Pengertian Lingkungan Fisik, Jenis, dan 6 Contohnya

Diposting pada

Pengertian Lingkungan Fisik

Lingkungan fisik pada hakikatnya mengacu pada benda nyata atau materi dan kondisi yang mengelilingi kehidupan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa hal merupakan tentu menjadi bagian dari macam pemandangan alam, seperti langit dan awan, tapi hal-hal lain juga merupakan buatan manusia, seperti bangunan dan trotoar.

Tentusaja prihal ini, dapatlah dikatakan bahwa lingkungan fisik menjadi variabel alami dan buatan manusia yang mencangkup segala dalam planet bumi.

Lingkungan Fisik

Lingkungan fisik akan senantisa meliputi lapisan tanah, udara, air, tanaman, hewan, bangunan, dan infrastruktur lainnya. Dimana semua sumber daya alam yang menyediakan kebutuhan dan peluang dasar bagi kita untuk pembangunan sosial dan ekonomi.

Pengertian Lingkungan Fisik

Lingkungan fisik adalah sisi lain kealamian dan lingkungan buatan manusia yang ada dengan meliputi area tanah, ketinggian, cekungan drainase alami, dataran, banjir, lereng, badan air, tanah, vegetasi, dan lain-lain dengan lebih dekat pada arti lingkungan buatan manusia yang meliputi struktur fisik, infrastruktur publik, taman, danau buatan manusia, tambang, dan batu.

Pengertian Lingkungan Fisik Menurut Para Ahli

Adapun definsi lingkungan fisik menurut para ahli, antara lain:

  1. Merriam Webster, Lingkungan fisik adalah bagian dari lingkungan manusia yang mencakup faktor fisik murni (seperti tanah, iklim, pasokan air).
  2. Enotes, Definisi lingkungan fisik adalah apa yang beroperasi secara berkelanjutan terlepas dari orang di dalamnya. Lingkungan fisik kemudian memengaruhi tindakan dan hasil yang menyangkut orang-orang di dalamnya. Dengan jenis lingkungan fisik meliputi tanah, udara, air, tanaman, hewan, bangunan, dan infrastruktur lainnya, dan semua pengertian sumber daya alam yang menyediakan kebutuhan dan peluang dasar kita untuk pembangunan sosial dan ekonomi.
  3. Sciencing, Arti lingkungan fisik dianggap sebagai area yang berwujud dan mendukung, memengaruhi, dan mengembangkan kehidupan. Di Bumi, berbagai jenis lingkungan fisik, alami dan sintetis, telah ada sepanjang sejarahnya.

Konsep Lingkungan Fisik

Kata ‘fisik’ seperti juga dalam ‘geografi fisik’ digunakan dalam arti luas, tidak hanya proses fisik dalam arti ‘berasal dari fisika’, tetapi juga termasuk proses kimia dan biologis membentuk lanskap Bumi.

Lingkungan fisik atau lingkungan biotik merupakan lingkungan yang menyangkut dengan alam. Lingkungan fisik ialah semua keadaan yang terdapat disekitar tempat hidup, yang akan mempengaruhi pada individu tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung.

Misalnya Lingkungan fisik mempengaruhi aktivitas politik dan ekonomi, membentuk karakteristik budaya seperti bahasa dan agama, dan menentukan penggunaan lahan, transportasi, dan arus komersial.

  1. Lingkungan fisik (anorganik) yaitu komponen yang terdapat dalam kehidupan
  2. Lingkungan fisik (anorganik) yaitu lingkungan yang terdiri dari gaya kosmik dan fisigeografis
  3. Lingkungan fisik (anorganik) contohnya yaitu tanah, air, radisai, gaya tarik, dan sebagainya

Jenis Lingkungan Fisik

Jenis Lingkungan Fisik
Jenis Lingkungan Fisik

Terdapat beberapa tipe lingkungan fisik, antara lain:

  1. Lingkungan Fisik Alam Prasejarah

Bumi secara teknis tidak ada sebagai lingkungan fisik sebelum 2,3 miliar tahun yang lalu. Pada saat ini, bakteri sederhana, sel tunggal muncul dan menghasilkan oksigen sehingga Bumi cocok untuk kehidupan.

Anggota pertama dari kerajaan binatang, organisme yang menyerupai moluska saat ini, tidak muncul sampai sekitar 545 juta tahun yang lalu. Pada saat ini, Bumi ditutupi oleh lautan yang hangat dan dangkal. Di antara kemuculan organisme yang kompleks dan manusia modern, Bumi telah mengalami beragam lingkungan fisik dan non fisik termasuk lautan luas planet ini, benua besar yang terbentuk selama Zaman Karbon dan iklim ekstrem yang tidak cocok untuk sebagian besar kehidupan hewan.

  1. Lingkungan Fisik Alami Sejak Terjadinya Evolusi Manusia

Sekitar 190.000 tahun sebelum sekarang, manusia modern pertama lahir. Jika dibandingkan dengan lingkungan prasejarah, Bumi tidak berubah secara drastis dalam 190.000 tahun terakhir. Namun, Bumi mengalami zaman es yang paling tinggi sekitar 20.000 tahun yang lalu.

Saat ini, rata-rata Bumi memiliki lingkungan yang bersahabat dan akomodatif untuk standar manusia. Saat ini, apa pun yang mendukung kehidupan, seperti jenis lapisan atmosfer, lautan, dan zona iklim seperti gurun, tundra, dan hutan hujan tropis, yang ada di seluruh dunia, dianggap sebagai lingkungan fisik.

  1. Lingkungan Fisik Buatan Manusia

Ketika manusia telah berkembang melalui sejarah, lingkungan buatan telah diciptakan. Apa pun bagian dari istana yang dibuat untuk penguasa kuno pada kota-kota modern dianggap sebagai lingkungan fisik buatan manusia karena mereka menopang kehidupan manusia. Saat ini, lingkungan fisik buatan manusia yang kompleks pun ada.

Manusia hidup dalam masyarakat, berinteraksi, dan dipengaruhi oleh teknologi dan maju di masyarakat. Rumah, bisnis, dan jalanan membentuk lingkungan fisik buatan manusia di dunia. Lingkungan fisik yang sebelumnya alami, setelah dimanipulasi, dapat menjadi lingkungan fisik buatan manusia.

Misalnya, hutan, lingkungan fisik alami, yang ditebang untuk membuat ruang untuk jalan setapak menjadi lingkungan fisik buatan manusia.

  1. Lingkungan Fisik Ekstraterestrial

Para ilmuwan sekarang mencari lingkungan fisik di dunia lain. Beberapa orang berpikir bahwa kehidupan mungkin ada di tata surya kita. Satelit Jupiter, Europa, mungkin memiliki lautan air besar di bawah permukaan es-nya. Beberapa ilmuwan lebih lanjut menyatakan bahwa organisme sederhana seperti bakteri mungkin ada di perairan ini.

Di tempat lain, para astronom mencari langit untuk planet-planet di luar tata surya kita. Pada 1995, mereka menemukan satu. Sayangnya, kecil kemungkinan planet ini mendukung kehidupan. Namun, mengingat ukuran alam semesta, ada kemungkinan bahwa kehidupan ada di tempat lain di alam semesta.

Contoh Lingkungan Fisik

erikut ini beberapa contoh lingkungan fisik beserta manfaatnya antara lain:

  1. Tanah

Manfaat tanah:

  1. Digunakan untuk lahan pertanian
  2. Sebagai bahan baku produksi, misalnya tanah liat sebagai bahan baku batu bara, genteng, keramik
  3. Sebagai bahan baku pembuatan karya semi, misalnya patung, guci, ornament ruangan
  4. Sebagai habitat hewan tanah, misalnya cacing tanah
  5. Sebagai sumber mata air sumur
  1. Iklim dan cuaca

Manfaat dalam unsur cuaca dan iklim, antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Berperan dalam bidang pertanian, misalnya negara yang beriklim tropis cocok untuk usaha pertanian, karena udaranya yang panas dan mendapatkan curah hujan sepanjang tahun
  2. Berperan dalam bidang perhubungan, misalnya faktor cuaca, curah hujan, dan kecepatan angin sangat menentukan dalam dunia perhubungan, terutama untuk kelancaran sarana transportasi pesawat terbang dan kapal laut
  3. Berperan dalam bidang pariwisata, misalnya Indonesia yang beriklim tropis mempunyai beraneka ragam flora dan fauna. Keanekaragaman tersebut banyak mengundang wisatawan
  1. Pohon

Manfaat pohon:

  1. Membersihkan udara dari partikel yang mencemari udara
  2. Berperan dalam menyediakan air bersih
  3. Untuk mengendalikan suhu dan kelembaban
  4. Untuk mengendalikan banjir dan bencana seperti beragam jenis tsunami dan abrasi
  5. Sebagai tempat hidup satwa liar
  1. Air

Manfaat dalam pengertian air, antara lain adalah sebagai berikut;

  1. Sebagai kebutuhan pokok yaitu untuk minum
  2. Sebagai kebutuhan sekunder, misalnya untuk mandi, mencuci, memasak
  3. Merawat kesehatan kulit
  4. Sebagai pembangkit tenaga listrik (PLTA)
  5. Sebagai media untuk fotosintesis bagi tumbuhan
  1. Rumah (bangunan)

Manfaat rumah:

  1. Sebagai tempat berteduh, jika di luar sedang hujan dan terik panas matahari
  2. Sebagai tempat berlindung
  3. Sebagai tempat kita hidup,tanpa rumah kita tidak bisa tidur,mandi dan lain sebagainya
  4. Sebagi tempat identitas
  5. Sebagai tempat melakukan komunikasi langsung dengan keluarga
  1. Jalan Raya (Infrastruktur)

Manfaat jalan raya:

  1. Sebagai alat penghubung antara jalan dengan satu dengan jalan yang lain.
  2. Untuk mempermudah Segala hal  yang berkaitan dengan jalan raya, misalnya ketika seseorang hendak melakukan perjalanan dari rumah sampai sekolah tentu Ia membutuhkan jalan menuju ke sekolah.
  3. Agar hidup masyarakat menjadi lebih aman, dikarenakan Jalan Raya makan lebih muda untuk melakukan segala aktivitas yang berkaitan dengan kendaraan atau hal yang berkaitan dengan berkendara.
Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa lingkungan fisik yang bersih dan sehat penting bagi kesejahteraan fisik dan emosional orang. Pada tingkat fundamental, faktor-faktor seperti udara bersih dan air minum berkualitas baik sangat penting bagi kesehatan fisik masyarakat. Faktor lingkungan lainnya seperti polusi suara dapat menyebabkan kerusakan fisik dan tekanan psikologis.

Kebersihan dan keindahan dalam lingkungan juga penting untuk rasa kesejahteraan masyarakat. Bagi banyak orang, akses ke lingkungan fisik yang menarik berkontribusi besar pada kepuasan hidup mereka. Lingkungan yang sehat juga menyediakan peluang rekreasi, memungkinkan orang untuk mengambil bagian dalam kegiatan yang mereka hargai.

Misalnya bagi warga Selandia Baru, lingkungan ‘bersih, hijau’ juga merupakan bagian integral dari identitas nasional, dan tanah dan aspek-aspek lain dari lingkungan fisik dipandang sebagai bagian penting dari kesejahteraan sosial.

Itulah tadi penjelasan serta pengulasan secara lengkapnya mengenai pengertian lingkungan fisik menurut para ahli, konsep, jenis, dan contohnya. Semoga melalui artikel ini memberikan wawasan serta menambah pengetahuan ya, bagi segenap pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *