Pengertian Planet, Macam, dan Cirinya

Diposting pada

Pengertian Planet, macam, dan cirinya

Sejak zaman dahulu orang telah mengetahui bahwa di tengah-tengah bintang yang tetap tempatnya di langit terdapat benda-benda luar angkasa tertentu yang mempunyai gerakan berpola. Berabad-abad orang telah melihat lintasaannya berbelit-belit tanpa mengetahui penyebabnya. Pada umumnya benda-benda langit ini mempunyai lintasan yang arahnya sama dengan arah lintasan matahari dan bulan, tetapi sering pula ada yang bergerak berbalik di lintasannya, seolah-olah tiada menentu. Itulah sebabnya mereka disebut bintang beredar atau planet (“dwaalster”). Sebagai penjelasan lebih lanjut artikel ini akan menulas tentang pengertian, macam, dan ciri-ciri dalam bintang seyarah (planet)

Planet

Planet adalah benda langit yang gelap, tidak dapat memancarkan cahanya sendiri, dapat keliahatan berkelap-kelip karena menerima serta memantulkan cahaya matahari secara langsung melalui proses alam yang terjadi secara naluriah.

Pengertian Planet

Planet adalah benda luar angkasa yang notabene terbesar dalam sistem susunan tata surya sesudah matahari, kecuali beberapa satelit yang sebanding dengan diameter planet berukuran kecil. Seperti yang telah menjadi karakteristik merkurius.

Hakekat yang alam yang menjadi ciri khas planet ini senantianysa mengitari matahari dalam satu putaran yang disebut dengan revolusi. Waktu yang diperlukan planet untuk melakukan satu kali revolusi disebut kala revolusi planet atau satu tahun planet.

Selain berevolusi, planet juga mengorbit atau berputar pada porosnya yang disebut dengan rotasi. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu kali rotasi disebut kala rotasi. Setiap planet memiliki lintasan maya yang berbentuk elips, dan matahari terletak pada salah satu titik fokus elips. Dengan bentuk lintasan ini antara planet yang satu dengan planet yang lain tidak bertabrakan.

Pengertian Planet Menurut Para Ahli

Adapun beberapa definisi dari planet yang menjadi bagian daripada Ilmu Geografi, antara lain adalah sebagai berikut;

KBBI

Pengertian planet adalah benda langit yang tidak mengeluarkan panas ataupun cahaya dan bergerak mengelilingi matahari secara tetap dalam bentuk revolusi ataupun rotasi sehingga menjadi penyeimbang dari kondisi alam.

IAU (Persatuan Astronomi Internasional)

Definisi planet adalah susunan bennda langit yang mengelilingi Matahari, yang terjadi sebagai salah satu porsedur untuk menunjukan kesetimbangan hidrostatik (nyaris bulat) yang terjadi di dalam lingkungan di sekitar orbitnya.

Wikipedia

Arti planet adalah salah salah jenis benda-benda luar angkasa (astronomi) yang mengelilingi materi sebagai landasan dalam menantukan gravitasi sendiri, sehingga kondisi seperti ini terjadi secara naluriah dan alamiah.

Dari serangkaian pengertian planet menurut para ahli diatas, maka dapatlah dikatakan bahwa serangkaian hal-hal penting yang perlu diketahui tentang planet sebagai benda luar angkasa, diantaranya adalah sebagai berikut;

  1. Planet tidak mempunyai cahaya sendiri. Cahanya itu hanyalah cahaya yang diterimanya dari matahari, kemudian dipantulkan. Planet tidak berkelap-kelip seperti bintang sejati, tapi berkilau-kilau.
  2. Dengan menggunakan teropong kecil planet dapat terlihat seperti keeping atau cakram yang bersinar. Besarnya keeping-keping ini tidak senantiasa sama, sehingga besar dan terangnya tidak tetap.
  3. Planet-planet itu beredar mengelilingi matahari dengan arah yang sama. Waktu beredarnya ini makin panjang (lama), jika jaraknya dari matahari makin jauh.
  4. Lintasan planet-planet merupakan bidang-bidang yang berbentuk jorong(ellips), dan hanya membentuk sudut-sudut yang kecil (sudut inklinasi) dengan bidang ekliptika.
  5. Kebanyakan planet-planet itu mempunyai satelit (pengiring).

Macam Planet

Kanekaragaman dari jenis-jenis planet dalam susunan tata surya dapat diklasifikasikan menjadi beragam macam, antara lain adalah sebagai berikut;

Berdasarkan kedudukan Asteroid Sebagai Pembatas

Dilihat dari kedudukan asteroid pelanat ini dibedakan atas planet dalam dan planet luar. Ribuan asteroid tersebut mengelilingi matahari di antara Planet Mars dan Planet Jupiter.

Planet Dalam (Inner Planet)

Planet dalam adalah planet-planet yang lintasannya berada antara matahari dan sabuk asteroid/planetoid. Yang termasuk dalam golongan planet ini adalah dalam adalah Planet Merkurius, Planet Venus, Bumi, dan Mars.

Ciri-ciri planet dalam, yaitu:

  • Ukurannya kecil (Planet yang memiliki diameter terkecil dalam kelompok ini adalah Merkurius, yaitu sekitar 4,878 km, sedangkan planet yang memiliki diameter terbesar adalah Bumi yaitu sekitar 12,756 km)
  • Memiliki permukaan yang padat
  • Tidak memiliki cincin
  • Mempunyai satelit yang sedikit
  • Terbentuk dari logam dan batu
  • Rotasi lambat
  • Revolusi cepat

Planet Luar

Planet luar adalah planet yang lintasannya berada di sebelah luar lintasan asteroid. Planet-planet ini juga disebut “raksasa gas” (gas giants) karena tersusun atas kumpulan berbagai jenis gas.

Gas-gas ini yang menjadi bagian planet luar ini memiliki ukuran yang besar tanpa permukaan padat yang bisa di pijak, selain itupula karakteristiknya senantianysa berhubungan dengan tekanan didalamnya yang tinggi, sehingga diakui atu tidak kondisi inilah seringkali dapat menjadi polemtik yang mampu menghancurkan segala sesuatu di dalam atmosfernya.

Contoh yang menjadi bagian daripada planet luar ini antara lain seperti Planet Jupiter, Planet Saturnus, Planet Neptunus, dan , dan Planet Uranus.

Ciri-ciri planet luar, yaitu:

  • Ukuran besar (Planet yang memiliki diameter terbesar dalam kelompok ini adalah Jupiter yaitu sekitar 142,985 km atau dapat dikatakan bahwa Jupiter juga merupakan planet terbesar di tata surya)
  • Memiliki permukaan yangtersusun atas gas
  • Mempunyai cincin dan atmosfer yang tebal
  • Memiliki banyak satelit
  • Terbentuk dari hidrogen dan helium
  • Rotasi cepat
  • Revolusi lambat

Berdasarkan Kedudukan Bumi Sebagai Pembatas

Jenis-jenis planet dilihat dari kedudukan bumi pembatas, dapat dibedakan menjadi;

Planet Inferior (Interior Planet )

Planet Inferior adalah planet-planet yang memiliki jarak rata-rata ke matahari lebih pendek daripada jarak rata-rata Bumi ke Matahari. Yang termasuk dalam kategori planet inferior yaitu Merkurius dan Venus.

Kecepatan Merkurius dan Venus dalam mengelilingi matahari berbeda, sehingga apabila diamati dari bumi letak dan kedudukan kedua planet tersebut akan berubah-ubah pula.

Terdapat istilah sudut elongasi, yaitu sudut yang dibentuk oleh garis yang menghubungkan Bumi-Matahari dengan suatu planet. Elongasi Planet Inferior (interior planet) dibedakan menjadi dua, yaitu elongasi barat, apabila posisi suatu planet berada di sebelah barat matahari dilihat dari bumi dan elongasi timur, jika posisi suatu planet berada di sebelah timur matahari dilihat dari bumi.

Sudut elongasi yang dibentuk oleh garis yang menghubungkan Bumi-Matahari-Merkurius yaitu antara 0o – 28o, sedangkan sudut elongasi Bumi-matahari-Venus adalah 0o – 50o.

Ketika Merkurius atau Venus berada pada posisi elongasi barat, akan terbit terlebih dahulu di ufuk timur pada saat matahari masih berada di bawah horizon timur, sehingga planet tersebut terlihat berkilauan dilihat dari bumi karena sinar matahari yang diterimanya dipantulkan kembali ke bumi. Sehingga orang-orang di bumi menyebut Planet Venus atau Merkurius yang sedang berada pada kedudukan elongasi barat sebagai Bintang Timur.

Planet Superior (Eksterior Planet)

Planet Superior yaitu planet-planet yang memiliki jarak rata-rata ke matahari lebih panjang daripada jarak rata-rata Bumi ke Matahari. Termasuk ke dalam kelompok planet luar, yaitu Planet Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Berdasarkan Massa, Ukuran, Sifat Fisik, dan Komposisi Bahan Penyusun Planet

Dilihat dari massa, pengukuran, sifat, serta komposisi bahan penyusunannya planet ini dapat dibedakan menjadi;

Planet “Kebumian” atau Planet Terrestrial

Kata terrestrial dalam bahasa latin berasal dari kata terra=bumi, sehingga planet terrestrial dapat dikatakan sebagai planet yang memiliki sifat seperti bumi baik ukuran, massa, massa jenis, maupun komposisi kimianya (memiliki permukaan padat). Komposisi materi penyusunnya berupa batuan silikat. Yang termasuk planet terrestrial yaitu Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.

Planet Raksasa atau Planet Jovian (Mayor Planets)

Kata jovian berasal dari bahasa Romawi Jove=Jupiter, sehingga planet jovian dapat dikatakan sebagai planet yang ukurannya besar dan komposisi penyusunnya mirip dengan planet Jupiter yaitu berupa gas hidrogen dan sebagian besar es. Yang termasuk dalam kategori planet jovian yaitu Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Ciri Planet

Pada dasarnya antara planet yang satu dengan planet lainnya memiliki ciri-ciri khusus, namun ada beberapa ciri-ciri umum yang dimiliki sebuah jenis planet, diantaranya yaitu:

  1. Mengelilingi bintang atau sisa-sisa bintang
  2. Melakukan rotasi yaitu perputaran planet pada porosnya
  3. Melakukan revolusi yaitu proses planet mengelilingi matahari
  4. Memiliki massa yang cukup untuk memiliki gravitasi tersendiri agar dapat mengatasi tekanan rigid body sehingga benda angkasa tersebut mempunyai bentuk kesetimbangan hidrostatik (bentuk hampir bulat);
  5. Massa planet tidak terlalu besar untuk menciptakan fusi termonuklir
  6. Melakukan “pembersihan lingkungan” (clearing the neighborhood; mengosongkan orbit agar tidak ditempati benda-benda angkasa berukuran cukup besar lainnya selain satelitnya sendiri) di daerah sekitar orbitnya sehingga tidak terjadi tabrakan dengan objek langit lain
  7. Memiliki atmosfer (kecuali Merkurius)
  8. Memiliki medan magnet
  9. Memiliki satelit alami (kecuali Merkurius dan Venus)
  10. Berdiameter lebih dari 800 km

Demikianlah serangkaian penjelasan dan penguraian tentang materi planat. Mulai dari pengertian planet, macam, ciri, dan contoh-contohnya. Semoga pengulasan ini bisa memberikan wawasan dan mampu meningkatkan pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian, trimakasih.

Berikan Ranting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *