Pengertian Planet, Macam, dan Cirinya

Diposting pada

Planet Adalah

Sejak zaman dahulu orang telah mengetahui bahwa di tengah-tengah berabagai jenis bintang yang tetap tempatnya di langit terdapat benda-benda luar angkasa tertentu yang mempunyai gerakan berpola. Berabad-abad benda-benda tersebut telah yang dikenal dengan planet memiliki lintasaannya berbelit-belit tanpa mengetahui penyebabnya.

Sehingga pada umumnya planet mempunyai lintasan yang arahnya sama dengan arah lintasan matahari dan bulan, tetapi sering pula ada yang bergerak berbalik di Planet Superiori lintasannya, seolah-olah tiada menentu. Disisi lainnya, planet yang dalam bahasa romawi kuno dikenal dengan dwaalster mempunya berbagai karakteristik yang bisa dilihat berdasakan pada jenisnya.

Planet

Planet pada hakikatnya adalah benda langit yang gelap, tidak dapat memancarkan cahanya sendiri, meskipun dapat keliahatan berkelap-kelip karena menerima serta memantulkan cahaya matahari secara langsung melalui proses alam yang terjadi secara naluriah.

Sehingga dalam hal ini planet senantisa beredar mengelilingi matahari dengan arah yang sama dengan waktu beredarnya ini makin panjang (lama), jika jaraknya dari matahari makin jauh oleh karena itulah untuk lintasan planet merupakan bidang-bidang yang berbentuk jorong (ellips), dan hanya membentuk sudut-sudut yang kecil (sudut inklinasi) dengan bidang ekliptika.

Pengertian Planet

Planet adalah benda luar angkasa yang notabene terbesar dalam sistem susunan tata surya sesudah matahari dengan diimbangi oleh beberapa satelit yang sebanding dengan diameter planet berukuran kecil. Seperti yang telah menjadi karakteristik merkurius.

Pengertian Planet Menurut Para Ahli

Adapun beberapa definisi planet menurut para ahli, antara lain;

  1. KBBI, Pengertian planet adalah benda langit yang tidak mengeluarkan panas ataupun cahaya dan bergerak mengelilingi matahari secara tetap dalam bentuk revolusi ataupun rotasi sehingga menjadi penyeimbang dari kondisi alam.
  2. IAU (Persatuan Astronomi Internasional), Definisi planet adalah susunan bennda langit yang mengelilingi Matahari, yang terjadi sebagai salah satu porsedur untuk menunjukan kesetimbangan hidrostatik (nyaris bulat) yang terjadi di dalam lingkungan di sekitar orbitnya.
  3. Wikipedia, Arti planet adalah salah salah jenis benda-benda luar angkasa (astronomi) yang mengelilingi materi sebagai landasan dalam menantukan gravitasi sendiri, sehingga kondisi seperti ini terjadi secara naluriah dan alamiah.

Macam Planet

Macam Planet
Macam Planet

Kanekaragaman dari jenis-jenis planet dalam susunan tata surya dapat diklasifikasikan menjadi beragam macam, yaitu;

  1. Berdasarkan kedudukan Asteroid Sebagai Pembatas

Dilihat dari kedudukan asteroid pelanat ini dibedakan atas planet dalam dan planet luar. Ribuan asteroid tersebut mengelilingi matahari di antara Planet Mars dan Planet Jupiter.

  1. Planet Dalam (Inner Planet)

Planet dalam adalah planet-planet yang lintasannya berada antara matahari dan sabuk asteroid/planetoid. Yang termasuk dalam golongan planet ini adalah dalam adalah planet merkurius, planet venus, planet bumi, dan planet mars.

Ciri Planet Dalam

Yaitu:

  1. Ukurannya kecil (Planet yang memiliki diameter terkecil dalam kelompok ini adalah Merkurius, yaitu sekitar 4,878 km, sedangkan planet yang memiliki diameter terbesar adalah Bumi yaitu sekitar 12,756 km)
  2. Memiliki permukaan yang padat
  3. Tidak memiliki cincin
  4. Mempunyai satelit yang sedikit
  5. Terbentuk dari logam dan batu
  6. Rotasi lambat
  7. Revolusi cepat
  1. Planet Luar

Planet luar adalah planet yang lintasannya berada di sebelah luar lintasan asteroid. Planet-planet ini juga disebut raksasa gas atau dikenal pula dengan gas giants, adapun alasannya karena tersusun atas kumpulan berbagai jenis gas.

Gas-gas ini yang menjadi bagian planet luar ini memiliki ukuran yang besar tanpa permukaan padat yang bisa di pijak, selain itupula karakteristiknya senantianysa berhubungan dengan tekanan didalamnya yang tinggi, sehingga diakui atu tidak kondisi inilah seringkali dapat menjadi polemtik yang mampu menghancurkan segala sesuatu di dalam atmosfernya.

Contoh yang menjadi bagian daripada planet luar ini antara lain seperti planet jupiter, planet saturnus, planet neptunus, dan planet uranus.

Ciri Planet Luar

Yaitu;

  1. Ukuran besar (Planet yang memiliki diameter terbesar dalam kelompok ini adalah Jupiter yaitu sekitar 142,985 km atau dapat dikatakan bahwa Jupiter juga merupakan planet terbesar di tata surya)
  2. Memiliki permukaan yang tersusun atas gas
  3. Mempunyai cincin dan atmosfer yang tebal
  4. Memiliki banyak satelit
  5. Terbentuk dari hidrogen dan helium
  6. Rotasi cepat
  7. Revolusi lambat
  1. Berdasarkan Kedudukan Bumi Sebagai Pembatas

Untuk jenis planet dilihat dari kedudukan bumi pembatas, dapat dibedakan menjadi;

  1. Planet Inferior (Interior Planet )

Planet Inferior adalah planet-planet yang memiliki jarak rata-rata ke matahari lebih pendek daripada jarak rata-rata Bumi ke Matahari. Yang termasuk dalam kategori planet inferior yaitu Merkurius dan Venus.

Kecepatan Merkurius dan Venus dalam mengelilingi matahari berbeda, sehingga apabila diamati dari bumi letak dan kedudukan kedua planet tersebut akan berubah-ubah pula.

Terdapat istilah sudut elongasi, yaitu sudut yang dibentuk oleh garis yang menghubungkan Bumi-Matahari dengan suatu planet. Elongasi Planet Inferior (interior planet) dibedakan menjadi dua, yaitu elongasi barat, apabila posisi suatu planet berada di sebelah barat matahari dilihat dari bumi dan elongasi timur, jika posisi suatu planet berada di sebelah timur matahari dilihat dari bumi.

Sudut elongasi yang dibentuk oleh garis yang menghubungkan Bumi-Matahari-Merkurius yaitu antara 0o sampai dengan 28o, sedangkan sudut elongasi Bumi-matahari-Venus adalah 0o hingga sampai 50o.

Ketika Merkurius atau Venus berada pada posisi elongasi barat, akan terbit terlebih dahulu di ufuk timur pada saat matahari masih berada di bawah horizon timur, sehingga planet tersebut terlihat berkilauan dilihat dari bumi karena sinar matahari yang diterimanya dipantulkan kembali ke bumi. Sehingga orang-orang di bumi menyebut Planet Venus atau Merkurius yang sedang berada pada kedudukan elongasi barat sebagai Bintang Timur.

  1. Planet Superior (Eksterior Planet)

Planet Superior yaitu planet-planet yang memiliki jarak rata-rata ke matahari lebih panjang daripada jarak rata-rata Bumi ke Matahari. Termasuk ke dalam kelompok planet luar, yaitu Planet Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

  1. Berdasarkan Massa, Ukuran, Sifat Fisik, dan Komposisi Bahan Penyusun Planet

Dilihat dari massa, pengukuran, sifat, serta komposisi bahan penyusunannya planet ini dapat dibedakan menjadi;

  1. Planet Kebumian atau Planet Terrestrial

Kata terrestrial dalam bahasa latin berasal dari kata terra=bumi, sehingga planet terrestrial dapat dikatakan sebagai planet yang memiliki sifat seperti bumi baik ukuran, massa, massa jenis, maupun komposisi kimianya (memiliki permukaan padat). Komposisi materi penyusunnya berupa batuan silikat. Yang termasuk planet terrestrial yaitu Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.

  1. Planet Raksasa atau Planet Jovian (Mayor Planets)

Kata jovian berasal dari bahasa Romawi Jove=Jupiter, sehingga planet jovian dapat dikatakan sebagai planet yang ukurannya besar dan komposisi penyusunnya mirip dengan planet Jupiter yaitu berupa gas hidrogen dan sebagian besar es. Yang termasuk dalam kategori planet jovian yaitu Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Ciri Planet

Ciri Planet
Ciri Planet

Pada dasarnya ciri umum yang dimiliki sebuah jenis planet, diantaranya;

  1. Mengelilingi bintang atau sisa-sisa bintang
  2. Melakukan rotasi yaitu perputaran planet pada porosnya
  3. Melakukan revolusi yaitu proses planet mengelilingi matahari
  4. Memiliki massa yang cukup untuk memiliki gravitasi tersendiri agar dapat mengatasi tekanan rigid body sehingga benda angkasa tersebut mempunyai bentuk kesetimbangan hidrostatik (bentuk hampir bulat);
  5. Massa planet tidak terlalu besar untuk menciptakan fusi termonuklir
  6. Melakukan “pembersihan lingkungan” (clearing the neighborhood dengan mengosongkan orbit agar tidak ditempati benda-benda angkasa berukuran cukup besar lainnya selain satelitnya sendiri) di daerah sekitar orbitnya sehingga tidak terjadi tabrakan dengan objek langit lain
  7. Memiliki atmosfer (kecuali Merkurius)
  8. Memiliki medan magnet
  9. Memiliki satelit alami (kecuali Merkurius dan Venus)
  10. Berdiameter lebih dari 800 km
Kesimpukan

Dari penjelasan dapatlah dikatakan bahwa secara keseluruhan planet tidak mempunyai cahaya sendiri. Dimana untuk cahanya itu hanyalah cahaya yang diterimanya dari matahari, kemudian dipantulkan. Planet tidak berkelap-kelip seperti bintang sejati, tapi berkilau-kilau. Adapun apabila dilihat dengan menggunakan teropong kecil planet dapat terlihat seperti keeping atau cakram yang bersinar. Besarnya keeping-keping ini tidak senantiasa sama, sehingga besar dan terangnya tidak tetap.

Sehingga hal inilah menyebabkan kebanyakan planet-planet itu mempunyai satelit (pengiring). Disisi lainnya, hakekat yang alam yang menjadi ciri khas planet ini senantianysa mengitari matahari dalam satu putaran yang disebut dengan revolusi. Waktu yang diperlukan planet untuk melakukan satu kali revolusi disebut kala revolusi planet atau satu tahun planet.

Selain berevolusi, planet juga mengorbit atau berputar pada porosnya yang disebut dengan rotasi. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu kali rotasi disebut kala rotasi. Setiap planet memiliki lintasan maya yang berbentuk elips, dan matahari terletak pada salah satu titik fokus elips. Dengan bentuk lintasan ini antara planet yang satu dengan planet yang lain tidak bertabrakan.

Demikianlah serangkaian penjelasan yang bisa diberikan pada semua kalangan berkenaan dengan pengertian planet menurut para ahli, macam, cirinya secara umum Semoga pengulasan ini bisa memberikan wawasan serta mampu meningkatkan pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *