, antara lain sebagai berikut;

Aktivitas Gunung Berapi

Tanah di permukaan Bumi menawarkan beragam topografi yang terdistribusi secara tidak merata. Ahli geografi dan ahli geologi, para profesional yang mempelajari bentuk-bentuk tanah, menjelaskan bahwa fitur-fitur geografis ini dibentuk oleh proses-proses seperti vulkanisitas (aktivitas gunung berapi atau beku), proses patahan dan pelipatan.

Itulah tadi penjelasan dan ulasan yang bisa kami berikan pada kalian, bekenaan dengan pengertian topografi menurut para ahli, bentuk, fungsi, dan contohnya dalam berbagai bidang. Semoga bisa memberikan edukasi serta bahan bacaan.

Sumber Referensi
  1. Kinds of Land Topography dari https://sciencing.com/kinds-land-topography-8158591.html
  2. Topography dari https://www.ducksters.com/science/earth_science/topography.php
Gambar Gravatar
Diah Ainurrohmah Adalah Alumni Jurusan Geografi dan Saat Ini Sedang Proses Penyelesaian Program Pascasarjana Geografi di Kampus Negeri Jawa Tengah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *