Pengertian Lingkungan Hidup, Ciri, Manfaat, Komponen, dan Contohnya

Diposting pada

lingkungan Hidup Adalah

Lingkungan hidup merupakan sebuah pengetahuan dasar tentang bagaimana makhluk hidup berfungsi dan bagaimana mereka berinteraksi satu sama lain dan lingkungan mereka. Pengetahuan tentang lingkungan hidup berfokus pada enam hal utama utama yaitu keragaman kehidupan, sebagaimana tercermin dalam karakteristik biologis organisme bumi; transfer karakteristik diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya; struktur dan fungsi sel, bangunan dasar dari semua organisme; kesalingtergantungan semua organisme dan lingkungannya; aliran materi dan energi melalui siklus kehidupan berskala besar; dan bagaimana evolusi biologis menjelaskan kesamaan dan keragaman kehidupan. Untuk memperjelas pemahaman artikel ini akan membahas tentang pengertian, ciri-ciri, manfaat, komponen, dan contoh lingkungan hidup.

Lingkungan hidup

Lingkungan hidup kita terdiri atas lingkungan fisik dan lingkungan sosial. Lingkungan fisik merupakan lingkungan yang terbentuk secara alami, sedangkan lingkungan sosial  terdiri atas aspek sosial dan fungsional dan yang mempengaruhi kualitas dan keadaan kehidupan. Kelompok populasi yang berbeda memiliki kebutuhan dan harapan yang berbeda untuk lingkungan hidup mereka, tergantung pada usia mereka atau situasi lain dalam kehidupan.

Pengertian lingkungan hidup yang baik dan sehat memungkinkan kelompok populasi yang berbeda untuk menjalani kehidupan sehari-hari mereka dan memenuhi kebutuhan dasar mereka seperti kebutuhan sandang, pangan dan papan; penggunaan layanan; bekerja; rekreasi; hobi, dan lain-lain.

Pengertian Lingkungan hidup

Definisi lingkungan hidup sebagaiman yang tercantum dalam Undang Undang No. 23 Tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup yaitu kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

Tak jauh berbeda dengan definisi tersebut, definisi lingkungan hidup juga tercantum dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang dapat diartikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

Pengertian Lingkungan hidup Menurut Para Ahli

Adapun definisi lingkungan hidup menurut para ahli, diantaranya yaitu:

Bintarto

Pengertian lingkungan hidup ialah segala sesuatu yang ada di sekitar kita, baik berupa benda ataupun non-benda yang dapat mempengaruhi dan dipengaruhi sikap dan tindakan kita.

Otto Soemarwoto

Definisi lingkungan hidup adalah semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi kehidupan kita. Berdasarkan batasan tersebut secara teoritis ruang yang dimaksud tidak berbatas jumlahnya. Sedangkan secara praktis ruang yang dimaksud selalu dibatasi menurut kebutuhan yang dapat ditentukan.

Emil Salim

Arti lingkungan hidup didefinisikan sebagai benda, kondisi, keadaan dan pengaruh yang terdapat dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi hal yang hidup termasuk kehidupan manusia. Definisi tersebut dapat dikatakan cukup luas. Jika batasan tersebut disederhanakan, ruang lingkungan hidup dibatasi oleh faktor-faktor yang dapat dijangkau manusia, misalnya faktor alam, politik, ekonomi dan sosial.

Ciri Lingkungan Hidup

Adapun yang menjadi karakteristik lingkungan hidup adalah

Adanya Adaptasi

Adaptasi diartikan sebagai upaya makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan  lingkungan sekitarnya dengan tujuan untuk bertahan hidup, sedangkan yang tidak mampu beradaptasi akan mengalami kepunahan atau kelangkaan jenis. Makhluk hidup yang bisa beradaptasi terhadap lingkungannya maka akan mampu untuk:

  • Mendapatkan air, udara dan nutrisi (makanan).
  • Mengatasi kondisi fisik lingkungan seperti temperatur, cahaya dan panas.
  • Bertahan hidup dari musuh alaminya.
  • Melakukan reproduksi.
  • Memberi respon perubahan yang terjadi di sekitarnya.

Adanya  mahluk hidup

Kehidupan merupakan fenomena sosial atau perwujudan adanya makhluk hidup, yaitu keadaan yang membedakan organisme (makhluk hidup) dengan benda mati. Ciri umum organisme-organisme tersebut-tumbuhan, hewan, fungi, protista, archaea, dan bakteri yaitu berasal dari bentukan sel berbahan dasar karbon dan air dengan pengaturan kompleks dan informasi genetik yang dapat diwariskan.

Organisme tersebut mampu melakukan metabolisme, mampu untuk tumbuh dan berkembang, tanggap terhadap rangsangan, berkembang biak, dan beradaptasi terhadap lingkungannya melalui seleksi alam.

Adanya Interaksi

Interaksi sosial dapat diartikan sebagai hubungan timbal balik saling mempengaruhi antara individu, kelompok sosial, dan masyarakat.Interaksi adalah proses di mana orang-oarang berkomunikasi saling pengaruhmempengaruhi dala pikiran danb tindakana. Manusia sebagai makhluk sosial selalu berinteraksi satu sama lain.

Manfaat Lingkungan Hidup

Lingkungan hidup memiliki manfaat yang sangat penting bagi kehidupan di bumi ini. Manfaat tersebut diantaranya yaitu sebagai berikut:

Lingkungan hidup sebagai tempat beraktivitas

Lingkungan hidup sebagai tempat beraktivitas semua makhluk hidup. Manusia, hewan dan tumbuhan melakukan aktivitas pada lingkungan hidup. Hewan dan tumbuhan menggunakan lingkungan hidup sebagai tempat menjalani kehidupannya, misalnya sebagai tempat untuk mencari makan, tempat berkembangbiak, tempat berburu dan lain- lain.

Manusia memanfaatkan lingkungan hidup sebagai tempat beraktivitas secara lebih kompleks lagi. Manusia mempunyai beragam kelompok lingkungan hidup, diantaranya yaitu lingkungan sosial dan lingkungan alam. Kedua lingkungan tersebut secara bersama-sama memberikan fungsi sebagai tempat beraktivitas manusia. Lingkungan alam memiliki fungsi yang jelas terlihat, sedangkan lingkungan social memberikan ruang beraktivitas sesama manusia untuk saling berkomunikasi.

Lingkungan hidup sebagai penyedia unsur- unsur penting

Lingkungan sehat yang ada dalam kehidupan memiliki manfaat sebagai penyedia unsur- unsur penting yang dibutuhkan makhluk hidup. Unsur-unsur penting tersebut misalnya oksigen, air dan mineral. Ketiga unsur tersebut merupakan unsur pokok yang dibutuhkan makhluk hidup untuk melangsungkan kehidupan.

Oksigen untuk bernafas, air digunakan hampir diseluruh kegiatan makhluk hidup dan mineral digunakan sebagai pendukung pokok kelangsungan hidup makhluk hidup.

Lingkungan hidup dapat memenuhi kebutuhan kehidupan makhluk hidup

Lingkungan hidup bermanfaat bagi kehidupan makhluk hidup sebagai pemenuh kebutuhan kehidupan makhluk hidup. Lingkungan alam telah menyediakan berbagai sumber makanan. Bagi hewan lingkungan hidup telah menyediakan berbagai tumbuhan untuk dimakan. Bgai tumbuhan lingkungan hidup sudah menyediakan karbondioksida, air dan zat hara untuk kelangsungan hidup tumbuhan.

Sedangkan untuk manusia, lingkungan hidup telah menyediakan berbagai hal, diantaranya yaitu tubuh manusia yang memerlukan protein, vitamin dan mineral sudah disediakan oleh alam lewat berbagai bahan makanan.

Lingkungan hidup sebagai sumber kehidupan makhluk hidup

Lingkungan hidup dapat dijadikan sebagai sumber kehidupan makhluk hidup, karena pada lingkungan hidup terdapat segala hal yang dibutuhkan oleh makhluk hidup, yang tersedia hidup secara alami.

Komponen Lingkungan hidup

Lingkungan hidup memiliki 2 komponen utama yaitu:

Komponen Biotik

Komponen biotik merupakan komponen lingkungan hidup yang terdiri atas makhluk hidup atau benda yang dapat menunjukkan ciri-ciri kehidupan, seperti bernapas, memerlukan makanan, tumbuh, dan berkembang biak. Komponen biotik terdiri atas manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan.

Secara khusus,  komponen lingkungan biotik diklasifikasikan menjadi:

  1. Produsen, adalah organisme yang dapat membuat makanan sendiri dari bahan anorganik sederhana. Pada umumnya produsen adalah tumbuhan hijau yang dapat membentuk bahan makanan (zat organik) melalui fotosintesis.
  2. Konsumen, adalah organisme pengguna produk yang dihasilkan produsen karena tidak dapat membuat makanan sendiri. Konsumen tersebut terdiri atas hewan dan manusia. Konsumen mendapatkan makanan dari organisme lain, baik hewan maupun tumbuhan.
  3. Pengurai atau perombak (dekomposer), adalah organisme yang mampu menguraikan bahan organik yang berasal dari organisme mati. Pengurai mampu menyerap sebagian hasil penguraian tersebut dan melepas bahan-bahan yang sederhana yang dapat dipakai oleh produsen. Pengurai terdiri atas bakteri dan jamu.

Komponen Abiotik

Komponen abiotik merupakan komponen lingkungan hidup yang tidak bernyawa atau bisa disebut benda mati. Komponen abiotik yang mendukung keberlangsungan lingkungan hidup diantaranya yaitu:

  1. Lapisan tanah, sebagai komponen abiotik yang memiliki peran penting bagi kehidupan makhluk di bumi ini. Peran pentingnya yaitu fungsinya sebagai tempat berpijak.
  2. Air, sebagai komponen abiotik yang penggunaannya sangat vital, karena semua makhluk hidup (manusia, hewan, dan tumbuhan) membutuhkan air sebagai sumber pokok kehidupannya.
  3. Udara, sebagai komponen utama yang dibutuhkan makhluk hidup untuk bernafas, yaitu dengan menghirup Oksigen yang terdapat di udara.
  4. Sinar Matahari, sebagai komponen yang dapat dimanfaatkan oleh semua makhluk hidup, misalnya tumbuhan memanfaatkan sinar matahari untuk berfotosintesis, manusia biasa menggunakan sinar matahari untuk menjemur pakaian dan menjemur ikan bagi para nelayan.
  5. Biosfer, sebagai komponen yang menyediakan segala unsur yang ada di bumi.

Contoh Lingkungan hidup

Lingkungan hidup terdiri atas 3 kategori utama yaitu:

Lingkungan Hidup Alami

Lingkungan hidup alami dapat diartikan sebagai lingkungan hidup yang telah ada di alam tanpa adanya campur tangan manusia dalam memodifikasi atau mengubah tatanan lingkungan yang sudah ada.

Lingkungan hidup alami meliputi komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik terdiri atas seluruh makhluk hidup mulai dari mikroorganisme, hewan, tumbuhan, dan manusia, sedangkan komponen abiotik terdiri atas unsur tak hidup yang menunjang keberlangsungan hidup komponen biotik, antara lain udara, air, tanah, batuan, cahaya matahari, dan sebagainya.

Masing-masing komponen biotik dan abiotik mempunyai peran masing-masing yang saling memengaruhi satu sama lain. Misalnya, komponen abiotik yaitu tanah, air, dan cuaca dapat memengaruhi kehidupan organisme seperti tanaman di suatu wilayah. Selengkapnya, baca; Macam-Macam Pemandangan Alam

Lingkungan Hidup Binaan

Manusia telah memiliki kesadaran bahwa lingkungan hidup alami mempunyai keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan makhluk hidup membuat manusia berusaha untuk memperpanjang usia lingkungan hidup dengan cara memodifikasi atau mengelola lingkungan hidup. Tujuannya adalah agar lingkungan hidup dapat kembali memiliki keseimbangan ekologi dalam memenuhi kebutuhan seluruh makhluk hidup yang berada di dalamnya.

Upaya penciptaan lingkungan hidup binaan misalnya penanaman hutan (reboisasi), pengolahan air limbah agar tidak mencemari lingkungan sungai, serta penanaman pohon untuk menciptakan suasana yang rindang dan udara bersih.

Lingkungan Sosial Budaya

Lingkungan sosial budaya merupakan lingkungan tempat manusia berinteraksi dengan sesamanya. Lingkungan sosial budaya memiliki berhubungan yang erat dengan lingkungan alam. Beragam jenis pembaharuan dan kerusakan yang terjadi pada lingkungan alam merupakan buah dari interaksi manusia dalam lingkungan sosial budaya.

Interaksi sosial manusia yang memiliki dampak bagi keberlangsungan hidup lingkungan alam terdiri dari dua kategori yakni interaksi yang bersifat asosiatif dan disosiatif.

Interaksi asosiatif ialah bentuk hubungan yang menghasilkan kerja sama terhadap pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Bentuk interaksi asosiatif dalam lingkungan hidup dapat dilihat dari usaha manusia untuk menghijaukan kembali wilayahnya dengan menanam pohon.

Interaksi disosiatif ialah kebalikan dari interaksi asosiatif. Interaksi ini cenderung menimbulkan kerugian bagi setiap komponen lingkungan hidup yang berada di dalamnya.

Manusia memiliki peran utama di dalam lingkungan hidup sebab manusia telah diberkati dengan kemampuan melebihi makhluk-makhluk lainnya. Dengan memiliki kemampuan tersebut, manusia seharusnya dapat menjadikan lingkungan hidup sebagai tempat tinggal yang makmur dan enguntungkan setiap komponen yang ada di dalamnya.

Baca Juga;

  1. Pelestarian Lingkungan “Pengertian, Jenis, dan Contonya”
  2. Kerusakan Lingkungan Hidup Akibat Manusia dalam Kesehariannya
  3. Permasalahan Lingkungan Hidup [Penyebab & Solusinya] di Indonesia

Demikianlah rangkaian tulisan yang menjelaskan tentang pengertian lingkungan hidup, ciri, manfaat, komponen, dan contohnya. Semoga hadirnya materi ini bisa membertikan referensi kepada segenap pembaca yang sedang membutuhkan materinya. Trimakasih,

Berikan Ranting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *